
Setelah keributan di kamar Shi, Hary kembali dan bersikap tidak terjadi apa apa.Dia tidak mau, kedamaian yang baru di rasa, runtuh lagi.
Keesokan hari nya.
Liliana dan Yana baru kembali dari kamar mandi.Yana tidak bisa bergerak banyak jadi Lili bergegas membantu nya .
Sejak kemarin siang ,lili tidak lagi menolak kehadiran hary di kamar Yana.Mungkin mereka tidak bisa bersama dalam pernikahan tapi untuk berteman ini masih bisa di lakukan.
Jauh di dalam hati liliana merasa yakin jika Hary tidak akan pernah melupakan cinta nya.Dia penakut tapi selalu konsisten dengan apa yang dia buat.
Setiap manusia selalu memiliki yang namanya kelebihan dan kekurangan. Fungsi lain dari pasangan hidup adalah untuk menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan pasangannya.
Dulu liliana selalu menutupi kekurangan hary sebagai seorang istri.Tapi sekarang dia bukanlah pasangannya lagi jadi ini bukan tanggung jawab dirinya.
Harus diakui jika hary adalah pria setia yang sulit ditemukan di belahan dunia manapun. Namun rasa sakit yang dia berikan juga tidak bisa dihilangkan hanya dengan kata-kata setia saja.
Untuk bersama lagi , liliana menutup pintu hatinya dan mengunci nya rapat-rapat.
bisa bersama lagi dengan putrinya adalah sebuah kebahagiaan yang tidak terhingga.Apalagi beberapa bulan kemudian dia juga akan menggendong seorang cucu yang manis.
Liliana tidak akan pernah merasa kesepian lagi setelah ini.
Sementara liliana sibuk membantu putrinya berganti pakaian .Hary ginanjar pergi ke bawah untuk mencari sarapan pagi.
Rumah sakit menyediakan sarapan pagi untuk pasien tapi tidak anggota keluarganya.
Rudi tidak bisa datang hari ini untuk mengurus hal-hal kecil seperti sarapan. Dia memiliki begitu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan secepat mungkin.
Tanpa menyembunyikan niatnya Rudi berbicara panjang lebar pada hary. Pada saat itulah hary mengetahui jika sebenarnya Rudi adalah kaki tangan liliana.Mantan istri yang memang tidak pernah benar-benar meninggalkan nya.
Hary menangis tapi tidak bisa benar-benar bisa mengeluarkan air mata. Dia menyesali kebodohan nya selama 18 tahun yang dihabiskan secara sia-sia.
Dirinya benar-benar dibohongi oleh pasangan anak dan ayah itu.
Tok.. tok... tok...
"Masuk"kata lili.
Lili pikir ini masih lah hary yang kembali membawa sarapan. Namun dirinya salah ,ini bukan hary melainkan jonathan dan keluarganya.
"Kalian?"
" assalamualaikum mama "sapa jonathan tanpa malu.
" waalaikumsalam, Kalian? huh ngapain datang?"tanya liliana ketus.
Mereka keluarga terhormat tapi berlaku tidak lebih baik dari masyarakat kelas bawah. Tidak pandai menjaga lisan meskipun sudah belajar tentang agama.
"sok tahu dan sok bersih" pikir liliana geram.
Mama jonathan dimarahi dan di nasehati suaminya tadi malam.
Jadi dia harus merubah kelakuannya pada besan. Dia buru-buru tampil dan memegang tangan liliana dengan perasaan menyesal.
"Oh jeng, saya benar-benar minta maaf tentang kejadian kemarin , ini hanya kesalahpahaman dan saya benar-benar menyesali"kata nya dengan serius.
Kali ini mama jonathan benar-benar tidak berniat untuk bertengkar dengan besan nya ini . Jadi dia mengatakan beberapa patah lagi agar mama Yana ini melupakan kejadian semalam .
Sementara itu Reno dan papanya berdiri di sudut ranjang Yana dan menyapa Yana seperti tidak ada kejadian.
" apa kabar Yana udah baikan?" tanya Reno.
Sampai saat ini Reno bisa menganggap Yana sebagai kakak ipar. Namun menyebutkan kata ipar ,mulutnya tidak begitu familiar. Dengan begitu Reno masih saja menyebut Yana dengan nama seperti yang telah sudah.
Yana juga tidak menolak dan dia menjawabnya dengan berkata"Aku oke"
"Oh yan, ini papa bawain kamu bubur dengan sarang burung. ayo diminum selagi hangat" kata papa jonathan pula.
Yana tidak bisa bereaksi normal di depan papa jonathan ini. Sejak menikah dia belum pernah menyebut pria ini dengan satu panggilan yang formal.
Sampai sekarang, Yana sendiri bingung ingin memanggil pria ini dengan panggilan apa. Tapi mendengar dari perkataannya, pria yang memang tidak lagi muda ini. Jelas ingin Yana menyebutnya dengan panggilan papa.
" terima kasih tuan ,saya,hem kebetulan belum lapar hehehe" kata Yana canggung.
Setelah berkata begitu tiba-tiba suasana semakin sunyi dan tidak ada yang memulai pembicaraan lagi.
"Besan bisakah kita bicara di luar . Sepertinya tidak cocok kita bicara di sini hehehe" kata mama jonathan yang entah kenapa tersenyum dengan ramah.
liliana ingin menolak tapi dia pikir ada baiknya memberikan waktu untuk Yana berbicara empat mata dengan jonathan.
Sebagai seorang ibu, liliana memberikan usulan tentang perceraian. Tapi Lili juga memberikan hak sepenuhnya pada Yana.
Yana sudah dewasa dan dia lebih pintar menyelesaikan masalahnya dibanding dengan Lili sendiri. Lihat saja bagaimana caranya Yana berhasil keluar dari lubang neraka dengan cara merangkak.
Meskipun itu penuh dengan air mata dan perjuangan. Yana pada akhirnya berhasil dan tidak kekurangan satu apapun.
__ADS_1
"Oke"Kata Lili.
Dia akhirnya keluar bersama mama , papa Jhonathan dan juga Reno. meski begitu lili tidak benar-benar berbicara dengan mereka. kejadian semalam memberikan bayangan buruk di benak lili. Tidak ada yang bisa dibicarakan pada keluarga ini.
dengan begitu lili lebih suka berdiri di depan pintu menunggu pasangan ini selesai bicara.
Melihat liliana tidak bermaksud untuk pergi, Reno berinisiatif untuk mencari kursi yang sedang menganggur.
Setelah duduk pun kelompok ini tidak menemukan hal yang bagus untuk mereka dibicarakan .Mereka kembali diam dan suasana kembar menjadi canggung.
Sementara itu di dalam kamar, jonathan memilih duduk di tepi ranjang Yana yang masih terpasang jarum infus.
Tidak tahu harus melakukan apa, jonathan berinisiatif mengambil bubur sarang burung yang tadi dibawakan dari rumah.
Bubur ini masih panas karena dimasukkan dalam termos khusus.
"Ayo makan sayang"kata Jhonatan yang mencoba menyuapi Yana dengan sendok.
Yana juga tidak menolak perawatan ini .Dia menerima suapan dari jonathan .Melihat Yana tidak menolak, entah bagaimana hati jonathan jadi berbunga-bunga . Dia tidak berpikir pernikahan mereka akan memburuk karena situasi terakhir.
Di sisi Yana pula ,dia makan dengan lahap apa yang diberikan oleh jonathan.
Jonathan tidak tahu, sebenarnya ketika pertama kali masuk ke rumah sakit. Yana baru sadar dirinya hamil muda.
Hal pertama yang dia rasakan saat itu sangat mudah.Dia hanya ingin bermanja-manja pada jonathan, sang pelaku yang membuat dirinya hamil.
Mendengar kata-kata pujian dan kasih sayang dari jonathan .
layaknya seorang calon ayah yang menanti kehadiran si buah hati.
Bertanya apakah mereka menginginkan anak perempuan atau anak laki-laki.Yana juga ingin mendengar rencana Jhonatan. Nama apa yang akan diberikan jika anak ini perempuan dan apalagi nama yang diberikan jika anak ini laki-laki.
Tapi bayangan itu segera hilang dengan kenyataan lain. Jonathan bahkan tidak tahu dan kemungkinan besar tidak mau tahu jika dirinya sedang hamil.
Jhonatan bahkan sempat meragukan jika Yana hamil dengan pria lain.
ini sangat menyedihkan sekali dan ini melukai hati Yana sampai sekarang.
"sayang masih sakit?" tanya jonathan dan melirik jarum infus yang tersumbat di tangan Yana.
Yana hanya mengangguk dengan ringan.Dia mengaku masih sakit tapi sebenarnya ini bukanlah pada jarum suntik atau luka tembak tapi tentang sakit hatinya.
Jonathan memeluk Yana sedikit dan dia mengusap perut Yana yang masih rata.
Saat jari-jemari jonathan menyentuh perutnya . Yana merasa ada aliran hangat yang mengalir di dalam sana. Seperti kebahagiaan yang tidak bisa dijelaskan.
Tiba-tiba Yana menjadi masam dan air matanya turun.
Sejak mengetahui dirinya hamil, hanya Yana yang merasakan keinginan paling dalam di relung hatinya.
Bukan dia tapi janinnya lah yang menginginkan sentuhan ini. Janin kecil ingin merasakan bagaimana sentuhan seorang ayah.
Sama seperti dirinya yang selalu ingin dipeluk dan dibelai oleh Hary masih kecil.
Melihat Yana menangis jonathan juga merasa tidak nyaman dia memeluk yana lagi dan mengusap rambutnya agar Yana lebih tenang.
"Sayang cup.. cup.. cup. jangan nangis ya aku di sini"Kata Jhonathan ketakutan sendiri.
Merasakan pelukan hangat jonathan yang terlambat. Yana malah menangis lebih keras lagi.
"Sayang Yana, jangan menangis ini tidak baik untuk bayi kita. Jangan menangis oke"kata Jhonathan.
Yana menurut dia membiarkan jonathan menghapus air matanya. jonathan sangat senang dengan reaksi yang dibawa oleh Yana.
Mereka adalah pasangan yang baru menikah dan sekarang dikaruniai oleh anak secepat ini.
Dulu jonathan sama sekali tidak berpikir dirinya akan menikah.Tapi sekarang dia sudah menikah bahkan akan menimbang anak tidak lama lagi.
Ini adalah kebahagiaan ganda.
Papa dan mama juga mengharapkan kehadiran seorang cucu sejak lama.Sekarang sudah melihat hasilnya bagaimana keluarga aldelis tidak bahagia.
"Jhoni, kata dokter ini kembar, dua-duanya adalah pria kecil nama apa yang akan kau berikan padanya kelak"kata Yana setelah dia sedikit tenang.
Yana menyandarkan kepalanya di dada jonathan setelah dia berusaha keras untuk tidak menangis.
Dulu setiap kali dia menyandarkan kepalanya di dada jonathan seperti ini.Dirinya akan merasa aman dan bahkan merasa nyaman.
Tapi entah kenapa perasaan itu tidak ada lagi sekarang .Yana masih berusaha menipu diri sendiri.
"Kembar, benarkah?" jonathan terkejut mendengarnya. Apakah Yana benar-benar sedang hamil dua anak sekaligus.
Yana mengangguk mengiyakan. karena kondisinya yang sering tidak bagus. Mama Lili langsung memeriksa kehamilannya secara menyeluruh.
Kondisi Yana tidak stabil dan rentan keguguran. Sekarang diketahui dia juga sedang hamil janin kembar.
__ADS_1
Yana yang sedang bersandar di dada jonathan, dipeluk lagi dan dicium berkali-kali sangking senangnya pria itu.
Melihat reaksi jonathan yang luar biasa senang. Yana lagi-lagi merasa masam hatinya.
Reaksi seperti inilah yang diharapkan sebelumnya namun sekarang sudah sangat terlambat.
" mama pasti senang mendengarnya kan. Aku.. aku akan meminta ide dari mama nanti.Mama selalu memiliki banyak nama bagus di rumah.Tapi kemungkinan dia akan bertanya pada ustad juga Hahaha " kata Jhonathan semangat.
Yana tercekat,mama nya,hal pertama yang Jhonatan ingat hanya lah mamanya.
Hah tentu saja.
Jhonatan adalah anak baik dan patuh pada orang tua kan.Dia akan menuruti perintah orang tua sekalipun dia harus mengabaikan perasaan Yana dan calon anak mereka.
Lihat saja bagaimana Jhonatan yang langsung tersenyum bahagia.
Jonathan seperti bisa melihat bagaimana bahagianya mama dan papa nya mendengar kabar baik ini. Dulu mereka sangat mengharapkan kehadiran seorang cucu bukan.
Entah bagaimana reaksi mereka berdua jika mengetahui bukan satu tapi dua cucu sekaligus yang akan hadir delapan bulan lagi.
Mungkin mama nya akan pingsan dalam keadaan bahagia.
"Joni apa kau senang aku hamil?" tanya Yana.
Tentu saja Jonathan akan bahagia karena bisa membahagiakan ayah dan ibunya. Tapi Jonathan tidak akan pernah bertanya apakah Yana bahagia.
Karena Yana hanyalah urutan nomor terakhir dalam daftar orang orang yang harus dibahagiakan oleh Jonathan.
"Tentu saja aku senang sayang, kau hamil dan ini adalah anakku. Kenapa aku tidak bahagia"kata Jonathan buru-buru.
Dia sama sekali tidak mengingat hal-hal sebelumnya bagaimana dia meragukan pemilik calon buah hati.
Jonathan bahkan sempat berpikir akan melakukan tes darah untuk mengetahui apakah bayi ini miliknya atau tidak.
Tapi untuk melakukan itu dia perlu menunggu beberapa bulan lagi, tidak sekarang.
"Jhoni?"panggil Yana.
"Hem"
"Apa kau bahagia menikah denganku Joni?" tanya Yana pelan.
"tentu saja sayang aku adalah pria yang paling senang dan paling beruntung saat ini. Bukankah aku adalah ayah dari dua anak" kata Jhonathan lagi.
"tapi kenapa aku tidak?"tanya Yana lagi.
Mendengar pertanyaan ini tiba-tiba Jonathan mengingat masalah yang terjadi sebelumnya. Jonathan duduk lagi dengan patuh dan menatap wajah Yana dengan serius.
"kenapa kau tidak bahagia sayang. Bukankah kita saling cinta ,aku mencintaimu dan kau mencintai aku kan?" tanya Jhonathan balik.
Yana tersenyum manis di sela-sela air matanya yang masih berjatuhan. dia menggenggam erat tangan Jonathan yang terasa hangat dan sedikit lebih besar dari tangannya sendiri.
Saat ini Yana sedang mencoba menggali memori lama tentang saat-saat bahagia mereka berdua.
Pernikahan itu dan kebersamaan itu.
Lalu kebahagiaan yang hadir setelahnya.
Tapi bahagia yang dijalin hanya sebentar dan itu meninggalkan luka yang lebih dalam dari kebahagiaan itu sendiri.
"aku mencintaimu dengan tulus Jonathan. semua bisa aku korbankan untuk dirimu. kau percaya itu?"
"Tentu saja aku percaya kenapa tidak?" kata Jhonathan dengan senang.
"tapi kenapa aku tidak bisa percaya kau mencintai aku sama besarnya seperti aku mencintaimu?" tanya Yana dengan lirih.
"Ahh Yana kau ...kau meragukan aku?"tanya Jhonathan yang mulai merasa tidak enak.
"tanyakan pada hatimu sendiri Jonathan apa posisiku di hatimu"Yana tidak mengatakan Jika dia mengetahui bagaimana naifnya suaminya ini.
Tapi dia mengetahui dia tidak bisa bertahan dalam pernikahan. Mungkin Jonathan bisa menjadi suami dan ayah yang baik.
Tapi itu bukan untuknya dan juga bukan untuk buah hatinya. Jonathan saat ini belum bisa memikul tanggung jawab berat sebagai seorang suami apalagi seorang ayah yang baik Yana sudah berpikir panjang tentang apa yang dikatakan oleh mamanya.
Tidak bisa dipungkiri jika Jonathan adalah seorang pria yang baik luar dalam. Tapi dalam hal tanggung jawab dia tidak lebih buruk daripada papa Hary sendiri.
Saat Yana menikah ,dia ingin dirinya hidup dengan nyaman dan merasa terlindungi. Namun dengan Jonathan dia tidak akan pernah mendapatkan hal itu.
Eumah tangga mereka akan selalu hadir ibu mertua sebagai orang ketiga .Dia dan anak anak tidak akan pernah merasa bahagia .Jadi untuk apa pernikahan ini dilanjutkan.
"Joni ayo cerai" kata Yana pelan.
Tapi kata-kata itu langsung membuat Jonathan drop .Dia tidak berpikir Yana akan sanggup mengatakannya.
"Ce . cerai?"
__ADS_1
"Ya kita cerai"