
Satu kata-kata dari bibir Yana membuat jantung Jonathan berhenti berdetak. mereka memang memiliki beberapa masalah ke belakang ini.
Tapi ini tidak begitu serius sehingga Yana bisa mengungkapkan kata-kata terlarang itu.
Jonathan berusaha membujuk ya nak agar tidak melakukan apa yang dia katakan. Tangan Yana digenggamnya dengan erat dan dia mencoba membelai perut yang rata agar Yana berpikir tentang anak mereka.
Apa jadinya anak-anak jika lahir tanpa seorang ayah.
"sayang ,kenapa kau berkata begitu? ini tidak benar kan ,kau bercanda kan? hehe jangan bercanda dengan sesuatu yang seperti ini lagi oke. Ini sama sekali tidak lucu" kata Jhonatan.
Yana tidak menolak tangannya digenggam bahkan juga tidak menolak dipeluk oleh Jonathan .Dia hanya merasa saat-saat seperti ini tidak akan ada lagi di masa depan. Apa salahnya menikmatinya sebentar selagi masih bisa.
"Joni apa pendapatmu tentang papaku hary?"tanya Yana serius.
Jonathan tidak mengerti kenapa masalah perceraian disangkut pautkan dengan hari Ginanjar .Tapi dia dengan jujur berkata
"Aku tidak akan menyembunyikan tapi aku serius berkata Jika dia bukanlah papa yang baik gara-gara dia kau menderita sampai seperti ini bukan lalu Apakah dia juga yang meminta kita berpisah ?"
"Jangan dengarkan kata-katanya itu, sayang. Dia tidak membesarkanmu dengan baik. Bahkan bukan seorang papa yang bertanggung jawab juga. Lupakan dia dan mari kita jalani hidup kita dengan bahagia seperti sebelumnya" kata Jhonatan marah.
Dia pikir Yana mengatakan tentang perceraian karena dorongan oleh hary Ginanjar .Sejak awal Jonathan hanya tahu jika penderitaan itu disebabkan oleh hary sendiri bukan orang lain.
Mengirim putri kandungnya ke lubang neraka dan memilih anak haram untuk dibesarkan sebagai seorang ratu di rumah.
"begitukah pendapatmu tentang papaku ?" tanya Yana serius.
Jonathan mengernyit dan berpikir panjang .Dia menyadari ada hal yang salah di sini.
Setahunya Yana tidak pernah mengatakan Hary dengan sebutan papa. Dia selalu mengatakan dengan sebutan hary saja.
Apa yang terjadi ?apa kah yana sudah luluh sekarang dan memaafkan pria itu.
"Papa?kau menyebutnya papa apa kau sudah memaafkannya begitu saja?" tanya Jonathan yang tidak setuju.
"Ya aku memaafkannya walau bagaimanapun dia adalah papaku sendiri.Dia..
"dia tidak pantas kau maafkan ya nak sayang jangan begitu bodoh. Hanya dengan sedikit kata-kata maaf kau sudah luluh. Tidakkah kau ingat penderitaan apa yang kau rasakan selama bertahun-tahun, Hem?" potong Jhonatan cepat.
Jonatan pikir di antara semua orang dia adalah orang yang paling tahu kejadian di tahun itu Bahkan dia juga bisa dikatakan sebagai salah satu korbannya.
Kejadian itu membuat bayangan buruk pada dirinya dan memaksa dia lumpuh dari segi mental. Jonathan tidak berpikir ini salah siapapun. Mungkin ini hanya nasib buruknya saja saat itu.
Tapi berbeda dengan yang terjadi pada Yana. Dia sengaja dilemparkan oleh papa kandungnya ke sana tanpa niat untuk menyelamatkan
nya.
Yana sempat kabur tapi diculik lagi untuk dibunuh. Untung saja sang penculik berubah pikiran dan memilih menjualnya pada mucikari.
Tapi itu belumlah apa-apa jika dibandingkan dengan masa depan Yana yang habis sia-sia di balik dunia remang-remang.
Semua noda itu tidak akan pernah lepas dari tubuhnya sampai kapanpun .Walaupun Yana berjuang keras untuk merubah pikiran banyak orang.
Setelah semua penderitaan itu dan kepahitan yang dilalui sekarang Yana memaafkan hari Ginanjar hanya dengan satu jentikan jari.
Bagaimana itu bisa diterima oleh akal sehat.
Yana hanya tersenyum dengan pahit dan bertanya "Apakah kau pikir ?"
Jonathan sangat bersemangat dan dia mengguncang tangan Yana agar istrinya ini berubah pikiran. Menurutnya hary Ginanjar tidak layak menerima pengampunan.
"Jika dia tidak layak untuk menerima pengampunan begitu juga denganmu "kata Yana pelan.
"sayang sebenarnya apa yang dikatakan oleh hary hingga kau berubah pikiran sekarang ,hem? kau menyamakan aku dan dirinya,heh. Katakan padaku apa yang sama antara aku dan dia, katakan?"tanya Jhonatan tidak terima.
"aku tahu kau tidak akan mengerti Jonathan dan aku tidak perlu menjelaskan kenapa. Singkatnya apa yang terjadi sebenarnya tidak seperti yang kita pikirkan sebelumnya"
"tanyakan masalah ini pada kantor polisi ,Jadi kau akan mengerti. Aku ingin seseorang yang bisa melindungi aku dari hujan dan panas. Aku ingin hidup dalam ketenangan meskipun itu dalam kemiskinan. Katakan padaku Jonathan apa kau bisa memberikannya?" Yana berbicara dengan ekspresi memohon seraya menadahkan telapak tangan nya.
"Sayang ini..
Hampir 5 menit ,Yana di posisi yang sama seperti peminta sumbangan di halte bus. Tapi Jonathan tidak bisa melanjutkan pembicaraannya. Mungkin dia menyadari salah nya.
"Hahaha tidak bisakan?" kata Yana dengan air mata.
__ADS_1
"Aku.. Aku tidak mengerti apa yang kau katakan sayang .Tolong jelaskan sekali lagi. Kenapa aku tidak mengerti sedikit pun. Apa kau memiliki kesalahpahaman?" tanya Jhonatan gugup.
"ya aku memang salah paham Jhoni. Selama ini aku salah mengerti jika kau akan memberikan aku perlindungan dari dunia sampai di akhirat. di dunia ini saja kau tidak bisa melindungi apalagi untuk akhirat nanti" kata Yana kecewa.
"Sayang...
"aku menunggumu Jonathan, katakan apa alasanmu"Yana benar-benar menunggunya berbicara tapi alasan apa yang bisa Jhonatan buat.
"aku tidak bisa melanggar kata-kata Mama. Malam itu aku tidak menyangka kau benar-benar dalam kondisi sakit.Jadi Aku tidak tau" kata Jhonatan mencoba menjelaskan.
"pada dasarnya kau tidak percaya padaku kan, sudah kukatakan aku sakit .Tapi mamamu berkata aku pura-pura .Jelas kau memilih percaya pada mamamu daripada istrimu. oke anggap saja kita baru menikah dan belum begitu terikat. Aku bisa terima jadi apalagi?"
Jonathan gugup lagi dia pikir masalah pertama sudah lolos. jadi di mana silapnya lagi.
Melihat Jonathan hanya diam Yana memilih untuk bertanya " Tiga hari tiga malam aku berada di rumah sakit dan teleponku dalam kondisi aktif. Tidak pernah ditutup sama sekali. Kenapa kau tidak menghubungi aku meskipun hanya untuk bertanya, apa kabar ,kenapa Jonathan?" tanya Yana lagi.
"hari itu Mama meminta aku bersumpah untuk tidak menghubungimu jika dia tidak mengizinkan. Bagaimana aku bisa melanggar sumpah itu. Aku tidak mau menjadi anak yang durhaka"kata Jhonatan jujur.
"Haha mama mu lagi, oke aku terima kau memilih tanggung jawab sebagai seorang anak tapi melepaskan tanggung jawab sebagai seorang suami hahaha ,baik aku masih di nomor 2 kan " ujar Yana pahit.
"Sayang itu tidak benar"
Yana mengangkat jarinya mengisyaratkan jika Jonathan tidak perlu membantah. Melihat itu Jonathan langsung ke diam dan tidak mengatakan apapun lagi.
"Kau meragukan bayi ku kan, alasannya?" tanya Yana.
Di sini Jhonatan tidak bisa berkata kata.Apa yang harus di katakan.
Meragukan identitas bayi itu artinya jonathan juga meragukan kesetiaan Yana sebagai seorang istri.
Bagaimana Jonathan bisa mengatakannya di depan Yana.
"Hahaha tidak bisa menemukan jawaban nya kan? Oke lewati aja,aku butuh darah, pada saat itu aku dalam kondisi kritis.Papa belum berkata kau perlu menyumbang, lagi pula dari mana dia tahu golongan darahmu. hahaha orang belum bertanya tapi kau sudah menolak lebih dulu, sebutkan alasan mu?" tanya Yana tenang.
"Ini.. aku mencarimu kemana-mana jadi tidak sempat istirahat dan juga melewatkan jam makan. Tidak cocok untuk memberikan darah kan?"Kata Jhonatan terbata bata.
"Mungkin kondisimu memang tidak cocok tapi siapa yang bertanya dan siapa yang melarang? mama kan?"tanya Yana.
"pikirkan apa yang terjadi jika saat itu aku tidak mendapat darah di saat yang tepat.Bukan hanya aku tapi juga kandunganku kan Jhoni.ini akan melibatkan tiga nyawa sekaligus.Apakah menurutmu kami tidak lebih penting dari kata-kata dari mama mu sendiri?"
Jhonatan bingung mau jawab apa.
"inilah sebabnya aku katakan kau belum bisa memikul tanggung jawab sebagai seorang imam dalam keluarga kecil kami. Kau sama brengseknya dengan hary Ginanjar hahaha" sambung Yana lagi.
Yana bilang kami bukan kita.
Jhonatan shock mendengar nya
"Yana..
"aku menunggu penjelasanmu Jonathan di sini, sekarang juga. Di mana tanggung jawabmu sebagai seorang suami.Di mana tanggung jawab mu sebagai seorang ayah.ayo katakan Jhonatan, bukan satu jam tapi aku akan menunggu selama 24 jam, bisakah kau menjawabnya?" tanya Yana bertubi-tubi.
Sangat di sayangkan sekali, walaupun Yana menunggu selama setahun penuh pun.Jhonatan tetap saja tidak akan pernah bisa memberikan alasan yang bagus.
Yana terkekeh kekeh sendiri.
"Aku salah Jhoni, menikahimu adalah kesalahan terbesar yang pernah aku buat.Ku pikir kau adalah pria dewasa tapi rupanya masih anak kemaren sore"Yana mencintai Jhonatan ini tidak bohong.
Dia adalah sosok yang bisa menembus pertahanan hati Yana y6 sudah di kunci rapat rapat.
Yana menerima banyak rayuan dan gombalan para pria .Mulai dari yang tampan kaya sampai Pria separuh baya dengan segunung janji padahal punya banyak cucu di rumah.
Yana kebal dengan ketampanan dan tidak silau dengan emas dan permata.Tapi dia di takdirkan untuk jatuh cinta dengan Jhonatan yang di sangka kan berbeda dari pria lain.
Yana tidak meragukan cinta dan kasih sayang jonathan seperti dia meragukan janji janji palsu pria yang lain .
Saat itu dirinya berpikir menikahi jonathan adalah sebuah anugerah yang pantas disyukuri.
Tapi dia salah.
"Jhoni , kau sama sekali tidak pernah mencintaiku .Itu hanyalah dorongan nafsu semata. tapi aku juga merasa perasaan yang aku miliki juga bukan cinta melainkan keterikatan dengan masa lalu"
Sebelumnya Yana tidak menyadari hal ini. Dia pikir akan sulit berkata cerai. Namun begitu kata-kata itu diucapkan tidak ada rasa keberatan ataupun penyesalan di dalam hati.
__ADS_1
Ini lebih condong pada rasa kekecewaan.
Bukankah ini menyiratkan jika cintanya pada jonathan juga tidak begitu dalam.
Jadi Yana menyimpulkan, perasaan ini timbul hanya karena mereka sudah mengalami hal yang sama di masa kecil.
Ini bukan cinta namun sebuah keterikatan dari masa lalu.
"Yana bisa kah kita mencoba lagi mari kita mulai dari awal,oke" kata Jhonatan.
" sudahlah joni aku tidak mau menipu diriku sendiri. Tidak ada hal yang baik jika pernikahan ini diteruskan .Selagi waras aku akan melepaskan pernikahan ini"
"Sampai kapanpun kau cepatlah ayah kandung dari anak-anakku itu tidak akan berubah. Aku akan membesarkannya dan berkata pada mereka bahwa mereka memiliki seorang papa yang hebat. Jika kau mau aku juga akan menyebutkan nama aldelis di belakang nama mereka tapi untuk bersama lagi itu tidak akan mungkin.Jadi Jhoni, lepas kan aku dengan damai " kata Yana.
Di masa depan jonathan masih akan bertemu dengan seseorang bisa membuat jonathan lebih bertanggung jawab.Tapi itu bukanlah dirinya.
Setelah bercerai mereka masih bisa berteman baik meskipun itu akan sedikit canggung.
"apa ini tidak bisa ditawar lagi?"
tanya Jhonathan pelan.
Rasa bersalah dan penyesalan cukup besar di dalam hati jonathan. Dia bahkan tidak memiliki alasan untuk tetap mempertahankan Yana disisi-nya.
Dia tidak layak.
"Tapi anak anak bagaimana?"
" sejak awal kau sudah meragukan nya kan. Sekarang anggap saja memang begitu, apakah itu sulit?" tanya Yana.
Lagi-lagi jonathan dibuat bungkam oleh kata-kata Yana . Dia tidak berpikir Yana begitu pandai mencari letak kesalahannya.
Tapi bagaimana perasaan mama seandainya dia tahu cucu yang diharapkan tidak akan pernah mampir dalam pelukan.
"Yan, ini kembar bisakah satu kau berikan padaku ?" tanya jonathan ragu ragu.
"Aku tidak tahu jonathan saat ini kondisi itu sedang tidak stabil. sulit untuk aku menerima kenyataan ini. Mereka akan lahir tanpa seorang ayah kan.Bagaimana aku bisa memisahkan mereka berdua begitu saja?"
Mudah untuk mengatakan dua anak harus dipisahkan untuk 2 orang yang bercerai .Bagaimana perasaan anak-anak itu ketika mereka dewasa.
Bukankah mereka bertanya, kenapa aku yang diambil ayah.Yang lain bertanya kenapa aku yang diambil ibu.
" jonathan mari pikirkan masalah ini di lain waktu. Saat ini aku sedang tidak enak badan ,kembalilah bersama keluargamu. Aku yang akan mengurus masalah perceraian, kau tinggal beres nya saja " kata Yana lelah.
Hatinya bagai di iris dengan pisau dan itu berdarah lagi. Tidak tahu apa yang ingin ditangisi namun Yana menelan semua perasaan itu.
Dia tidak ingin jonathan melihatnya.
Jika ditanya apakah dia menyesal menikahi Jonathan. Jawabannya adalah tidak sama sekali .
Pernikahan ini gagal tapi dibalik itu dia juga mendapatkan hadiah nya. Berupa dua bayi kecil yang sekarang tumbuh di dalam rahimnya.
Yana tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan yang jelas dia harus melakukan banyak hal untuk si buah hati.
Namun awal dari semua ini adalah kabar buruk bagi mereka berdua. sebelum lahir mereka sebenarnya tidak memiliki ayah di samping.
Bukan karena papa yang sudah meninggal .Ini karena Mama dan Papa yang memilih bercerai.
Jonathan masih diam ketika Yana berkata seperti itu .Namun dia tidak bisa menemukan kata-kata bagus untuk menyangkal apa yang dikatakan oleh Yana.
Tidak lama kemudian Jhonathan dengan langkah gontai keluar dari kamar Yana. Dia tidak lagi ceria seperti awal kedatangannya.
"Kakak"Sapa Reno
"Ayo pulang"Kata Jhonatan lesu.
Papa Jonathan seperti mendapat firasat buruk dengan perubahan wajah Jonathan ini. Dia ingin bertanya banyak tapi sepertinya kata-kata itu harus menunggu waktu yang tepat.
Begitu juga dengan Mama Jonathan yang merasa sedikit tidak nyaman melihat perubahan raut wajah putra tertuanya.
Liliana pula merasa senang melihat perubahan wajah itu ,dia pikir Yana sudah memutuskan untuk berpisah.
Ini sulit tapi Yana tidak sendiri.
__ADS_1