
Beberapa hari sudah berlalu, keluarga Zeno Feodora berkumpul bersama dirumah Malik Muneer.
Mereka diberikan waktu sampai kapanpun untuk tinggal dirumahnya.
Kebaikan dan ketulusan Malik dan Emma sungguh membuat keluarga Zeno merasa bahagia dan terharu.
Begitupun kebahagian kedua gadis kembar yang sudah tumbuh dewasa itu, mereka pun nampak terlihat akrab sekali semenjak saling bertemu diantara kedua kakak adik ini.
"Kak, aku pengen liburan ke Bali. Nanti kalau Kakak pulang aku mau ikut kesana. Sudah lama banget belum pernah ke Indo lagi."
"Iya, Natasha harus donk... Kamu harus main kesana. Kakak juga masih kangen sama adik tersayang ini, hee..."
"Iya, Kak... Sama aku juga.!"
"Aku sebenarnya pengen banget tinggal sama kalian, tapi aku kasihan sama mereka. Daddy sama Mom pasti sedih banget... Mereka telah lama merawat aku membesarkan aku hingga seperti ini sekarang. Kalau aku tinggal sama kalian gimana mereka ..."
Disela - sela kebahagiaannya saat ini, rupanya Natasha juga dihadapkan kondisi yang serba salah untuk menyikapi dirinya sendiri setelah mereka bertemu dan berkumpul bersama.
Apakah ia harus tinggal dengan kedua orang tua kandungnya ataukah dengan orang tua asuhnya yang begitu sangat mencintainya.
"Aku masih bingung, Kak.. Nggak bisa kalau harus memilih, Aku mau kalian semua ada di dekatku dan selalu bersama.!"
Ucap Natasha, wajahnya tertunduk dengan raut kesedihan yang tersembunyi.
Gadis itu bingung untuk menentukan siapa yang harus ia ikuti dan tinggal bersamanya.
"Lho, kamu malah sedih gitu.? Adikku sayang, jangan mikirin masalah itu dulu. Sekarang kita waktunya bahagia dan bersenang - senang..."
Elena mengangkat wajah sang adik tersayang dan menatap lembut bola mata Natasha yang nanar berkaca.
"Kami semua sangat menyayangi kamu, udah jangan bersedih. Mending kamu ajakin Kakak untuk jalan - jalan keluar keliling kota ini.!"
"Hem.. Boleh tuh. Kita shopping yuuk.."
"Nah...Gitu donk. Tuh kan cantik kalau terlihat senyum begitu.hehee... "
Mereka kemudian keluar dari kamar Natasha, dan meminta ijin pada kedua orangtuanya.
Elena dan Natasha menghampiri Carissa dan juga Zeno yang tengah duduk santai diruang keluarga asyik berbincang dengan Emma.
Kedua gadis kembar itu kemudian duduk dan mereka berdua lalu meminta ijin untuk pergi keluar sekedar untuk jalan - jalan.
"Mah, Pah .. Elena dan Natasha mau keluar jalan - jalan. Bolehkan.. ?"
"Boleh sayang... Tapi kalian hati - hati, jaga diri baik - baik, ya...!"
Ujar Carissa yang di anggukan oleh Zeno.
"Iya, Mah. Siap...!"
"Tante, Kami mau ijin keluar ya.. Aku sama Natasha pengen jalan - jalan. Bolehkan...?"
"Iya, Boleh donk. Hati - hati bawa mobilnya jangan ngebut - ngebut.ya..!"
"Makasih, Tante.!"
"Makasih, Mom... Natasha pergi dulu. Oh,ya.. Daddy kemana, Mom..?"
__ADS_1
Tanya Natasha sambil mengecup pipi Emma.
"Daddy lagi keluar dulu tadi pagi, katanya ada keperluan sama rekan bisnisnya."
" Oohh,, gitu ? Koq aku nggak tahu.?"
"Tadi kamu masih tidur sayang, kasihan kalau dibangunin.!"
"Hehehe... Iya Mom, aku ngantuk semalam abis ngobrol seru banget sama Kak Elena."
Kemudian Natasha mengecup pipi Carissa dan Zeno yang disambut senyum mereka.
" Makasih, Mah...Pah. Natasha pamit dulu ya sama Kak Elena."
" Iya, sayang hati - hati ya.!"
Mereka kemudian pergi yang ditatap senyum bahagia oleh Zeno, Carissa dan Emma.
Dua keluarga itu nampak sangat harmonis dan begitu sangat perhatian dan sayang pada putri - putri mereka.
Tidak ada rasa saling iri dari kedua orang tua kandung dan orang tua asuh, mereka sama - sama menyayangi Natasha dan juga Elena...
***
Hari itu Elena dan Natasha berkeliling kota menghabiskan waktu hingga sore hari serta berbelanja beberapa baju dan aksesories dari salah satu Mall termegah dikota tersebut juga dari beberapa butik ternama disana.
Setelah puas jalan, makan dan shopping lalu mereka pulang menjelang sore dengan mobil mewahnya Natasha mengemudikan sebuah sedan lamborghini orange dan Elena duduk santai disampingnya menatap kearah jalan.
Namun hal yang tidak terduga oleh mereka, hampir saja Natasha menabrak seekor anjing hitam yang berdiri ditengah jalan tersebut.
Natasha menginjak rem mendadak dan tentu saja mobil yang berada dibelakangnya sontak saja langsung menubruk mobil sedan mewah Natasha tersebut, karena berhenti mendadak.
"Oh my god...!"
Teriak Natasha sedikit terkejut kemudian dia menengok kearah belakang.
"Are you okay...?"
Tanya Elena sempat khawatir, karena suara benturan kedua mobil yang menubruk dari arah belakang mobil mereka.
"Yeah, I'm Fine...But, ouw my car.! Mobilku oh Kakak... "
Natasha lalu keluar dari mobilnya yang diikuti oleh Elena menghampiri sebuah mobil sedan BMW hitam yang sudah menubruk mobilnya nya dari belakang.
Namun beberapa langkah sebelum sempat Natasha dan Elena sampai, Seorang sosok lelaki tampan keluar dari mobilnya tersebut.
Sambil membuka pintu mobil, ia lalu menatap kearah Natasha dan Elena dengan membuka kaca mata hitamnya.
Dia berdiri disamping mobilnya, ia sudah siap menunggu kedua gadis cantik kembar yang sedang menghampirinya.
Ketika Natasha dan Elena sudah berhadapan dengan sosok lelaki ini, mereka terpesona oleh ketampanan wajah dan juga penampilan dari lelaki tersebut.
"Wow... Ganteng banget..!"
Gumam Elena dalam hati sambil senyum - senyum menatap kearah pria tampan ini.
"Hai, kamu sudah merusak mobilku. Gimana sich, main tabrak aja... kamu harus ganti rugi kerusakan mobilku.!"
__ADS_1
Tegur Natasha yang sedikit kesal karena body belakang mobilnya rusak parah.
Namun dalam hati kecilnya ia juga sama ikut terpesona oleh ketampanan sang pria yang ada dihadapannya.
"Okay...Okay... I'm sorry, Nona. Aku tidak sengaja menabrak mobilmu, karena Nona yang berhenti mendadak tadi.!"
"Aku tidak mau tahu itu, yang penting kamu harus ganti rugi semuanya."
"No Problem, aku akan ganti semuanya.!"
"Waw.. Boleh juga nich cowok, sanggup ganti biaya kerusakan mobilku.!"
Gumam Natasha, ia merasa kagum dengan sosok pria asing ini.
"Boleh kita kenalan,?"
"Boleh... !"
Elena langsung menimpali, dari tadi tatapan matanya tidak lepas memandang kearah pria tampan itu.
Natasha hanya tersenyum sambil melirik kearah Elena.
"Hem,, naksir dech...!"
Bisik Natasha, sambil menyenggol tangan sang kakak.
"My Name Elena,"
Ucap Elena mengulurkan tangannya.
" Rico... !"
Pria ini menyambut tangan Elena dan berjabat tangan.
"Ini Natasha, Adik kembarku.!"
Ucap Elena menunjuk kearah Natasha setelah melepaskan jabatan tangannya.
"Natasha..."
"Rico..."
"Okay, sekarang kamu ikut kami kerumah. Aku harus pastikan bahwa kamu benar - benar bertanggung jawab.!"
Ujar Natasha, sambil meminta kunci mobil sang pria bernama Rico ini.
"Oh, tentu saja saya siap. Senang sekali bisa di undang ke rumah kalian.!"
Sahut Rico sambil menyerahkan kunci mobilnya pada Natasha.
"Kakak bawa mobil dia, ya...?"
"Okay... "
Natasha menyerahkan kunci tersebut pada Elena, kemudian ia masuk ke dalam mobil itu yang disusul oleh Rico yang duduk dikursi jok depan samping Elena.
Natasha lalu kembali ke mobilnya, kemudian ia melajukan mobilnya yang diikuti oleh mobil yang dibawa Elena dari belakang...
__ADS_1
***