PELET DESAH BIDADARI

PELET DESAH BIDADARI
BERTEMU BEGITU SAJA


__ADS_3

(  Sungguh Bikin Penasaran  )


Apa sebenarnya yang telah terjadi.? Sungguh membuat Natasha bingung dan penasaran.


Setelah kejadian di meja makan, jantungnya sering berdebar dan sangat menggangu hati dan juga pikirannya.


Ia sering gelisah dan was - was, apalagi kalau bayangan wajah itu kembali datang.


Wajah yang mirip dengan dirinya, siapa dia ? Natasha tidak yakin bila itu adalah wajahnya.


Ia pun bertanya - tanya, Natasha mengingat sekuatnya dengan memori otaknya.


Namun tiba - tiba kepalanya merasakan sakit yang teramat sangat.


Beberapa bayangan masa kecilnya kini mulai muncul, tapi tidak begitu jelas.


Dengan penuh rasa penasaran, ia terus untuk mencoba fokus mengejar bayangan tersebut.


Tetapi pada akhirnya Natasha, malah jatuh pingsan tidak sadarkan diri dalam waktu yang cukup lama.


Kejadian ini dialami Natasha sejak beberapa hari terakhir.


Tentu saja ini membuat rasa khawatir Emma dan juga Malik, hingga sampai memanggilkan dokter pribadi kerumahnya.


Tanda keanehan yang dialami Natasha belum diketahui oleh Malik dan Emma, karena sang dokter pun tidak menjelaskan secara detail.


"Natasha hanya kecapean dan kelelahan saja, Tidak apa - apa nanti juga ia sadar. Mungkin ia butuh istirahat untuk menenangkan pikiran dan hatinya. Saya hanya merasakan Natasha ini sedang ada masalah beban yang saya juga tidak mengerti. Sebaiknya Tuan bawa ke ahli psikologis, siapa tahu ada pencerahan...!"


Ucap sang dokter sambil memberikan resep obat untuk Natasha.


"Nanti berikan obat ini kalau Natasha sudah terbangun, dan sebaiknya seperti saran saya secepatnya Natasha segera diperiksa."


"Baik, Dok... Terimakasih.!"


Kemudian dokter pribadi keluarga Malik ini pamit, sementara keadaan Natasha masih dalam keadaan tak sadarkan diri.


"Sayang, kamu kenapa sich ... Padahal selama ini belum pernah terjadi sesuatu sama kamu nak... Apa yang sedang kamu rasakan...?"


Bisik Emma sambil mengusap-usap kepala Natasha dan mencium keningnya.


"Cepet sadar, sayang... Kamu bilang saja apa yang kamu pengen Mom pasti akan berikan. Jangan kaya gini, Mom sangat khawatir..."


"Sabar mah, Natasha pasti baik - baik saja.!"


Ucap Malik menenangkan istrinya...


Sungguh diluar nalar, ketika itu pikiran alam bawah sadarnya menuju pada kejadian yang dialami Elena. Bayangan sewaktu Elena saat


sedang diganggu oleh sosok bayangan hitam.

__ADS_1


Begitu jelas dan sangat detail, muncul seperti rekaman yang sudah tersimpan didalam otak.


Hadir dalam memori yang begitu kuat, hingga dia mampu menggambarkan sebuah kejadian yang sangat mustahil ia ketahui sebelumnya.


Natasha menyaksikan semua itu dalam fase yang masih dalam keadaan ia tidak sadarkan diri sampai beberapa jam kemudian.


Dua wajah yang sama, rambut yang sama dan telah hadir disuatu tempat yang sama pula. Bahkan saat itu mereka saling menatap satu sama lain,hingga berpelukan dengan erat dan penuh kehangatan...


***


(  David Sang PlayBoy  )


Bukan hanya diputuskan oleh Elena, dia juga diputuskan oleh Clara.


Kini David pun harus kehilangan dua wanita cantik yang cukup bonafit.


Tidak jauh beda dengan niatnya kepada Elena, ia juga mengincar harta keluarga Clara yang memiliki aset dan perusahaan dimana - mana.


Namun semua harapan itu hancur begitu saja karena ulah perbuatannya sendiri.


David bukan kurang bermain cantik dalam hal memacari gadis atau wanita highclass selevel Elena atau Clara, tapi karena David tidak tahu kalau waktu itu Elena berada di Indonesia.


Dia tidak tahu kalau Elena sedang ada ikatan kerja sama bisnis di pulau dewata tersebut.


Kenyataan pahit bagi David untuk saat ini, dia harus kehilangan wanita juga pekerjaan.


Tapi bukan David namanya, kalau ia tidak bisa menggaet wanita cantik dalam sekejap.


Baru saja ia putus dari Elena dan Clara, David sudah berkenalan dengan Angel wanita single parent sang pemilik Caffe, Bali Coffee Breaks.


Angel adalah wanita cantik serta mandiri dan telah lama merintis usahanya sejak beberapa tahun silam.


Dia mengelola dan menjalankan usaha Caffe tersebut sebagai sumber kehidupannya serta aset satu-satunya yang ia miliki sekarang ini.


Namun beberapa bulan terakhir, usaha Caffe itu mulai menurun secara drastis dan sepi.


Untuk menaikkan omsetnya kembali, dia rela mencari jalan pintas dengan mencari sebuah pelarisan, yang kemudian ia dikenalkan salah satu temannya kepada Ki Bondan.


Memang terbukti dalam waktu beberapa hari saja, omsetnya langsung naik 180 derajat.


Setelah ia melakukan syarat ritual hubungan badan dengan dukun ilmu hitam itu, tak lama Caffe miliknya mendadak ramai kembali...


***


Malam itu David mengajak Angel ketemuan dan mengajak dinner disebuah restaurant.


Mereka nampak terlihat mesra dan akrab saat itu, padahal Angel baru mengenal David tadi siang di Caffe miliknya.


Itu karena David ahli dalam merangkai kata, rayuan gombalnya melambungkan hati Angel. Sepertinya wanita cantik pemilik usaha Caffe ini terjerat juga dan akan segera jatuh dalam pelukan David.

__ADS_1


Selesai dinner mereka langsung pulang dan David mengantarkan wanita cantik ini sampai rumah yang kemudian disuruh mampir.


David pun tentu tidak menolak tawaran sang wanita cantik ini.


"Sebentar ya, aku ganti pakaian dulu...!"


Angel kemudian menuju kekamarnya setelah mempersilahkan duduk kepada David di soffa ruang tamu tersebut.


David menatap seluruh ruangan disekitarnya sambil duduk santai menyandarkan punggung di soffa sambil menunggu Angel kembali.


"Wahh boleh juga, rumahnya cukup besar dan yang paling penting uhh, body Angel seksi dan mulus bangett... Ayo David you can do its, jangan sia - siakan kesempatan ini.!"


Seru dalam hatinya yang mulai meracau dan otak mesumnya seketika langsung berfantasi liar, membayangkan kalau tubuh Angel yang seksi ini sedang telanjang bulat.


Beberapa menit kemudian, Angel muncul dan seketika David tersentak dan mata nakalnya langsung tertuju pada belahan dada montok Angel yang sedikit menyembul keluar.


Gaun tipis berenda sebatas paha ini membuat David seketika menelan Saliva.


Jantungnya berdebar tatkala matanya tertuju pada lekukan tubuh seksi itu.


Dari atas sampai bawah, mata nakalnya tidak berkedip memandangi keindahan tubuh Angel yang membangkitkan hasrat lelakinya.


"Mau minum apa, teh atau kopi...?"


"Ehm,,Up to you... dech. Mau kopi ataupun teh sama aja, pasti enak kalo kamu yang buat."


Ujar David yang masih menatap fokus pada sepasang bulatan kembar yang menonjol.


"Bisa aja kamu, oke bentar ya. Aku buatkan dulu.!"


"Oke... !" Sahut David.


Tak lama kemudian, Angel pun sudah muncul kembali dengan nampan berisi secangkir kopi lalu meletakkan nya diatas meja.


"Kopinya...  !"


"Terimakasih... !"


Angel tersenyum, kemudian ia duduk didekat lelaki tampan berkulit putih ini.


Deghh...


Jantung David berdegup kencang dengan apa yang ia rasakan malam itu.


Apalagi saat matanya menatap lurus kearah


bukit kembar itu, seakan menggoda matanya.


Jiwa lelakinya mulai meronta, David nampak resah karena sudah sangat bergairah...

__ADS_1


***


(  Bersambung ..... )


__ADS_2