
Kehidupan Yana masih tidak berubah setelah kejadian di perpustakaan itu.
Dia kembali menekan rasa kehadiran nya di banyak sisi.Dirinya tidak mengambil pelajaran tambahan atau sejenisnya.Bahkan dengan enggan melepas pekerjaan sebagai cleaning servis di universitas tempat dia menimba ilmu.
Sebenarnya yana sangat menghargai pekerjaan ini.Jangan berpikir jika Yana memiliki hobi aneh .Bukan begitu,dia hanya merasa pada saat itu saja lah dia bisa menggenggam uang paling bersih yang pernah di hasilkan.
Dia juga tidak mengikuti berbagai lomba yang dulu selalu dia lakukan.Hanya dengan begitu dia memiliki banyak waktu luang untuk diri sendiri.
Dulu dia sangat sibuk hanya ada satu kali dalam satu minggu untuk dia berubah menjadi Gia Sang penari.
Setelah menekan beberapa pekerjaan ,Yana memiliki waktu kosong Sabtu dan minggu.
Jumat dia hanya kuliah setengah hari atau di sore hari jika dosen mengubah waktunya.
Kemana Yana untuk hari Sabtu itu.
Hari Jumat kebetulan dosen pembimbing tidak datang.Yana baru tau lagi ini Jadi dia memutuskan untuk pergi ke tempat itu.
Pertama Tama mari berkemas sebentar.
Sebagai Yana tidak ada yang merepotkan sama sekali.Tidak perlu memilih pakaian atau memasang make up yang cetar membahana.
Cukup kan saja dengan dirimu sendiri.
Yana memanggil taksi online,dia menunggu di jalan dan duduk di sana sementara dia masih menyempatkan diri untuk memesan beberapa barang yang akan langsung dikirim ke tempat yang dia tuju.
Barang barang yang Yana beli semua nya bisa di antar dalam waktu dua jam saja.Selain jarak antara toko dan tujuan tidak begitu jauh . Semua nya karena uang lebih yang berbicara.
Indah jika kita punya uang kan.
Yana tidak lupa menghubungi seseorang yang mengatakan jika di akan berkunjung hari ini.
Rona bahagia terpancar jelas dari wajah nya yang polos tanpa noda itu.Dia tersenyum bahagia . Tanpa dia tau ada tiga pasang mata yang melihatnya dari kejauhan.
Itu adalah Reno aldelis End The geng.Sejak kejadian di perpustakaan, Reno menyimpan dendam kepada Yana.
Bagi Reno tidak ada wanita yang tidak bisa dia tundukkan di dunia ini.Terlebih lagi si cupu yang seharusnya tetap diam di sudut .
Berani beraninya dia mengacuhkan Reno aldelis pemuda paling tampan dan paling tajir di kampus.
Wanita jelek yang tidak tau diri.
Ahh seharusnya bukan sepatu atau minyak wangi yang di beri kemaren.Itu bagus jika hadiah nya sebuah kaca sebesar tubuh nya agar dia tau jika dirinya tidak layak di mata seorang Reno.
Sayang sekali Yana tidak mendengar suara hati Reno.Jika dia tau pasti dia akan mencibir dan mengatakan dunia bukan hanya sebesar kampus saja. Reno aldelis banyak seekor katak dalam tempurung.
Masih banyak pria tampan dan tajir di dunia ini.Dia bahkan tidak layak untuk memijak kaki di langit yang sama dengan mereka.
Di sini siapa sebenarnya yang cupu dan naif.
"Apa kita akan menguntitnya hari ini?"kata boy.
Mereka sudah mengekori kegiatan Yana sejak itu.Gadis cupu hanya patuh berdiam diri di kost setelah kuliah.
Pergaulan nya sangat minim,hanya akrab dengan beberapa penghuni kost yang lain.
Baru kali ini dia pergi, pertanyaan nya mau kemana dia.
"Tentu saja kita ikuti,aku punya rencana untuk memberi dia pelajaran bagus yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidup nya"
"Bro ,Jangan kelewat batas oke.Dia gadis baik baik kau tau" boy memperingati Reno sekali lagi.Reno dan dia tidak pernah benar-benar berniat menyakiti wanita.
Semua wanita mantan mantan pacar itu datang secara suka rela tidak pernah di paksa ataupun terpaksa. Sekarang seperti nya Reno di rangsang dan mulai berpikir buruk .Boy tidak mau Reno masuk ke jajaran pria bajingan yang tidak bertanggung sebelum dimulai baik padamkan api sebelum membesar.
Jangan pernah memulai sesuatu yang di luar batas.Tapi Reno sudah tidak mendengar dan malahan bertekad dengan keras .
"Tidak ada yang baik untuk seseorang yang menghina Reno aldelis,dia adalah yang pertama dan yang terakhir.Jika dia tidak kuberikan pelajaran . Orang lain akan menganggap aku lemah dan memijak kepala ku nanti"
__ADS_1
"Aku hanya saran kan,lupakan saja . Biarkan dia di dunia nya sendiri. Toh dia tidak merugi siapapun" tambah boy yang lagi lagi ingin menasehati Reno.
"Hei..aku kehilangan dua mobil ,kau ingat.Nggak rugi dari mananya?" bentak reno.dia kalah taruhan tentunya dia harus bersedia membayar.Dua mobil dalam satu bulan, bokap bakal mengamuk jika tau.
"Itukan antara kita bertiga dia mah tidak tau apa apa kan?" tegas boy lagi
"Uhh ada apa dengan mu.Apa kalian ada hati dengan si cupu itu?"kata Reno marah.
Sejak mereka berteman belum pernah dia dan boy bertengkar seperti ini.Boy selalu manut jika pun marah hanya pergi ke pertaruhan yang tidak penting.Tentu aja dia jadi berpikir jika si boy ada hati dengan si cupu.
"Hei bro .. ingat aku hanya menasehati saja.Tidak mau mendengarkan ya sudah lah"Boy sudah menasehati berkali-kali tapi Reno tetap pada pendiriannya.
"Boy..Ren..kalian?" Feky tercengang ,dia sahabat bisa bertengkar gara gara si cupu.Obat apa yang di pakai di cupu sehingga bisa memicu pertengkaran di antara mereka.
"Aku peringatkan sekali lagi.jangan pernah mempermainkan wanita meski pun itu hanya lah si cupu yang jelek.Dia manusia yang punya hati sama seperti kita" kata boy berapi api.
"Kalian berdua adalah anak tunggal kan,tapi aku tidak,aku punya dua kakak perempuan.Mereka pernah di sakiti lelaki yang seperti Reno ini lah.Sekarang kakak tertua ku punya anak di luar nikah.Dia tidak berpikir untuk melepaskan bayi nya waktu itu.Kau tau dia bilang apa?dia bilang ini adalah tanda cinta pria itu yang akan dia jaga seumur hidup" boy berkata seraya mengenang jauh.
Dua sahabat nya ini selalu memandang rendah wanita.Mungkin karena mereka tidak punya saudara perempuan.
Memang ada banyak wanita yang genit dan centil di dunia ini.Tapi tidak mewakili semua wanita.
Contoh nya kakak tertua nya.
Dia menyimpan erat kenangan nya dan tetap jujur tidak menikah sampai sekarang.
Awalnya dia di tekan oleh keluarga hingga dia memilih kabur waktu bagaimana perjuangan sang kakak,boy juga tau.
Jadi dia tidak pernah sekalipun meremehkan wanita.Tapi justru memilih wanita mana yang baik wanita mana yang tidak.
Feky dan Reno terdiam mendengar kata kata boy.Keduanya sudah lama berteman jadi mereka tau sedikit sebanyak masalah keluarga masing-masing.
"Boy..maaf . Tapi aku minta hari ini saja kan.Aku tidak akan berbuat sejauh itu juga.hehehe" kata Reno lagi.
Mereka nakal tapi tidak jahat tentunya.
Mereka menunggu beberapa waktu,tak lama kemudian Yana pun masuk ke dalam taksi online yang dia pesan sebelum nya .
Tiga sekawan bergegas ke mobil mereka.Mereka terus membuntuti taksi yang di naiki Yana.Taksi terus melaju ke luar kota.
Satu jam kemudian taksi berhenti di area panti asuhan.Di sinilah tujuan Yana hari ini
Panti asuhan harapan bangsa.
Dia pergi dengan senyuman dan energi penuh.Baginya ini lah tempat yang selalu menarik nya untuk datang lagi dan lagi.
Ada banyak kenangan di sini.Di sini dia akan menjadi dirinya sendiri.Tidak Gua ataupun Yana yang cupu.
Hanya Heriyana Ginanjar.
Di pagar panti asuhan Yana di sambut dengan senyuman anak anak.Rupanya barang barang yang dia pesan sampai terlebih dulu dari pada diri nya.
"Kakak Yana, kenapa udah lama nggak mampir sih kak?"pekik seorang gadis kecil yang berlari dengan beneka Barbie di tangannya.
Dia sudah lama bilang pengen boneka Berbie baru sekarang dia mendapatkan nya.
"Ohh Dea kecil,maaf ya kan kakak sekolah dulu.Masih sibuk juga cantik"Yana mengendong nya di lengan.Senyum nya tambah mekar saja.Cantik seperti boneka ,tentu saja jika kacamata bulat itu dilepas.
"Kak Yana,aku mau ilang..makacih ya mobil tayo... hehehe"
"Ya sama sama, Fatih pengen apa lagi, nanti kalau ada waktu kakak beliin oke?"
"Oleh kak,atuh aku..hape kak!"
"Ais..hape beneran Fatih pengen hp sayang?"
"Hrmmm Au ..atih au kak"
__ADS_1
"Kak Yana aku juga mau hp kak.yang pakai colet colet kak
"Ohh kakak aku mau juga, yang paling besar ya kak"
"Aku..aku juga " dua tiga anak tiba tiba mengelilingi Yana dengan berteriak keras.Suara mereka begitu berisik tapi Yana tidak marah malah menjawab satu persatu pertanyaan mereka dengan sabar
Tak lama kemudian ada seorang wanita separuh baya yang keluar .Dia menyambut Yana dengan senyum penuh kesyukuran.
"Hei yan , baru tiba?" katanya.
"Ya Nih bu.Baru tiba sudah di todong duluan.Mau hp katanya hahaha" Yana tertawa lebar dan lepas.Titik titik cahaya seperti mengelilingi nya dari jauh.Dia bisa saja di bilang jelek tapi dia entah kenapa memancarkan aura positif yang tidak biasa.Tawanya begitu khas dan suaranya begitu lembut menghipnotis orang yang mendengar.
"Jangan di manjain yan,ntar kewalahan sendiri kamu"kata ibu panti,tapi dia juga ikut senang atas hadiah yang Yana kirim
"Ahh kakak aku kakak mereka jelas harus memanjakan mereka kan?"kata Yana ringan.Dia masih sempat mencium pipi bocah di gendongan nya itu.
"Ya kan sayang ku?"
"Hemm ini kakak Diah..kakak ku sendirian" gadis kecil itu mengeratkan pelukan nya di leher Yana
Yang lain tidak terima mereka berkata lagi.
"Kakak Yana kakak kita semua kan Bu,kita bisa kongsi sama sama"
"Nggak bisa kakak ku seorang, yang lain nggak boleh.Gih cari kakak yang lain sana" kata anak di gendongan.
"Nggak bisa ,kakak aku juga huwaaaa " bocah yang baru tiba segera menangis sedih.dia bilang kakak Yana miliknya sendiri, betapa dia tidak suka itu.Itu kakak nya juga,oke.
"Hei sudah sudah,kakak Yana kaka kalian semua.Semua nya Kakak sayang kok, betul tidak buk?" kata Yana cengengesan tak jelas.
" Ya kakak semuanya,Kakak Yana kan sayang sama semua nya kan?" kata 8bu panti asuhan lagi.Mereka masih berbicara tentang banyak hal di pintu masuk.Tidak sadar ada tiga pasang mata yang menatapnya dari jauh.
Yana tidak lama di pintu dia segera di tarik masuk ke dalam panti asuhan.Dari luar suara gelak tawa dari bocah-bocah itu bisa di dengar sampai keluar.
Suara suara itu tertangkap oleh tiga sekawan.Mereka mendengar perbincangan anak anak yang menuntut di belikan HP .
Anak anak lucu namun terlantar.
"Cuman ke panti asuhan saja,ckckck..kupikir dia mau pergi kemana " kata reno kecewa.
Seperti yang di harapkan dari si cupu, pergaulan nya nggak banget deh.Jadi tambah pengen muntah aja.Munafik besar.
Hanya dia saja yang berpikir buruk tentang Yana.Hari ini penampilan Yana sudah membuat nilai tambah di hati boy Dan Feky.
Meskipun jelek tapi hatinya sungguh mulia.Jangan pernah menilai orang dari sekarang dia harus mengakui jika pepetah itu benar adanya.
"Ohh kau tau dia gadis desa ,ya kesini lah dia.Masak si cupu pergi ke bar kayak kita kita. Nggak mungkin hahahah"kata boy tergelak.Ya nggak mungkin lah si cupu pergi ke klub malam.Apa kata dunia....
"Reno coba kau pikirkan perbedaan Yana dan gadis gadis lain.Dia memang jelek tapi dia menghasilkan uang dari titik peluh nya sendiri.Tidak meminta uang keluarga seperti kita kita ini kan?"bisik boy.
Dia dan Feky memiliki showroom mobil sendiri tapi tidak benar benar milik mereka masih dukung oleh keluarga masing-masing. Keluarga nya juga tidak pernah benar peduli apakah showroom itu untung atau rugi .Yang penting anak-anak memiliki kegiatan yang positif, itu saja.
Mungkin karena itu mereka tidak menjalankan showroom mobil nya dengan serius.Hanya untuk menyenangkan hati orang tua sekaligus untuk ajang pamer untuk memangkap gadis gadis.
Berbeda sekali dengan Yana yang masih bisa kuliah meskipun dengan bantuan pendonor tetap.Dia bekerja sampingan untuk menambah tabungan nya.Berapa gaji sebagai seorang cleaning servis di sayangnya lagi dia sudah keluar dari pekerjaan gara gara Reno aldelis.
" Dengan uang yang tidak seberapa itu,dia malah bisa berbagi dengan anak anak.Aku tanya kapan terakhir kali nya kita memberikan uang sedekah selain kepada gadis gadis itu?" tanya Feky serius.
Berapa banyak uang yang di habiskan untuk gadis gadis kampus.Berapa banyak pula uang yang di habiskan sebagai biaya kompensasi.
Uang sebanyak itu jika di kirim ke panti asuhan ,berapa banyak beras yang bisa di beli.
Berapa banyak tawa yang bisa di buat anak anak ini ketika mereka menerima hadiah kecil.
Karena itu ketiga nya berpikir ulang jika sebelumnya mereka memang kurang berwawasan.
Hati panas Reno mulai mencair,dia pikir seorang Yana sangat layak untuk dijadikan teman.
__ADS_1
Teman saja kan.