
Suasana klub malam yang remang-remang mengaburkan pandangan banyak orang. Pria yang memanggil Denok tadi tidak mau wajah Denok yang berubah masam.
Bekerja di klub malam ada baik dan ada juga buruknya. Baiknya jika anda beruntung anda akan dapat mendapatkan tips yang lebih dari gaji bulanan .
Di sisi buruknya pula semua tamu tamu pria yang datang. Selalu menganggap wanita-wanita yang ada di sini adalah wanita yang bisa dibayar dan dibawa untuk hubungan satu malam.
Tapi Denok tidak begitu dia secara tulus ingin mencari sesuatu tapi tidak mendengan menggadaikan tubuhnya sendiri.
Akan sulit menolak ide dari pelanggan. Jika anda tidak bisa menolaknya secara halus, terkadang mereka akan melaporkan kepada manajer. Tamu akan membuat anda dipecat detik itu juga.
jadi meskipun Denok ini memiliki pemikiran buruk dengan sang tamu. Dia harus tetap tersenyum dan menekan emosinya.
" Maaf tuan, saya sedang sibuk , ada pelanggan lain sedang menunggu minuman. jika tuhan menginginkan teman untuk minum. Saya bisa merekomendasikan beberapa wanita yang bersedia" jawab Denok dengan sopan.
" tidak apa-apa saya hanya ingin bicara dengan nona...
" Denok, nama saya Denok "kata denok lagi.
" oh saya ingin berbicara dengan nona denok tapi tidak di sini" kata pria Itu.
" Tapi saya sangat sibuk tuan sepertinya saya tidak bisa membuang waktu tuanya berharga"
Pria ini sepertinya mengerti yang sebenarnya. Denok sedang menghindarinya .Sepertinya wanita ini tidak dalam profesi untuk menjajakan diri.
"Saya mengerti nona denok ,tapi izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dulu. Nama saya ahmad. Saya benar-benar tidak bermaksud buruk untuk nona denok. Ada sedikit kesepakatan yang ingin saya sampaikan tapi tidak cocok jika hal ini dibicarakan di sini" kata pria tadi yang mengaku bernama ahmad.
"Kesepakatan?" hal pertama yang dipikirkan oleh denok adalah tawaran menjadi istri simpanan atau istri kontrak ini biasa diterima oleh pelacur yang ingin keluar dari dunia malam.Tapi dia bukan wanita seperti itu.
Dia seorang ibu yang jujur.
" singkatnya ini adalah sebuah penawaran jika nona denok ingin tahu. Temui saya di alamat ini setelah jam kerja. Saya akan menunggu di sana" amat malming memberikan dana secarik kertas yang bertuliskan sebuah alamat yang dikenal oleh denok.
Ini adalah alamat restoran bintang lima yang tidak pernah di masuki oleh denok sendiri. Sepertinya ada ada kesepakatan dengan dana fantastis untuknya .Jika bukan mengapa harus ke restoran mahal.
Tapi tolong Denok benar-benar tidak ingin menjadi istri simpanan ataupun istri kontrak.
" maaf tuan ahmad dan saya sepertinya harus menolak mungkin belum rezeki saya" katanya.
Ahmad tertawa dengan suara teredam. Dia pikir Denok sedikit jujur orang nya. Namun sangat di sayangkan, dia bekerja di lingkaran yang tidak baik seperti ini.
" saya pikir nona Denok berpikir terlalu jauh tentang penawaran saya. Ini tidak menyangkut dalam hal-hal kriminal atau pun urusan ranjang" ucap Ahmad .
"benar kah?" meski terkejut , Denok juga merasa malu.Jelas pemikirannya dibaca oleh lawan bicaranya dengan cepat.
" bagaimana apakah nona denok setuju untuk bertemu saya setelah jam kerja?" tanya ahmad lagi.
" jika ini tidak menyangkut urusan aneh-aneh saya akan bersedia tapi tidak tahu juga dengan tentang penawaran yang tuan ahmad berikan"kata Denok.
Maksud Denok dia akan pergi tapi dia tidak berjanji untuk menerima pekerjaan itu.
" Saya mengerti dan mari kita bicara nanti saja. Silahkan kembali untuk melanjutkan pekerjaan nona Denok "
Tidak perlu berbincang lebih lama. Denok langsung kabur dan pergi dengan wajah memerah.
" memalukan sekali bagaimana bisa pria itu berpikir tentang pernikahan kontra atau hubungan satu malam aku sudah terlalu tua, hehehe "pikir Denok sendiri.
Cantik tidak seksi apalagi. Jika dia cantik dan seksi belum tentu suaminya akan mencari wanita lain , bukan.
Tidak mau berlama-lama di satu tempat .Denok kembali aktif dalam melayani para tamu nya malam itu. Sementara Ahmad kembali ke hotel yang dia sewa.
Lewat tengah malam denok mampir di restoran yang bekerja selama dua puluh empat jam. Setelah memasuki restoran ada seorang pelayan yang bertanya tentang namanya.
setelah dia menyebutkan nama. Denok diantar ke sebuah ruangan tertutup. Di mana Ahmad sudah duduk di sana menunggunya.
" Maaf menunggu lama tuan ahmad" kata denok yang gugup.
"tidak apa "kata Ahmad yang meminta Denok untuk duduk.
Ahmad berbicara tentang hal-hal sepele dan Denok tidak senang dengan itu. Hari sudah terlalu malam dan dia memiliki anak di rumah yang menunggunya pulang.
" maaf dengan ahmad bisakah kita langsung ke toko inti pembicaraannya saya memiliki dua anak di rumah"
" maafkan saya saya jadi lupa melihat denok yang cantik hehehe"kata Ahmad malu.
__ADS_1
Setelah itu Ahmad langsung ke inti pembicaraan dia menyodorkan foto Shiyana dan reno aldelis.
Melihat kedua foto itu di meja .
Denok langsung gugup dan berkeringat dingin. Dia tidak bisa menyembunyikan rasa khawatir di wajahnya.
Melihat perubahan wajah denok itu. Ahmad jadi bersemangat, dia menyadari jika Denok mengetahui sesuatu dan kemungkinan besar adalah saksi kunci.
Tapi jika anda salah dalam langkah. Anda tidak akan mendapatkan hasil yang anda inginkan. Ahmad tiba tiba punya ide . Dia akan berpura-pura sedikit.
Anggap saja dia mengetahui ada sesuatu di antara dua orang ini dengan Denok.
" saya ingin mengklarifikasi masalah dua orang ini kepada nona Denok. Tidak perlu khawatir jika nona Denok mau bekerja sama. Saya akan memberikan penawaran bagus untuk nona Denok. Tapi jika nona Denok tidak mau bekerja sama. Maafkan saya jika masalah ini akan dilanjutkan ke meja hijau" kata Ahmad dengan nada sedikit mengancam.
Tentu saja denok ketakutan mendengarnya. Dia adalah orang kecil yang tidak pernah berpikir akan bersinggungan langsung dengan pengadilan.
Memikirkannya lagi dia memang bisa dianggap sebagai kaki tangan shi waktu itu. Tapi dia tidak sepenuhnya salah di sini. Memikirkan anak-anak dan orang tua di rumah . Denok menguatkan hatinya lagi untuk bertanya.
" jika saya ingin bekerja sama manfaat apa yang bisa saya dapatkan?" tanya nya dengan gugup.
" sebutkan angka yang nona Denok mau. kami akan pikirkan itu"kata Ahmad .
Dia hanya menyebutkan tapi terserah jonathan ingin membayar Nona ini atau tidak .Yang pentingnya informasi bisa didapatkan dengan mau.
Tapi denok ini setelah diselidiki adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua anak beserta dua lansia di rumah. Dia seorang yang jujur dan bekerja serabutan selain dari pada bekerja sebagai pramusaji di klub malam.
Jika saja dia meminta uang maka uang akan habis dengan cepat. Tapi Ahmad memikirkan cara lain untuk membayarnya mudah-mudahan ini bisa meringankan beban Denok di masa depan.
Ahmad meninggalkan Denok di ruangan.Dia memberikan sedikit waktu untuk Denok berpikir .Apakah dia mau bicara atau tidak .
Sementara itu dia menghubungi jonathan yang tentu saja sedang menunggu kabar baik darinya.
Begitu nomor telepon ditekan, jonathan di kota kecil segera mengangkatnya.
Ini menunjukkan jika Jhonatan memang sedang menunggu berita baik darinya saat ini.
"(" apa ada kabar?" tanya jonathan secara langsung. Dari sini saja Ahmad tahu jika masalah ini membuat jonathan pusing kepala dan dia ingin cepat-cepat mengklarifikasi nya.
" begini tuan, saya menemukan seorang wanita yang sepertinya mengetahui sesuatu tentang kejadian malam itu.Tapi saya tidak yakin ini tentang apa. saya tidak berwenang tentang berapa harga yang saya yang harus dibayarkan pada wanita ini "Ahmad mencoba menarik nafas.
"tapi wanita ini memiliki kesulitan nya sendiri .Saya ingin menawarkan padanya sebuah pekerjaan tetap,apa mungkin?" sambung nya lagi.
( apa dia meminta pekerjaan kepadamu?") tanya jonathan.
Dia memiliki banyak anak perusahaan di bogor. Bukan tidak mungkin bisa memasukkan satu di dalam daftar.
" tidak tuan, dia belum menyebutkan harga yang dia mau. Tapi saya memikirkan masalah ini sendiri. Wanita ini orang baik-baik .Tapi dia terpaksa bekerja sebagai promo saja di klub malam"
Di sana jonathan teringat kepada yana yang menjadi Gia untuk mengumpulkan rupiah.
Dari Yana, Jhonatan tahu tidak semua wanita suka bekerja di klub malam. Mereka membencinya tapi tidak bisa menolak nya.
(" oke katakan padanya aku jika informasinya ini bagus aku akan membuatkan satu pekerjaan, perihal apa pekerjaan itu serahkan dulu informasinya padaku nanti akan aku nilai lagi") kata Jhonathan.
Ahmad akhirnya lega sendiri.
Jhonathan aldelis adalah seseorang yang tidak pernah kekurangan uang. Bila dia memberikan sebuah pekerjaan untuk Denok itu tidak akan merugikan nya sama sekali.
"bagaimana nona denok ,apakah anda bersedia bekerja sama dengan saya ?" tanya Ahmad yang kembali dengan penuh percaya diri.
Di sisi lain denok sedikit ketakutan
Jika dia tidak mau bekerja sama. Jelas dia akan dituntut di pengadilan. Tidak tahu berapa lama dia akan mendekam di penjara .Jadi ada atau tidak adanya penawaran itu sama saja baginya.
"oke saya akan , tapi..
" Sebenarnya saya berpikir baik untuk Denok.Ada dua pilihan di sini. Denok bisa memilihnya dengan pikiran jernih"
Anak menjelaskan dua pilihan yang dimaksudkan satu dengan sejumlah uang . Satu lagi sebuah pekerjaan yang mapan.
Pekerjaan ini adalah cleaning service yang perusahaannya bisa dipilih sendiri oleh Denok. Walaupun hanya seorang cleaning service tapi memiliki gaji tiga juta setengah setiap bulan .Itu pun masih ada beberapa tunjangan dan jaminan kesehatan.
Jam kerja masih fleksibel jadi Denok bisa terus bekerja di laundry tetangga nya jika mau.
__ADS_1
Tentu saja Denok senang mendengar penawaran ini.Ini bahkan lebih baik daripada meminta imbalan uang.
Bekerja di klub malam membuat namanya sedikit buruk .Anak-anak akan malu jika mendengarnya dari mulut tetangga.
Mencari pekerjaan tidak mudah. Anda perlu memiliki koneksi dan ijazah. Dia bahkan tidak memiliki keduanya.Sebab itu lah mantan suami memandang rendah dirinya dulu.
sekarang pekerjaan sudah tersedia dan dia bisa menatap wajah tetangganya tanpa manggung rasa malu apalagi yang dia inginkan.
Dia bahkan bisa memilih perusahaan mana yang dia inginkan dari dalam daftar.
Jika ada perusahaan yang dekat dengan tempat tinggalnya dia akan memilih itu.
Tempa berpikir panjang, Denok langsung menceritakan kejadian malam itu.
Bagaimana shi yang membayarnya untuk memberikan sesuatu pada gelas Reno. Mereka juga membicarakan beberapa hal yang sempat direkam oleh Denok.
Ahmad sepertinya puas dengan informasi yang dia dapatkan dari denok. Dia segera saja dia menghubungi jonathan dan mengirimkan informasi serta rekaman yang diterimanya dari denok.
Ini merupakan bukti yang sah yang tidak bisa disangkal oleh shi nantinya.
Di seberang sana jonathan rupanya masih menunggu panggilan telepon dari Ahmad. Dia menanggapi nya dengan penuh senyum dan namun bukti ini belum bisa menangkap shi.
Walaupun shi berbuat masalah pada malam itu. Jelas saja mereka memiliki hasilnya yaitu bayi di dalam kandungan.
Sebelum Jhonathan menutup telepon , Ahmad menghentikannya. Dia mengatakan jika Denok ingin menyampaikan sesuatu secara langsung.
Jadi jonathan bersedia mendengarnya .Mungkin ada informasi tambahan yang penting dari dari Denok.
(" tuan aku ingin menanyakan apakah tuan memerlukan informasi lain tentang pasangan ini ?") tanya denok ragu.
" apakah kamu mempunyai informasi lain?" kata jonathan yang balik bertanya.
(" aku memiliki dua video bagus untuk tuan. jika tuan ingin mengambilnya aku akan memberikannya secara gratis")
Denok awalnya ingin menyimpan video ini untuk memeras shi di masa depan. Tapi dia pikir tidak guna menyimpannya lebih lama lagi. Bukankah dia mendapatkan manfaat berkelanjutan dari tuan yang di seberang telepon ini.
Denok pikir lebih baik memberikan saja video ini kepada orang yang membutuhkannya. Meskipun itu secara gratis. Anggap saja ini adalah cara dia untuk berterima kasih.
" video apa ? kirimkan dan aku akan melihatnya dulu"
di sisi sana Denok segera menyerahkan video yang dimaksud pada Ahmad. Video ini sudah disalin nya di dalam flashdisk khusus.
Ahmad sendiri tidak punya waktu untuk meneliti isi konten dari video ini. Dia langsung mengirimkan nya pada jonathan detik itu juga. Jonathan membuka isi video dan sedikit terkejut dengan hasilnya.
Sebenarnya ini adalah rekaman lengkap dari cctv di dua lokasi yang berbeda.
Satu adalah rekaman di bogor di mana shi berkolaborasi dengan Denok menjebak Reno malam itu.
Yang lain adalah cctv dari klub malam di kota kecil. Di mana shi mengalami pendarahan berat yang mengakibatkan Reno mengetahui kehamilan shi malam itu.
Pada rekaman itu terlihat jelas bagaimana shi menjalin kerja sama dengan sang dokter gadungan.
Sebelumnya shi sedang duduk santai bersama dokter gita.
Ada sedikit suara pembicaraan dari mereka berdua tapi tidak begitu jelas .Namun dengan para hacker di tangan Jhonathan. Mungkin mereka bisa memperjelas lagi isi content video ini lebih baik dari aslinya.
Ada juga peristiwa inti di mana shi sedang menangis meraung raung kesakitan. Tapi ketika dia memalingkan wajah nya sedikit. Jelas wajah itu berubah menjadi senyuman lebar . Dari sini bisa ditangkap jika Shi malam itu sebenarnya sedang bersandiwara.
Dia dan dokter gita saling kenal dan saling merencanakan sesuatu.
Satu hari setelah kejadian shi sebenarnya telah kembali ke klub malam untuk menghancurkan bukti cctv.
Dia telah memikirkan kemungkinan ini .Tapi dia sama sekali tidak mengetahui ada Denok yang malam itu langsung mengcopy cctv secara lengkap.
Tanpa ragu jonathan langsung mengirimkan dana 100 juta ke rekening ahmad untuk disalurkan pada denok secepat mungkin.
Video ini lebih berharga dari pada informasi atau pun rekaman yang dibuat denok tadi.
Ketika Ahmad berpisah dari restoran Denok langsung kembali ke rumahnya. Malam itu dia tidak tidur dan mengalami demam tinggi.
Seratus juta adalah uang yang paling besar yang pernah dimiliki saat ini.
Pada malam itu dia tidak saja mendapatkan pekerjaan tetap. Tapi juga mendapatkan uang sebanyak 100 juta yang tidak pernah bisa dia miliki sebelumnya.
__ADS_1
Denok demam.