PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
DUEL SENGIT SYEKH BARKAH


__ADS_3

Sepertinya Sasmita tidak mau menerima atas kekalahannya, dia tidak mau tunduk kepada Syekh Barkah.


Dukun itu terus mengeluarkan semua ilmu pamungkasnya untuk tetap melawan sekuat tenaganya.


Rasa congkak dan keangkuhannya membuat Sasmita gelap mata dan tidak mau menyerah meskipun sudah diberi peringatan.


Kali ini Syekh Barkah benar-benar sudah siap melumpuhkan Sasmita dengan kesaktiannya, dia sudah tidak ingin menunggu lama lagi.


Ilmu aji tapak langit dia salurkan ke tubuhnya lalu muncul cahaya biru serta cahaya kuning keemasan mengitari tubuh sang raja jin mesir tersebut.


Dua ilmu pamungkas digabungkan menjadi satu, jika ilmu ini mengenai tubuh Sasmita maka akan rontok kesaktian sang dukun itu.


Disamping itu, tubuhnya akan lemas tak lagi berdaya karena seluruh kekuatannya hilang.


Ilmu ghoib tapak langit siap menyerang sang dukun ilmu hitam itu, hanya sekali hentakan tangan saja cahaya itu melesat kearah lawan didepannya yang sedang berusaha melapisi dirinya dengan kekuatan pagar ghoibnya.


Sasmita juga mengetahui kalau lawannya itu bukanlah sosok sembarangan, kini dia mulai ketakutan setelah semua ilmu pamungkasnya tak satupun mengenai Syekh Barkah.


Ketika cahaya itu melesat dalam jarak yang sangat dekat, seketika terjadi benturan keras.


Suara menggelegar disertai pecahnya kedua energi itu menimbulkan dentuman dahsyat.


Sasmita sampai berteriak ketakutan menutup matanya, tubuhnya menggigil disertai detak jantungnya yang naik turun dengan cepat. Wajahnya pucat pasi seketika, namun setelah tahu dirinya selamat dia menarik nafas lega.


"Hahahaha....!!"


Tiba-tiba terdengar suara wanita tanpa wujud tertawa dengan begitu keras dan menggema ditempat itu.


"Nyai Ratu..."


Bisik Sasmita dengan tersenyum lebar.


Dirinya merasa sangat senang karena guru ilmu ghoibnya telah datang.


Dalam hitungan detik sosok Nyai Kala Geni sudah berada disamping Sasmita.


"Terimakasih, Nyai. Kau datang tepat waktu.."


Ucap Sasmita dengan wajah sumringah.


"Hem... Kau mundur Sasmita, biar aku yang menghadapinya.!"


Ucap Nyai Kala Geni memerintahkan Sasmita agar mundur dan menjauh darinya.


"Aku mencarimu, dan ternyata kau ada disini. Kenapa kau datang jauh-jauh hanya untuk ikut campur urusan kami...??!"

__ADS_1


Seru Nyai Kala Geni yang mengarahkan sorot mata tajamnya kepada Syekh Barkah.


Raja jin yang sedang menyamar ini hanya melempar senyum, dengan sikap tenang dia menjawab sekaligus menggertak ucapan dari Nyai Kala Geni.


"Aku memiliki tugas untuk menumpas kalian makhluk - makhluk laknat agar menghentikan segala kesesatan pada manusia.!"


"Hahaha...."


Nyai Kala Geni membalas dengan gelak tawa penuh keangkuhan.


Matanya menyala merah mengobarkan rasa kebencian serta amarah mendengar ucapan dari Syekh Barkah.


"Kau sudah melumpuhkan murid-murid ku, sekarang hadapi aku. Tidak perlu kau banyak bicara... Aku tahu siapa kau, kau adalah sosok bangsa jin dibalik wujud penyamaran mu itu.


Siapa namamu dan tunjukan wujud aslimu.!"


Seru Nyai Kala Geni.


"Baiklah, Namaku Barkah Alabama. Asalku dari negeri Mesir.!"


Jawab Syekh Barkah, dalam sekejap mata dia merubah wujud aslinya sebagai raja jin mesir yang berwibawa.


"Aku Ratu Kala Geni penguasa pulau misteri tanah Jawa. Kau boleh menyelamatkan ketiga gadis tawananku,jika kau sanggup dan dapat keluar dari tempat ini... !"


Ucap Kala Geni sambil tertawa.


Balas Syekh Barkah.


Mereka lalu saling mengerahkan kekuatannya masing - masing dengan saling bertahan dan menyerang satu sama lain.


Memang harus diakui Nyai Kala Geni cukup mumpuni dan memiliki.kesaktian yang luar biasa, dia tidak semudah apa yang dipikirkan untuk dapat mengalahkannya.


Ratu siluman ular itu memiliki kekuatan yang sangat sulit di lumpuhkan, apalagi sekarang dia sudah mulai mengeluarkan senjata sakti andalannya yaitu cambuk api sakti warisan dari gurunya...


Beberapa kali serangan dari Syekh Barkah, dengan mudahnya dapat diatasi oleh Nyai Kala Geni.


Begitupun dengan Syekh Barkah yang selalu mendapat serangan mematikan dari siluman itu dapat dihindarinya dengan tenang.


Nampak kedua sosok ghoib beda golongan dan ras ini masih terus mengeluarkan semua kesaktiannya dengan adu tanding yang cukup lama.


Saat itu masih terlihat saling mengimbangi diantara keduanya, sama - sama sakti dan kuat.


Namun pertarungan kedua makhluk ghoib itu menjadi semakin seru ketika.keduanya saling mengeluarkan senjata andalannya.


Syekh Barkah mengimbangi senjata cambuk api itu dengan seuntai kalung tasbih yang dia biasa gunakan untuk berdzikir.

__ADS_1


Tasbih yang terbuat dari bahan batu kristal mesir itu terbang melayang - layang di udara dan berputar dengan sangat kencang sekali.


Begitu juga dengan deru angin dari senjata cambuk api Nyai Kala Geni, menimbulkan suara bisingnya yang memercikkan api yang sangat panas.


Kedua senjata itu daling bertemu dan saling menghantam diatas udara menimbulkan dentuman keras, laksana sebuah bom yang meledak.


Semua yang ada disekitarnya gelap dengan kepulan asap dan letusan api seiring dengan bumi yang bergetar seperti gempa dadakan.


Beberapa saat mereka saling menjauh dan saling melindungi dirinya.


Namun dengan adanya adu senjata andalan itu, nampaknya energi Ratu Kala Geni terkuras terlihat dia merasakan sesak di dadanya dan merembes darah segar di sudut bibirnya.


Tubuhnya terasa panas dan sakit yang cukup serius hingga siluman ular itu terus mengatur nafasnya, membangkitkan tenaga dalam yang tersisa agar dia mampu menghilangkan rasa sakitnya.


Syekh Barkah kembali menuju arena duelnya dengan cepat dia menghampiri Nyai Kala Geni dan menyerang dengan tapak saktinya.


Dia mendorong tangannya menghantam tepat di bagian perut siluman ular itu yang seketika Nyai Kala Geni memekik dan menjerit karena panasnya ilmu tapak sakti yang membekas telapak lima jari merah dengan mengepulkan asap...


"Akh...!"


Tubuh siluman ular itu sempoyongan, darah segar mulai meleleh dari hidung, telinga serta mulutnya yang berwarna merah kehitaman.


Meskipun bangsa lelembut, mereka seperti manusia bisa mengeluarkan darah bahkan bisa mati bila terkena adu ilmu atau kekuatan dengan bangsa ghoib lainnya.


Begitu hal nya dengan yang dialami oleh Nyai Kala Geni, dia merasakan sakit yang begitu amat sangat panas tatkala sengatan tapak sakti Syekh Barkah.


Karena terlihat siluman ular itu tidak juga mau menyerah, Syekh Barkah bermaksud untuk sekaligus membinasakannya saat itu juga.


Dia tambah kekuatannya untuk menghantam kembali tubuh Nyai Kala Geni yang sudah sempoyongan itu.


Tangan Syekh Barkah melesat secepat kilat mengarah dada Nyai Kala Geni dengan jurus tapak saktinya yang sangat ditakuti bangsa lelembut itu.


Namun tanpa diduga pukulan telapak sakti itu meleset, karena tiba - tiba tubuh Nyai Kala Geni ada yang menarik dan mengangkatnya keatas dengan cepat pula.


Syekh Barkah terkejut dan mendongakkan kepalanya menoleh keatas, dia ingin tahu siapa yang telah menyelamatkan lawannya dari serangan maut telapak saktinya.


Namun sosok itu nampak begitu samar dan hanya bayangan hitam saja yang berkelebat secepat angin lalu lenyap di balik awan...


Dengan cepat pula Syekh Barkah mengejar Nyai Kala Geni dan bayangan tersebut, namun dia kehilangan jejak saat berada diatas awan..


Raja Jin Mesir itu kembali turun ke bumi, dia menarik nafas panjang dan matanya menatap keatas langit.


Syekh Barkah sangat menyesal karena dirinya telah kehilangan jejak...


*****

__ADS_1


( BERSAMBUNG )


__ADS_2