
Sepulang dari rumah sahabatnya, Malik pun menceritakan kembali semua yang sudah di sampaikan padanya.
Emma sedikit terkejut mendengar penuturan suaminya, ia sangat penasaran siapa yang iri dan ingin menghancurkan usaha atau bisnis suaminya itu.
"Kira - kira siapa orangnya, Pah... ? Perasaan Papah tak pernah punya musuh. Kenapa ada orang yang berniat jahat sama Papah.?"
"Tidak bisa di kira - kira Mah, siapa orang itu. Papah juga nggak ngerti.!"
"Gimana keadaan Natasha...Mah?"
Tanya Malik.
"Masih seperti kemarin, belum ada perubahan Pah.. Seriusan tidak perlu kita bawa kerumah sakit. ? Mamah khawatir sekali sama Natasha koq belum siuman juga."
"Abdul bilang tidak perlu, nanti Natasha akan sadar dengan sendirinya. Percuma kita bawa kerumah sakit, ini berhubungan dengan alam ghoib bukan medis.!"
"Iya, Pah.. Tapi, Mamah khawatir. 2 hari lagi kan Papah harus berangkat ke Indonesia."
"Papah ngerti perasaan Mamah, sudah jangan terlalu di cemaskan. Kamu yang tenang Mah.. Lagian pula kalau masalah bisnis di Indo, itu masih bisa di handle sama Zeno dan Elena juga staf - staf Papah disana. Papah tidak akan berangkat sebelum Natasha siuman.!"
"Iya, Pah.. "
Emma tidak bisa berbuat banyak, bagaimana juga ia harus tetap sabar dan tenang dalam menghadapi persoalan yang sedang ia hadapi saat itu.
Setiap waktu ia tidak lepas berdoa agar putri tercintanya segera tersadar...
***
( MENDAPAT KEKUATAN SUPRANATURAL )
Tanda lahir berbentuk segitiga piramida itu ternyata memiliki pasangan yang dimana ada sebuah mantra kuno didalam ukiran tanda lahir tersebut.
Mantra ini menjadi kunci terciptanya sebuah kekuatan atau keajaiban yang bisa membuat seseorang memiliki power supranatural.
Tanda lahir pasangan itu berada dipunggung kiri Putri Ayu Kencana, dia adalah putri dari Ratu Mayang Kencana.
Natasha menjadi manusia terpilih dan bisa terhubung dengan kerajaan ghoib melalui tanda lahir tersebut.
Ratu Mayang Kencana telah merawat selama 3 bulan pada masa 15 tahun silam karena ia melihat tanda lahir yang unik pada Natasha.
Dan tentu saja ini bukan tanpa alasan, karena putrinya memiliki tanda yang sama.
Sebab itulah sang ratu penguasa tersebut menyukai Natasha dan menyelamatkan dari bahaya makhluk ghoib lainnya saat terseret gulungan ombak 15 tahun yang lalu.
Lalu, selama 3 bulan itu Natasha bukan hanya dirawat tapi sang ratu berusaha menyatukan kunci mantra dari kedua tanda lahir tersebut.
Putri Ayu Kencana dan Natasha di satukan batin dan sukmanya sampai kunci kekuatan itu terbuka selama 90 hari lamanya.
Setelah itu Natasha pun dikembalikan dalam keadaan masih dalam hilang ingatan...
"Natasha, sekarang kau sudah dewasa dan aku akan memberikan kekuatan itu padamu. Kamu juga bisa meminta bantuan pada kami jika suatu saat nanti kau sedang ada masalah atau ada sesuatu yang menganggu hidupmu.
Mantra ini akan aku berikan padamu dan kau cukup membaca mantra tersebut, maka akan terpancar keajaiban dari tubuhmu melalui lambang tanda lahir yang ada di punggungmu itu, Natasha.
__ADS_1
Aku berterimakasih karena dengan adanya dirimu, kekuatan putriku akhirnya kini bisa diaktifkan.
Karena kalian memiliki tanda yang sama dan sambungan mantra yang bila di satukan akan menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang tidak ada seorang pun mampu menghalau dan mengambil kekuatan tersebut. Maka dari itulah aku mengundangmu kesini agar kau bisa memanfaatkan kekuatan itu.
Perlu kamu tahu, kau terlahir secara kembar dan saudaramu membutuhkan dirimu saat ini Natasha. Dia pun memiliki kekuatan, namun dia tidak tahu untuk menggunakannya.
Pada masa nanti kekuatan itu akan bangkit dan keluar darinya.
Sebenarnya masih banyak yang ingin aku jelaskan padamu, Natasha.
Tapi, sebaiknya kau pulang dulu. Sekarang ini keluargamu sangat mengkhawatirkan dirimu.
Aku akan kembalikan sukma mu secepatnya, dan kau tutup matamu aku akan mengantar sukmamu menuju ragamu."
Natasha saat itu hanya mendengarkan dan mengikuti semua perintah dari Ratu Mayang Kencana, tanpa bicara kemudian Natasha pun memejamkan matanya.
Dalam waktu yang singkat, sukma Natasha sudah kembali kedalam tubuh raganya...
***
( KEMBALINYA SUKMA NATASHA )
" Pah.. Papah... !"
Teriak Emma memanggil suaminya.
Dia sangat senang sekali melihat Natasha saat itu sudah membuka matanya.
Ucap Emma sambil memeluk erat tubuh Natasha yang baru tersadar itu.
"Aku baik, Mom... !"
Jawab Natasha yang sedikit masih tertegun kebingungan.
Malik Muneer yang mendengar teriakan sang istri segera menghambur ke kamar Natasha.
"Akhirnya kamu sadar juga sayang..."
Malik merangkul putri kesayangannya dengan erat kemudian menciumi kening Natasha.
Perasan mereka sangat lega melihat putri mereka kini sudah siuman.
"Mom and Daddy kenapa, sich ... Tasha baik - baik aja koq.!"
Ucap Natasha keheranan.
"Kamu itu pingsan sayang, dan sekarang baru tersadar.!"
Sahut Emma yang masih memeluk Natasha seolah tidak ingin melepaskannya.
"Pingsan...??? Bukannya aku sedang tidur dan baru bangun. Mom ada - ada aja.. !"
Elak Natasha, memang ia tidak merasakan kalau dirinya ketika itu pingsan.
__ADS_1
Dia hanya ingat kalau kepalanya sakit waktu itu, kemudian ia tertidur.
"Iya sudah nggak usah dibahas. Terpenting kamu sekarang baik - baik saja."
Ucap Emma sambil melepas pelukannya.
"Aku yang tidur, Mommy yang mengigau, ach emang Tasha kenapa...? Emang aku baik - baik aja gak kenapa - kenapa..!"
Ucap Natasha dengan senyum kecil menatap wajah sang mamah.
"Sudah ach... Natasha mau mandi dulu. Mom sama Daddy udah keluar ngapain ngumpul disini... !"
Ucap Natasha setengah mengusir Emma dan Malik yang masih duduk disampingnya saat itu..
"Kamu ngusir Mom, ?"
Balas Emma sedikit kecewa karena ia masih kangen ingin bersama putrinya tersebut.
"Bukan ngusir, Mom... Tapi Natasha menyuruh Mom keluar sama Daddy. Heee...!"
Sanggah Natasha seraya bangkit dari tempat tidurnya.
"Sudah Mah, Ayoo keluar ... Kaya baru ketemu saja. Natasha mau mandi, nanti juga dia turun kebawah. Siapin makan buat Natasha, pasti dia laper.. Iya kan sayang..?!
Ucap Malik sambil melirik kearah Natasha, ia lalu menarik tangan istrinya untuk mengajak keluar dari kamar putrinya.
"Iya, ya... Jangan tarik - tarik dong ach...!"
Sahut Emma dengan suara manjanya.
Natasha tersenyum melihat tingkah dari sang mamah dan papahnya tersebut.
"So sweet bangeettt...!"
Tidak lama Emma dan Malik pun keluar dari kamar Natasha, dengan bergandengan penuh kemesraan.
Natasha kemudian bergegas menuju kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah berdandan cantik, ia kemudian turun menuju ke ruang dapur.
"Cantiknya anak Mommy, sini sayang... kamu pasti laper. Mom siapin makanan favorite mu lho...!"
"Tanks, Mom..."
Ucap Natasha sambil membalas ciuman sang mamah. Kemudian ia duduk di kursinya
untuk segera mengisi perutnya yang terasa keroncongan karena belum terisi makanan.
Tidak lama Malik menghampiri ruang makan, dan menemani Natasha makan siang saat itu.
Emma sudah merasa lega dan bahagia lihat sang putri tercintanya memancarkan aura keceriaan di wajahnya, apalagi dia melihat Natasha begitu lahap menikmati makan nya disiang itu...
***
__ADS_1