Pelacur Tapi Perawan

Pelacur Tapi Perawan
Yana galau


__ADS_3

Dokter yang menangani Shi, tidak bisa menemukan seseorang yang bertanggung jawab atas shiyana Ginanjar.


Selain seorang dokter, dirinya juga seorang prajurit.Tidak menemukan keluarga pasien,dia terpaksa melapor kan masalah ini pada atasannya.


"Pasien kekurangan darah juga dan posisi kandungan nya juga menghawatirkan sekali.Sepertinya ini tidak bisa di pertahankan tapi tidak ada yang bertanggung jawab"kata nya.


Ini sebenarnya sangat rumit, nyawa shiyana Ginanjar perlu di pertahankan.Tapi nyawa nya sekarang kritis saat ini.


Sebagai seorang dokter dia pikir, keselamatan pasien harus di utamakan, pilihan nya mungkin akan berpengaruh pada kandungan nya.


Akibatnya mungkin kandungan ini tidak bisa di pertahankan lagi.Tapi jika ini dilakukan,pada akhirnya pasien akan menuntut karena melakukan tindakan tanpa bertanya.


Tapi pada siapa harus bertanya sementara orang yang bertanggung jawab tidak di temukan.


Mereka yang ada di ruang rapat juga tidak habis pikir.


Siapa kan pasien ini sekarang.Dia bukan shiyana Ginanjar tapi Viktoria shain.


jika identitasnya adalah shiyana Ginanjar mereka bisa menemukan hary Ginanjar untuk menandatangani berkas .


lagi pula hari Ginanjar masih berada di rumah sakit militer ini dengan begitu mereka tidak kesulitan untuk mencarinya dan meminta tanda tangan.


Namun gadis ini masuk dengan identitas lain.


Dia menjadi tersangka sekaligus saksi dengan identitas Victoria sains. Jika hary Ginanjar diminta untuk menandatangani berkas ini tidak akan valid.


Peluru sudah berhasil dikeluarkan dan pendarahan juga sudah berhenti.


Tapi Victor sempat mendorongnya dan dia mengalami kondisi yang mengkhawatirkan karena itu.


Bayi ini harus dikeluarkan tepat waktu. Jika tidak kondisi shi juga akan mengalami penurunan.


Tapi setelah diselidiki lagi shi juga memiliki masalah pada rahimnya. Sehingga bayi ini bisa dikatakan bayi pertama dan terakhir untuknya.


Jadi seseorang harus bertanggung jawab untuk itu.


Pilihannya sangat berat menyelamatkan bayi namun kondisi shi tidak akan pulih dalam waktu dekat. Bahkan ada kemungkinan dirinya juga tidak akan selamat.


Jika bayi tidak diselamatkan pasien mungkin mengalami stres berat karena tidak bisa menjadi seorang ibu sejati. Ini juga akan mempengaruhi penyelidikan.


" baik lah, saya kira kesehatan pasien perlu didahulukan demi misi. saya sendiri yang akan bertanggung jawab kata "mayor Fadly.


semua orang menatap mayor Fadli dia adalah salah satu dokter yang menangani pasien tentu saja mengerti bagaimana pentingnya misi ini negara sudah mencari bukti-bukti penting namun selalu bertemu jalan buntu sekarang saksi yang akan membawa mereka ke cahaya sedang mengalami kritis walau bagaimanapun misi ini harus dikedepankan untuk itu dirinya sendiri akan bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada pasien di kemudian hari.


Mendengar kata-kata dokter mayor Fadli ini .Semua orang menjadi lega lagi. Meskipun ini adalah kentang panas namun semuanya juga berharap kasus yang tertutup beberapa tahun yang lalu .Akan segera terungkap dengan keberadaan Victoria sains.


Segera saja berkas di tandatangani dan operasi dilanjutkan.


Dalam operasi ini bayi yang dikandung shi terpaksa di ambil atau di aborsi.Untuk penyelamatan pasien, rahim shi juga diangkat dan dibersihkan.


Operasi ini sebenarnya membuat shi tidak lagi mengalami penyakit serius seperti yang diprediksi sebelumnya.


Bisa dikatakan ini adalah berkah tersembunyi untuk shi.


Untuk mengerjakan operasi ini mereka butuh waktu 1 jam lebih.


Bayi yang diaborsi sudah memiliki jenis kelamin hanya saja kondisinya membiru dan jantungnya sudah berhenti berdetak.


Karena masih berusia 20 minggu,


dia tidak bisa diselamatkan.


Sangat disayangkan sekali namun mungkin ini sudah ditakdirkan.


Pada proses operasi ini sebenarnya Yana yang berada di lorong lain sebenarnya sudah sadar.


Pertama kali Yana membuka mata dia melihat bagaimana Liliana dan Hary bersama-sama menunggunya sadar.


Hary Ginanjar duduk di sisi kiri sementara Liliana duduk di sisi kanan.


Liliana menyadari jika putrinya sudah bangun dan dia langsung berkata dengan semangat"Sayang, syukur lah kau sadar"


Sementara itu hary buru-buru menekan tombol untuk memanggil dokter.


Yana menekan perasaan haru. Sangat lega melihat hary masih hidup.apa yang ia lakukan kemarin hanyalah gerak refleks. Yana sama sekali tidak menyadari apa yang dia lakukan.


Saat sadar ialah sudah merasa kesakitan.Pada saat itulah Yana merasakan tidak ada kebencian yang begitu besar pada hary Ginanjar sebenarnya.


Bukan tidak ada kebencian tapi dia tidak sanggup membenci hary.


Melihat hary masih hidup hatinya melonjak senang dan ini tidak bisa dibuat-buat.


Kemana kah perasaan dan keinginan besar untuk melihat hary mati di depan matanya sendiri itu pergi.


Ini aneh.

__ADS_1


Yana sangat ingin hary mati namun di saat yang sama hatinya juga menginginkan hary berumur panjang.


Hary tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Yana.Tapi dia mengambil tangan Yana dan menciumnya seperti masa lalu.


Yana merasakan kasih sayang yang sangat besar melalui ciuman ini.Perasaan yang membuncah di dalam hatinya tiba-tiba meledak dan menyembur menjadi air mata yang tidak bisa dihentikan.


Meskipun Yana menangis tersedu-sedu namun tidak ada kata yang keluar dari bibirnya.


"Sayang maafkan papa nak"kata Hary terburu buru.


Liliana sedikit ketakutan melihat Yana menangis. Dia langsung memeluk memeluk Yana tapi mendorong hary di saat yang sama.


"Hary pergi lah, Yana perlu istirahat"kata liliana.


"Mama" panggil Yana lirih.


"Jangan takut sayang Mama tidak akan biarkan b***ngan ini mendekat" mata lili memelototi Hary dengan ganas.


Hary langsung kempes melihatnya.


"Yana papa tau papa salah, papa pergi ya"Kata Hary.


Heri tentu mengerti kenapa ibu dan anak ini menolak kehadirannya dia adalah penyebab kehancuran keluarga bahkan kehancuran putrinya sendiri.


dengan lesu hari bangkit dari kursinya dan berniat untuk pergi namun Siapa tahu tangan yang digenggam oleh tangan yang sejak tadi menggenggam Yana tiba-tiba mengeras.


Yana yang masih menangis dan berbaring dalam pelukan mamanya. Sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan itu.Dia malah menggenggam lebih erat lagi dari sebelumnya.Yana sebenarnya tidak ingin Hary pergi.


Entah bagaimana Hary menjadi hangat dan dia merasa lebih tidak layak lagi berada di sini.


Sekarang hari serba salah. Dia ingin pergi namun ia tidak membenarkan.


Jika tetap disini hatinya juga tidak tahan dan Liliana akan semakin marah.


hari menekan semua perasaan yang ada di hatinya saat ini dia juga menolak untuk melepaskan keluarga kecilnya yang bahagia.


Tiba-tiba Hary berinisiatif untuk memeluk Yana yang saat ini masih di dalam pelukan mantan istri.


Merasa jika Yana tidak menolak dipeluk olehnya .Hary makin berani saja, dia mencium lembut rambut Yana dan ikut menangis seperti anak kecil.


Sekarang hary menyadari perasaan inilah yang hilang dari dalam lubuk hatinya.


Bersama shi dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini. Perasaan hangat seperti saat anda menatap ribuan pohon yang sedang berbunga.


Namun di saat yang sama . Hary juga ingin menangis karena tidak kuasa menahan kegembiraan yang penuh dari dalam.


Liliana yang masih memeluk putrinya tiba-tiba merasa hal yang mirip dengan hary. Dia juga tidak kuasa menangis tersedu-sedu.


penampakan seperti inilah yang dilihat oleh para dokter yang masuk ke ruangan ini. Bagaimana tiga orang dewasa menangis sambil berpelukan.


Semua heran melihatnya, mereka tidak mengetahui kisah dibalik ini. Namun pasien tetaplah pasien.


"permisi saya ingin melihat pasien dulu" Kata dokter itu.Bersama dokter ada juga dua orang perawat membawa beberapa alat juga sebuah buku untuk dokumentasi.


Hary dan Liliana mendengar panggilan itu.Mereka berdua tiba-tiba merasa malu . Keduanya melepaskan diri dan mengusap air mata di wajah mereka diam-diam.


"Si.. silakan dokter" kata hary Ginanjar malu-malu.


Dokter segera melakukan tugasnya memeriksa Yana secara umum.beberapa saat kemudian dia mengatakan jika kondisi anak sekarang sudah stabil.


Tapi ada baiknya tetap di rumah sakit paling tidak dua hari ke depan. Ini untuk menstabilkan kondisi kehamilannya yang lagi-lagi mengalami resiko keguguran.


Yana tidak bicara, sekarang ada Hary dan liliana.Dia hanya perlu duduk cantik.


Liliana setuju tapi dia tetap ingin Yana mengikuti nya ke Amsterdam.


Di sana Yana bisa berobat sambil liburan.


Yana juga tidak menolak ide ini,dia akan jadi anak yang patuh di depan Liliana.


Lili juga puas, Yana tidak menolak.Jadi dia menatap Yana dan berkata "Mama tidak puas dengan suamimu itu dia masih satu tipe dengan papamu"


Hary yang mendengar kata-kata itu tersinggung namun dia juga mengakuinya. Oleh sebab itu dia hanya bisa berdiam diri tanpa bisa berbicara.


Liliana menjelaskan Bagaimana kronologi dirinya pergi ke rumah keluarga aldelis dan bertengkar di sana dia juga menceritakan dari sudut pandangnya sendiri.


Liliana juga tidak menyembunyikan kenyataan Bagaimana Jonathan sendiri mencurigai kandungan Yana bukanlah miliknya.


Yana mendengar kata-kata mamanya itu. Mau tidak mau merasa hatinya pedih . Pria yang dipikirnya bisa menjadi sandaran dan tameng bagi kebencian banyak orang .Rupanya hanyalah bayangan saja.


Jonathan hanya bisa berbicara tapi tidak bisa melakukan.


"Mama bukan menghasutmu tapi mama sudah membicarakan masalah ini pada Jonathan sendiri pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan"


Liliana ingin melihat apa reaksi Yana ketika dia mengatakan ini namun reaksi yang dia harapkan tidak terlihat Yana Tidak membenci tapi juga tidak menyetujuinya.

__ADS_1


"mungkin katakanlah Jonathan yang bisa merubah arah namun sekarang mamanya sangat membencimu dalam hal ini rumah tanggamu tidak akan pernah aman sama sekali"


"mama aku juga sempat berpikir untuk menghakiri hubungan ini namun Sekarang aku sedang hamil Apakah aku harus melahirkan tanpa suami " kata Yana pelan.


Liliana menyadari apa yang paling ditakutkan oleh Yana saat ini jadi dia berkata lagi seraya memeluk Yana erat-erat.


"Suami yang tidak bisa memberikan rasa aman dan nyaman untuk istri dan anaknya. Itu bukanlah suami yang baik. Seorang anak juga tidak memerlukan ayah seperti itu. Papamu adalah contoh terbaik"


kata liliana serius.


Liliana tidak peduli Apakah Heri tersinggung atau tidak Tapi ini adalah kenyataannya.


"yang paling menyedihkan adalah minat Jonathan padamu bukanlah cinta tapi adalah hasrat dan nafsu. Apakah kau masih ingin hidup bersama pria seperti itu. Sampai kapan Yana ku bisa menahan nafsu Jonathan.Suatu hari dia mungkin bertemu seorang wanita yang bisa membangkitkan nafsunya. Pada saat itu dia juga enggan melepaskannya. Apa kabarmu ketika itu terjadi?" tanya Liliana jujur.


Seorang pria yang hanya berpikir menurut tubuh bagian bawahnya. Pria seperti itu tidak layak disebut.


Seburuk-buruknya hary ,dia sama sekali tidak berpaling hati pada Liliana meskipun sudah 18 tahun berlalu.


Tapi Jonathan tidak bisa diprediksi.


Saat ini orang yang benar-benar memiliki hatinya belum ditemukan.


Yana bukanlah pemilik hati itu dia hanya menguasai bagian bawah Jonathan saja.Tapi ketika Jonathan bertemu pemilik hati sebenarnya kemungkinan besar Yana akan tersingkir dengan mudah.


Jika saat itu terjadi sudah terlambat untuk Yana mundur dan menyesalinya.


Jika ingin mundur inilah waktunya.


Hary mendengar jelas apa yang dikatakan oleh Liliana. Begitu juga dengan Yana sendiri.


Dalam hati Hary jelas bersukacita. Paling tidak di dalam hati Liliana. Dirinya masih orang yang setia dalam cinta dan pernikahan mereka berdua.


Di sisi Jonathan pula ini belum jelas. Apakah Yana memiliki tempat di hati Jonathan atau tidak.


Awalnya Hary tidak berpikir begitu tapi setelah mendengar argumen dari mantan istri dia juga menyadari letak kesalahannya.


Jonathan sama sekali tidak pernah mencintai Yana, putri mereka.


Alasan Jonathan ketika menikahi Yana hanya karena Yana bisa membangkitkan naluri kelelakiannya saat itu.


Selain itu tidak ada lagi.


Liliana sebagai seorang ibu selalu memikirkan yang terbaik untuk putrinya. Yana juga menyadari hal itu namun dia memerlukan sedikit waktu untuk berpikir lagi.


Yana masih memiliki harapan terakhir pada sosok Jonathan. Walau bagaimanapun Jonathan adalah seorang pria satu-satunya yang bisa membuka pintu hatinya yang tertutup rapat.


Harus diakui Yana mencintai Jonathan.


Meskipun sakit Yana harus mengakui cintanya bertepuk sebelah tangan.


Tapi tidak bisakah Yana beranggapan jika Jonathan belum benar-benar menyadari arti cinta sesungguhnya.


"sebuah pernikahan tidak hanya didasari oleh cinta cinta itu juga akan basi suatu hari nanti"kata liliana lagi.


Dia jelas tidak ingin Yana berubah pikiran. Perceraian harus di lakukan.


"pikirkan saja papa dan Mama. Kami sejak awal menikah karena saling mencintai tapi lihat apa yang terjadi akhirnya. ini karena tidak ada sikap saling percaya kan. Andai saat ini papamu mempercayai mama mungkin kejadian ini tidak akan pernah terjadi ,benarkan Hary?" kata liliana pedas.


"ya ini kesalahan papa, pada saat itu papa sebenarnya percaya dengan yang dikatakan oleh mamamu. Namun papa juga memiliki tingkat kepercayaan lebih pada Viktor.setelah dipikir lagi papa memilih untuk mempercayai Victor dan mempertaruhkan segalanya. Tapi inilah yang terjadi" kata Hary membenarkan.


Bukan tidak boleh mempercayai sahabat atau keluarga sendiri. Namun jika hal-hal buruk terjadi ,istri juga harus bertanggung jawab atas keputusan yang diambil bersama.


Seandainya kejadian ini masih terjadi tapi atas keputusan bersama. Mungkin pernikahan ini tidak akan berakhir.


Hary dan Liliana mungkin masih tetap pada lingkup pernikahan seraya mencari di mana Yana berada.


Namun saat itu ,hary hanya membuat keputusannya sendiri tanpa berniat memberitahukan pada Liliana. Inilah yang membuat Liliana marah dan akhirnya perceraian pun terjadi.


jadi belajar belajarlah dari pengalaman ini walau bagaimanapun seorang suami tidak bisa memutuskan sebuah masalah tanpa berbicara terlebih dahulu dengan istrinya.


Sebuah keputusan harus diambil atas persetujuan kedua belah pihak. Ini juga harus didasari oleh saling percaya dan toleransi.


Hary tidak memiliki kepercayaan mutlak pada istrinya begitu juga yang terjadi pada Jonathan.


Yang lebih mengejutkan Liliana bercerita pada Yana. Ketika Jonathan menolak memberikan donor darah.


Padahal tidak ada yang bertanya apakah Jonathan ingin mendonorkan darahnya. Namun Jonathan buru-buru menolak sebelumnya.


Dia sama sekali tidak berpikir bagaimana nasib Yana jika tidak menemukan darah yang cocok lebih cepat.


Padahal kondisi Yana saat itu kritis dan sangat memerlukan darah.Hal pertama yang dipikirkan oleh Jonathan adalah keselamatannya sendiri. Dia mengabaikan keselamatan Yana yang jelas-jelas sudah berdiri di depan pintu maut.


Yana tercekat.


Inikah suami yang dia harapkan.

__ADS_1


__ADS_2