
Kata kata yana di siang hari b, nyata nya membuat pikiran Reno tidak tenang.Dia memikirkan tentang ini sejak itu.
Bagaimana dia tau jika kebencian yang Yana miliki pada Shi adalah kebencian sampai mati.Dia pikir janji dua bulan akan baik baik saja.Siapa yang menyangka jika itu adalah akhir dari pertemanan dia dan Yana.
Pertemanan yang di harapkan untuk bisa berkembang dalam percintaan, sekarang berubah menjadi musuh yang nyata.
Dia kalah sebelum bertanding.
Reno tidak pernah merasakan situasi yang seperti ini . Baginya wanita hanya sama seperti aksesoris yang bisa anda pakai dan lepas kan jika bosan.
Tapi kenapa dengan Yana, perasaan ingin memiliki sangat kuat dan dia tidak bisa mengontrol diri nya sendiri.
Ini seolah olah ada dia Reno yang berbeda.Hati nya sangat ingin dengan dengan nya tapi otak nya mengatakan lain.
Yana memiliki lidah yang tajam setajam silet.Dia bilang Reno kotor dengan tubuh.
Adalah sebuah pilihan jika Reno ingin menjalin sebuah hubungan dengan seorang wanita .Apa kepentingan Yana pada ini. Dia sama sekali tidak memiliki hak untuk mengatur hidupnya.
Apakah hubungan pertemanan mereka membuat Yana berpikir bahwa dia adalah orang penting untuk Reno.
Dia marah dan berkata buruk ,mengutuk Reno dengan merendahkan nya. Seumur hidup belum pernah ada seorang pun yang mengatakan hal-hal buruk tentangnya.Yana melakukan dan Itu tepat di bawah hidungnya sendiri.
sejak mereka berteman sama sekali dia tidak pernah menyangka jika anda memiliki hati yang buruk seperti ini.
Wajar jika dia merasakan cemburu karena Reno memiliki kedekatan dengan wanita lain. Tapi jangan lah sampai menghina dan memakai sedemikian rupa.
Karena masalah kata-kata ini Yana sekarang mendapatkan peringkat buruk di hati Reno dan teman-temannya.
Reno tiba-tiba merasa tidak mengenal Yana yang seperti ini. atau pun dia memang tidak pernah mengenal Yana sama sekali.
Namun kenapa setelah semua ini hati Reno masih tidak bisa menerima kata-kata itu. betapa hatinya ingin dia berlari pergi kepada Yana dan membujuk nya dengan keras.
Ingin bertanya salah nya di mana dan ada apa dengan Yana dan Shi. Kenapa dia harus berada di tengah-tengah mereka .Sementara dirinya tidak tahu apa yang terjadi.
lagipula apa yang terjadi dengan dia dan Shi adalah sesuatu yang tidak bisa dia ceritakan dengan bebas kepada Yana.
Dia adalah seorang pria yang telah berpetualangan dari wanita satu ke wanita yang lain. Namun berbeda dengan Yana yang masih murni dan sepolos bayi.
Bagaimana dia bisa menjelaskan masalah ini dan bagaimana caranya agar Yana mau mengerti
Jika dipikir lagi apa sebenarnya hubungan dia dan hariyana ginanjar. Jelas sekali mereka hanya berteman dan tidak lebih dari itu. Tapi Yana jelas-jelas menghina nya tadi siang
Tanpa pernah ingin mencari tahu kebenarannya.
Apakah Yana peduli dengan alasannya.
Malam ini Reno dan kawan-kawannya bertemu di klub malam yang biasa mereka datangi . Kali ini mereka benar-benar ingin menghibur diri sendiri karena shock yang diterima dari siang.
"hei bro baru kali ini aku tahu jika Yana itu orangnya seperti itu .Sama sekali aku tidak pernah menduga nya" kata Feky dengan meneguk minuman keras di gelas nya.
"Yana apa dia berpura pura selama ini?" tanya boy pelan.
Setahu nya Yana adalah seorang gadis lugu yang penuh dengan kasih sayang. Tapi apa yang didengar nya tadi siang adalah sesuatu yang bertolak belakang dengan pribadi Yana yang dia kenal.
"Anggap saja iya tapi kenapa harus sekarang?" Reno tidak mengerti, kenapa sekarang.
"Mungkin dia benar benar tidak menyukai shiyana.Ada sesuatu di antara mereka berdua " kata Boy enteng. Mungkin juga Reno tidak memiliki kedekatan khusus dengan Shi, mungkin Yana tidak akan berperilaku seperti itu.
"Hahaha Kenapa kita harus terjebak di situasi ini?" kata Reno mengeluh.Dia memiliki banyak mantan tidak satupun yang bisa membuat dia merasa seperti ini.
Hatinya seperti hancur lebur dan dia merasa ingin menangis sekarang.
Tapi hanya karena masalah seorang wanita, bisakah Reno aldelis menangis.
Dia meneguk habis isi di gelas nya. seperti nya malam ini dia lebih suka mabuk dari pada sadar.
"Kita hehehe lue aja kali "kata boy menyindir Reno.
Jika masalah ini terletak pada si maka dia benar-benar memiliki kesempatan mendekati Yana. Kedekatan Reno dan Shi jelas membuat Reno tidak lagi mempunyai kesempatan untuk mendekati Yana di kemudian hari.
Mendengar kata-kata dari boy Itu, tiba-tiba feky seperti mendapat inspirasi hebat .Dia tersenyum dengan sebuah lampu ide kepalanya.
Walau bagaimana pun karena Reno sudah di masukkan ke daftar hitam . Dia dan boy praktis memiliki lebih banyak kesempatan. Dengan begini satu saingan terkuat sudah tersingkir.
Tiba-tiba dua sahabat memikirkan ide yang sama . Mereka berdua saling tatap dan melancarkan serangan listrik yang tidak terlihat.
__ADS_1
Zzxtttttt
Reno tidak tahu apa yang terjadi diantara dua sahabatnya .Dia masih tenggelam di dalam pemikirannya sendiri.
Penyesalan terbesar nya adalah pertemuan nya dengan Shi di Bogor.Dia mengutuk kejadian malam Itu.
Dia tidak sengaja,oke.
Selagi mereka sedang memikirkan sesuatu. Tanpa mereka sadari ,ada Shi yang datang dari belakang.
Sejak kejadian di bogor shiyana memang lebih memilih nongkrong dengan tiga sekawan ini. Daripada pergi ke pria-pria yang dikenal sebelumnya.
Shiyana pikir dia harus membersihkan diri dari perilaku yang mencolok .Tapi dia kehabisan waktu. Perutnya akan membesar dan tidak bisa disembunyikan lagi
Dia harus segera memikirkan cara untuk melancarkan serangan selanjutnya.
Satu jalan sudah diselesaikan dan sekarang tinggal eksekusi.
"Hai sayang, kamu di sini?" sapa Shi yang langsung duduk di pangkuan Reno tanpa rasa malu dengan dia sahabat Reno ini.
Dia bahkan mencium Reno sekilas. Reno tidak terima dengan perilaku Shi. Jadi dia melemparkan shi ke kursi di sebelahnya dengan kasar.
"Aw.. kasar sekali, tapi aku suka kok"kata Shi dengan nada genit.
"Kenapa ke sini?" tanya Reno kesal.
Gara-gara dia lah sekarang Yana memiliki dendam kepadanya. Shi memiliki pengaruh yang tidak baik pada Reno dan teman-teman.
Shi melihat dengan jelas ketidaksukaan Reno padanya .Dia sama sekali tidak peduli .Dia hanya mengincar posisi ayah untuk si jabang bayi.
Lagi pula Reno cukup tampan dan kaya, hehehehe.
" Aku mau ketemu pacarku lah "kata Shi singkat.
Boy dan feky saling pandang .
mereka tidak peduli dengan interaksi antara Shi dan Reno. Hanya merasa risih dan tidak nyaman .
"Boy cabut yuk"kata Feky.
Baru kali ini dia menemukan ada sosok wanita yang tidak tahu malu seperti shiyana ini. Sudah ditolak berkali-kali tapi masih saja datang menempel seperti perangko.
Apa yang dilakukan oleh Shiyana kali ini sudah merendahkan harkat dan martabat seorang wanita di mata ketiganya.
Entah bagaimana shiyana bisa tahu di klub mana mereka datang. Sepertinya dia memiliki mata-mata di mana-mana.
"Yuk cabut"Reno juga tidak bisa tinggal, Shi semakin lama semakin menyebalkan bagi nya.
" Sayang ,aku baru saja sampai. Kamu ingin pergi, bagaimana sih" katanya shi dengan wajah cemberut.
" Shiyana,ingat ya .Kamu ingin minta posisi sebagai seorang pacar,oke aku berikan.Tapi kamu jelas sendiri jika hatiku tidak ada sedikitpun kepadamu.Jadi jangan berdiri di depan ku seperti ini di masa depan , jika tidak jangan salah kan aku "kata Reno serius.
Meski pun mereka telah menjalin hubungan satu malam. Reno tidak heran dengan itu semua. Mantan pacarnya juga kerap memiliki hubungan seperti itu dengannya
Dia tidak pernah merasa harus bertanggung jawab untuk itu.
Hubungan malam itu jelas karena saling suka tanpa paksaan.
" Reno, aku sama sekali tidak berpikir ingin meminta kau untuk bertanggung jawab atas kejadian malam itu. Sejujurnya aku ingin mengatakan bahwa aku menyukaimu dan aku ingin mengulanginya lagi"
" apa kau hilang akal, pikirkan sedikit betapa murahnya dirimu dengan mengatakan hal ini!' bentak Boy yang juga merasakan panas dingin untuk Reno.
Bagaimana bisa Reno yang selalu berhati-hati ini.Bisa terjebak dengan wanita berbisa seperti shiyana Ginanjar ini .
Sejak awal mereka bertiga tahu jika shiyana ini bukanlah gadis polos pada umumnya. Dia licik dan terlalu busuk.
" boy jaga lidahmu ya. Jangan lupa aku sekarang adalah pacar Reno. lagipula aku tidak menganggu kalian kok. Aku hanya ingin mengajak pacarku bersenang-senang" kata Shi yang memeluk lengan Reno dengan wajah manja.
Meskipun hanya pacar pura-pura tapi dia sudah senang sekali.
" Jika kau ingin bersenang-senang, pergilah cari lelaki yang sudi menjamah mu. Aku tidak tertarik sedikit pun" kata Reno yang kesal.
Dia ingin meninggalkan tempat ini secepat mungkin. Tapi Shiyana semakin erat memeluknya sehingga dia tidak bisa pergi dengan mudah.
" tapi aku pacarmu sekarang kan aku ingin melakukannya dengan pacarku saja" kata Shi.
__ADS_1
" sudahlah Reno,ajak saja pacarmu dulu. Biarkan kami pergi dulu.Nanti setelah selesai susul kami di apartemen" Kata Feky.
" tidak bisa aku pergi dengan kalian. Dan kamu, shiyana, jaga martabat mu sebagai seorang wanita .Jangan terlalu murah seperti ini "kata Reno lagi dan melepas paksa pelukan Shi pada lengan nya.
"Hahahaha martabat apa,apa harus seperti Yana yang cupi itu. Kata shiyana dengan kesal.
Mendengar kata-kata itu ,lagi lagi perasaan tidak enak menjalar di hati ketiganya. Mereka baru bertengkar tadi siang tapi sama sekali tidak mau Yana dihina di depan hidung mereka sendiri.
"Jangan kau hina dia,dia semurni air hujan sedang kan kau seperti air comberan"Kata Reno. Kata-kata itu sungguh menghina Shi sebagai seorang wanita.Dia akhirnya menemukan tempat pelampiasan amarah terpendam nya.
Di sisi lain Shiyana merasa marah karena kata kata ini.Reno sebenarnya membandingkan dirinya dengan si cupu yang belum tau lelaki ini.
Apa hebatnya Yana ini.
Cantik tidak ,seksi apa lagi.Hanya punya sedikit otak apa itu bisa layak untuk di banggakan.
Di banding kan dengan dirinya yang cantik dan seksi .Ini seperti bumi dan langit.Apa mata Reno sudah buta.
"Reno kenapa harus Yana,sih.Apa dia secantik aku.Apa dia sehebat aku di ranjang? apa dia sekaya aku? mengaku atau tidak kau tau benar apa maksud ku".kata Shi geram..Berani nya Reno membandingkan dia dengan Yana,
sialan.
"Reno sudah, tidak etis bertengkar dengan wanita seperti shiyana ini" Kata boy .
Sadar atau tidak, beberapa mata memandang ke arah mereka dan ini tidak baik untuk reputasi Reno yang sedang bertengkar dengan wanita.
Merasa Reno akan pergi dari klub,shi pura pura menangis terisak isak.
" Reno aku tulus mencintaimu dan aku rela melakukan apa pun untuk mu.Bahkan tubuh dan jiwa ku pun telah aku serahkan kepadamu. Jadi apa lagi yang kau mau ,apa lagi Reno" katanya selagi dia menangis.
Dalam hati Shi tertawa senang. Dia sendiri tidak menyangka jika dia sebenarnya memiliki bakat acting sebaik ini.
Apa sebaiknya setelah ini dia sebaiknya melamar untuk menjadi artis saja. hehehe.
"Kau...kau.iss." Reno tidak tahu mau berkata apa sekarang.Dia sangat kesal . Ditambah lagi dengan Shi yang menangis seperti anak kecil.
Reno tidak memperdulikan shiyana yang menangis. Dia buru-buru ingin pergi tapi Shi lagi lagi menahan nya.Shiyana memeluk kakinya dengan erat.
"Reno.. jangan tinggalkan aku ren,aku mohon"kata nya dengan penuh air mata.Dia memeluk kaki Reno dengan lebih erat lagi.
Sengaja Shi melakukan ini untuk mengubah pola pikir orang-orang yang melihat.
Tidak satupun yang mengira alasan kejadian ini sebenarnya hanya lah sepele.Reno yang menolak bercinta dengan nya.
Tapi setelah ini orang orang akan berpikir beda. Mereka cenderung percaya dengan Reno yang telah berselingkuh .Dan sekarang pacar asli tidak di inginkan .
"Lepaskan aku Shi lepas.Jangan begini"kata Reno yang mulai emosi. Ketika shiyana menangis, semua mata sudah tertuju kepada mereka berdua. Betapa malunya Reno saat ini .Seperti dia sedang ditunjuk oleh banyak orang.
Air mata yang ditunjukkan oleh shi menunjukkan jika dia sedang di intimidasi oleh reno.layaknya seperti seorang pacar yang sedang di tindas.Sangat menyedihkan.
"Tidak akan Reno, tidak akan pernah ku lepaskan.Kecuali kau berjanji pada ku" kata Shi lagi
Samar-samar dia bisa merasakan emosi yang mulai membungkus Reno sekarang .Inilah yang dia nantikan dari tadi.
"Lepaskan shiyana, lepaskan"teriak Reno keras.Melihat ada kesempatan shiyana pura-pura jatuh di lantai.
"Ah..sakit.. Reno sakit ahh tolong,ren" Pekik Shi.
Reno dan yang lain terpana, mengapa Shiyana berbaring di lantai dan menjerit sakit.Apa Reno sudah melempar nya begitu keras.
Reno juga memandang Shi dengan mulut terbuka.Dia tidak melakukan apa pun yang bisa membuat shiyana jatuh seperti ini.Jika memang jatuh , pasti tidak sesakit ini kan .
"Reno... tolong aku,perut ku sakit huhuhuhu"jerit Shi lagi.
Seketika suasana klub terasa aneh.Ada gadis cantik yang menangis di lantai dengan wajah kesakitan.Ini hak buruk untuk klub malam.
"Reno.."bisik Boy,dia ingin tau apakah Reno menyepak Shi tadi dengan kakinya.
"Aku tidak mendorong nya,dia jatuh sendiri kok" jelas Reno gugup.
Seorang wanita separuh baya datang di tengah tengah kebisingan ini.Jika ada yang bertanya dia adalah dokter yang mendiagnosa shi pertama kali nya .
"Minggir sebentar, permisi semuanya,saya dokter"katanya antusias.
Mendengar jika orang ini adalah seorang dokter, semua orang minggir dengan teratur.
__ADS_1
Dia datang pada Shi yang masih mengeluh sakit perut.Tidak ada yang tau jika mereka berdua sebenarnya saling mengedip kan mata dengan puas.
Hehehe