PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
SEBUAH KEKUATAN


__ADS_3

Gadis cantik yang memiliki kulit putih mulus dan sangat menggairahkan sudah siap untuk dieksekusi oleh Bram.


Tubuh mulus di balik balutan gaun lingerie merah itu sangat menggoda kelelakiannya.


Tanpa menunggu lama, Bram menggarapnya dengan penuh nafsu membara hingga sang gadis menggelinjang hebat dan pada akhirnya Bram berhasil menjebol benteng kehormatan sang gadis yang ia dapatkan melalui bayaran besar demi mendapatkan keperawanannya.


Syarat menuju 12 gadis perawan kini ia telah dapatkan dengan penuh kenikmatan diatas ranjangnya.


Bram tersenyum puas setelah selesai dalam melakukan aksinya.


Namun rasa penasaran untuk bisa menikmati tubuh Elena masih membekas dalam pikiran dan hatinya untuk segera bisa terwujud.


Pernah suatu ketika saat Bram berpapasan dengan Elena di kantor, ia mencoba untuk menyalurkan daya peletnya dengan kekuatan mata namun ia tidak berhasil.


Elena waktu beradu pandang dengannya, tak sedikitpun terpengaruh olehnya.


Itulah yang membuat penasaran sekaligus menjadi tantangan bagi Bram.


Namun Bram pantang menyerah untuk yang satu ini, urusannya akan di bantu oleh Bondan jika ia belum berhasil mendapatkannya...


***


Sebelum mendatangi Bondan, siang itu Bram berusaha untuk mengambil gambar Elena.


Tentu saja dengan sangat mudahnya ia dapat mengambil gambar fhoto Elena, apalagi Bram menduduki jabatan Manager di kantor itu.


Setelah berhasil dan menyiapkan fhoto Elena yang sudah dicetak, ia pun berangkat menuju kerumah Bondan setelah pulang jam kantor.


Setibanya dirumah sang dukun sakti itu, Bram kemudian menyerahkan fhoto Elena.


Bondan akan menerawang gadis cantik yang menurut Bram memiliki pagar ghoib tersebut.


"Maaf, Ki... Saya tidak bisa lama karena lagi ada urusan diluar. Nanti saya kembali lagi kalau sudah ada kabar dari Ki Bondan. Kalau gitu saya pamit dulu, Ki..."


Ucap Bram seraya beranjak dari duduknya, ia segera pamit dan menyalami sang gurunya.


"Silahkan, nanti aku kabari kamu Bram. Saya akan coba cek nanti apakah gadis ini benar - benar memiliki benteng ghoib atau tidak."


Ucap Bondan sambil memperhatikan Fhoto Elena dengan sekilas, kemudian menyambut tangan Bram yang menyalaminya.


"Terimakasih, Ki... Saya pergi dulu.!"

__ADS_1


Bondan hanya mengangguk dan bergumam pelan sambil menatap Bram yang berlalu dari hadapannya...


Setelah Bondan menerawang melalui media fhoto tersebut, rupanya apa yang dikatakan oleh Bram benar adanya bahwa gadis yang bernama Elena ini memiliki benteng energi ghoib yang sangat kuat sekali.


Bahkan disaat Bondan memperhatikan kedua bola mata sang gadis didalam fhoto tersebut, dirinya bisa merasakan bahwa ternyata gadis cantik ini memiliki kelebihan diluar batas yang tidak dimiliki oleh manusia biasa.


"Gadis cantik ini ternyata memiliki kekuatan daya supernatural yang unik dan jarang sekali dimiliki oleh orang lain. Aku semakin menjadi penasaran dengan gadis ini, siapakah dia ini sebenarnya.?"


Ucap Bondan sambil terus memperhatikan fhoto tersebut.


"Ilmu Telekinesis kekuatan yang sangat luar biasa, namun sayangnya dia belum tahu cara mengaktifkannya. Dan aku tidak bisa melihat dengan jelas kekuatan yang melindungi gadis ini, siapa dan darimana kekuatan pagar ghoib yang selalu menjaganya.?"


Lanjut Bondan bergumam dalam hatinya, ia tertegun sesaat berusaha untuk menerawang kembali fhoto sosok gadis yang ada didalam genggaman tangannya.


Ia mengerahkan kekuatannya berusaha untuk menarik sukma Elena dari jarak jauh.


Namun ternyata ia gagal dan ia tidak mampu untuk menarik sukma sang gadis cantik itu.


Bondan menarik nafas panjang, dengan peluh keringat membasahi wajahnya.


Ia telah mengerahkan sebagian tenaga dalam dan juga ilmunya agar bisa menembus.


Merasa dirinya tidak berhasil dengan cara ini, terbersit di pikirannya untuk melakukan cara meraga sukma dan menghampiri langsung ketempat dimana Elena berada.


Didalam batinnya ia juga sebenarnya tertarik melihat wajah Elena, dan itu baru saja melihat dari fhoto, apalagi ia melihat secara langsung atau dari jarak dekat.


Aura kecantikan Elena dan tubuh indahnya itu memang sangat mengguncang naluri setiap lelaki siapapun yang melihatnya.


Termasuk Bondan, si dukun ilmu hitam yang saat ini sedang menuju ketempat Elena.


Dengan kehebatan ilmu meraga sukmanya, tidak butuh waktu lama bagi Bondan untuk menemukan Elena yang kini sedang tertidur pulas dikamarnya.


Sesampainya ditempat tujuan, sukma Bondan mendekati tubuh Elena yang terbaring dengan posisi terlentang saat itu.


Kedua pahanya terekspose bebas menjadi pemandangan mata nakal Bondan.


Sungguh cantik luar biasa dan begitu sangat menggoda gairahnya.


"Benar - benar cantik sekali gadis ini, pantas saja si Bram ingin mendapatkannya.!"


Seru Bondan sambil mendekati wajah Elena.

__ADS_1


Tentu saja gadis cantik itu tidak mengetahui kalau saat itu didekatnya ada satu sosok tidak kasat mata sedang memperhatikan tidurnya.


Kemudian secara perlahan tangan nakal sang dukun itu mengelus pipi mulus Elena.


Sentuhan yang begitu lembut dengan penuh nafsu membara terpancar dimatanya.


Namun ketika hendak menyentuh sepasang bukit kembar yang bulat membusung itu, dia tersontak kaget karena seketika tangannya seperti terbakar.


Energi itu menjalar ke bagian dadanya hingga Bondan merasakan sakit, kemudian ia segera mundur dari tubuh Elena beberapa langkah.


"Sial...!"


Gumamnya dalam hati, sambil memegang dadanya yang terasa panas.


Karena penasaran dan juga sangat kesal atas apa yang ia rasakan, Bondan pun kemudian mengerahkan ilmu andalan miliknya berusaha untuk menghancurkan benteng ghoib yang ada pada tubuh Elena.


Namun ternyata sukma Bondan saat itu juga terpental oleh energi ghoib yang mendorong begitu kuat.


Tidak jauh berbeda dengan apa yang di alami


oleh muridnya, Bram Yanuar.


Bondan pun tidak mampu menembus energi benteng ghoib yang ada pada tubuh Elena.


Akhirnya sang dukun ilmu hitam itu kembali menuju raganya dengan membawa perasaan emosi dan kecewa karena tidak bisa melawan kekuatan sang gadis cantik tersebut...


"Siapa yang menjaga gadis itu,? baru kali ini aku tidak bisa menembus tubuh seseorang. Dia begitu kuat dan bahkan aku tidak mampu untuk mendeteksi kekuatan itu."


Dirinya tidak habis pikir dengan apa yang baru saja ia alami.


Seumur hidupnya dia menjadi dukun dan baru kali pertama dirinya merasa seolah tertantang dengan kekuatan tersebut.


Bondan memang bukan dukun sembarangan, ia memiliki kesaktian yang cukup mumpuni didalam bidang apa saja, apalagi keilmuan itu dapat dari seorang guru Bondan yang sangat sakti dalam hal kekuatan jalur ilmu hitam.


Tentu saja kekuatan dan ilmu ghoib mereka itu menggunakan bantuan Jin atau Setan.


Dan mereka membayarnya dengan segala kesepakatan dan syarat yang sangat berat.


Bondan tidak lantas menyerah begitu saja, ia akan kembali berusaha untuk bisa melawan dan menghancurkan kekuatan yang ada pada tubuh Elana tersebut.


Dia akan menggunakan kekuatan serta ilmu tingkat tingginya untuk mengetahui siapa dan apa yang telah menyebabkan gadis itu sangat dijaga kuat...

__ADS_1


*****


( BERSAMBUNG )


__ADS_2