PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
SANG RATU PENGUASA PULAU


__ADS_3

Bram menuju tempat pulau misterius yang sengaja dibawa dan di undang menjadi tamu spesial yang akan dijadikan budak nafsu Nyai Kala Geni.


Sebelum Bram mendapatkan apa yang dia inginkan, pria ini wajib melayani gairah sang ratu ular diatas ranjang.


Secara kasat mata, tentu saja wujud siluman itu sangat cantik dan menggoda.


Padahal sesungguhnya dia adalah jelmaan ular yang sangat menakutkan.


Bram digiring menjadi salah satu manusia yang menjadi budak nafsu akibat jalan serta cara sesat yang dia inginkan untuk mencapai suatu tujuan dengan berkolaborasi dengan penguasa ghoib tersebut.


Dimata Bram dia melihat segala kemewahan dan keindahan yang memanjakan penglihatan dirinya selama berada di kerajaan sang ratu.


Dengan segala kenikmatan dan apa yang ada didalamnya, namun jika dilihat sesungguhnya itu adalah gua angker yang dihuni oleh segala jenis makhluk ghoib.


***


Nyai Kala Geni sudah mengetahui ketika dia kembali ke sarang kerajaannya, bahwa ketiga gadis itu sudah tidak lagi tinggal ditempat air terjun tersebut.


Dia hanya membiarkan saja, karena dia tahu tidak ada yang bisa keluar dari wilayah pulau kekuasaannya.


Bahkan dia juga tahu keberadaan ketiga gadis cantik calon korbannya.


"Kalian tidak akan bisa lari, selama kalian ada di pulau ini. Hahaha....!!"


Gumam sang ratu Kala Geni dengan jumawa, dia tertawa puas karena sebentar lagi ketiga gadis itu akan dia tangkap dan akan di jadikan korban tumbal kekuatannya.


Sang ratu mengerahkan pasukan ghoibnya untuk segera menangkap Elena, Natasha dan Malee yang kini sedang berada dilain tempat pulau itu.


"Dengan segala perintah Nyai Ratu, kami siap menjalankannya.!"


Ucap salah seorang pengawal yang di berikan tugas oleh Nyai Kala Geni.


"Berangkatlah kalian malam ini, lakukan tugas dengan baik dan jangan sampai gagal untuk membawa mereka ke hadapanku.!"


"Baik Nyai Ratu ..!"


Beberapa pasukan dari makhluk ghoib ini pun kemudian pergi untuk menuju tempat dimana Elena, Natasha dan Malee berada.


***


Angin berhembus kencang, dibawah naungan pohon nampak ketiga gadis cantik ini tengah merebahkan tubuhnya.


Mereka begitu lelap dalam tidurnya mungkin karena lelah setelah berjalan cukup jauh.


Pasukan ghoib yang dipimpin oleh seorang punggawa kepercayaan Nyai Kala Geni tiba ditempat itu dengan sekejap, dan mereka siap untuk menangkap ketiga gadis yang sedang lelap tertidur itu.


Namun ketika pasukan lelembut itu hendak menghampiri ketiga gadis ini, tiba - tiba saja mereka terpental dengan sendirinya.


"Akh....!!!"


Sebagian dari mereka terpekik dan langsung tersungkur oleh kekuatan energi tersebut.


Sontak Elena seketika terbangun saat dirinya mendengar suara gaduh didekatnya.


Elena terperanjat, seketika dia bangkit setelah sadar kalau saat itu dirinya telah berhadapan dengan beberapa makhluk yang mengerikan.


"Siapa kalian...?"


Teriak Elena dengan suara membentak.

__ADS_1


"Kalian tidak perlu tahu siapa kami, yang jelas kalian malam ini harus ikut bersama kami.!"


"Makhluk laknat enyah darisini, jangan pernah mengganggu kami.!"


"Kami telah ditugaskan oleh ratu kami, untuk membawa kalian.!"


Mendengar kegaduhan dan suara ribut - ribut,


Natasha dan Malee seketika terkejut saat dia terbangun.


Mereka melihat banyak makhluk didepannya, dan sedang mengepung tempat tersebut.


Dengan segera mereka bangkit dan mendekat pada Elena yang sedang berhadapan dengan salah satu makhluk hitam tinggi besar.


"Kakak...!"


Natasha sedikit ketakutan dan cemas.


"Elena... Apa yang harus kita lakukan.?"


Malee pun merinding dan ketakutan melihat wajah - wajah pasukan lelembut itu.


"Tenang... Apapun yang terjadi Kita harus bisa melawan mereka.!"


Elena bersiap siaga mengawasi gerak gerik segerombolan makhluk dihadapannya itu.


"Tangkap ketiga manusia itu.!"


Perintah sang pemimpin mereka, beberapa makhluk itu kemudian maju untuk menyergap Elena, Natasha dan Malee.


Namun Elena tidak tinggal diam, dengan ilmu kekuatan supranaturalnya dia mengeluarkan energi untuk menghalau para makhluk itu.


Mereka terkepung dalam posisi yang sangat sulit untuk menghindar dari terkaman mereka yang semakin bertambah jumlahnya.


Saat itu juga Natasha dan Malee diangkat dan dibawa oleh mereka dan lenyap seketika.


"Natasha.... Malee....!!!"


Elena berusaha untuk mengejar para makhluk yang membawa adik dan temannya, namun dia dihadang oleh pasukan lainnya.


Ia menyerang sambil menjerit dan menangis, gadis itu hilang konsentrasi hingga dirinya terluka terkena cakaran para makhluk itu.


Setelah bisa fokus kembali, Elena kemudian mengeluarkan kemampuannya, dia melesat keatas untuk menyelamatkan diri.


Elena bisa lolos, tetapi dia tidak sempat untuk menyelamatkan Natasha dan Malee.


Dalam keadaan genting itu, si kumbang baru muncul karena malam itu si kumbang sedang mencari mangsa untuk dijadikan santapan.


Tanpa menunggu perintah lagi, si kumbang begitu tiba disana, langsung melompat dan membantu Elena.


Macan kumbang itu mengamuk, menerjang pasukan makhluk itu.


Namun mereka bukanlah manusia yang bisa dikoyak oleh hewan buas ini, malah dengan sangat mudah mereka justru menumbangkan


si kumbang dengan kesaktiannya.


Macan kumbang itu terkapar setelah diterkam oleh makhluk tinggi besar yang menghantam tubuhnya.


Hingga si kumbang mengerang yang akhirnya terkapar di tanah.

__ADS_1


"Kumbang...!!"


Teriak Elena dari atas pohon, segera dia turun menghampiri si kumbang.


"Kumbang, Bangun...!!"


Elena khawatir saat si kumbang tidak bangun lagi setelah sahabat hewannya ini terkapar.


Namun melihat posisinya terancam bahaya, Elena kembali melesat keatas, dia kabur dari arena pertempuran itu.


Dia berlari menggunakan kekuatan angin dan menerobos kedalam hutan yang kemudian lenyap dari pengejaran para makhluk itu.


***


Pasukan ghoib pun telah kembali, mereka lalu melapor dan membawa Natasha dan Malee yang pingsan saat di bawa oleh mereka.


"Kenapa hanya 2 gadis.??"


Tanya sang ratu dengan marah.


"Maaf Nyai Ratu..."


Ucap pimpinan pasukan yang ditugaskan oleh sang ratu itu.


"Gadis yang satu berhasil lolos, dia memiliki kesaktian yang cukup tinggi.!"


Jawab salah seorang dari pengawal yang lain.


"Goblok...! menangkap perempuan saja kalian tidak becus...!!"


"Maafkan kami Nyai,"


"Sudah pergi, kejar dia sampai dapat. Kenapa kalian pulang. Bawa gadis itu ke hadapanku.!"


Ujar sang ratu dengan marah, dia perintahkan kembali anak buahnya untuk mengejar Elena yang lolos melarikan diri.


"Baik, Nyai... "


Mereka yang ditugaskan oleh sang ratu itu kembali untuk mengejar Elena.


"Dan kalian, bawa kedua gadis ini, ikat dia dan tawan mereka diatas altar persembahan.!"


Perintah Nyai Kala Geni kepada punggawanya yang lain.


"Hahaha.....!!!!"


Sang ratu siluman ular itu merasa senang dan puas, dia tertawa lepas membahana diruang istana kerajaannya.


"Kalian jangan menggangguku, jaga mereka dan awas jangan sampai mereka lepas.!"


Perintahnya lagi kepada pengawalnya yang saat itu telah mengikat Natasha dan Malee yang di sandera dan dibaringkan diatas altar.


Nyai Kala Geni kemudian melangkah masuk kekamarnya untuk memuaskan hasrat birahi malam itu bersama sosok manusia bernama Bram yang sudah siap melayaninya.


Sementara keadaan Elena kini kembali dalam pengejaran para makhluk ghoib itu.


Namun dia bersembunyi disuatu tempat dan akankah dia tertangkap...???


*****

__ADS_1


( BERSAMBUNG )


__ADS_2