Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 73 Drama Manusia dari Keluarga Vampir


__ADS_3

Setelah melaksanakan rutinitas pagi, Kemala dan Richard bersiap-siap pergi ke kediaman Refald untuk mengantar undangan pernikahan mereka secara langsung. Namun sebelum berangkat, pasangan sejoli itupun izin dulu kepada kedua orangtua mereka masing-masing, terutama pada ayah Kemala.


Gadis itu baru sadar kalau ayahnya tidak pulang semalaman. Richard memberitahu kalau mertuanya sedang ada di istananya bersama dengan raja dan ratu vampir. Mungkin ada banyak sekali hal yang perlu dibahas dan dibicarakan terkait pernikahan, makanya tidak sempat pulang. Kemala sangat terkejut mendapati ayahnya ternyata sedang sarapan bersama dengan mertuanya di istana suaminya.


Istri Richard itu salut akan drama manusia yang dimainkan mertuanya saat ada di depan ayahnya. Bagaimana tidak? Raja vampir Salvataro menikmati hidangan ala makanan manusia yang disuguhkan begitu pula dengan istri dan anak-anaknya minus Rexi dan Veronika. Mereka benar-benar menghormati ayah Kemala yang hanya seorang manusia biasa tanpa tahu bahwa pria paruh baya itu ada di tengah-tengah sekelompok vampir baik.


“Kalian sudah datang? Ayo sarapan,” ajak Raja Salvataro ketika melihat Richard dan Kemala seolah menikmati makanannya. Sedangkan Rayen dan Ryan mati-matian menahan mual karena mereka harus memakan makanan yang tidak mereka suka dan bahkan mungkin menjijiikkan bagi mereka.


Malangnya, duo kembar R itu tak bisa berkutik karena ancaman dari ibunya untuk tetap menghormati tamu dan berpura-pura makan. Sungguh Kemala jadi tidak tega, ia sangat paham, makanan manusia bagi vampir, sama seperti kotoran ayam. Tapi mereka semua terpaksa harus memakan makanan itu dengan lahap demi menghormati ayah Kemala sekaligus menyembunyikan identitas asli mereka. Apa jadinya kalau ayah Kemala tahu bahwa dirinya berbeda dengan vampir. Kemala bahkan tidak bisa membayangkannya.


Richard menarik kursi dan mempersilahkan istrinya duduk bersama dengan seluruh anggota keluarga. “Kau mau makan lagi? Ini masakan ibuku, semasa hidup, ibu jago masak,” bisik Richard pelan agar tak terdengar ayah Kemala.


Kemala masih terbengong-bengong dengan pemandangan langka yang ada di sini, ditambah bau masakan yang sedap dan bikin ngiler. Mata gadis itu jadi berkaca-kaca atas sikap santun keluarga vampir ini terhadap ayahnya.


Di dunia manusia, mereka berdua dikucilkan dan dipandang sebelah mata karena tidak punya apa-apa. Tapi di dunia vampir, baik Kemala ataupun ayahnya, diperlakukan istimewa, sangat baik dan bahkan dihormati sampai para vampir ini rela berakting layaknya manusia biasa sama seperti mereka.


“Aku mau makan semua masakan yang dimasak oleh Ibu Ratu,” ujar Kemala sambil menatap penuh makna pada ibu Richard. Gadis itu menundukkan kepalanya sebagai tanda terimakasih atas apa yang dilakukan ratu vampir cantik itu terhadap dirinya dan ayahnya.


“Jangan dipaksakan, kau baru saja sarapan,” bisik Richard lagi.

__ADS_1


“Aku masih lapar, melihat hidangan ini, tiba-tiba saja aku lapar lagi,” ujar Kemala sambil melihat perut ratanya. Tanpa sadar, gadis itu mengusap lembut perutnya dan ingin rasanya ia menangis melihat semua kebahagiaan yang sulit dijelaskan ini.


Richardpun ikut menyentuh perut istrinya tepat diatas tangan Kemala. Keduanya saling menatap satu sama lain dan Richard membantu mengusap bulir air mata Kemala yang hampir saja jatuh.


“Makanlah yang banyak Cagiya … aku akan menyuapimu, Richard kecilku, pasti menyukai semua masakan neneknya,” ujar Richard sambil mengambilkan makanan di meja lalu menyuapi Kemala dengan penuh cinta.


Pemandangan romantis itu, membuat semua yang ada di ruang makan ini terharu. Pancaran cinta Richard terhadap Kemala begitu kuat terlihat. Bahkan Duo vampir kembar R sampai melongo dan tidak jadi makan melihat tatapan mata Richard terhadap Kemala bikin iri mereka.


“Sial, mereka benar-benar menyebalkan, adakah manusia lain di dunia ini yang mau jadi kekasihku?” umpat Rayen sambil melempar sendoknya di atas piring makan.


“Aku juga mau satu kalau ada. Eh, tapi tidak … aku tak sekuat Richard, aku takut kalau aku punya istri manusia, darahnya bisa kuhisap dalam waktu semalam … adauw!” pekik Ryan kesakitan karena ia dilempar garpu dari bawah meja oleh Richard. Ternyata vampir juga bisa merasa sakit kalau Richard yang melakukan.


Ryan langsung paham karena ia telah salah bicara, untung ayah Kemala tidak dengar karena ia sedang fokus melihat putrinya, mendapatkan cinta luar biasa dari suami tampannya. Ayah mana yang tidak bahagia bila ada seorang pria baik mencintai putrinya sepenuh hati seperti yang dilakukan Richard sekarang. Semua orang tampaknya ikut senang melihat keromantisan dan keharmonisan Richard dan Kemala.


“Aku harus pastikan kau tak buat onar dan mengganggu kebahagiaan adikku. Aku tahu apa rencanamu, jika sampai kau menyakiti mereka. Jangan salahkan aku jika aku membunuhmu,” tandas Rexi tanpa mau melihat wajah Veronika.


“Coba saja jika kau bisa. Kau tidak akan mampu memusnahkanku. Berhubung kau sudah tahu, maka aku takkan diam-diam lagi. Akan kuambil apa yang seharusnya jadi milikku.” Veronika pergi dan menuruni tangga. Tak disangka, ia malah ikut nimbrung dengan yang lain sehingga suasana di ruang makan menjadi sangat canggung gara-gara kehadiran Veronika.


Ekspresi semua orang langsung berubah ketika melihat Veronika hadir diantara mereka. Namun, Salvataro mengintruksikan, agar semua harus tenang dan jangan sampai ada kekacauan.

__ADS_1


“Bolehkah aku ikut sarapan dengan kalian? Aku juga lapar.” Veronika tersenyum mengejek sandiwara yang dimainkan keluarga vampir Salvataro dihadapan ayah Kemala, iapun ikut bersandiwara untuk memeriahkan acara, tapi bagi Richard dan keluarganya, vampir wanita itu dianggap sebagai pengacau.


Salvataro menunggu keputusan Richard dan Kemala, ia tahu apa yang dipikirkan menantunya makanya ia diam untuk sementara. Richard hendak mengusir Veronika pergi tapi langsung dicegah oleh Kemala.


“Silahkan nona Veronika, kebetulan ada banyak sekali hidangan yang disiapkan oleh ibunda Ratu tercinta. Saya harap Anda menyukainya,” balas Kemala menyindir Veronika. Bagaimanapun juga, vampir takkan pernah menyukai makanan manusia seenak apapun rasanya.


Vampir wanita itu kesal dan ia mengambil tempat duduk di samping Richard. Si pangeran vampir hendak mengomel tapi lagi-lagi lengannya dipegang Kemala dengan lembut agar suaminya itu tidak terbawa emosi. Kemala menggelengkan kepalanya meminta Richard untuk perlu bicara atau melakukan apa-apa. Sebaliknya, ialah yang akan menghadapi velampir itu. Bukan velakor, melainkan velampir karena yang akan direbut bukanlah manusia, melainkan vampir.


“Kakak ipar, kemarilah!” pinta Kemala yang melihat Rexi turut datang. Ia meminta suaminya berdiri agar Rexi bisa menempati tempat Richard duduk di sebelah Veronika.


Sementara Kemala dan Richard pindah tempat duduk di samping ayah Kemala. Cara jitu yang elegan untuk menjauhkan Richard dari si velampir. Dengan begini, semua aman terkendali. Rexi duduk di sebelah Veronika. Sedangkan Kemala dan Richard duduk di seberang tepat di samping ayah Kemala.


“Cinta segi empat, hehehe,” ujar Rayen mengamati Rexi dan Veronita serta Kemala dan Richard.


“Menarik, aku penasaran seperti apa ending cinta segiempat ini.” Ryan menambahkan, “Satunya romantis habis, satunya bertepuk sebelah tangan.”


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


...NB: Terimaksih buat yang sudah mengingatkan kalau di dunia vampir pelakor bukan bernama pelakor, tapi pelampir wkwkwk ... lebih enak bacanya jadi velampir saja ... setuju kan semuanya ... duhai warga +82 (warga dunia pernovelanku) wkwkwkwk🤭...


^^^yang setuju angkat kaki ... eh angkat jempol aja🤭^^^


__ADS_2