
Angel, Jane, dan Metta yang telah dibebaskan oleh Syekh Barkah masih penasaran kepada sosok yang menolongnya dan bahkan mereka juga belum tahu mau dibawa kemana.
Syekh Barkah hanya menyuruh mereka untuk bersiap diri secepatnya untuk meninggalkan tempat tersebut.
Namun baru saja Syekh Barkah menyalurkan kekuatannya untuk pergi dari sana, Sasmita tiba bersama Bondan dengan datang secara ghoib seketika itu.
Tiba - tiba Sasmita dan Bondan sudah ada dihadapan mereka.
Tentu saja mereka semuanya terkejut, bahkan Sasmita pun terkejut mendapati keadaan para penjaga tawanannya sudah terkapar semua.
"Hai, bangsat...!! Siapa kau, ? Berani sekali kau membuat kekacauan disini. Dan, kembalikan ketiga gadis itu pada kami atau kau akan tahu akibatnya jika berani melawan kami.!"
Bentak Bondan dengan sengit.
"Oh, jadi kalian bos nya mereka. Kalian dukun hitam yang merusak dan selalu melakukan kemaksiatan... !"
Ujar Syekh Barkah dengan sikap yang tenang sambil berdiri didepan para gadis cantik yang berlindung dibelakangnya.
"Kurang ajar, lancang sekali mulutmu anak ingusan...!"
Sahut Bondan dengan membentak, matanya menatap tajam penuh amarah.
"Aku atau kalian yang kurang ajar,? Kalian para dukun cabul, berbuat maksiat serta memberi ajaran yang menyimpang dan sesat.!"
Ujar Syekh Barkah membalas ucapan Bondan dengan tenang dan sambil tersenyum, raja jin mesir yang sedang menyamar ini semakin membuat Bondan naik pitam.
Bondan mengepalkan tangannya, seketika dia maju kedepan namun ditahan oleh Sasmita.
"Tahan, Bondan. Firasatku mengatakan sosok anak muda ini bukanlah orang sembarangan. Biar aku yang menghadapi dia..."
Syekh Barkah tersenyum memperhatikan para dukun hitam itu, dia tetap berdiri tenang tanpa sedikitpun rasa takut pada keduanya.
"Siapa kau sebenarnya...??"
Tanya Sasmita menahan emosinya.
"Apakah perlu aku perkenalkan diri kepada kalian...??"
Ucap Syekh Barkah balik bertanya.
Mendengar jawaban sosok lelaki muda yang seakan mengolok dirinya, Sasmita pun hilang kesabaran.
Dia langsung menyerang dengan pukulannya yang mengarah ke wajah Syekh Barkah.
Namun dalam waktu yang bersamaan, tangan Syekh Barkah menangkis pukulan dari dukun sakti itu dan hanya dengan sekali dorongan saja, Sasmita jatuh tersungkur.
"Bangsat....!!!"
__ADS_1
Rutuk Sasmita sambil berusaha bangkit dan dia meringis kesakitan memegang dadanya yang terasa panas seperti terbakar itu.
Bondan melongo melihat sang guru besarnya jatuh tersungkur seperti itu, wajahnya sedikit pucat ketakutan.
Bagaimana Bondan tak menjadi ciut nyalinya, setelah melihat telapak lima jari membekas di dada gurunya yang mengepulkan asap panas.
"Sebaiknya kalian hentikan semua ini, jangan memaksaku untuk menyakiti kalian, bertaubat kalian sebelum terlambat...!"
Namun ucapan peringatan Syekh Barkah tak digubris sedikitpun oleh Sasmita.
Dia justru mengerahkan kesaktiannya, untuk menghadapi sosok lelaki muda didepannya.
Sasmita menetralkan rasa panas di dadanya akibat dari dorongan ilmu tapak sakti Syekh Barkah yang membekas merah itu, kemudian dia melapisi tubuhnya dengan ajian pagaran ghoib dan ajian kala geni yang dia dapatkan dari Nyai Ratu Kala Geni.
Dalam sekejap saja, Sasmita mampu untuk mengeluarkan kekuatan ilmu kala geni itu.
Sekilat sinar merah melesat dengan sangat cepat mengarah ke Syekh Barkah.
Namun Raja Jin Mesir itu dengan mudahnya menghindar dari serangan Sasmita, akibatnya sinar merah itu menabrak pohon dan seketika pohon itu hancur lebur terkena kekuatan dari ilmu kala geni ini...
Suara gelegar tak terelakan mengejutkan para gadis yang berada tidak jauh dari tempat itu.
Syekh Barkah menyeru dan memerintahkan pada ketiga gadis cantik itu untuk berlindung ditempat yang aman.
Karena ini bukanlah pertarungan biasa tetapi sebuah pertarungan yang menggunakan ilmu kekuatan dari ghoib.
***
Kali ini Bondan pun ikut membantu Sasmita, dia mengerahkan kekuatannya untuk bersatu menghadapi musuh asing yang menurutnya cukup mumpuni.
Namun bagi Syekh Barkah tak sedikitpun dia merasa takut mengahadapi keduanya.
Justru dirinya berulang kali memperingatkan keduanya agar menghentikan adu kesaktian itu, sang raja jin sebenarnya masih berbaik hati memberikan kesempatan kepada mereka namun ternyata mereka keras kepala.
Sasmita dan Bondan sudah dibutakan oleh kesesatan dan menjadi pengikut iblis laknat.
Mereka sangat angkuh dan sombong dengan apa yang mereka punya.
Sasmita masih berbangga diri dengan segala kemampuan ilmunya bahwa dia mampu dan sangat yakin bisa mengalahkan lawannya.
Pertarungan ilmu ghoib itu pun tidak bisa di hentikan, mereka saling bertahan dan saling menyerang satu sama lain.
Meski posisi satu lawan dua, Syekh Barkah tak sedikitpun merasa kewalahan.
Justru sebaliknya mereka dibuat ambruk beberapa kali oleh serangan Syekh Barkah.
Namun Sasmita dan Bondan, mereka tak mau menyerah begitu saja.
__ADS_1
Mereka terus membabi buta menyerang pada Syekh Barkah Alabama ini dengan sekuatnya ilmu yang mereka miliki.
Ajian pamungkas pun saling menghantam, menerjang dengan begitu dahsyatnya hingga menciptakan gemuruh angin kencang serta kilatan cahaya yang berkelebatan.
Pada satu kesempatan, Syekh Barkah mampu melumpuhkan Bondan yang seketika dukun itu langsung terpental oleh hantaman tangan tapak sakti hingga tersungkur dan mengerang kesakitan.
Darah segar merembes dari lubang hidung serta sudut bibirnya, Bondan berusaha untuk bangkit namun sepertinya dia tidak mampu.
Tubuhnya terasa lemas dan sakit, akhirnya dia kembali ambruk ketanah dengan luka di dadanya yang membekas tapak lima jari yang mengepulkan asap panas.
Melihat keadaan sang muridnya itu, Sasmita semakin kebakaran jenggot.
Dia mengamuk dan sangat marah menatap kearah Syekh Barkah sambil menggertak.
"Hai, Bangsat... Aku tidak akan pernah biarkan kau bisa keluar hidup- hidup dari tempatku.
Sekarang terimalah kekuatan pamungkas ku..!
Rasakan ini...!!!"
Seberkas sinar merah sangat menyilaukan mata melesat cepat dengan suara menderu hebat memekakkan telinga.
Sinar itu bergulung menjadi besar seperti gulungan angin ****** beliung yang terus berputar dan siap menggilas apa saja yang ada didepannya.
Dengan gerak cepat, Syekh Barkah menarik ketiga gadis yang sedang berlindung tidak jauh dari tempat itu.
Syekh Barkah membawanya melesat secepat kilat sebelum gulungan sinar merah itu siap menyapu mereka.
Sang Raja Jin itu, membawa kesuatu tempat yang sangat jauh dari lokasi tersebut dan dia berpesan agar mereka menunggunya.
"Kalian tunggu disini, jangan kemana - mana. Aku akan segera kembali setelah pertarungan selesai. Tetap waspada dan hati - hati.!"
Angel, Jane ,dan Metta mengangguk tanpa mengucapkan kata- kata.
Mereka masih terpaku serta trauma dengan kejadian yang mereka alami saat itu.
Terasa bagaikan di alam mimpi, begitu sangat menegangkan dan membuat jantung mereka terasa mau copot.
Setelah mengamankan ketiga gadis itu, lalu Syekh Barkah kembali ketempat Sasmita dan nampak sang dukun itu sangat kesal karena ilmu pamungkasnya itu tidak berhasil untuk melumpuhkan lawannya.
Semakin lama tenaganya semakin terkuras, Sasmita kelelahan.
Daya tenaga dalamnya tak mampu lagi untuk menjalarkan kekuatan pada tubuhnya.
Dia sudah kehabisan akal dan cara untuk bisa mengalahkan Syekh Barkah, Apalagi melihat Bondan yang tergelatak tidak berdaya dengan keadaan tak sadarkan diri semakin melemah mental nyali sang dukun hitam tersebut...
*****
__ADS_1
( BERSAMBUNG )