PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
BERTEMU SAHABAT LAMA


__ADS_3

Setelah mendapat jimat sakti berupa cincin mustika genderuwo yang diberikan Bondan, seketika itu pula Bram memiliki kekuatan dan kesaktian yang sangat luar biasa.


Menjelang malam, sesuai yang disarankan oleh Bondan kemudian Bram pun menuju kerumah Angel untuk bertemu dengan wanita itu sekaligus mengabarkan tentang dirinya.


Tepat jam 9 malam, Bram keluar dari rumah Bondan. Dan, ternyata... Semua benar - benar aman dan Bram bebas melenggang sesuka hati, tanpa harus ketakutan di kejar anak buah Malik Muneer.


Tidak lama kemudian, Bram sudah sampai di depan rumah Angel.


Wanita cantik itu menyambut kedatangannya dengan senyum tersungging.


"Masuk... Mas.!"


"Iya, terimakasih.!"


Kemudian mereka duduk di sofa ruang tamu, setelah Angel menyuguhkan kopi pada Bram lalu Angel bertanya pada lelaki yang kini ada didepannya.


"Tumben, datang malam - malam tanpa ada kabar dulu.?"


"Ada sesuatu hal yang ingin aku bicarakan sama kamu.!"


"Tentang, Apa...???"


Tanya Angel penasaran dan posisi duduknya semakin mendekat dengan menatap serius kepada Bram.


"Sebentar lagi aku akan menjadi pengusaha besar. Tapi saat ini aku sedang buron dari anak buah Bosku. Dan, mungkin sebentar lagi Tuan Malik akan mencari ku bersama anak buahnya yang lain. Aku telah berhasil mengantongi data dan aset perusahaannya, dan yang paling utama uang perusahaan kini sudah berada di tanganku..."


"Wahh, hebat juga kamu ya Mas..."


"Tapi sementara ini aku harus berhati - hati dan waspada. Tapi aku tidak begitu khawatir karena guruku memberikan jimat dan pagaran ghoib untukku. Aku yakin Ki Bondan mampu mengatasi semuanya..."


"Bagus dech kalau begitu..."


"Malam ini aku menginap disini ya... "


Ucap Bondan yang menatap wajah cantik Angel dimalam itu, yang mengenakan dress motif bunga warna pink.


"Boleh aja, tapi ajak aku shopping ya. Sekalian kita berlibur juga mendinginkan keadaan saat ini, biar kamu juga lebih rileks Mas..."


"Kamu mau kemana, aku akan turuti semua permintaanmu.!"


"Kita ke luar negeri. Gimana kalau kita pergi ke Thailand...? Aku pengen kesana, soalnya aku pengen ketemu temanku, dia tinggal di kota Pattaya."


"Boleh... Besok kita berangkat, ya..."


"Okey, Makasih ya... Kamu baik banget Mas. Pokonya malam ini aku akan service kamu sampai puas, yang penting kamu senang aku juga senang..."


Ucap Angel dengan senyum tersungging.


Kemudian Angel mengajak Bram ke kamarnya dan seperti hari kemarin, wanita ini mengajak Bram untuk bercinta malam itu.


Dengan perasaan senang dan bahagia Bram mengikuti langkah Angel menuju kamarnya.


Mereka lalu saling memuaskan hasratnya, dan tertidur pulas setelah saling lelah dalam pertempuran yang menguras tenaga itu...


***


Bram dan Angel berangkat ke Thailand, Bram pun sangat senang mengajak Angel kesana disamping dia menghindari kejaran para anak buah Tuan Malik, ia juga pasti akan selalu merasakan puas dilayani Angel setiap waktu.


Setelah tiba di kota Pattaya, Thailand. Mereka check-in di hotel termewah yang ada disana.


Kota Pattaya adalah salah satu kota terkenal di Thailand dengan para wanita cantik dan seksi dengan menjajakan tubuhnya atau bisa di sebut pusat perdagangan wanita penjaja **** komersial...

__ADS_1


Kota hingar bingar dengan bertaburan lampu neon dan keramaian di kota tersebut sungguh menarik perhatian para wisatawan disana.


Apalagi kota yang dekat dengan pantai itu menciptakan suasana nyaman bagi penikmat dan pemuas nafsu syahwat para lelaki hidung belang.


Di sepanjang jalan terlihat barisan wanita - wanita cantik dan seksi siap memanjakan siapapun yang ingin bercinta diatas ranjang dengan berbagai tarif yang berbeda.


Diantara salah satu dari sekian banyak wanita penjaja tubuh tersebut, disana ada seorang wanita cantik yang bernama Jane Saeng dao. Dia teman Angel yang pernah tinggal di Bali selama 2 tahun yang kemudian ia kembali ke Thailand dan kini hidupnya berkubang dalam lumpur dosa sebagai wanita panggilan.


Angel menemui wanita cantik yang berusia 27 tahun ini, disebuah cafe dipinggiran kota Pattaya tersebut.


Wanita cantik berkulit putih ini menyambut Angel dengan senang hati.


Mereka pun saling melepas rasa rindu dalam pelukan hangat sebagai sahabat yang sudah lama tidak berjumpa.


"Bagaimana kabarmu, beb.? Kamu terlihat semakin cantik saja.!"


Sapa Jane setelah melepaskan pelukannya.


"Seperti yang kamu lihat, kabarku sangat baik. Kamu juga cantik Jane, masih seperti 2 tahun yang lalu."


Balas Angel sambil tersenyum.


"Siapa dia, pacarmu atau suamimu ??"


Bisik Jane disamping Angel, matanya melirik kearah lelaki tampan didepannya.


"Oh,ya.. Kenalkan dia Bram, rekan bisnisku.!"


"Bram..."


"Jane..."


Mereka lalu saling berjabat tangan dan saling menatap satu sama lain.


"Sebaliknya juga dengan saya.!"


Balas Bram setelah saling melepaskan jabat tangannya.


"Oh, ya... Kalian mau minum apa.?"


"Wine aja dech.. "


Ujar Angel, kemudian Jane memanggil salah seorang pelayan cafe tersebut.


"I order'ed champagne wine.. !"


( Saya Pesan Wine Sampanye \= Minuman Luar Negeri yang mengandung Alkohol )


"Ok please wait..."


Balas pelayan cafe tersebut sambil mengulas senyum penuh keramahan dan kesopanan.


"Tankyou..."


Ucap Jane, sang pelayan menganggukkan kepalanya kemudian ia berlalu untuk segera menyiapkan wine yang dipesan tamunya.


Jane mengalihkan kembali tatapannya kearah Angel dan bertanya.


"Dalam rangka apa nich, kalian datang kesini.


Ada bisnis atau berlibur saja...??"

__ADS_1


"Kita hanya berlibur saja koq, iya kan Bram.?"


Jawab Angel sambil melirik kearah Bram.


"Iya benar... Kami akan berlibur disini, untuk beberapa hari.!"


Ucap Bram membenarkan perkataan Angel.


Tidak lama kemudian pelayan datang dengan membawa nampan berisi 3 buah gelas serta 2 botol sampanye wine yang di pesan Jane.


"Tankyou,"


Setelah pelayan itu meletakkannya di meja, kemudian Jane membayar minumannya dan sekaligus juga memberikan uang tips kepada pelayan tersebut.


Mereka bertiga lalu bersulang dan minum bersama, merayakan kebahagiaan di suasana malam itu...


***


Tanpa sepengetahuan Angel, sebenarnya dari sejak awal pertama bertemu dan berkenalan dengan Jane, ia selalu mencuri pandang pada wanita pemilik kulit putih ini.


Bram tertarik dengan body Jane yang sangat seksi dan matanya jelalatan menelusuri dari setiap lekuk tubuhnya yang padat berisi itu.


Hasrat Bram menjalar, naluri lelakinya mulai meronta, apalagi saat melihat belahan dada Jane yang sedikit terbuka.


Pengaruh minuman itu juga telah membuat Bram semakin memuncak libido syahwatnya.


Dia sedang memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa berkencan dengan Jane malam itu tanpa diketahui oleh Angel.


Ataukah dia perlu menyatakannya pada Angel bahwa dirinya ingin menikmati tubuh Jane.??


Secara, dia kan wanita panggilan tentu saja tidak ada masalah dan Bram akan membayar sesuai tarif padanya.


Lagi pula, dia dengan Angel itu tidak memiliki hubungan apapun hanya sebatas teman saja.


Bila mereka melakukan intim diatas ranjang, itu hanya kenikmatan dan juga kesenangan belaka diantara mereka yang sama - sama saling ingin melampiaskan hasratnya.


Lalu apa masalahnya kalau Angel marah atau melarangnya...? begitu yang ada di benaknya saat itu.


Bram ingin menikmati kemolekan tubuh Jane dan melampiaskan syahwatnya yang mulai menggebu - gebu.


"Malam ini kalian menginap saja dirumahku, kita lanjut minum disana, okay. Biar kita puas dan bebas menikmati suasana bahagia ini..."


Ujar Jane mengajak mereka untuk pulang dan menawarkan Bram serta Angel menginap di rumahnya.


Bram dan Angel setuju dengan tawaran Jane, mereka kemudian bergegas pulang menuju rumah Jane dengan membawakan beberapa botol wine untuk melanjutkan minum hingga mereka mabuk...


Seperti mendapatkan angin segar atas semua keinginan yang ada di benak Bram.


Tentu saja ini kesempatan bagi Bram untuk bisa mendekati Jane dan bercinta dengannya.


"Ini kesempatan buatku bisa menikmati tubuh wanita ini. Dia begitu menggairahkan hasrat kelelakianku, Angel juga sangat nikmat dan menggairahkan. Tapi kali ini, aku sedang ingin merasakan permainan bersama Jane, barang baru beda gaya dan beda rasa tentunya..."


Bisik dalam hati Bram sambil tertawa puas, matanya tertuju pada bokong seksi Jane yang melenggok - lenggok ketika sedang berjalan.


Bram tidak perduli dengan Angel, bagaimana pun caranya ia harus melampiaskan syahwat yang sudah memuncak agar bisa tersalurkan dengan Jane malam itu...


Bram akan membuat Angel mabuk berat, agar wanita itu terkapar dan tertidur pulas.


Dengan begitu Bram bisa leluasa untuk bisa menjamah tubuh molek Jane yang membuat dirinya terangsang dan membangkitkan libido nya tersebut...


*****

__ADS_1


( BERSAMBUNG )


__ADS_2