
Mereka tiba ditempat tujuan yang dimaksud, Elena, Natasha, Malee juga si kumbang sudah berada disana.
Namun mereka semua terkejut menyaksikan Ibunda ghoibnya sedang dalam penyiksaan kejam ratu siluman ular itu.
"Bunda...!!!"
Teriak mereka sambil berlari menghampiri bunda ratu Mayang Kencana yang tergeletak.
Seketika Nyai Kala Geni pun menoleh kearah mereka yang sedang menghampirinya.
"Dasar bocah ingusan, mau cari mampus ya kalian...!"
Gertak Nyai Kala Geni saat mereka sudah ada dihadapannya.
Mereka menghentikan langkahnya dan melirik kearah tubuh ibu ghoib angkatnya yang begitu mengenaskan dalam keadaan tidak berdaya.
Tanpa menunggu lama, ketiga gadis itu lalu menyerang Nyai Kala Geni yang berdiri tegap dengan bibir menyeringai.
Sorot matanya tajam menatap kearah ketiga gadis cantik yang menyerangnya saat itu.
Tentu saja Nyai Kala Geni tidak tinggal diam, ketika Elena, Natasha dan Malee menyerbu kearahnya, dengan sangat mudah dia berkelit dan ketiga gadis itu ambruk tersungkur saat Nyai Kala Geni balas menyerangnya.
"Kalian datang kesini hanya cari mampus...!"
Seru Nyai Kala Geni dengan tertawa puas.
"Hai iblis... Jangan angkuh dengan kekuatan serta kesaktianmu. Aku akan membalaskan perbuatanmu yang telah membuat ibunda ratu kami sampai seperti itu.!"
Gertak Elena dengan lantang setelah mereka bangkit saat dirinya tersungkur di tanah.
"Hahaha,, Ratu penguasa laut itu saja tidak mampu menghadapi aku, bagaimana dengan kalian...!!!"
Balas Nyai Kala Geni dengan bangga.
Sesungguhnya, jika saja Nyai Kala Geni tahu bahwa wujud yang sedari tadi terus menerus dia siksa habis sampai tak berkutik itu bukan ratu Mayang Kencana asli, pasti dia terkejut bukan kepalang.
Sayang Nyai Kala Geni tidak mengetahui, dia tidak sadar kalau tubuh dari wujud sang ratu penguasa ghoib itu bukanlah ratu Mayang Kencana.
Siluman ular itu sudah terkecoh oleh wujud palsu dari Mayang Kencana.
Dan ini memang jebakan untuk siluman ular tersebut, agar dia mengira kalau musuhnya telah binasa.
***
( FLASHBACK ON )
Ketika terjadi adu kekuatan dengan senjata masing- masing, mereka melayang keatas dan saling mengerahkan senjatanya.
Mayang Kencana yang ketiak itu diselimuti sinar biru yang tebal, berputar ketika melawan cambuk api Nyai Kala Geni.
Lalu selendang sang ratu menangkis pecutan cambuk api tersebut dan membelitnya hingga terjadi ledakan dahsyat.
__ADS_1
Sementara gulungan sinar biru itu ikut lenyap bersama Mayang Kencana didalamnya.
Ketika Nyai Kala Geni terjatuh ketanah begitu juga dengan ratu Mayang Kencana terjatuh, disitulah sang ratu penguasa ghoib dasar laut itu telah memanipulasi dirinya.
Dengan ilmu sakti panca robah nya, Mayang Kencana telah berhasil menipu pandangan Nyai Kala Geni, meskipun siluman ular itu sangat sakti tapi tak mampu melihat wujud asli Mayang Kencana dengan ilmu tersebut.
Lalu kemana ratu Mayang Kencana, setelah dia menyelamatkan diri dari amukan cambuk api Nyai Kala Geni...???
Ini masih menjadi misteri, konon dia diangkat oleh satu kekuatan cahaya putih yang telah membantu menghantarkan dirinya menuju pada suatu tempat.
Dan kini, dia akan kembali lagi setelah melihat putri angkatnya dalam keadaan bahaya...
***
"Aku harus segera turun kembali secepatnya, kasihan putri-putriku dalam keadaan bahaya.
Dasar siluman bodoh.! Ternyata dirimu buta pandangan terhadapku. Rupanya ilmu panca robah tidak bisa dia deteksi, iblis laknat itu menyangka kalau yang dia hajar adalah sosok diriku..."
Ujarnya sambil tersenyum mengejek siluman ular yang konon sakti, tapi mampu dia siasati dengan ilmu bayangannya.
Mayang Kencana seketika menukik dari atas menembus portal alam dunia.
Dia segera datang kembali untuk melawannya dan menyelamatkan putri-putrinya.
***
Nyai Kala Geni sudah bersiap kembali untuk menyerang ketiga gadis cantik dihadapannya.
Sontak saja macan itu seketika terpental jauh dan ambruk di tanah, si kumbang pun terluka dengan bersimbah darah.
"Kumbang...!!!"
Elena berteriak memburu si kumbang yang seketika tidak berkutik lagi, macan hitam itu rupanya sudah tewas.
Elena sangat geram dan marah, dia sangat tidak terkendali melihat keadaan si kumbang mati oleh kekuatan Nyai Kala Geni.
Gadis itu dengan cepat melesat menyerang Nyai Kala Geni, namun apa yang terjadi...???
Elena roboh saat menerjang lapisan ghoib cahaya merah yang sedang diaktifkan oleh siluman ular itu..
Akibatnya, Elena seketika ambruk dengan memuntahkan darah segar mulutnya.
Natasha menjerit histeris menghampiri kakak tercintanya yang jatuh langsung tak sadarkan diri itu, dan Malee sangat terkejut saat dirinya melihat seberkas sinar merah menuju kearah Natasha.
Malee dengan cepat berlari untuk melindungi Natasha dari serangan sinar merah tersebut.
Namun sayang, sinar merah tersebut malah mengenai dirinya.
Gadis Thailand itu ambruk dengan luka parah dibagian punggungnya yang seketika itu dia langsung tersungkur dan sama seperti Elena, dari mulutnya memuntahkan darah segar.
"Kala Geni....!!!"
__ADS_1
Mayang Kencana langsung menukik dari atas dan menghantam kepala ratu siluman ular itu dengan aji tapak langit.
"Akh....!!!"
Kala Geni mengerang kesakitan, dia langsung menoleh kearah Mayang Kencana yang sudah berada disampingnya.
"Kau....???!"
Namun, Mayang Kencana tidak memberikan kesempatan pada siluman ular itu.
Dia menghantamkan kembali tapak saktinya dengan energi kekuatan penuh dan mengarah ke wajah Nyai Kala Geni yang menatap dirinya dengan tercengang kaget.
"Plak...!!!"
Tamparan tangan Mayang Kencana mendarat di wajah Nyai Kala Geni yang sudah dilapisi oleh tenaga dalam energi tapak langit.
Seketika Nyai Kala Geni tersungkur, wajahnya terasa panas terbakar.
Namun, bukan Kala Geni namanya kalau dia tidak bisa bangkit dengan cepat.
Sosok makhluk berwujud manusia cantik ini lalu membalas serangan Mayang Kencana dengan sinar merah yang disalurkan kedalam tubuhnya yang menyala seperti api.
Dengan sekali hentakan tangannya, Mayang dibuat mundur oleh hantaman sinar merah hingga beberapa langkah.
"Kurang ajar, ternyata kau telah menipuku...!
Tapi jangan harap sekarang kau bisa selamat aku akan menghancurkan mu, Mayang...!"
"Hai, makhluk jelek...! Aku tidak akan pernah menyerah, sebelum kau bertekuk dibawah kakiku.!"
"Hahaha... Sombong sekali kau Mayang. Apa kau sudah mampu mengalahkan kesaktian ku hah...!"
"Kau telah melukai putriku, dan membunuh si kumbang, aku tidak akan tinggal diam.!"
"Bagus, kalau begitu buktikan ucapanmu...! atau kau mau sekalian ikut mampus bersama putri-putrimu dan hewan jelek itu... Hahaha.!"
"Hentikan ocehan mu, makhluk laknat...!"
Mayang Kencana geram,.amarahnya nampak terlihat dengan sorot matanya yang begitu tajam menatap ratu Kala Geni.
Dia menyesal tidak sempat melindungi Elena, Malee dan si kumbang dari serangan siluman ular itu.
Mayang Kencana terlambat turun, sementara diluar dugaannya, Elena sudah terburu untuk menerjang Nyai Kala Geni yang sedang fokus menyatukan kekuatan pamungkasnya.
Dia harus bisa menuntaskan dendam itu, tapi apakah dia akan mampu menghadapinya...?
Secara Nyai Kala Geni sangat kuat dan sakti.
*****
( BERSAMBUNG )
__ADS_1