Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 65 Langkah Seribu


__ADS_3

Begitu Kemala dan kedua teman-temannya pergi meninggalkan distro. Sang penjaga yang tadi sempat menghina Kemala mulai bernapas lega. Untung saja Kemala tidak memperkarakan dirinya yang sudah bersikap kurang sopan dan tidak menghargai pengunjung sama sekali, terutama pengunjung seperti Kemala yang tampak miskin diluar tapi sultan di dalam. Penjaga distro tersebut jadi merasa aman.


Sayangnya penjaga distro sombong ini tidak tahu bahwa bukan Kemala yang marah atas tindakannya yang hanya memandang orang lain secara sepihak saja apalagi hanya melihat dari segi penampilan. Ada sesosok makhluk yang tidak terima Kemala diperlakukan secara tidak adil begitu.


Tepat ketika si bunga desa pergi jauh dengan kedua temannya ganti Richard alias sang pemilik toserba lah yang masuk ke dalam distro tempat penjaga sombong itu berada. Awalnya wanita itu sangat senang melihat orang nomer satu dalam toserba ini masuk ke dalam distronya seorang diri. Hal tersebut merupakan pemandangan langka yang jarang terjadi mall manapun.


Apalagi sang pemilik toserba sangatlah tampan dan stay cool dengan setelan kemejanya yang senada dengan jas yang tadi ada di lengan Kemala. Wanita itu sungguh bersorak sorai senang dalam hati atas kedatangan Richard ke distro yang dijaganya.


“Selamat datang, Tuan!” seru wanita itu dengan sangat ramah. Jelas sikapnya ini berbeda jauh dengan perlakuannya pada Kemala sebelumnya.


Wajah acuh Richard begitu dingin. Ia melihat papan nama kecil yang tersemat diseragam wanita itu lalu dengan cepat ia menarik papan nama tersebut. Tanpa dinyana-nyana, Richard langsung membuang pin nama itu ke dalam tong sampah yang ada didekatnya.


“Pergi kau dari sini dan jangan pernah kau menginjakkan kakimu di sini!” ujarnya dengan nada suara yang dingin sama sekali tak bersahabat.


Terang saja gadis itu shock karena dirinya tanpa sebab telah diusir sepihak dari sini yang artinya ia telah dipecat. Wanita itu tidak terima dan langsung protes pada Richard.


“Tapi apa salah saya, Tuan. Kenapa Anda mengusir saya?” tanyanya antara marah dan terkejut.


“Apa salahmu? Kau yakin kau tidak tahu apa kesalahanmu?” Richard balik bertanya.


Kalau saja Leo dan Shena tidak mengajarinya tentang adab-adab menjadi seperti manusia, mungkin Richard sudah melenyapkan wanita ini dengan cara sama seperti yang pernah dilakukannya terhadap Vinot.


Namun, Richard tidak ingin masalah sama menimpa kehidupan klan nya lagi, sebab itulah Refald dan Leo bekerja sama untuk mengajari Richard agar lebih bisa mengontrol emosi dan tidak bertindak gegabah lagi.

__ADS_1


“Sungguh saya tidak mengerti apa maksud Tuan. Saya melaksanakan tugas saya dengan sangat baik dan saya tidak pernah melanggar peraturan distro.” Wanita itu tetap ngotot membela diri dan meyakinkan Richard kalai dia benar. Mana bisa vampir dikibulin, yang ada wanita itu dalam masalah karena telah berani berbohong.


“Wanita yang kau hina, wanita yang kau kira tak punya uang untuk membeli pakaian yang ada di sini. wanita yang punya gold card, wanita yang membawa jasku dilengannya. Dia … adalah istriku. Permata hatiku dan permaisuri jiwaku.” Mata emas Richard menatap marah si wanita sombong yang langsung menganga mendengar fakta mengejutkan tentang wanita cantik yang ia anggap remeh.


Penjaga distro itu tertegun dan bahkan tidak berani buka suara lagi.


“Kau sudah tahu kesalahanmu, kan? Dia memang tidak mempermasalahkan perlakuanmu padanya, tapi aku yang tidak terima. Takkan kubiarkan siapapun atau manusia manapun berani memandang rendah istriku. Kau sudah melakukan kesalahan besar. Selagi aku masih sabar, angkat kakimu dari sini dan jangan pernah tunjukkan batang hidungmu padaku.” Itulah kata-kata menohok yang diucapkan Richard saat mengusir wanita itu keluar dari distro.


Kejadian itu disaksikan langsung oleh Dewi yang tadinya ingin buat perhitungan dengan penjaga wanita itu. Namun ia kalah cepat dengan Richard.


Gadis itu menangis dan mencoba memohon pada suami Kemala agar tidak dipecat dari sini. sayangnya Richard tetap bungkam dan pergi berlalu begitu saja tanpa peduli pada semua mata yang melihatnya. Aksi wanita itu sepertinya sengaja dibuat-buat untuk menarik perhatian semua orang yang ada di sini.


Dewi jadi geram juga melihat tingkah wanita itu sehingga keadaan jadi berbalik. Richard jadi tampak terlihat kejam sehingga menuai banyak kritikan dan cibiran tanpa mereka tahu kronologi kejadian yang sesungguhnya.


“Tolonglah jangan pecat saya Tuan. Nanti ibu saya makan apa? Hanya karena saya melakukan sedikit kesalahan Anda jadi marah dan memecat saya. Tolong Tuan, jangan paksa saya untuk menjadi kekasih Anda,” seru wanita tidak tahu malu itu mulai mengarang cerita yang bukan sebenarnya.


Ucapan wanita itu sontak menjadi huru hara. Ada yang percaya ada yang tidak. Namun, berdasarkan fakta di lapangan, Richard memang tampak salah dimata mereka karena telah membuat gadis itu tersiksa.


Karena Richard bukan manusia, ia tidak paham kalau dirinya sedang difitnah. Mungkin Refald lupa memberitahu kalau manusia itu suka sekali memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dan beberapa oknum tertentu itu suka sekali memutarbalikkan fakta. Salah satunya seperti yang dilakukan wanita penjaga distro sombong ini.


Kemala yang mendapat laporan dari Dewi tentang apa yang menimpa suaminya juga terkejut. Ia tahu Richard adalah vampir dan ia tidak biasa menjadi pusat perhatian banyak orang. Karena takut identitas asli Richard diketahui, Kemala buru-buru berlari menuju tempat suaminya berada tanpa peduli bahwa dirinya tengah berbadan dua.


Si bunga desa sangat terkejut melihat akting wanita penjaga itu saat memfitnah dan memojokkan suaminya. Seketika ia marah tapi bukan cara emosi menggebu-gebu yang bakal Kemala keluarkan. Dewi menyodorkan ponselnya dan Kemala langsung paham maksud sahabatnya.

__ADS_1


Gadis itu berlari ke operator toserba dan memberitahukan sesuatu. Para operator itu mengerti dan mereka langsung bertindak cepat. Sebuah layar besar diturunkan dan proyektor dikeluarkan. Richard hanya mengamati pergerakan para stafnya yang langsung ambil langkah seribu ketika nama baik Richard dicemarkan oleh orang-orang tak bermoral seperti wanita penjaga itu.


Begitu video kebenaran kronologi kejadian yang terjadi antara Richard dan penjaga distro itu diputar, situasi mendadak lebih heboh dari sebelumnya. Semua orang langsung berbalik menghujat wanita sombong itu hingga kena mental. Bahkan dalam waktu sekejap, mereka tak segan-segan melempari si wanita dengan benda-benda yang mereka pegang terutama sandal dan sepatu.


Tak ada hukum yang lebih kejam selain hukuman dan sanksi social yang harus diterima oleh orang akibat keburukan moral manusia itu sendiri. Karena kewalahan, si wanita sombong yang tak bisa mangkir atau mengelak, memilih melarikan diri, tapi ia dikejar oleh para emak-emak dan semua kaum hawa yang sangat geram melihat aksinya main fitnah seenaknya.


Di tengah-tengah lautan manusia yang berhamburan mengejar si wanita sombong, Richard melihat istrinya berdiri diam menatapnya. Wajah vampir tampan itu tampak senang bahwa istrinya begitu sigap membantu menyelesaikan masalahnya terlepas dari kebingungan Richard saat menghadapi manusia licik seperti wanita tadi.


Vampir tampan itu berjalan pelan menghampiri istrinya dan langsung memeluk Kemala dengan sangat erat. “Terimakasih Cagiya,” ujarnya lirih dan terus mengeratkan pelukannya.


“Kenapa kau diam saja? kenapa tidak bicara? Sampai kapan kau marah padaku Cagiya, aku … melakukan semua ini demi dirimu. Aku tidak mau orang menghujatmu karena memiliki suami dari dunia yang berbeda denganmu. Aku berusaha memberikan kehidupan normal untukmu. Karena aku … sangat mencintaimu Cagiya …,” Richard menatap wajah istrinya yang sudah berkaca-kaca.


“Aku juga mencintaimu. Aku tidak peduli kau manusia, vampir atau apa? Aku hanya ingin bersamamu. Aku juga tidak akan pernah rela bila para manusia yang tak punya etika dan moral itu memanfaatkan kepolosanmu yang tak tahu asam manisnya kehidupan manusia. Tidak akan kubiarkan mas vampirku yang tampan dan sopan, dicemarkan nama baiknya. Akan kubuktikan pada dunia, bahwa suamikulah yang terbaik,” ujar Kemala yang langsung membuat si Richard jadi terpesona pada istrinya.


Tanpa ragu … Richard berlutut dihadapan Kemala tanpa peduli pada banyaknya pasang mata yang memandang kea rah mereka berdua, Kedua tangan Richard menggenggam kedua tangan istrinya sambil berkata, “Kemala Izebele Daries … aku bersumpah bahwa aku hanya mencintaimu seorang dan kaulah satu-satunya wanita yang kucintai di dunia ini. Aku akan berjalan bersamamu, menggandeng tanganmu untuk mengarungi hari-hari kita berdua mulai dari terbitnya hingga terbenamnya matahari untuk selamanya bahkan di kehidupan selanjutnya. Kita akan mengarungi badai apapun bersama-sama. Duhai Cagiyaku … Kemala Izebele Daries, maukah kau menikah denganku?” seru Richard dengan lantang sehingga semua orang yang masih ada di dalam toserba ini bisa mendengarnya.


Meski bukan Kemala yang di lamar, semua orang-orang ini ikut tegang juga menanti sebuah jawaban dari Kemala yang tak kunjung membuka suaranya.


Adegan itu … sungguh membuat iri semua orang yang ada di sini. siapa bilang Richard nggak romantis, setelah berguru pada suhunya, keromantisan Richard tak kalah dengan Leo ataupun Refald.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


__ADS_2