
Di ibukota.
Hary Ginanjar yang baru saja mendapatkan kepastian dari pihak pemegang saham yang tidak di ketahui namanya ini, menarik nafas lega.
Orang itu tidak menganggap serius ginanjar grup.Dia bahkan berani berjanji untuk tidak akan merebut kursi CEO dari nya.
Sejujurnya perusahaan ini dirintis oleh ayahnya yang bernama ginanjar sasmita.
saat itu perasaan ini belum sebesar sekarang. Setelah menikah dengan mama Yana yang notabene adalah keluarga terpandang di ibukota,dia mulai mengambil alih dan duduk di kursi CEO.
Untuk membangun perusahaan sebesar ini .Ada juga teman dan sahabat yang membantunya.
Namun tidak dipungkiri suntikan dana segar berasal dari mama Yana sendiri.
ketika mama yana sedang mengandung yana keluarga besarnya mengalami kecelakaan jalan raya yang mengakibatkan seluruh anggota keluarga tewas di tempat.
Ini mengakibatkan mama Yana menjadi yatim piatu dalam sekejap. Setelah itu mama Yana memiliki warisan yang pada akhirnya menjadi donatur perusahaan Ginajar.
Namun begitu mereka adalah pasangan suami istri tidak ada perjanjian hutang piutang di sana.
istrinya itu hanya meminta beberapa persen saham yang di atas namakan putri tercinta mereka haryana ginanjar.
Awalnya keluarga ini hidup dalam keadaan bahagia .Namun siapa sangka ada satu kejadian yang membuat semuanya berubah dalam sekejap.
Karena kejadian itu dia harus kehilangan anak dan istrinya sekaligus dalam waktu satu tahun.
Untung saja dia masih memiliki shiyana yang menjadi penopang hidupnya yang baru. Jika saat itu tidak ada shiyana entah apa yang akan dia lakukan.
itulah kenapa dia sangat memanjakan shiyana dari kecil sampai lah sekarang .
Semua yang diinginkan oleh gadis kecil itu akan segera diwujudkan tanpa perlu memintanya dua kali.
Setiap kali shiyana menangis, hary merasa melihat istrinya yang sedang menangis juga. Sejak itu dia tidak akan pernah membiarkan shiyana menangis lagi walaupun sekejap.
Namun hary sama sekali tidak menduga jika cara pengasuhan ini membuat shiyana menjadi sosok yang angkuh dan arogan. Dia juga jadi egois dan mau menang sendiri.
Namun apa daya nasi sudah pun menjadi bubur.
Sikap yang dimiliki shiyana sekarang adalah penyesalan paling besar yang pernah dirasakan oleh hery ginanjar .Terlebih lagi jika dia sedang sakit.
Jika anda sedang sakit keras,anda tentu saja ingin mendapatkan perhatian dari orang-orang terdekat mu.Namun shi sama sekali tidak memiliki perasaan yang sama sebagai seorang putri.
Apakah dia tidak memikirkan apa jadinya jika ayah tua ini pergi terlebih dahulu.
Baru-baru ini hary belajar tentang ilmu agama. Dia mengetahui ketika manusia meninggal, mereka memerlukan doa dari anak anak dan sedikit amal jariyah agar kehidupan di dalam kubur tidak begitu tersiksa.
Jika dilihat dari sikap shi sekarang apakah mungkin dia akan mendoakan hary jika dia sudah meninggal kelak.
Terlebih lagi anak itu sama sekali tidak pernah sholat ataupun mengenal Al-Qur'an.
jika sudah begini apa gunanya harta yang begini banyak. Mereka tidak mungkin bisa dibawa ke dalam kubur jika pun bisa , itu tidak bisa di pakai untuk menyogok malaikat.
Ketika dia mengalami serangan jantung terakhir kali .Inilah yang dipikirkan oleh hary . Jadi dia akan menyerahkan beberapa untuk membangun mesjid atau membantu kaum duafa.
Bebaskan lahan untuk pembangunan pasantren ,ini akan lebih baik bagi dia di dalam kubur kelak.
Dalam hidup ini kita juga memerlukan kasih sayang, cinta dan perhatian sama seperti harta benda. tapi setelah memberikan segalanya kepada gadis itu dia sama sekali tidak mendapatkan balasan yang sama dengan apa yang telah diberikan.
Bagi shi kasih sayang itu adalah uang dan tas limited edition. Tidak ada uang maka tidak ada sayang dari papa.
"Papa udah nggak sayang lagi sama Shi kan?" pekik shi suatu hari jika dia tidak mendapatkan keinginannya .
Hary tidak akan pernah melupakan hari itu di mana shi menginginkan tas limited edition yang harganya bisa membeli sebuah mobil .
Dia ingin mengajarkan shi bagaimana sulitnya mencari uang
Tas itu juga tidak begitu diperlukan bukan.Ada begitu banyak model tas di kamarnya. Semuanya hanya dia pakai sekali saja .Setelah itu dia tidak akan menggunakannya lagi katanya sudah ketinggalan mode.
Ada juga sepatu yang rak nya saja setinggi dua meter.Belum lagi dengan pakaian yang menurut Hary hanya untuk buang buang uang saja.
Dia coba membujuk Shi agar diaa mau mengerti sedikit saja.
__ADS_1
"Sayang sekarang perusahaan sedang ketat, papa hanya bisa memberikan uang saku untukmu segitu. Papa harap kamu bisa lebih berhemat lagi di masa depan .Tidak mudah untuk menghasilkan uang jaman sekarang" kata Hary
" lihat saja di luar ada begitu banyak gadis-gadis yang tidak bisa membeli betik banyak barang sepertimu sekarang. Para gadis juga bisa pergi mencari pekerjaan sampingan untuk menambah uang saku sendiri. Bagaimana kalau Shi nanti magang di kantor papa yah. Nanti papa tambahkan uang saku nya lagi" bujuk Hary
Namun perkataan itu langsung mengiris hati shi seperti pisau yang tajam. Dia memandang hari dengan tatapan tidak percaya.
" apa yang papa pikirkan? apa papa pikir Shi adalah sebuah beban untuk papa sekarang?jadi.. jadi papa udah nggak sayang lagi sama shi kan? shi ngga minta banyak-banyak pah, satu saja tas kan,satu cuman. Apa itu berlebihan membuat papa?" kata Shi dengan mata berair.
Yang shi minta cuma satu buat tas kecil kan.Tapi itu sangat merepotkan bagi papanya. Padahal papanya ini bisa dibilang pergi ke kantor untuk cetak uang yang tidak akan pernah habis untuk tujuh keturunan.
" katakan saja jika papa pelit kan huwa...apa papa punya anak lain di luar hah?" tanya nya dengan marah.
Tentu saja hary terkejut mendengar pertanyaan ini. Bagaimana shi bisa berpikir demikian . Hanya gara-gara dia menolak untuk membeli nya tas limited edition itu.
"Bukan begitu sayang,kau punya banyak tas di kamar mu jadi untuk apa lagi ini?"kata Hary terkejut.
" Papa ngga ngerti fashion sih. Tas tas itu udah ketinggalan mode pah.Nanti ketika shi pergi keluar, Shi bisa malu sama temen-temenku. Bilang saja papa itu pelit sama Shi. Kalau Shi punya mama kan, dia pasti akan marah sama papa yang pelit , Shi yakin "sambung nya dengan keras.
Saat itu hary tidak tahu jika shiyana mengutuk nya sepanjang hari hanya gara-gara tas limited edition.
Yang dia tahu hidup Yana tanpa mama ini ,sangatlah menyedihkan sekali .Dengan begitu mau tidak mau dia membelikan nya juga di ujung minggu.
Namun siapa sangka jika dalam waktu satu minggu saja .Tas limited edition yang dia beli itu sudah tidak lagi layak di pertonton kan lagi pada teman-temannya.
Ketika Hary menyerahkan tas itu pada shi. Gadis itu hanya mendengus marah padanya seraya berkata "udah telat".
Bila haru mengingat lagi kejadian hari itu .Dia marah pada dirinya sendiri. Kenapa dia begitu lemah dan tunduk begitu saja pada shi.
Seperti yang sudah di kata kan sebelumnya,nasi sudah menjadi bubur. Sebagai seorang papa ,dia juga ikut bertanggung jawab atas perilaku shi yang tidak masuk akal ini.
Uang bukanlah penyelesaian dalam setiap masalah.
Ketika hary terus merenung kilas balik kehidupannya bersama putri satu-satunya itu. Tiba-tiba dia mendapat telepon dari asisten kecil.
Biasanya sang asisten akan menghubunginya malam-malam begini hanya ketika ada sesuatu yang penting.
Jadi dia mengangkatnya dan langsung menyapa nya dengan santai.
"Halo?"
" tolak saja ,kalau perlu tanyakan ada apa. Jika mau uang kirimkan saja dulu ya"kata hary lagi.
hampir dua minggu ini sih mencoba menelpon nya tapi dia berada begitu banyak masalah yang bisa yang menghabiskan begitu banyak waktu dan energinya di kantor
Selain itu shi tidak pernah memiliki masalah yang penting.Dia hanya memiliki masalah kanker , kantong kering.
Uang saku yang dikirimkan nya setiap bulan tidak pernah cukup bagi shi.
Jika dia sudah menelepon seperti ini biasanya.Shi ingin meminta tambahan dana.Anak ini semakin lama semakin membuat pusing kepalanya saja.
Dia sudah begitu banyak beban pikiran. Tapi sekarang shi malah menambahkan beban nya lagi dan lagi.
Kapan dia bisa istirahat.
"tapi katanya ini darurat tuan.
Penting sekali ,dia tidak bisa menunggu lebih lama katanya" ucap sang asisten kecil .
Dia sudah begitu muak dengan urusan anak dan ayah ini. Kenapa dia bisa jadi orang ketiga.
Kenapa juga seorang ayah tidak memiliki nomor HP putri kandung sendiri dan putrinya juga tidak pernah menyimpan nomor ayahnya sendiri.
Ckckck
"Okelah, kirim no nya dulu"kata Hary lagi.
Entah kenapa akhir-akhir ini dia selalu mengingat kekurangan anak itu daripada kelebihannya. Setelah dia pikir lagi tidak ada yang bagus dari sifat-sifat shiyana. Kenapa dia baru menyadarinya sekarang.
Mungkin setelah mengalami kejadian antara hidup dan mati sekali.Allah telah membuka pintu hatinya sehingga dia bisa berpikir dengan jernih.
Yang pasti setelah berpikir panjang hary mendapati dia melakukan hal yang salah dalam mengasuh shi selama ini.
__ADS_1
Tak lama kemudian sang asisten kecil mengirimkan sebuah nomor dan heri segera menyambungkan nya pada nomor itu.
"Halo?"
" Papa,papa kah itu di sana ?"tanya shiyana dengan gugup.
" iya sayang ini papa nak,ada apa kamu.. kamu sehat kan.?"tanya hary yang tidak kalah gugup nya .Dia bisa mendengar kelainan dari suara shi sebentar tadi. Seperti nya memang ada sesuatu yang tidak baik di sana apakah si sedang sakit.
" tidak pah aku tidak dalam kondisi baik-baik saja aku .. hiks..aku sedang dalam musibah" kata Shi putus putus.
Meskipun dia merasa perlakuan papanya ini begitu tidak adil pada dirinya.Namun hanya papa Hary saja tempat dia bergantung harap.
Setidaknya papa ini akan mengerti perasaan hatinya . Yang sekarang sedang tertekan. Ini adalah masalah hidup dan mati dua nyawa.
" ada apa hah,apa yang terjadi dengan mu nak.Katakan sayang, apa kau terluka?" tanya hery yang langsung berdiri dengan khawatir.
Dia mungkin tidak menyukai sifat asli shi ini .Tapi walau bagaimana
pun ,dialah yang sudah membesarkan nya dari kecil hingga lah sebesar ini. Itupun hanya seorang diri tanpa seorang ibu di sampingnya.
Dia belum pernah menjentikkan jarinya pada shi sekali pun. Tapi saat ini , dia mengatakan jika dia sedang dalam menerima musibah.
Bagaimana dia tidak khawatir.
" papa aku .. hiks.. hiks.. hiks.." kata shi di seberang sana .Entah kenapa tiba-tiba dia ragu untuk mengatakan hal sebenarnya. Tapi jika dia tidak bicara dengan Hary, pada siapa lagi dia bisa berbicara. Menceritakan semua keluh kesah yang dia simpan beberapa minggu ini.
" katakan shi jangan terbata bata begitu. Papa jadi khawatir apa kau bertabrakan atau kau jatuh nak? di mana yang sakit?" tanyanya secara beruntun.
" papa..aku.. aku hamil" kata Shi lagi. setelah mengatakan itu shi langsung menangis histeris. Dia tidak dapat menyimpan kesedihannya lebih lama lagi.
" apa kau bilang, kau sedang hamil shi?" tentu saja hary langsung terkejut mendengar berita ini .Dia sama sekali tidak menyangka jika musibah yang dikatakan oleh shi ini adalah musibah ganda.
Gadis yang sudah dia besarkan dari kecil sekarang akan memiliki gadis kecil lainnya.
Jika saja dia sudah menikah dan memiliki seorang suami yang sah
Tentu saja kabar ini adalah kabar yang paling membahagiakan bagi hary ginanjar. Namun masalahnya shi belum menikah sama sekali. Dia bahkan belum pernah cerita jika dia memiliki seorang pacar
" Papa.. aku..aku sedang hamil pah, itu juga sudah tiga bulan" kata Shi yang masih menangis di seberang sana
" oke, biarkan papa tenang dulu oke" hary tidak lantas menjawab ,dia harus menetralkan berdetak jantungnya duluan.Jantung nya tadi langsung bergemuruh . Bunyi jantung ini berdetak dengan kencang .Takutnya nanti dirinya akan terkena serangan jantung. Setelah beberapa saat barulah dia berkata lagi.
"baik katakan siapa ayahnya, katakan shi,nanti papa bisa urus kan ini untukmu kan?"
"Reno aldelis pah,tapi.. tapi dia tidak mengakui nya sama sekali. Dia bahkan mengambil.hasil laboratorium DNA palsu untuk untuk mencari alasan pah. Dia ...dia tidak mengakui nya pah..Hiks..hiks. dia juga menolak untuk menikahi ku.huhuhu kasihan anakku Hiks Hiks.." kata Shi yang menangisi nasib buruk nya.
"Apa katamu, Reno aldelis?dia menolak untuk menikah setelah kau hamil begini?"kata Hary dengan geram.
dia mengantarkan putrinya ini untuk bersekolah jauh-jauh ke sana. Dulu dia sama sekali tidak setuju dengan universitas itu.
di ibukota masih ada beberapa universitas yang terbilang bagus. Namun dia sendiri tidak mengerti atas alasan apa shi memilih universitas di kota kecil.
Atas nama kasih sayang ,dia mengijinkan nya putri itu untuk menimba ilmu di kota kecil.
Namun setelah semua pengorbanan dan semua uangnya dilemparkan beberapa semester ini. Hasilnya sekarang shi sedang hamil dan pria yang menghamilinya itu menolak untuk menikahi nya.
jika tahu ini akhirnya begini, tidak perlu repot untuk mengantarkan shi pergi kuliah.Cari saja pasangan hidup di ibukota.
Tapi ini bukanlah masalahnya. Masalahnya sekarang apa yang harus dilakukan untuk menutupi aib ini.
" dia menolak nya pah ,dia mencari seribu alasan untuk tidak mengakuinya... aku..aku.. takut sekali pah. Bagaimana jika anakku lahir tanpa seorang ayah,pah." di sisi sana Shi menangis dan berbicara dengan memeluk sekotak tisu.
Shi mengambil menghapus air mata dan membuangnya begitu lah berkali-kali. Sehingga tanpa sadar kamarnya sekarang dipenuhi dengan tisu tisu bekas.
" nanti papa kirimkan uang. kembali lah dulu ke ibukota ,oke. Kita akan selesai kan masalahnya di sini!" kata Hary.
Selain itu bukankah keluarga aldelis ada di ibukota. Dia tinggal mencari alamat dan menuju di sana .Namun situasi ini harus diikut sertakan dengan shi sendiri. Jadi shi harus kembali ke ibukota terlebih dahulu.
Setelah beberapa kata akhirnya ayah dan anak ini menutup teleponnya. Sementara itu Hary merasakan sakit yang familiar di dadanya. Segera saja dia mengambil obat yang disimpan di laci.
"Shi..apa yang kau lakukan nak"
__ADS_1
Aduh ..