
Pertarungan kembali terjadi dengan sengit, Mayang Kencana melawan Nyai Kala Geni.
Sementara pasukan ghoib dari bangsa jin dan siluman itu di hadapi oleh Gondo dan Elena.
Mereka saling serang dan bertahan, Sasmita turun tangan dan Bondan ikut membantu dari jarak jauh dengan mengeluarkan ajian serta kesaktiannya.
Dia berusaha fokus mengarah kepada Gondo agar sosok makhluk itu bisa kembali padanya namun Elena sangat pintar menjaga cincin itu sehingga Gondo tidak dapat terpengaruh oleh kesaktian kedua dukun ilmu hitam tersebut.
Dengan kehebatan serta kesaktian Gondo, dia mampu membabat habis pasukan siluman ular tersebut sehingga mereka lari tunggang langgang ketakutan menghadapi makhluk tinggi besar itu.
Sementara Nyai Kala Geni terus menyerang Mayang Kencana, hingga pada akhirnya dia kembali mengeluarkan senjata pamungkas cambuk apinya.
Inilah yang paling ditakuti oleh bangsa jin dan penghuni ghoib disekitarnya, bahkan Mayang Kencana belum sanggup menghadapinya.
Cambuk itu sangat berbahaya dan mampu membuat makhluk bangsa ghoib lebur bila terkena oleh pecutan apinya.
Dengan penuh amarah kebencian, Nyai Kala Geni menyerang Mayang Kencana dengan segala kekuatan dan kesaktiannya.
Dia salurkan seluruh energi itu pada cambuk api tersebut sehingga senjata itu membuat semua yang ada disekitarnya tersapu oleh hantaman angin kencangnya yang sangat panas hingga rontok dan lebur terbakar...
Sasmita dan Bondan berlindung, semua yang ada disana semua berlindung bahkan Gondo sampai ketakutan dengan deru angin yang memekakkan telinga itu.
Saking dahsyatnya tercipta badai angin yang disertai percikan api, Nyai Kala Geni benar - benar mengamuk membabi buta ingin segera menghancurkan dan membinasakan Mayang Kencana beserta putri - putrinya.
Namun saat cambuk itu mengarah kepada sang ratu penguasa ghoib itu, tiba - tiba saja dari langit datang petir yang menggelegar suaranya cukup keras.
Kilat itu kemudian menembus bumi yang mengakibatkan tanah seketika hangus dan berlubang tepat didepan Nyai Kala Geni yang menghindar dan mundur ke belakang.
Jika saja siluman ular itu tidak segera lompat dan mundur, niscaya tubuhnya akan hancur oleh hantaman petir tersebut.
Dalam waktu yang bersamaan, kabut putih datang meliputi mereka semua yang ada ditempat itu.
Mayang Kencana, Elena, Natasha, Malee dan Gondo seketika lenyap dari tempat tersebut.
Setelah hilang kabut itu, Nyai Kala Geni dan kedua dukun sakti itu sangat kesal dan marah melihat keadaan yang porak poranda. Sementara musuhnya sudah tidak terlihat lagi ditempat dan mereka merasa dipermainkan.
"Kemana perginya mereka...??"
__ADS_1
Tanya Bondan nampak penasaran dengan kejadian aneh yang datang seketika itu.
"Kemungkinan ada yang membantu mereka.!"
Jawab Sasmita.
"Iya benar, mereka telah dibantu oleh sosok ghoib yang menyelamatkan mereka. Tetapi aku belum tahu pasti siapa dia... !"
Sahut Nyai Kala Geni merasa kesal dan juga kecewa.
"Sebaiknya kalian istirahat dan masuk dulu ke dalam gua. Aku akan mengejar mereka, aku masih penasaran siapa yang membantunya.!"
Sasmita, Bondan, dan Doni kemudian masuk kedalam gua.
Sedangkan Nyai Kala Geni melesat ke udara lalu lenyap dalam sekejap.
***
"Kalian tidak akan mampu melawan siluman ular itu, selama cambuk apinya belum kalian hancurkan.!"
Seru suara lelaki tua tanpa wujud itu, mereka mengedarkan pandangannya namun sosok itu tidak menampakkan dirinya.
Ucap Elena memberanikan diri bertanya pada suara tanpa wujud tersebut.
"Sebentar lagi kalian akan tahu... Aku akan menjumpai kalian setelah siluman ular itu kembali ke sarangnya. Dia sedang mengejar kalian dan aku akan menutup tempat ini agar siluman itu tidak mampu menembus tempat ini...!"
Sahut suara yang diperkirakan berusia sangat tua atau bisa dipanggil kakek oleh mereka.
Dia adalah syekh Barkah Alabama salah satu penguasa kerajaan jin muslim di kairo mesir yang dijumpai oleh Nyai Rara Ayu Kencana, putri dari Mayang Kencana.
Putri Ayu Kencana memiliki tanda lahir yang sama dengan Natasha, yaitu sebuah piramida mantra kuno yang terdapat di punggungnya.
Ternyata mereka diselamatkan oleh Raja Jin Mesir hingga di bawa ke suatu tempat asing yang jauh dari pulau misterius.
Dan tidak lama kemudian putri ayu pun telah tiba disana menemui ibundanya.
Setelah mereka saling menyambut dan saling mengenalkan diri, lalu mereka semua masuk kedalam gua yang terdapat ditempat tersebut.
__ADS_1
Sebuah tempat dikawasan perbatasan pulau terpencil yang sangat indah dan mempesona antara laut selat malaka disanalah mereka dijumpai oleh sosok Syekh Barkah Alabama yang kemudian kekuatan Natasha kembali...
"Aku adalah Syekh Barkah Alabama, berasal dari kairo mesir. dan aku datang karena ada satu kekuatan yang membawa aku kemari untuk menyelamatkan kalian. Rara Ayu telah memanggilku melalui mantra kuno yang ada pada dirinya, lalu aku melihat kalian dalam bahaya hingga aku bawa kalian ketempat ini."
Tutur Raja Barkah setelah dia kembali dan menemui mereka semua yang kini sedang berkumpul didalam gua pulau kecil tersebut.
"Terimakasih, Tuan Raja....!"
Ucap Mayang Kencana yang begitu bahagia dan merasa senang dalam pertemuan yang tanpa diduga sebelumnya itu.
Dia merasa mendapatkan kehormatan telah dikunjungi oleh bangsa jin dari negeri mesir tersebut.
Ternyata tanda lahir Natasha dan putrinya ada kaitannya dengan kerajaan mesir yang kini dipimpin oleh Barkah Alabama...
Dengan adanya pertemuan itu, dan setelah mereka keluar dari pulau misterius tersebut seketika kekuatan Natasha pun kembali lagi.
Natasha sangat senang dengan kekuatannya yang kini semakin besar dan kuat.
Apalagi mereka dibantu oleh sang Raja Jin itu yang menyalurkan kekuatan mantra kuno itu kepada Natasha dan Rara Ayu.
Begitu juga dengan cincin Malee yang pernah dihadiahkan oleh Mayang Kencana padanya sudah kembali aktif dan berenergi kembali...
"Tempat ini sudah aku tutup dari jangkauan siluman ular itu, kalian aman disini sampai beberapa lama. Sebelum kalian bisa pulang ketempat asal kalian, aku akan memberikan sedikit pengetahuanku untuk kalian semua.!"
Disana mereka ditempa oleh ilmu dari Syekh Barkah Alabama, Raja Jin yang sakti untuk membekali mereka dengan beberapa ilmu pilih tanding guna melawan siluman ular yang memiliki cambuk api yang sangat berbahaya.
Bahkan Raja Jin itu pun berpesan kepada Mayang Kencana dan semuanya agar mereka menyerang dan membinasakan siluman ular tersebut.
Juga sang Raja memberi pesan kepada para gadis itu agar berhati - hati menghadapi dari para manusia jahanam yang menguasai ilmu hitam dan memiliki kelompok aliran sesat yang didalangi para dukun.
Syekh meneropong secara ghoib akan ada kejadian besar setelah itu, bahkan dunia akan dikacaukan oleh aliran sesat yang menguasai ajian pelet hitam dan santet kelamin yang akan mengincar para gadis atau wanita yang mudah terperdaya oleh pengaruh energi ilmu tersebut.
"Dunia mendekati zaman yang dimana - mana timbul segala kemaksiatan dan keserakahan para manusia yang ingin menghancurkan jiwa dari setiap makhluk yang beriman... !"
Ucap Syekh Barkah, dia memberikan mereka wejangan sebelum dia kembali ke negerinya.
*****
__ADS_1
( BERSAMBUNG )