
Keluarga Malik Muneer dan Zeno Feodora kini mereka sudah tiba di pulau Island Of Beauty.
Tentu saja mereka disambut dengan penuh haru bahagia oleh Elena.
Pertemuan itu telah menjadi kebahagiaan dan juga kesedihan bagi mereka, karena Natasha tidak ada disana bersama Elena.
Gadis itu menceritakan perjalanan panjang mereka hingga mereka berada ditempat itu.
Elena meriwayatkan semuanya, hingga pada perjalanan ghoib yang di luar nalarnya.
Malik, Emma, Zeno, Carissa tercengang, apa yang mereka simak dan dengarkan dari anak gadisnya itu seperti sebuah cerita dalam film saja.
Tetapi mau tidak mau, mereka pun harus bisa percaya akan hal yang disampaikan Elena.
Tidak mungkin putri mereka berbohong atau mengarang cerita yang tidak masuk akal itu.
Mereka bingung mengurus itu semua karena berhubungan dengan ghoib, jika saja kejadian atau kasus itu hanya kriminal biasa tentu saja mereka faham dan bisa mengurus semuanya.
Namun Elena memberikan pengertian, bahwa dia akan menjamin semuanya baik - baik saja.
Gadis cantik itu berjanji pada orangtuanya, dia akan membebaskan Natasha dan juga teman - temannya.
Elena juga mengatakan bahwa pengawalnya dan semua yang menjaga dirinya itu bukanlah dari golongan manusia, melainkan bangsa Jin dan Siluman yang siap membantu dirinya.
"Mereka semua yang menjadi pelayan disini adalah anak buah dari Ratu Cakra Geni yang sedang merubah wujud manusia. Dan Elena perkenalkan ini adalah Gondo, dia ini adalah pendampingku dari bangsa Jin. Juga yang di sebelahku ini, beliau Rara Ayu Kencana, putri dari Bunda Ratu Mayang Kencana."
Ujar Elena memperkenalkan Gondo dan juga Putri Ayu kepada keluarganya, setelah Elena panjang lebar menuturkan ceritanya tersebut.
Malik, Emma, Zeno dan Carissa menyambut mereka berdua dengan penuh kebahagiaan, bahkan mereka berpesan agar menjaga Elena dan mereka pun berharap pada Putri Ayu dan Gondo agar bisa membantu menyelamatkan Natasha beserta teman - temannya.
"Kami Do'akan semoga kalian di lindungi oleh Tuhan, tolong kalian jaga serta lindungi putri kami Elena dan berjuanglah bersamanya."
Ucap Carissa, begitu juga dengan Emma dan mereka semua berharap penuh kepada Tuhan agar semuanya bisa kembali dengan selamat.
***
Beberapa hari pun berlalu, mereka semuanya berada dalam pulau indah itu yang dijaga dan dikawal ketat oleh pelayan Elena dari bangsa siluman ini.
Bahkan Gondo pun selalu stay dalam setiap aktifitas yang terjadi di pulau tersebut.
Semua aman terkendali tidak ada suatu tanda apapun dan lelaki yang bernama Doni sudah mereka serahkan kepada Malik Muneer yang akan mengurusnya ke jalur hukum.
Disamping penjagaan ketat dari bangsa tidak kasat mata, semua bodyguard dan pengawal Malik Muneer pun ikut berperan menjaga dari segala yang tidak diinginkan.
__ADS_1
Pulau itu kini telah menjadi kekuasaan Elena serta Putri Ayu, yang tidak akan mudah bagi siapapun untuk bisa merebut kembali pulau tersebut, baik secara fisik ataupun serangan ghoib karena pengawalan yang begitu ketat dari pihak mereka.
Island Of Beauty pun dilapisi kekuatan ghoib tingkat tinggi hasil energi gabungan dari Putri Ayu dan Elena sebagai tameng dari segala serangan yang akan datang kapan saja...
"Gondo, kemari.!"
Seru Elena saat gadis itu berada diluar untuk menikmati udara malam yang cerah bertabur bintang yang di sorot sinar rembulan malam.
"Iya, Tuan Putri...!"
Gondo menghampiri dan menghadap Elena dengan penuh hormat.
Malam itu Gondo sedang santai duduk sambil menatap kearah pantai.
"Aku ingin bertanya sesuatu padamu, boleh.?"
Tanya Elena menatap kearah lelaki tampan jelmaan dari makhluk genderuwo ini.
"Tentu saja Tuan Putri..."
Balas Gondo yang merundukkan kepalanya, dia tidak berani menatap sang gadis cantik didepannya yang kini menjadi Tuannya itu.
"Apakah kau sebelum mengabdi kepadaku, apa kau ingat semua dan kau tahu siapa aku sebelumnya.?"
"Tidak.!"
Jawab Gondo singkat sambil menggelengkan kepalanya.
"Benarkah,?"
Elena kembali bertanya meyakinkan apa yang dia dengar dari lelaki jelmaan itu.
"Tentu saja, kami golongan bangsa Jin akan berkata dengan sebenarnya kepada Tuannya.
Dan kami hanya akan ingat dan berbakti pada siapapun yang dapat menaklukkan kami dan mengikuti perintahnya sampai kapanpun. Dan saya tidak ingat apa yang terjadi sebelumnya hanya yang saya tahu sekarang adalah Tuan Putri Elena adalah sebagai majikan saya.!"
Jawab Gondo, penuturannya membuat lega hati Elena sekaligus juga bingung dan merasa heran kenapa Gondo tidak mengingat semua yang terjadi saat dia belum menjadi budaknya atau pendampingnya.
Dia bahkan sudah melakukan perbuatan yang sangat fatal terhadap Malee dan juga dirinya saat makhluk itu menjadi pengikut Bondan.
Namun Elena memaafkan tatkala dia melihat jasa serta pengabdian Gondo saat ini.
"Apakah ada yang salah dalam diri saya...? Maafkan saya, Tuan Putri... "
__ADS_1
Ujar Gondo bertanya dengan wajah masih tertunduk.
"Tidak ada, Gondo. Aku justru berterimakasih kepadamu, selama ini kau benar - benar setia mengabdi kepadaku.!"
Jawab Elena, dia tidak ingin membahas lagi rasa penasaran di hatinya tentang makhluk itu dan kini dia berusaha melupakan semua yang telah terjadi di masa lalu.
Gondo yang sekarang bukan Gondo yang dulu jahat, kejam bahkan berani menjamah wanita dengan kendali dari dukun itu.
Tapi makhluk itu kini sangat baik, tunduk dan patuh pada perintahnya. Bahkan gadis itupun melihat kalau Gondo tidak berani sama sekali mengganggu para wanita manapun.
Sedangkan menurut pengetahuannya bahwa golongan Jin ras Genderuwo ini tentu saja adalah salah satu makhluk yang paling cabul diantara makhluk yang lainnya.
"Angkat kepalamu, Gondo dan tatap wajahku. Dengar, mulai hari ini aku akan menggantikan namamu, dan nama Gondo tidak cocok untuk kamu saat ini apalagi sekarang kau menjelma sebagai manusia tampan.!"
Gondo mengangkat wajahnya dan menatap Elena sang majikannya, bola mata gadis itu sangat tajam menyorot kearahnya dan tentu memiliki energi kuat yang sedang merasuk kedalam dirinya.
"Kau aku beri nama "Rangga Pati" ... Mulai hari ini aku akan memanggil dengan sebutan itu.!"
Ucap Elena dengan tegas, disamping itu pula Elena juga menyalurkan kembali kekuatannya kepada Gondo sebagai energi penguat agar Gondo semakin patuh dan manut kepadanya.
"Rangga Pati..."
Gondo menirukan ucapan Elena.
"Iya, kau adalah Rangga Pati yang akan setia pada perintahku dan mengabdi padaku.!"
Ucap Elena.
"Terimakasih, Tuan Putri... Saya akan menjadi pelayan, pengabdi dan pendamping yang siap menjaga dan melindungi Tuan Putri.!"
Gondo yang kini telah berganti nama, berikrar dan bersumpah dihadapan Elena, Rangga Pati kini siap mengabdi seumur hidupnya sebagai makhluk ghoib pendamping gadis cantik itu.
"Sekarang kau pergi dan bawa sebagian dari para dayang untuk mengawal dirimu menuju alam ghoib dan cari informasi tentang Istana Ratu Cakra Geni... !"
"Baik, Tuan Putri.!"
Ucap Rangga Pati, siap menjalankan perintah.
"Laksanakan...!"
Gondo alias Rangga Pati pun pamit kemudian menemui beberapa dayang yang akan dibawa untuk menjelajah portal ghoib Istana Siluman Ular tersebut...
*****
__ADS_1
( BERSAMBUNG )