PENDEKAR BELENGGU NIRWANA

PENDEKAR BELENGGU NIRWANA
SISA JIWA KLAN ASURA


__ADS_3

"Diamlah! aku tidak suka lelaki yang banyak omong," balas Qiaofeng.


Qiaofeng mengikat tubuh Wuxian dengan seutas tali dewa, tali yang tidak bisa diputus tanpa bantuan benda magis. Wuxian pun memberontak tatkala Qiaofeng mengikat tubuhnya tanpa alasan. Ingin sekali rasanya dia memberi Qiaofeng pelajaran dan menjadikannya semangkuk sup. Sebaliknya, Qiaofeng tetap memasang ekspresi datar tanpa rasa bersalah.


"Hei, apa maksudmu? Lepaskan aku! apa yang mau kau lakukan, ha?! tidak menyangka, ternyata roh pedang sialan adalah seorang wanita yang sangat menyebalkan," celetuk Wuxian.


"Benar-benar ... ." Kali ini Qiaofeng merekatkan mulut Wuxian agar Wuxian tak dapat berbicara lebih banyak lagi. "Aku tidak percaya harus bertuan dengan manusia yang kekanak-kanakkan. Benar juga, usiamu belum mencapai kepala dua. Lupakan hal itu. Tadi kau bilang apa? Seorang wanita? Hei, tuan yang terhormat, aku bukanlah wanita biasa. Jangan hanya melihat dari sampulnya saja. Sekali pun aku seorang wanita, aku tetaplah roh pedang kokoh yang tak tertandingi. Kau harus ingat baik-baik, aku adalah roh Pedang Samsara. Di mana setiap makhluk bernyawa yang mati karenaku akan terperangkap dan tak akan bereinkarnasi lagi karena gagal mencapai Nirwana," kata Qiaofeng membanggakan dirinya.


'Omong kosong apa yang dibicarakan wanita ini? Setelah melihat wujud manusianya, sepertinya para iblis itu terlalu memandang tinggi nilainya. Pedang itu tak lain hanyalah wanita yang banyak bicara dan suka menyanjung dirinya sendiri,' batin Wuxian menggerutu.


"Termasuk kau! Jika kau melanggar perjanjian darah, maka kau akan menjadi salah satu dari sekian banyaknya roh yang terperangkap. Jangan lupa, sekali pun kau adalah tuanku, kau telah menekan kontrak denganku. Jika kau melanggarnya, maka aku akan menyerap jiwamu." Qiaofeng menakut-nakutin Wuxian.


Setelah itu, selangkah demi selangkah Qiafeng berjalan mendekati Wuxian. Wuxian yang tak bisa bergerak dan berbicara pun mulai panik tatkala melihat sorot mata yang memancarkan kelicikan dari mata Qiafeng.


Qiafeng tersenyum ke arah Wuxian, lalu mencekal tangan kanan Wuxian. Dia memperhatikan garis tangan Wuxian selama beberapa lama dan berkata, "Mungkin salah satu alasan aku memilihmu terletak di garis tangan ini. Hidupmu memang kurang beruntung, tapi kau akan menjalani dua kehidupan dalam waktu singkat. Kalau begitu, anggap saja kau orang yang beruntung." Qiaofeng membaca garis tangan Wuxian, lalu ...

__ADS_1


SREK! Qiaofeng mengiris urat nadi di pergelangan tangan kanan Wuxian dengan kuku tajamnya. Sementara Wuxian hanya bisa menahan rasa sakit saat darah dari saluran nadinya terluka. Ia tak bisa bergerak, juga tak bisa mengatakan apa pun saat Qiaofeng memperlakukannya seperti itu.


'Wanita sialan! Dia hanya mengatakan aku tuannya, tapi ternyata dia memperlakukan sama halnya seperti raja iblis. Mereka memang satu komplotan,' batin Wuxian.


"Berhenti menggerutu... aku bisa mendengar semuanya, bahkan suara hatimu. Ingatlah, tiga jiwa telah tersambung. Aku, kau, dan Raja Iblis Gu Xiang. Raja iblis hanya ingin memata-mataimu. Tentang hal itu, hanya aku yang bisa menolongmu. Aku memang tidak tahu cara mematahkan mantra penyambung hidup, tapi aku bisa mengunci hatimu darinya," kata Qiaofeng.


Setelah Qiaofeng mengiris pergelangan tangan Wuxian, selanjutnya dia mengiris pergelangan tangannya sendiri dengan kukunya. Darah segar yang mengalir di antara 2 saluran nadi itu dia gabungkan menjadi satu.


Saat energi Yin dan Yang bersatu, maka antara panas dan dingin saling berbentrokan. Sesaat dingin, sesaat lagi panas. Namun, hal itu adalah waktu yang paling tepat untuk memperoleh kekuatan besar.


Darah Asura yang telah mengalir dalam tubuh Wuxian pun menyadarkan roh-roh klan Asura yang gugur dalam peperangan itu terbangun tatkala tuannya memanggilnya. Roh-roh klan Asura mengikuti energi yang terpancar dari Pedang Samsara. Energi Pedang Samsara adalah darah milik Qiaofeng yang dia campurkan dengan darah Wuxian. Ketika darah mereka bersatu, maka kekuatan klan Asura yang tersisa akan mengikuti pemimpinnya.


Ya, Wuxian saat ini adalah pemimpin klan Asura yang telah musnah ribuan tahun lalu. Secara fisik, klan Asura telah dimusnahkan. Akan tetapi, klan Asura adalah klan yang memiliki kekuatan tak tertandingi yang dapat membalikkan tatanan enam alam. Raga mereka memang telah musnah, tetapi tidak dengan jiwanya. Klan Asura adalah klan yang tak dapat bereinkarnasi seperti makhluk lain. Mereka hidup abadi, tetapi tak dapat terlahir kembali ketika mati.


Ketika mereka mati, maka jiwanya tak akan pernah mencapai Nirwana untuk mengalami siklus kematian dan kelahiran kembali. Klan Asura yang telah gugur, jiwanya akan terperangkap di inti tiap enam alam. Jiwa mereka terkurung di dalam dan memancarkan energi Yin dan dapat mencelakakan setiap makhluk yang menyerap energi itu. Namun, lain cerita jika energi Yin itu terserap ke dalam tubuh Wuxian.

__ADS_1


"Sepertinya sudah cukup. Tubuhmu tidak akan bisa menahannya jika menyerap terlalu banyak energi jiwa," ujar Qiaofeng seraya menutup luka di pergelangan tangan Wuxian.


Luka di pergelangan tangan Wuxian telah menutup kembali, layaknya tangannya tak pernah tergores sedikit pun. Kemudian, Qiaofeng melepas tali dewa dan menghilangkan rekatan yang membungkam mulut Wuxian.


"Apa yang kau lakukan padaku? Kenapa tubuhku ... terasa panas dan dingin," ujar Wuxian setelah dia dapat berbicara kembali.


"Kau adalah tuanku, keselamatanmu adalah prioritas utamaku. Aku tidak akan pernah melakukan segala sesuatu yang akan merugikanmu. Kini, dalam darahmu telah mengalir sisa jiwa klan Asura. Mereka akan membantumu memperoleh tubuh baru. Sampai waktunya tiba, hingga tidak akan ada seorang pun yang dapat mengalahkanmu. Kau memang telah mendapatkan tubuh baru, tetapi tubuh fana manusia harus segera disingkirkan. Memang perlu waktu, tapi aku pastikan tidak akan lama. Hingga saatnya tiba, Gu Xiang pun tak akan bisa lagi mengembalikanmu," jelas Qiaofeng.


"Bukankah kalian satu komplotan? kenapa kau membantuku melawannya?" tanya Wuxian segenap kekuatannya. Tubuhnya tertatih-tatih karena energi jiwa Yin klan Asura seakan mengacaukan tiap merdian tubuhnya.


Panas dan dingin yang dirasakan oleh Wuxian. Sesaat sangat panas, sesaat lagi sangat dingin seperti dibekukan. Hingga di permukaan kulitnya, timbul serpihan-serpihan bunga es pada saat dia kedinginan. Namun saat dia merasakan panas, serpihan bunga es itu menghilang, tetapi wajahnya menjadi merah padam karena kepanasan.


"Dari awal, Gu Xiang bukanlah sekutu. Dia hanya memanfaatkanku agar dapat memanfaatkanmu," jawab Qiaofeng. Sayangnya sebelum Wuxian mendengar jawaban dari Qiaofeng, ia tak sadarkan diri karena tubuhnya tak sanggup menahan betapa kuatnya energi Yin klan Asura yang mempengaruhi tiap syaraf dalam tubuhnya.


"Tidak kusangka, tubuhnya ternyata sangat lemah. Dia manusia dan juga belum membentuk tulang dewa, pasti energi Yin klan Asura terlalu berat untuk ditampung tubuhnya. Tidak bisa begini terus ...."

__ADS_1


__ADS_2