PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
HADIAH CINCIN SAKTI DARI BUNDA RATU


__ADS_3

Male Lawana sangat antusias dan semangat, ia mengikuti prosesi mediasi yang dilakukan oleh Elena dan Natasha malam itu.


Mereka bertiga kemudian didatangi sosok wanita cantik yang tidak lain adalah ibunda Ratu Mayang Kencana.


Sosok penguasa ghoib itu hadir dihadapan mereka dengan tersenyum penuh pancaran kelembutan dan kasih sayang.


"Salam cinta dan kebahagiaan buat kalian putriku, maafkan bunda tidak bisa mengawasi setiap waktu. Bunda sudah mengetahui apa yang telah terjadi dengan kalian. Lanjutkan apa yang telah menjadi misi kalian dan untuk Malee, kamu telah membantu kedua putriku, bunda ucapkan terimakasih kepadamu. Karena dengan pengorbananmu hingga kamu sampai terjerat tipu daya makhluk laknat itu. Malam ini, Bunda akan memberikan sebuah hadiah untukmu, terimalah ini dan pakailah.!"


Sang ratu penguasa ghoib laut itu kemudian memberikan Malee sebuah cincin permata hijau yang sangat cantik dan indah sekali.


"Terimakasih bunda ratu,!"


Ucap Malee seraya menerima cincin tersebut dan memakaikan di jari manisnya.


"Cincin itu akan membantu dan menjagamu, kau tidak usah takut ataupun khawatir. Cincin mustika serat jiwa memiliki energi kekuatan yang mampu mengatasi segala kesulitanmu.


Kamu cukup meminta dan perintah apa yang kamu inginkan dengan wasilah kekuatannya maka keajaiban akan terjadi padamu.!"


Lanjut sang ratu dengan wajah lembut namun terlihat sangat berwibawa dan kharismatik.


Tatapan matanya tajam namun begitu sejuk dipandang.


Baik, bunda. Sekali lagi terimakasih. Saya siap membantu Elena dan Natasha dan tidak akan mengkhianatinya. Angkatlah saya menjadi putrimu wahai ibunda ratu.!"


"Kalian sudah menjadi putri angkat bagiku, tugasku untuk membantu manusia seperti kalian, khusus nya kaum perempuan yang memiliki kebersihan hati seperti kalian.!"


"Terimakasih, Bunda. Salam hormat kami untuk sang ibunda.!"


Ucap mereka bertiga dengan penuh perasaan bahagia memiliki ibu angkat dari alam ghoib yang begitu sangat baik.


"Elena, Natasha jaga diri kalian ya.!"


"Baik, bunda. Pesan dan wejangan dari bunda akan selalu kami ingat.!"


"Bunda percaya kalian mampu mengatasi tugas ini, bunda pamit. Ingat, selalu waspada dan mawas diri.!"


"Baik, Bunda...!"


Seketika Ratu Mayang Kencana pun lenyap.


***


( ADA APA DENGAN NATASHA ? )


Malee Lawana kini sudah mendapat sebuah media cincin sakti langsung dari bunda ratu Mayang Kencana, dia tidak perlu repot untuk belajar ilmu supranatural.


Dengan cincin itu dia bisa memanfaatkan energi kekuatan sesuai apa yang dia niatkan.


Malee sangat sumringah, dia merasa bahagia saat menerima cincin sakti yang mungil dan indah itu.


Namun apakah dengan kehadiran Malee dan juga cincin saktinya, Natasha dan Elena akan berhasil menangkap Bram dan menundukkan sosok makhluk yang ada didalam cincinnya Bram. ???


Sementara Bram serta pendampingnya, Mbah Gondo sudah mengetahui semuanya.


Bahkan sekarang mereka sudah mengetahui keberadaan Elena, Natasha dan juga Malee.


"Aku sudah melacaknya dan sudah mengintai mereka bertiga, Bram. Mereka menginap di sebuah hotel mewah dan berada dikota ini.!"


Ujar Gondo saat menampakkan wujudnya dan memberitahukan semuanya kepada Bram.


"Hahaha.... Bagus. Kita akan buat mereka menyesal seumur hidup, karena telah berani mencampuri urusan kita.!"


"Kita akan menikmati tubuh mereka, Bram.!"


Sahut Gondo dengan tatapan sorot mata yang menyala merah.


"Iya, Benar Mbah.!"


Mereka pun tertawa seakan merasa bangga dan puas bahwa mereka akan berhasil untuk mendapatkan ketiga gadis cantik yang akan mereka jadikan mangsa kebiadabannya.

__ADS_1


***


"Kita tidak boleh ceroboh lagi, bisa dipastikan Bram dan makhluk itu sudah mengetahui kita dan juga keberadaan kita.!"


Ucap Elena mengingatkan, ada rasa khawatir dalam dirinya setelah kejadian kemarin Malee terjebak dalam misinya sendiri.


"Iya, Elena. Aku akan lebih waspada. Sekarang aku sudah tidak terlalu khawatir dengan diriku dengan adanya cincin ini, aku percaya energi kekuatannya mampu melindungi diriku. Lihat apa yang akan aku lakukan... ?!"


Seketika Malee menghilang dari pandangan, dan hanya dengan mengeluarkan kekuatan Elena dan Natasha bisa melihat wujud Malee dengan mata ghoib.


"Wow... Amazing...!!!"


Natasha kagum dengan seketika Malee telah memiliki kemampuan super dahsyat, Malee bisa menghilang dan bukan itu saja gadis itu juga memamerkan kekuatan lainnya dengan energi cincin itu, hingga Elena dan Natasha dibuat tercengang.


"Luar biasa... Malee. Darimana kamu bisa tahu mempraktekan kekuatan cincin itu.?"


Tanya Natasha yang merasa takjub ketika ia melihat Malee bisa merubah obyek benda menjadi apa yang dia inginkan, hanya dengan menunjuknya dan yang lebih hebatnya Malee bisa memecah raga menjadi 3 bahkan 5 raga dalam waktu yang bersamaan.


"Cincin ini telah memberikan petunjuk dalam mimpiku. Dan aku bisa mengingatnya semua yang telah diajarkan oleh sosok ghoib dalam mimpiku itu.!"


Jawab Malee dengan tersenyum.


"Terimakasih ya, Elena, Natasha, kalian sudah mempertemukan aku dengan bunda ratu. Dan sekarang aku sudah memiliki kekuatan yang aku inginkan. Aku sangat senang sekali...!"


"Iya, Malee... Sama - Sama.!"


Jawab Elena dan Natasha.


Mereka bertiga menjadi sahabat dan saudara yang saling melengkapi dan siap berikrar dan bersumpah untuk menjalankan amanah dari sang ibunda ratu Mayang Kencana.


Malee sudah melupakan kejadian kemarin, ia akan merubah pengorbanan dirinya dengan bentuk sebuah pembalasan dan perjuangan untuk bisa menangkap Bram juga melawan sosok makhluk yang telah menggaulinya.


Dari sebuah kontrak kerjasama dan pekerjaan kini akhirnya mereka menjadi persahabatan.


Malee juga telah mempunyai rancana untuk langkah berikutnya.


"Aku akan mencari Bram, kemudian aku akan mencuri cincin nya.!"


Elena dan Natasha terkejut.


"Yeah, of course... Tentu saja ini akan menjadi kelemahan dia, kalau cincin itu berhasil kita dapatkan.!"


Jawab. Malee penuh semangat.


"Tapi ini sangat berbahaya, dan beresiko.!"


Sahut Natasha.


"Don't worry... Beb, aku bisa mengatasi ini. Kalian tunggu dan pantau saja dari kejauhan. Ini kesempatan bagi aku untuk mendapatkan Bram.!"


"Oh .... "


Natasha mengusap kepalanya dan menghela nafas.


"Kenapa, ??"


Tanya Elena , dan Malee saat melihat ekspresi dari wajah Natasha yang berubah tegang.


"Tidak, tidak apa - apa. Heeee....!"


Jawab Natasha sambil cengengesan.


"Ich, Kamu nich apaan...? Bikin khawatir orang aja..."


Protes Elena sambil mencubit pelan lengan Natasha.


"Ahh, sakit tahu...?!"


Ucap Natasha pura - pura meringis.

__ADS_1


"Dasar lebay... !"


Seru Elena.


"Nggak juga, hehe...!"


Jawab Natasha, sambil bangkit dari duduknya.


"Mau kemana,?"


Tanya Malee menatap kearah Natasha.


"Kamar mandi, mau ikut....? hahaha...!"


Jawab Natasha sambil tertawa.


"Ngapain...??"


Malee malah membalik bertanya.


"Mau pipis, masa mau makan...!"


Jawab Natasha sambil melengos kekamar mandi.


"Kirain mau tidur.!"


Seru Elena sedikit teriak kearah kamar mandi sambil tertawa.


Male pun ikut tertawa geli dengan pertanyaan dan jawaban konyol mereka sendiri.


"Akh.... !!!"


Tiba - tiba saja Natasha menjerit histeris dari dalam kamar mandi, sontak Elena dan Malee seketika dibuat terkejut.


Mereka kaget dengan suara jeritan Natasha, hingga mereka berdua segera menghambur kekamar mandi.


"Natasha....!"


"What happened, natasha...???"


Seru Elena dan Malee yang menggedor-gedor pintu kamar mandi dengan sangat panik.


Namun tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi, suara Natasha tidak terdengar lagi.


"Pintunya terkunci...?!"


"Iya, Malee...!"


"Kita dobrak saja pintunya...?!"


Malee nampak terlihat sangat panik, begitu juga Elena.


"Jangan Malee,, awas kamu minggir biar aku yang buka.!"


Sahut Elena.


Kemudian Elena mundur beberapa langkah, sorot bola matanya menatap dengan fokus kearah lubang handle kunci pintu tersebut.


Elena menggunakan kekuatan telekinesisnya dan memerintahkan agar pintu itu terbuka.


Sementara Malee disamping Elena dengan sikap waspada, sorot matanya mengawasi kearah pintu yang secara perlahan terdengar bunyi suara kunci terbuka.


"Klik....!!!"


*****


Ada apa dengan Natasha.???


Kenapa tiba - tiba saja Natasha menjerit histeris saat dia didalam kamar mandi.???

__ADS_1


Apa yang terjadi...?!


( BERSAMBUNG )


__ADS_2