Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 25 Indahnya Cinta Richard dan Kemala


__ADS_3

Seluruh staf hotel terbengong-bengong melihat betapa hancurnya kamar Richard dan Kemala saat mereka datang untuk bersih-bersih. Mereka bahkan bertanya-tanya apakah memang benar ada gempa di wilayah sini. Sebab, selama bekerja, mereka semua tidak merasakan apa-apa. Sangat aneh bila hanya kamar Richard dan Kemala saja yang hancur berantakan seperti layaknya perang rudal.


Sedangkan sang pemilik kamar malah cuma melempar senyum saja saat ditanya ada apakah gerangan. Keduanya malah memasang wajah kebahagiaan sebagai pasangan pengantin baru yang ceria dan bahagia. Baik Richard dan Kemala sama sekali tak memedulikan muka terbengong-bengong para staf hotel saat berseliweran keluar masuk mengganti ranjang yang habis dipakai perang oleh pasangan pengantin beda alam itu.


Meski heran, tidak ada yang bisa dilakukan karena si vampir Richard adalah tamu VVIP di hotel berkelas ini. Segala fasilitas mewah harus dipenuhi dalam bentuk apapun karena suami Kemala berani membayar mahal. Enaknya yang jadi vampir tajir melintir, bisa berbuat sesuka hati tanpa perlu khawatir pada apapun.


“Kau harus makan Cagiya, setelah bertempur denganku, kau pasti sangat lapar,” bisik Richard di telinga Kemala dengan mesra. Keduanya sudah tampak sangat rapi layaknya pasangan berkelas lainnya. Bahkan keduanya sudah terbiasa bermesraan disetiap waktu.


“Kau benar Tuan Richard, aku sangat lapar.” Kemala memberikan hadiah kecupan manis untuk suaminya dan langsung dibalas Richard 2 kali lipat lebih hot dari sebelumnya.


Sang pangeran vampir sepertinya sudah terbiasa dengan sisi manusianya saat berada dekat dengan istrinya. Pasangan ini benar-benar membuat iri siapa saja yang melihat kedekatan dan kemesraan keduanya.


Richard membimbing Kemala yang tampil cantik dengan balutan long dress warna putihnya dan Richard memakai setelah jas hitam. Rambut ikalnya yang gondrong juga Richard biarkan terurai tapi tetap membuatnya tampan. Mereka berdua tampak serasi saat berjalan bersama dan sempat menjadi pusat perhatian para pengunjung hotel lainnya.


Wanita mana yang tidak bahagia dimanja-manja oleh sang suami sekalipun Richard bukanlah manusia. Sambil tersenyum senang, Kemala tak pernah melepas lengan tangan suaminya saat berjalan ditengah kerumunan para tamu hotel lainnya saat mereka sedang mencari sarapan. Khusunya sarapan untuk Kemala karena Richard tidak memakan makanan manusia.


“Apa tidak apa-apa kau tampil di hadapan public seperti ini? Mereka terus memandangi kita,” tanya Kemala saat keduanya duduk di meja VVIP.


“Tidak apa-apa, matahari tidak bisa masuk kemari. Lagian, Korea sedang memasuki musim dingin. Aku aman bila harus keluar siang hari bersamamu. Jangan hiraukan mereka. Makanlah Cagiya, kau mau kusuapi?”


“Tidak, aku bisa makan sendiri. Sudah lama aku ingin sekali makan makanan khas ala Korea. Akhirnya keturutan juga. Pasti rasanya enak sekali.” Kemala mulai mencicipi Tteokbokki ala Korea yang ia pesan dan langsung menikmatinya.


Richard tersenyum memerhatikan istrinya yang sedang makan dengan lahap. Dengan perhatian ia membantu mengelap mulut Kemala yang belepotan karena saos Tteokbokki yang di makan.

__ADS_1


“Mulai sekarang, kau boleh minta apapun yang kau inginkan. Aku jauh lebih baik dari jin manapun yang bisa mengabulkan segala keinginanmu, Cagiya.”


“Benarkah? Setelah ini kita akan ke mana? Kembali ke Brazil?” tanya Kemala. Ia sudah mulai merasa kenyang.


“Bertemu ayahku dan yang lainnya. Mereka sudah sangat menunggu kita. Tunggu sampai matahari terbenam. Sembari menunggu, kita jalan-jalan keliling Korea dulu atau ke tempat dimanapun kau mau.”


Kemala tersenyum puas. Ia merasa sangat beruntung memiliki suami vampir yang bisa melakukan apa saja. sayangnya, kemesraan mereka harus sedikit terganggu karena banyaknya wanita gatel yang mencoba mengundang perhatian Richard.


Saat keduanya check out dan hendak keluar hotel, tiba-tiba seorang wanita muda berambut panjang sengaja menabrakkan dirinya ada Richard dan menjatuhkan tasnya agar Richard mau mengambilkan tas tersebut.


Sang vampir yang terkenal sopan tahu maksud wanita ulet keket itu dan hendak mengambilkan tas yang terjatuh, tapi mendadak Kemala juga membuang tasnya dan menendang tas si ulet keket hingga jauh terpental dari tempatnya jatuh semula. Richard tak jadi mengambil tas si ulat bulu melainkan mengambilkan tas istrinya yang sengaja dijatuhkan Kemala sendiri.


“Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menendang tasku?” gertak wanita berambut panjang itu. Rupanya wanita tersebut berasal dari Indonesia juga dan tahu kalau Kemala serta Richard adalah orang pribumi juga.


“Bukan tugas suamiku untuk mengambilkan tasmu yang jelek itu. Pergi dan jangan ganggu suami orang. Jangan rusak citra baik wanita Indo di negara orang. Dasar cacing kepanasan!”bentak Kemala tak takut pada wanita berambut panjang yang tak dikenalnya itu.


Kemala sendiri langsung menarik tangan suaminya pergi yang sejak tadi senyam-senyum sendiri. “Kau bisa galak juga rupanya?” komentar Richard. Entah kenapa ia malah suka kalau Kemala memasang wajah garang.


“Aku tidak suka pelakor seperti dia. Bisa-bisanya dia caper padamu dengan menjatuhkan tasnya. Kau sendiri kenapa mau saja mengambil tas itu? Bikin kesal saja.”


“Aku kan sopan, dia memintaku untuk mengambilkannya melalui pikirannya. Sebagai vampir yang pura-pura jadi manusia aku …”


“Sudah-sudah! Jangan diteruskan. Awas saja kalau kejadian seperti ini terulang lagi. Bukan cuma tas itu yang kutendang. Tapi kau juga bakalan kutendang dari hatiku!” ancaman yang menakutkan dari Kemala dan Richard malah tertawa.

__ADS_1


Vampir itu bahkan mencubit kedua pipi Kemala saking gemasnya. Iapun menepati janjinya untuk mengabulkan semua hal yang diinginkan istrinya agar tidak ngambek dan marah lagi.


Namun, Richard langsung menyesali ucapannya. Wajahnya manyun akut saat istrinya meminta bertemu dengan seluruh Oppa-Oppa Korea yang ia suka, mulai dari Sehun, Taehyung, Cha Eun Wo, sampai Lee Min Ho, Istrinya itu benar-benar meminta suaminya mengantarnya bertemu mereka dimanapun mereka berada saat itu juga.


Memang sih, Kemala tidak menyapa langsung para artis TOP tampan itu, tapi melihat aktivitas mereka langsung dari kejauhan sambil berjingkrak-jingkrak senang kegirangan di samping suaminya yang manyun akut. Setelah puas melihat para Oppa-Oppa Korea, barulah Kemala meminta suaminya mengajaknya berkeliling negeri gingseng yang sangat indah terutama di pulau Jeju, Nami Island, Udo, Hongdo dan masih banyak tempat-tempat indah lainnya.


“Apa … kita masih bisa ke China? Ada …”


“Tidak!” jawab Richard cepat karena ia tahu apa yang diinginkan istrinya. Kemala pasti ingin bertemu dengan para aktor tampan China juga. Suasana hati Kemala sangat bahagia tapi tidak dengan Richard. “Aku ini sudah sangat tampan, kenapa kau malah memintaku menemanimu menemui para aktor-aktor itu? Aku kurang tampan apa coba?”protes Richard. Ia merasa kalau Kemala sedang balas dendam padanya.


“Katanya kau mau menuruti semua permintaanku,” bujuk Kemala sambil sedikit memonyongkan bibirnya.


“Tidak kalau tujuanmu hanya untuk bertemu dan melihat pria lain selain aku. Astaga, aku lupa buat pengecualian itu, benar-benar mengesalkan,” geram Richard yang masih marah karena istrinya sangat senang sekali melihat para cogan.


Kemala terdiam, padahal sebelumnya ia senang. Tapi karena melihat suaminya sedang cemburu akut, ia mengalah dan tak minta apa-apa lagi.


“Suamiku ...," ujar Kemala sambil memeluk tubuh dingin suaminya. "Meski semua pria yang kulihat memang tampan, bagiku kaulah yang tertampan. Pokoknya cuma suami vampirku yang tertampan di dunia ini. Kalau dilihat-lihat, kau memang jauh lebih tampan dari mereka semua. Sungguh!” Kemala mulai mengeluarkan jurus rayuan mautnya sehingga Richard kembali tersenyum menatap istrinya.


"Benarkah aku yang tertampan?" tanya Richard memastikan.


"Tentu saja, aku bahkan tidak peduli kau itu apa, karena kau sangat tampan. Dan aku terlanjur jatuh cinta pada suami vampir tampanku."


“Cagiya ... kita ciptakan gempa lagi yuk?” ajak Richard tiba-tiba.

__ADS_1


“Hah?” Kemala melongo dan belum juga sempat buka mulut, suaminya sudah mengajaknya berpindah tempat lagi ke Brazil.


BERSAMBUNG


__ADS_2