PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
DUEL ADU KESAKTIAN


__ADS_3

Mayang Kencana sedikit kewalahan dalam menghadapi ratu siluman ular Nyai Kala Geni, dia belum juga mampu untuk melumpuhkan penguasa pulau misterius tersebut.


Dalam pertarungan itu, bahkan beberapa kali Mayang Kencana terkena oleh ajian siluman ular yang sangat ganas hingga menyebabkan luka dalam serta energi kekuatannya hampir terkuras habis...


Sementara Natasha hanya berdiam menangis melihat Elena dan Malee yang tergeletak tidak berdaya dengan darah segar yang keluar dari mulutnya akibat terkena energi ghoib siluman ular itu.


Gadis itu bingung, apa yang harus diperbuat olehnya sedangkan kekuatannya tidak aktif sama sekali.


Kekuatan Natasha tak berfungsi selama dia ada di pulau tersebut.


Lalu bagaimana dirinya bisa membantu ibu angkatnya yang sedang bertarung melawan siluman yang sangat kuat dan sakti itu.


Setelah beberapa lama, dia baru teringat pada cincin sakti milik kakaknya, Ya...Cincin sakti yang dihuni oleh sosok makhluk ghoib yang sudah menjadi pengikutnya...


"Gondo..."


Bisik Natasha merogoh kantong celana Elena dan mengambil kotak kecil itu.


Setelah dibuka cincin itu dia keluarkan sambil memanggil sosok penghuni didalamnya.


Gondo keluar dengan tertawa cukup keras, lalu memberi hormat pada Natasha.


"Apa yang bisa saya bantu, tuan putri...??"


"Bantu Kakakku dan temanku, Gondo...!"


Sosok makhluk itu menoleh kearah Elena dan Malee yang tergeletak tidak jauh darinya.


"Apa yang harus saya perbuat dengan mereka dan apa yang telah terjadi...??"


Gondo sedikit kebingungan melihat keadaan kedua gadis yang tergeletak itu.


"Mereka terkena sengatan energi siluman ular itu, Gondo... Dia sudah membuat kakakku dan temanku seperti ini. Bantulah aku... "


Jawab Natasha, dia berharap sosok makhluk tinggi besar itu mampu membantunya.


"Siluman ular, Nyai Kala Geni...???"


Gondo melirik kearah sosok yang sedang adu kesaktian itu, Nyai Kala Geni yang bertempur sengit dengan Mayang Kencana.


Dia terdiam dan sedikit gemetar melihat sang ratu siluman ular itu.


"Kenapa, kamu takut menghadapi dia...??"


Tanya Natasha.


"Dia siluman sakti yang sangat kejam dan dia telah banyak menaklukkan bangsa jin serta makhluk ghoib lainnya yang berada didalam kekuasaannya di pulau ini.!"

__ADS_1


Jawab Gondo menundukkan kepalanya.


"Apa kau bisa mengobati kakak dan temanku Gondo, tolong bantu selamatkan mereka, kau adalah pengikutnya dan sudah tunduk atas perintahnya, kini aku perintahkan kamu...!"


"Saya tidak bisa mengobatinya. Tetapi, saya bisa bantu kalian dan akan membawanya ke air terjun, mandikan mereka disana. Ayo tuan putri kita pergi darisini...!"


"Lantas, bagaimana dengan bunda ratu..?"


Tanya Natasha kebingungan.


"Semoga bunda ratu bertahan dan aku harus membawa kalian dahulu demi keselamatan.


Nanti aku akan mencari bantuan untuk segera melawan Nyai Kala Geni... Kita kepung dia.!"


Ujar Gondo meyakinkan Natasha.


"Pergilah Natasha dari sini, cepat...,! ikuti dia dan berusaha cari pengobatan untuk kakak dan temanmu. Kalian harus selamat dari sini suruh Gondo untuk mencari bantuan.!"


Disela pertarungannya, Mayang Kencana pun memberikan perintah agar Natasha mengikuti apa yang dikatakan oleh Gondo untuk segera menyelamatkan Elena dan Malee.


Supaya mereka aman dari serangan siluman ular tersebut.


"Baik bunda,"


Sahut Natasha mengikuti perintah ibundanya.


Ajak Natasha.


Sosok Makhluk tinggi besar itu mengangguk. Lalu dengan kesaktiannya, Gondo membawa Elena dan Malee menuju ketempat air terjun tersebut bersama Natasha.


Natasha lalu memandikan Elena dan Malee dengan air terjun sesuai yang disarankan oleh Gondo, karena menurut sosok makhluk hitam tinggi besar itu, air terjun disana merupakan air yang bisa di jadikan sarana obat.


Sementara, Gondo pergi menuju kedalam hutan untuk mencari tanaman obat.


Konon, disana terdapat satu bunga misterius yang bisa menyembuhkan luka dalam akibat serangan ilmu ghoib.


Bunga itu menyerupai teratai, dan hanya ada di rawa pulau tersebut.


Bunga itu akan muncul kepermukaan dalam waktu tertentu dan sangat sulit didapatkan, karena dijaga oleh sosok ular jelmaan dayang pengikut Nyai Kala Geni...


***


Karena belum mampu juga mengalahkan ratu siluman ular itu, Mayang Kencana terpaksa kabur meninggalkan pertarungan ghoib itu.


Sang ratu pergi menyusul Natasha menuju air terjun dan berusaha untuk menguasai dulu istana Nyai Kala Geni di gua angker tersebut...


"Kurang ajar, malah kabur...!"

__ADS_1


Nyai Kala Geni sangat geram karena Mayang Kencana mengecohnya dengan aji halimun hingga tak terlihat saat melarikan diri.


Sementara sosok wujud Mayang Kencana yang tercipta dari ilmu panca robah pun ikut menghilang, wujud itu lenyap tanpa bekas...


Kini, siluman ular itu yang kelimpungan dan amarahnya semakin memuncak karena dia merasa dipermainkan oleh Mayang Kencana.


"Mereka pasti menuju air terjun dan istanaku, aku harus pergi dulu dari sini. Hem.. Aku akan menemui sasmita dan menyusun kekuatanku dengannya. Aku harus meminta bantuannya untuk bisa menghabisi para gadis itu beserta ratu pengecut itu.!"


Gumam Nyai Kala Geni dengan menyeringai, senyum yang penuh rencana dan siasat licik.


Nyai Kala Geni lalu menuju ketempat sang dukun yang telah setia menjadi pengikutnya.


Ya, Sasmita yang memiliki kesaktian tinggi dan mampu memanggil bangsa lelembut dari beberapa tempat ditanah jawa.


Disamping itu, energi Nyai Kala Geni sedikit terkuras dan tentu saja dia harus persiapkan diri untuk berkolaborasi melakukan ritual dari bangsa manusia dengan cara melakukan hubungan intim.


Dengan begitu, kekuatannya cepat pulih dan semakin sakti bila dia melakukan senggama dengan bangsa manusia, apalagi sosok lelaki yang dia gauli adalah seorang perjaka.


"Sasmita, aku sangat membutuhkan bantuan dan untuk sementara aku akan tinggal disini serta menjelma sebagai seorang manusia.


Aku harus mengembalikan kekuatanku serta menyusun rencana bersamamu untuk segera menghancurkan mereka semua.!"


"Baiklah, tinggallah disini sesuka yang Nyai ratu inginkan... Tempat ini sangat aman. Dan apa yang perlu saya bantu, tentu saya dengan senang hati akan membantu Nyai...!"


Ucap Sasmita tanpa keberatan sedikitpun, dia justru sangat senang jika siluman ular itu ada bersamanya dan maujud sebagai manusia. Karena dengan sangat mudah dia juga akan meniduri siluman ular yang telah menjelma sebagai gadis cantik tersebut.


Nyai Kala Geni lalu menyusun rencana agar mereka secepatnya bisa menaklukkan sang ratu penguasa ghoib laut sunda island itu.


"Panggil pasukan ghaib mu dari tempat lain dan serang mereka lalu culik gadis kembar itu dan bawa kesini, terserah mau kau apakan...!"


"Hahaha,,, Tidak usah khawatir, Nyai... Itu hal mudah bagi saya, dan malam ini juga saya akan panggil mereka.!"


Jawab Sasmita sambil tertawa.


"Bagus...!!! Sekarang kita ritual dan malam ini aku akan menemani dikamar khusus mu. Dan kau boleh meniduri aku sepuasnya malam ini. Tapi ingat, besok kau harus carikan aku lelaki perjaka yang masih lugu serta polos untukku, dia akan ku jadikan tumbal kekuatanku.!"


"Siap, Nyai...!"


Mereka kemudian masuk keruangan kamar khusus milik Sasmita untuk menjalani ritual pemanggilan para makhluk lelembut pengikut sang dukun.


Kemudian setelah itu mereka bercinta diatas ranjang untuk memenuhi syahwat sang ratu siluman ular tersebut.


Sementara Bondan saat itu tertidur pulas oleh ajian sirep sang ratu, agar aksi mereka tidak terganggu oleh muridnya Sasmita ini...


*****


( BERSAMBUNG )

__ADS_1


__ADS_2