
Malam itu adalah malam dimana David asyik menikmati tubuh Dea yang sudah siap untuk melayani nafsu birahinya.
Dea duduk dipangkuan David yang berada di sofa, mereka saling memberikan rangsangan dan kenikmatan.
Dengan sangat agresif, Dea memancing area sensitif David dengan gerakan pinggulnya.
Hingga lelaki itu harus mengerang nikmat, dia diperlakukan Dea dengan pelayanan yang benar - benar sangat memuaskan.
Setelah lelah dalam beberapa kali permainan, mereka berdua tertidur begitu pulas hingga menjelang pagi...
David bergegas berangkat usai dirinya selesai mandi dan sarapan.
Dia langsung meluncur menuju hotel kencana menjemput Sasmita untuk berangkat ke Jawa bersama -sama.
***
( SUSUK PEMIKAT )
Semenjak dipasang susuk oleh Bondan, kini Angel semakin berubah drastis.
Usaha cafe nya berkembang pesat dan sudah membuka cabang baru yang kini dikelola oleh temannya.
Perubahan besar yang paling menonjol ialah aura kecantikan yang terpancar dari wajah dan juga keindahan tubuhnya yann semakin membuat Angel semakin mempesona.
Hingga banyak dari para lelaki yang ingin dekat dengan Angel.
Dan bahkan banyak yang tergila - gila dengan kecantikannya.
Angel memang sudah cantik dan ia memiliki body yang menarik ditambah pengaruh oleh kekuatan mistis yang ada pada seluruh tubuh wanita single parent ini, tentu saja menjadi berlipat - lipat pesona serta daya tariknya.
Namun disamping itu, libidonya juga menjadi ikut meningkat. Angel mudah terangsang dan selalu ingin memuaskan dirinya dalam hasrat birahinya yang hampir setiap waktu datang menggelitik **** *************.
Dengan memasang susuk itu pula, karakter Angel kini semakin banyak berubah.
Dia menjadi seorang wanita yang nakal dan hiper ***.
Dia melampiaskan hidupnya hanya demi uang dan kesenangan semata.
Berawal dari usaha dan bisnisnya yang jatuh bangkrut hingga mencari pelarisan hingga ia mengenal dukun yang bernama Bondan.
Kini setelah sukses dan kembali meningkat jalan kehidupannya, Angel beralih lebih ingin menjadi sosok wanita yang paling tercantik.
Ia rela memberikan tubuhnya dan tidak segan mengeluarkan budget besar kepada Bondan.
Susuk pemikat telah menjadikan dirinya untuk selalu berambisi dan sepertinya tidak akan pernah ada kepuasan untuk selalu mengejar kenikmatan dan kesenangan baginya.
***
Angel diperkenalkan dengan Bram ketika dia datang kerumah Bondan.
Saat itu Angel berencana minta pelarisan lagi untuk cabangnya yang baru.
__ADS_1
Mereka kebetulan bertemu saat Bram berada disana.
Dari perkenalan itulah Angel kini mulai dekat dengan sosok lelaki itu.
Bram bertamu kerumah Angel dan berencana mengajak wanita itu untuk bekerja sama dan menjalankan bisnis lain yang lebih besar.
Membahas masalah bisnis, tapi mata nakal Bram jelalatan kearah belahan dada Angel yang memakai dress tanpa lengan tersebut.
Angel tahu kalau saat itu Bram sedang asyik memandang sepasang bukit kembarnya.
Rupanya hasrat Bram terpancing penampilan baju Angel yang nampak terlihat seksi.
"Jantungku jadi berdebar begini, Angel benar - benar menggairahkan."
Gumamnya dalam hati, Bram tambah menjadi salah tingkah saat Angel mengangkat kakinya dan menopangkan di kaki sebelah kirinya.
Paha mulus itu terbuka lebar membuat Bram menelan saliva.
"Bisnis apa yang akan Pak Bram jalankan, jika itu menguntungkan pasti donk saya mau..."
"Jangan panggil Pak donk, kurang asyik kalau lagi santai begini."
"Begitu, ya... hee. Panggil apa donk, Mas Bram aja, atau mau di panggil sayang...?"
Timpal Angel semakin memancing perasaan Bram yang sudah semakin salah tingkah.
"Up to you, gimana enaknya kamu saja.!"
Apalagi saat posisi duduk Angel yang mulai semakin dekat disampingnya.
"Mas Bram..."
Ucap Angel dengan suara lirih dan manja, ia dekatkan wajahnya di wajah Bram, sehingga sepasang bibir itu hampir beradu.
"Gimana kalau kita ngobrolin bisnisnya diatas ranjang, mau nggak...?"
Lanjut Angel dengan suara setengah berbisik sambil tangannya mengelus - elus dada Bram dibalik kemeja putih dengan kancingnya yang terbuka sebagian.
Sontak saja membuat Bram menjadi semakin gemetaran, naluri hasrat lelakinya seketika itu pula mulai meronta - ronta.
"Serius...? Ya... Mau donk. Nggak mungkinlah aku menolak ajakan wanita cantik dan seksi kaya kamu."
Jawab Bram semangat, hanya lelaki bodoh kalau tidak mau menerima tawaran seperti itu pikir Bram dalam hati.
Angel kemudian menarik tangan Bram, lalu ia mengajak lelaki itu menuju kamarnya...
Dia ingin memuaskan hasrat birahinya yang beberapa hari ini belum tersalurkan.
Tentu saja Bram sangat beruntung mendapat penawaran seperti itu dengan wanita cantik yang baru beberapa hari saja ia kenal.
Akhirnya kini Bram pun mendapatkan giliran untuk merasakan kemolekan tubuh Angel.
__ADS_1
Dikamar itu kemudian Angel dan Bram saling bercumbu untuk melampiaskan hasratnya.
Hingga permainan terlarang itu memberikan kepuasan pada diri mereka berdua.
Dan pada akhirnya mereka terkulai lemas dan saling berpelukan dengan senyum kepuasan.
***
( RENCANA BRAM )
Sepertinya akan menjadi suatu ikatan bisnis yang baik dan juga menguntungkan baginya.
Betapa tidak, belum apa - apa saja dia sudah mendapatkan service kenikmatan dari Angel.
Setelah menuntaskan hasratnya, mereka lalu membicarakan bisnis yang ditawarkan oleh Bram. Lelaki itu berencana untuk membuka perusahaan besar dikota tersebut dan tentu saja dia membutuhkan suntikan dana yang juga lumayan besar.
Bram akan bekerja sama dengan beberapa investor, termasuk Angel yang telah sepakat dengan ajakan bisnisnya tersebut.
Bram telah sejak lama mengambil data juga melakukan korupsi di perusahaan milik Tuan Malik Muneer tersebut.
Selama ini, tidak ada seorang pun yang tahu akan kebusukan Bram di perusahaan.
Apalagi dengan kedudukannya yang menjabat sebagai Manager cabang perusahaan dengan begitu mudah ia melakukan segala aksinya.
Dia ingin menghancurkan reputasi sekaligus ingin membuat sang sultan dari Singapore ini agar perusahaannya bangkrut.
Setelah itu ia akan berdiri dan menarik semua para investor ke perusahaannya sendiri.
Perolehan omset dan juga perkembangannya begitu pesat setiap tahun. Perusahaan Malik Muneer semakin banyak diminati pengusaha bonafit dari dalam dan luar negeri.
Tidak heran kalau Bram semakin iri saja oleh kesuksesan Bos nya.
Dengan segala upaya dia akan berusaha agar bisa menyingkirkan Malik Muneer.
Siasat dan rencananya sebentar lagi segera terwujud, dengan satu langkah saja dia akan membuat kantor cabang itu berpindah tangan kepadanya.
Dia sudah membuat surat pernyataan palsu dan menggelapkan uang perusahaan bernilai miliyaran rupiah selama Malik Muneer berada di Singapore.
Aksi kejahatannya semakin bebas saja tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya, apalagi Zeno dan Elena tidak ada di kantor itu.
Karena semenjak kehadiran Zeno dan Elena di kantor tersebut, Bram merasa ia semakin tersaingi oleh Zeno dan Elena dengan adanya kepercayaan Malik Muneer terhadap mereka.
Bahkan ia mendengar kalau Bos nya itu akan memberikan ruang dan jabatan tertentu pada mereka berdua atas hasil kerjanya.
Ketika Zeno dan Elena mendapatkan fasilitas dan penghargaan dari Malik Muneer, semakin memicu rasa iri saja dihati Bram.
Dia geram dengan sikap Bos nya yang begitu nampak berlebihan memperlakukan mereka berdua, apalagi Zeno dan Elena orang baru di perusahaannya...
Bukan hanya sekedar ingin menghancurkan, tapi Bram juga akan terus berusaha meneror Elena untuk mendapatkan kemolekan tubuh serta keperawanannya...
*****
__ADS_1