
Ruang jenazah cukup besar tapi hanya satu keluarga yang bisa masuk setiap kali nya.
Hary hanya sendirian dalam hal ini.Di sini ada beberapa petugas yang berjaga jaga.
"Tuan Hary Ginajar, menurut catatan kami anda tidak pernah melupakan kehilangan putri anda. jadi bisa tolong jelaskan situasinya?" kata sang petugas yang tidak di ketahui namanya.
Hary sedikit gugup jadi dia tidak segera menjawab.Melainkan duduk untuk menenangkan pikirannya.
Petugas sangat perhatian dia membiarkan Hary tenang dulu.
setelah tenang akhirnya hary jujur kepada petugas itu.Dia mengatakan jika dia ingin membantu sahabatnya tapi tidak menyangka kejadian ini akan berlarut-larut sampai sekarang.
Mendengar ada kisah seperti itu. Petugas polisi mau tidak mau menahan rasa jijik di hatinya.Apakah ada ayah seperti ini di dunia...
Tapi dia cukup profesional dalam hal pekerjaan jadi dia tidak menampakkan wajah jijik itu.
" saya tidak pikir putri saya ada di sini hanya ingin memastikan untuk amannya saja"kata Hary lagi
"oke silahkan konfirmasi terlebih dahulu" kata petugas.
halo pertama yang dilihat hari adalah tumpukan pakaian anak-anak yang dikatakan milik dari anak anak yang sudah menjadi abu.
Beberapa potong pakaian sudah di sisih kan di pinggir. Ini sudah dikonfirmasi oleh beberapa keluarga tadi.
Hary perlu waktu sepuluh menit sebelum dia mengkonfirmasi tidak ada barang Yana di sana.
Kali ini mereka beralih pada mayat yang masih terbujur di atas meja jenazah.
Penampakan mayat itu sangat mengerikan sekali ada luka bakar yang cukup jelas terlihat.
Tapi Hary cukup kenal dengan bentuk tubuh Yana,tinggi nya dan gaya rambut nya
"Ini bukan dia" kata Hary lega.
"Oke berikut nya" kata petugas .
Kain yang menutup mayat di tarik dan Hary langsung lemas.
Pakaian itu
Sepotong daging sudah hilang dari wajah mayat tersebut tapi hary cukup kenal dengan gaya rambut dan pakaian yang ada masih melekat pada mayat bocah perempuan itu.
Dia sendiri lah yang menata rambut nya dan mengganti pakaian itu pada hari dia mengantar kan Yana ke rumah Viktor.
Ini adalah bayi perempuan nya.
Bayi cantik yang sudah menghiasi hari hari nya sejak dia lahir kedunia ini.Sekarang dia terbujur kaku dengan wajah yang tidak lagi lengkap.
Kaki nya terpotong oleh penculik.Menurut dari kesaksian anak anak yang menjadi korban, mereka pernah di beri makan dengan daging manusia.
Mayat ini di identifikasi sebagai pemilik daging tersebut.
Hary tidak menduga apa yang dia lakukan akan berbuah tragis untuk yana kecil.Dia tidak meminta ini.
Yana pasti merasa kesakitan yang tidak bisa di tahan kala itu terjadi.
Para pencuri itu sungguh biadab dan berhati kotor karena tega melakukan hal ini. tapi dia adalah pembunuh sebenarnya dari putrinya sendiri.
Jika saja dia mendengar kan kata kata liliana,ini tidak akan terjadi.Putrinya yang cantik pasti masih hidup sampai sekarang.
"Tidak...ini tidak mungkin anak ku , tidak mungkin"Kata Hary lagi dengan pelan.
Melihat dari reaksi hary ginanjar bertugas langsung mencatat kejadian pada buku.
" apa ini putri mu?"tanya nya.
Hary ginanjar tidak bisa berkata-kata . Hary menangis dan menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi.
Dia hanya bisa mengangguk kecil dan tiba-tiba mengalami serangan jantung pertamanya di kamar mayat.
Rasa sakit menusuk nya dari dalam.
Keringat dingin segera membuat pakaian nya basah.Hary merasa sesak dan pandangan nya nanar seketika.
Melihat ada tugas sesuatu yang tidak beres pada hary ginanjar. Sang petugas segera memanggil dokter yang memang sudah dipersiapkan untuk berjaga-jaga.
"periksa dia" kata petugas itu .
__ADS_1
Dokter segera menanganinya dan berkata.
"Dia mengalami serangan jantung tahap awal,bawa dia ke rumah sakit untuk di tangani lebih lanjut"Kata dokter militer.
Dengan arahan dokter ,Hary segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan dia menerima perawatan khusus pada hari itu.
Ini masih di rumah sakit yang sama di mana sang Istri dan Jhonatan kecil di rawat.Tanpa sadar ada tiga nyawa yang saling terkait di rawat di rumah sakit yang sama.
Dengan ini kematian Hariyana ginanjar sudah dikonfirmasi dan surat kematian juga dilepaskan dua hari kemudian.
Hary yang sudah lebih baik segera mengurus jenazah Yana untuk di makam kan dengan layak.Tidak banyak tamu yang datang karena hary juga tidak mengumumkan nya.
Siapa yang bisa menelan kesedihan atas kematian putri stau satunya itupun dalam kondisi yang mengenaskan.
Ada begitu banyak hal yang tidak bisa dihindari sejak kejadian itu.
Salah satunya liliana yang pingsan lagi pada hari pemakaman.Dia segera diagnosis oleh dokter sebagai gejala awal kanker otak.
Liliana paling terpukul dengan ini.
Dia melihat yana di kubur hari itu .
Tapi bagi liliana itu adalah kuburan pernikahan dia dan Hary.
Liliana tau kondisi tubuh nya sendiri ,dia kemungkinan besar akan mati kapan saja .Tapi liliana tidak sudi mati dengan menyandang status istri dari Hary Ginanjar.
Awalnya liliana pikir Hary akan menyesali perbuatannya. Tapi siapa sangka ,Hary hanya mengatakan jika ini adalah takdir yang dibuat allah untuk Yana.
"Aku sedih tapi harus ikhlas.Dengan ikhlas putri ku akan tenang di sisi yang maha kuasa.Mari kita dirikan rumah amal untuk nya , pahalanya akan mengalir pada dia di sana. saat ini Yana kita hanya memerlukan doa dari kita bukan lagi harta benda"kata Hary.
Liliana lagi lagi marah tapi dia menahan.Tapi itu juga benar .
" oke kalau begitu kata kamu. Aku ingin kamu membawa sinar keluar dari sini. Ini adalah rumahku bukan rumah victor. Paling tidak aku masih berhak pada rumah ini bukan, meski kita akan bercerai nanti?"kata liliana.
Hary tersentak mendengar ultimatum dari Liliana .
Tidak bisa, Sinar harus tetap di bawah sayap nya agar dia lebih selamat.Sinar adalah cahaya kehidupan Viktor sahabat nya.Jika bukan dia siapa lagi yang akan membela nya.
Anak itu sangat menyedihkan sekali.
"Mengusir Sinar? apa salah anak itu padamu lili ,dia masih begitu kecil dan sekarang dia yatim piatu .Siapa lagi yang bisa melindunginya selain aku. Lagipula aku sudah berjanji pada almarhum victor untuk mengurus putrinya seperti putriku sendiri. aku tidak bisa menolak janji itu"
Liliana tercengang melihat ini.Di masih memikirkan Viktor setelah ini semua, gila.
" Hary Ginajar akan melindungi sinar sementara kau tidak bisa melindungi putri mu sendiri .Hahaha hebat hary,hebat sekali kau Rupanya aku sudah menikah dengan seorang monster yang tidak punya hati nurani "kata liliana sembari bertepuk tangan dengan kencang.
Dia tertawa tapi siapa pun bisa melihat air mata nya yang jatuh itu.Hary tiba tiba tidak enak hati.Apa sangkut pautnya kematian Yana dengan sinar.
Ini beda kasus kan.Jadi Hary berkata.
"Lili jangan salah kan sinar, umur Yana memang sudah sampai di sini. Bukankah hidup dan mati itu semuanya terletak di tangan allah subhanahu wa ta'ala?"
" jangan sok jadi ustad hary ginanjar, jika kau tidak mau menceraikan aku. Maka akulah yang mencerai kan mu. Tunggu saja di rumah bersama putri barumu itu. Jika aku mati jangan pernah kau datang ke kuburan ku sekalipun"Ancam Liliana bersungguh sungguh.
Tidak ada lagi rasa hormat dalam setiap kata-katanya untuk hary ginanjar yang sebentar lagi hanya akan menjadi mantan. Hary sungguh tidak layak dihormati.
"Nyebut sayang nyebut, allah paling tidak menyukai perceraian jadi...
plak...
" allah juga tidak suka seorang istri yang menampar suaminya seperti ini. Tapi aku melakukannya, apa katamu, bajingan!" pekik Liliana.
Hary terdiam, wajah nya menghitam lagi.Inikah wajah asli dari istri yang sudah dia nikahi.
ada sinar di bawah tangga.Dia hanya melihat pertengkaran itu dengan rasa nyaman.
Dia sangat suka tinggal di sini.Gadis kecil itu sudah mati sekarang dia adalah penguasa di rumah ini.
Tapi Hary tidak tau apa yang gadis kecil itu pikir kan.Baginya senyum Sinar adalah senyum penuh kepahitan.
Dia tidak di sukai di rumah ini jadi kemana dia akan pergi. Ibu tidak tau di mana rimbanya,ayah baru meninggal dunia karena bunuh diri.
Lagipula dia sudah berjanji pada Viktor untuk menjaga Sinar.Sinar adalah benih Viktor yang terakhir.
Tanda jika dia pernah bada di dunia fana ini.
Bukankah janji di buat untuk di tepati.
__ADS_1
Tapi di sisi lain ada liliana yang sedang sakit keras yang membutuhkan perhatian dari nya.
Liliana adalah sosok yang mendampingi nya saat dia jatuh bangkrut.Dia cukup tangguh dan ulet dalam kehidupan yang sulit.
Lagipula penyakit kanker otaknya baru gejala awal.Peluang untuk hidup juga cukup besar.
Liliana cukup dewasa dan dia pasti bisa melawan penyakitnya.Dia marah tapi Hary adalah cinta mati Liliana .Akan mudah meraih Liliana lagi setelah beberapa waktu.
Siapa yang akan di pilih .
Memikirkan hal seperti ini, akhirnya Hary Ginanjar membuat keputusan nya sendiri.Seperti kata Viktor , semua akan baik baik saja.
"Aku tidak bisa melepaskan Sinar,
jika kau ingin pergi maka pergilah secara baik-baik" kata Hary.
Liliana tergagap sebentar.Dia ingin bercerai tapi dia pikir Hary akan melakukan segalanya untuk menghentikan dia.Rupanya liliana terlalu memandang tinggi dirinya sendiri.
Dulu dia tidak lebih berharga daripada Viktor dan sekarang anak Viktor masih lebih berharga daripada anak nya sendiri.
Dia benar benar buta.
Liliana mulai membenci Hary, membenci tubuh yang pernah dia sajikan untuk Hary.Membenci dirinya yang pernah jatuh cinta pada Hary.
Tidak ada yang lebih di benci.liliana selain dari pada dirinya sendiri.
Di sisi Hary pula,dia hanya berpikir tentang logika.Meskipun hary rela melepaskan sinar. Tapi liliana tidak akan pernah ingin kembali lagi ke sisinya. Sebab itu lah Hary lebih memilih sinar daripada liliana.
Seorang wanita yang sudah mendampinginya beberapa tahun kebelakang.Meski pun dia sedang sakit.
Keduanya tidak mau mundur sedikit pun juga pada hari ini.Mereka berdebat lagi tentang banyak hal.
Tidak ada yang tahu kejadian hari ini. Yang jelas mereka berdua bercerai secara baik-baik dan lilian mengambil hak 10% saham ginanjar. Selain itu dia juga berhak atas beberapa harta bergerak dan semua tabungan keluarga yang mereka kumpulkan selama bertahun-tahun.
Bagi hary , liliana pantas mendapatkan semua hal itu .Karena dia juga memerlukan uang yang tidak sedikit untuk merawat penyakitnya di luar negeri.
Mereka berdua sama-sama terluka atas kehilangan putri tercinta. Tapi roda waktu tidak bisa diulang kembali dan penyelesaian penyesalan tetaplah menjadi penyesalan.
Sebulan kemudian liliana berangkat ke luar negeri dengan alasan berobat.Liliana bertekad untuk tidak akan pernah kembali lagi ke negara yang pernah memberikan dia sebuah luka.
Bahkan dia rela mati di negeri orang demi ini.Hidup atau mati , liliana tidak akan pernah kembali.
Tapi Hary masih menunggu nya dengan sabar.Dia pikir liliana akan kembali setelah kemarahannya mereda.
Hary tetap mengirim pesan.Atau sekedar mengucapkan selamat pagi atau selamat malam.
Sesekali dia akan mengirim kan sebuket bunga favorit Liliana.Hary tidak tersinggung jika ternyata bunga tersebut di jual lagi oleh liliana yang sudah mulai tinggal di rumah sakit di LA.
Hary tidak menyerah,dia justru sedikit berharap karena no nya tidak di blokir oleh lili.Bukan kah ini di katakan jika ada sedikit harapan lagi untuk nya.
Dia tidak tahu , liliana tidak memblokirnya hanya untuk kesenangan pikiran saja.Liliana suka dengan kata-kata Hary yang penuh penyesalan ini.
Ini adalah kesenangan pertama nya setelah perceraian itu.Jika bisa dia akan terus mempertahankan nya.
Cinta.. hehehe
Liliana justru sudah melupakan Hary.Dia tidak sudi melihat Hary, apalagi untuk kembali bersama lagi.
Bagi liliana melihat Hary dia kan selalu ingat bagaimana tragis nya kematian Yana saat itu.Sebagai seorang ibu dia hampir saja tidak melihat tubuh kecil nya di kubur.
Dia akan membenci Hary sampai mati.
Dua bulan kemudian , Hary yang sudah tidak memiliki alasan untuk kembali merajut cinta dengan liliana memutus hal yang paling ekstrim.
Pada bulan ke enam putri Yana "meninggal "Dia segera mengumumkan jika Istri nya juga meninggal .Di sini dia menekan jika dirinya hanya memiliki satu putri saja yaitu shiyana Ginajar.
Pernyataan ini di siarkan melalui media massa.Semua orang tau jika Hary Ginanjar memang memiliki seorang putri di rumah.Tapi putri ini tidak pernah terlihat di dunia maya
Ketika Hary menyiarkan berita ini, semua orang percaya jika Shi adalah putri nya yang asli.
Dia tidak tau jika Yana kecil masih hidup ,dia pingsan segera setelah melihat berita di televisi.
Pada hari itu jugalah, Yana mulai menanam dendam nya pada ayah kandung nya sendiri.
Dia membesar dendam ini dengan air mata dan derita yang menjadi pupuk nya.
(masih ada kisah lain di balik ini,ayo tebak)
__ADS_1