
“Apa kau bisa memeriksanya?” tanya Huang Chao.
“Baiklah.” Chang Sheng pun mulai memeriksa kondisi Wuxian.
Ketika Chang Sheng menyentuh denyut nadinya, ia sedikit terkejut dengan sesuatu yang dia rasakan dari tubuh Wuxian.
“Bagaimana? Apa dia baik-baik saja?” tanya Huang Chao.
“Dia keracunan tinta gurita milik monster air. Namun, itu tidak masalah. Aku bisa meracik obat untuk menetralisirkannya,” ujarnya.
“Syukurlah jika dia baik-baik saja.” Huang Chao terlihat lega ketika mengetahui bahwa tidak ada hal yang serius pada kondisi tubuh Wuxian.
“Hanya saja … ada satu hal yang ragu untuk kukatakan padamu,” kata Chang Sheng.
Huang Chao reflek mengernyitkan kedua alisnya ketika mendengar keraguan Chang Sheng tentang Wuxian. “Apa itu? Katakan saja. Tidak perlu ragu,” pinta Huang Chao.
“Sebelumnya, apa kau sudah tahu jika dia bukan lagi manusia?” tanya Chang Sheng menyelidiki.
“Apa maksudmu?” Huang Chao bertanya karena ia benar-benar tidak tahu.
__ADS_1
“Tubuhnya telah berubah, tetapi jiwanya tetap sama. Dia adalah Wuxian, tapi bukan lagi Wuxian. Lupakan saja tujuanmu untuk memurnikan tubuhnya. Tubuh barunya telah terbentuk dan tidak akan pernah bisa lagi dimurnikan. Apa kau pernah mendengar kisah tentang Suku Asura?” Chang Sheng bertanya setelah dia memberi penjelasan terhadap Huang Chao.
“Suku Asura? Maksudmu … klan kuno yang memiliki kekuatan terkuat di enam alam?” tanya Huang Chao untuk memastikan.
“Benar, itulah yang kumaksud,” ujar Chang Sheng.
“Tunggu … bukankah klan Asura telah musnah ribuan tahun lalu? Selain itu, apa hubungan klan Asura dengan Wuxian?” tanyanya penuh dengan rasa penasaran.
“Aku juga tidak mengerti apa yang telah terjadi. Namun, klan Asura yang telah musnah telah terlahir kembali,” cetus Chang Sheng. Huang Chao semakin tidak mengerti ketika dia mendengar perkataan dari Chang Sheng. “Ya, dia terlahir kembali. Wuxian, dia yang sekarang adalah generasi suku Asura selanjutnya. Dia bukan lagi manusia, tapi tubuhnya yang saat ini telah mengalir darah klan Asura. Aku bisa menyembuhkannya. Namun, aku harus memberimu satu peringatan. Jika kau benar-benar peduli padanya, jangan sampai kau membawanya kembali ke sekte. Ingat, sekte tidak pernah mengampuni satu iblis pun, apalagi dia … Wuxian telah menjadi iblis di atas iblis,” jelasnya panjang kali lebar.
Huang Chao tampak sulit mencerna penjelasan dari Chang Sheng, ia sama sekali tidak mempercayai perkataan Chang Sheng sedikit pun.
“Terserah kau ingin percaya atau tidak, aku hanya memberitahumu. Awalnya, dia memang seorang manusia. Tidak tahu apa yang terjadi hingga dia berubah menjadi klan Asura. Namun jika kau benar-benar peduli padanya, satu-satunya hal yang bisa kau lakukan adalah melepaskan hubungan dengannya. Semakin kau terlibat dengannya, semakin dia akan berada berada dalam bahaya,” cetus Chang Sheng.
“Jika benar seperti yang kau katakan, bagaimana denganmu? Bagaimana kau tahu jika dia telah berubah menjadi Klan Asura? Apa sebelumnya, kau pernah bertemu dengan suku Asura?” Huang Chao mulai menyelidiki Chang Sheng karena ia merasa bahwa semakin lama, Chang Sheng terasa semakin mencurigakan.
Chang Sheng sedikit tertegun ketika mendapat pertanyaan semacam itu dari Huang Chao. Akan tetapi, ia sudah tidak terkejut lagi. Sebelumnya, Huang Chao sudah mengetahui siapa identitasnya sebenarnya. Dia pikir, tidak masalah jika dia memberi penjelasan lain.
“Kau sendiri tahu, aku bukanlah manusia. Aku adalah bangsa roh dari Klan Siluman. Aku adalah roh Astragalus cahaya yang memperoleh wujud manusia setelah berkultivasi selama ribuan tahun. Klan roh berbeda dengan manusia, umur kami lebih panjang. Pada saat perang Dewa-Asura, saat itu aku hanyalah roh kecil yang baru mendapat wujud manusia. Selanjutnya, terserah pendapatmu tentangku. Aku tidak ingin menjelaskan riwayat hidupku panjang kali lebar. Yang terpenting saat ini adalah menetralisir racun di dalam tubuh Wuxian. Aku harus mencari bahan obat,” ujar Chang Sheng seraya berlalu pergi keluar dari gua.
__ADS_1
***
“Ayah? Aku masuk, ya. Hah?! Ayah!!! Kau … kau membunuh ayahku!”
Di sebuah kediaman sekte Bangau Hitam, sesosok gadis muda menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, rekan ayahnya yang tengah menusuk jantung ayahnya dengan sebilah pedang tajam.
“Xing Er, pergilah! Pergi dari sini!” perintah ayahnya.
Dengan kekuatan yang tersisa, ayah gadis yang bernama Xing Chen, mengusir Xing Chen dari kamar itu dengan mantra teleportasi. Xing Chen yang dikirim pergi oleh ayahnya pun tiba-tiba mendapati dirinya telah berada jauh dari kediamannya. Ia tidak tahu di mana posisinya saat ini, tetapi ia sama sekali tidak peduli. Yang pertama kali dipikirkannya saat ini adalah kembali dan membalaskan dendam ayahnya.
Sayangnya, ia tanpa daya. Ia hanyalah gadis lemah yang tidak pernah berlatih kultivasi apa pun.
“Di mana aku?” Xing Chen tak bisa menahan airmatanya lagi. Xing Chen berjongkok seraya menekuk lututnya. Ia menangis sejadi-jadinya di tempat sepi dengan banyak pepohonan, tak lain di tengah hutan yang sangat jauh dari peradaban penduduk.
Dia benar-benar kehilangan arah, sedih dan rasa ketakutan bercampur dalam dirinya. Melihat ayahnya yang dibunuh di depan matanya sendiri, membuat Xing Chen berpikir ia harus bunuh diri, demi menyusul ayahnya. Ayahnya adalah keluarga satu-satunya yang dia miliki. Ayahnya selalu memanjakannya selama ini. Jika tanpanya, ia pikir tidak ada gunanya ia hidup lagi. Namun, hasrat untuk membalaskan dendam kematian ayahnya, membuatnya memilih untuk bertahan hidup.
“Ayah, tunggu saja! Aku pasti akan membalaskan dendammu!” cetus Xing Chen. Matanya yang berkaca-kaca akibat airmata, kini sorotnya telah berubah dipenuhi dengan kilatan api membara.
Xing Chen adalah anak dari Xing Lu, yang juga seorang Ketua sekte Bangau Hitam. Sekte Bangau Hitam adalah sekte aliran lurus dunia Jianghu yang terkenal. Sekte Bangau Hitam tidak pernah berambisi untuk menjadi nomor 1 di dunia Jianghu. Oleh sebab itu, banyak yang menilai sekte Bangau Hitam hanyalah sekumpulan orang pengecut. Namun, anggota sekte tidak ingin mempermasalahkan hinaan yang mereka dapatkan dari pendekar lain, karena tugas yang mereka emban lebih penting daripada reputasi menurut pandangan orang lain.
__ADS_1
Sejak awal berdiri, Sekte Bangau dikenal sebagai penjaga gerbang Menara Langit. Ya, karena itulah tujuan awal didirikannya Sekta Bangau. Menara Langit sudah lama tersegel karena di dalamnya terdapat harta yang telah lama diperebutkan oleh para pendekar dunia Jianghu. Harta yang disembunyikan di dalam Menara Langit adalah harta berharga bagi para kultivator. Namun, harta tersebut membuat siapa pun yang memilikinya menjadi tamak dan terkuasai oleh iblis batin. Perihal itulah yang menjadikan awal-mula kekacauan yang terjadi akibat perebutan harta itu. Nama harta itu tak lain adalah Segel Bintang.