
Setelah kejadian sukma Natasha memasuki ruang waktu dimensi alam ghoib di kerajaan dasar laut dan bertemu dengan sang ratu penguasa samudera tersebut, gadis cantik ini tidak mengingat kejadian itu sama sekali.
Apa yang ia alami di alam bawah sadarnya, rupanya belum terealisasikan oleh Natasha.
Namun pada malam itu, sosok sang ratu telah hadir dalam mimpi Natasha.
Seolah nyata dirasakan oleh gadis cantik ini, saat pertemuan di alam mimpi tersebut.
"Wahai Natasha, kamu aku angkat sebagai putriku dan kamu mungkin belum mengingat bahwa alam bawah sadar mu telah memasuki ruang dimensi ghoib dan bertemu denganku.
Aku adalah Ratu Mayang Kencana, Ibunda mu dari alam ghoib. Dengarkan baik - baik dan ikuti ucapan mantra kuno yang aku berikan padamu dan setelah ini kau akan mengingat semua kejadian di istana ku tempo hari. Tapi ingat, jangan kau beritahukan pertemuan ini pada siapapun.!"
Seru Ratu Mayang Kencana didalam mimpi tersebut.
Kemudian Natasha mengikuti ucapan mantra kuno itu dengan fasih.
"Bagus Natasha, pergunakan mantra tersebut saat kau membutuhkannya. Keajaiban akan datang melalui tuah energi mantra itu dan kau harus menjaga dengan baik kemampuanmu.!"
Seketika bayangan masa lalu ter-visualisasi oleh Natasha didalam mimpi. Seketika ia pun melihat bayangan dirinya ketika usia 7 tahun yang pada saat itu ditelan ombak.
Kemudian bayangan itu menggiring dirinya ketika diselamatkan oleh sang ratu penguasa samudera tersebut.
Hingga ia ditemukan oleh Malik dan Emma, sampai ia di adopsi dan dirawat hingga kini tumbuh jadi gadis dewasa.
Semua tergambar dengan sangat detail tanpa terlewatkan sedikitpun.
"Ayah..., Ibu... !!!"
Teriak Natasha diluar kesadarannya.
Seketika itu pula Natasha terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya.
Jantungnya berdegup kencang dengan nafas yang membaur, sesaat ia tertegun mengingat semua kejadian didalam mimpinya tersebut.
Setelah kesadarannya terkumpul, tanpa dia sengaja dengan mudahnya ia mengucapkan mantra kuno yang diajarkan oleh sang ratu penguasa samudera tersebut dengan lancar dan fasih.
Namun tiba - tiba angin kencang berhembus dan suara petir menggelegar membahana diluaran sana.
Cuaca berubah menjadi sangat dingin sekali dan mencekam.
Natasha terlonjak kaget saat suara petir itu seakan mengguntur diatas atap kamarnya.
Tanpa ia sadari, cahaya keluar dari tanda lahir segitiga yang ada di punggungnya tersebut.
Kemudian, dalam sekilas bola mata Natasha menyorot dan memancarkan cahaya kebiruan yang sangat terang sekali.
__ADS_1
***
"Ingat, Natasha... Sekarang kau adalah gadis yang memiliki kekuatan supranatural dan kau sekarang sudah mengetahui status dirimu dengan seutuhnya. Tapi kau jangan lupakan orang tua angkat mu yang selama ini telah mengasuh mu hingga tumbuh dewasa. Mereka begitu sangat mencintai dan juga menyayangimu. Mereka Malik Muneer dan Emma Alsava... !"
Seru suara tanpa wujud yang mengiang jelas ditelinga Natasha.
Suara itu tidak lain adalah Mayang Kencana, sang ratu penguasa samudera sunda island.
"Baik, Ibunda Ratu. Aku mengerti apa yang telah kau sampaikan. Terimakasih untuk semuanya... "
Jawab Natasha dalam gumam batinnya.
Natasha dalam sekejap telah berubah drastis, ia mengingat semuanya dan kini ia telah menjadi sosok gadis dengan kemampuan spiritual yang sangat luar biasa.
Dan semua itu tidak lepas berkat bantuan dari Tuhan melalui orang tua angkatnya, baik yang ada di dunia ghoib maupun di dunia nyata.
Kini tinggal bagaimana Natasha menyikapi kedua orang tua angkatnya, Malik dan Emma.
Secara mereka tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada diri Natasha ketika itu...
***
( TIDAK BERUBAH SIKAP )
Natasha justru akan berperan sebagaimana mestinya, ia akan tetap dengan gaya khas nya putri Malik dan Emma.
Meski kesadarannya sudah pulih serta semua ingatannya telah kembali, Natasha tidak lalu serta merta menyatakan status dirinya yang sesungguhnya.
Dia telah berencana suatu saat nanti bila itu semua sudah memungkinkan dan keadaan waktu yang tepat, baru dia akan mengungkap semuanya.
Natasha ingin menyelidiki dulu siapa orang tua kandung dan saudara kembarnya serta dimana mereka berada.
Bahkan Natasha pun telah menyimpulkan kejadian tempo hari saat melihat sosok yang bertemu dengannya.
Wajah yang mirip dan sangat cantik itu adalah saudara kembarnya.
Ia sangat yakin sekali, kalau sosok dalam mimpi tersebut adalah kembarannya yang berpisah 15 tahun silam...
***
( HADIAH ISTIMEWA DARI MALIK )
Dua hari sudah berlalu, Malik Muneer kembali terbang ke Indonesia untuk melanjutkan pekerjaan dan bisnisnya yang kini sedang di tangani oleh beberapa staf kepercayaannya.
Bahkan Zeno dan Elena diberikan tugas untuk menghandle beberapa investor dari luar yang ingin bergabung di perusahaannya.
__ADS_1
Setelah tiba di Indonesia, Malik Muneer pun kembali menggelar meeting nya dengan sejumlah investor dari beberapa negara itu.
Zeno dan Elena merasa senang melihat Malik Muneer kembali dan tugas mereka kini telah selesai dan berhasil dalam menangani semua pekerjaan tersebut.
Namun setelah selesai tugas tersebut, Malik menyatakan agar Zeno dan Elena sementara tetap tinggal disana.
Dengan beberapa pertimbangan Zeno dan Elena menyetujui permintaan sang president direktur itu.
Malik Muneer sangat senang pada Zeno dan Elena, karena telah menerima tawarannya itu.
Bahkan mereka diberikan dua buah kamar apartement mewah oleh Malik dengan segala fasilitasnya termasuk hadiah mobil mewah Lamborghini Aventador berwarna putih.
Sungguh hadiah yang sangat spesial dengan ganjaran yang setimpal atas kerja keras Zeno dan Elena dalam mensukseskan bisnisnya.
Zeno menghubungi sang istri yang berada di Rusia saat itu, serta memberi kabar bahwa ia berencana untuk berpindah ke Indonesia.
Dia akan alihkan aset perusahaannya dan membangun bisnis di Indonesia dan bekerja sama dengan perusahaan Malik Muneer.
Berita bahagia ini disambut hangat serta di setujui oleh sang istri.
Dalam waktu singkat Zeno akan menjemput Carissa, sang istri tercinta untuk segera di bondong ke Indonesia.
Mereka akan tinggal di Bali bersama - sama untuk mendiami apartement super mewah pemberian hadiah dari Malik Muneer.
"Besok Papah akan pulang untuk menjemput Mamah mu, dia sudah setuju untuk tinggal disini bersama - sama. Lagi pula, Papah sudah jatuh cinta dengan negara ini yang begitu indah dan sungguh mengesankan. Kita akan pindah membuka perusahaan disini dan mengembangkan proyek kerjasama dengan Tuan Malik Muneer."
"Okay, Pah... Elena sangat mendukung semua keputusan Papah. I love you... Papah.!"
Elena memeluk hangat sang ayah tercintanya dengan perasaan penuh kebahagiaan.
Dia pun sangat senang untuk tinggal disana, bahkan ia memutuskan akan selamanya dia tinggal di Indonesia.
"Thank You, Honey... Love you to... "
Ucap Zeno lalu mengecup kening Elena, sang putri tercinta dengan penuh bahagia.
"Okay, Pah... Kalau begitu Elena mau ke kamar dulu, mau mandi dan ganti baju. Nanti kita dinner diluar ya, Pah..."
" Okay, sayang..."
Elena kemudian meninggalkan Zeno, lalu ia menuju ke kamarnya...
***
( Bersambung )
__ADS_1