
Sesosok makhluk berbaju serba hitam dengan wajah pucat bagai mayat, muncul dan memamerkan gigi-gigi taringnya. Tidak salah lagi, sosok tersebut adalah vampir sama seperti Richard. Sayangnya vampir yang muncul dan mencoba mendekati Kemala bukanlah Vinot, melainkan vampir lain yang tidak Kemala kenal.
Tidak hanya satu vampir yang muncul. Dari sisi lain, tampak vampir-vampir dengan postur tubuh hampir sama mulai bermunculan seolah sedang mengepung Kemala yang ada di tengah hutan sendirian. Jumlah mereka total ada 3 vampir. Tentu saja Kemala mulai takut dan juga gemetar karena yang datang bukanlah target yang ia incar.
“Si-siapa kalian?” tanya Kemala dengan nada gemetar. Ia terus berjalan mundur menjauh dari vampir-vampir asing yang ada didepannya ini.
“Kau mengundang kami datang kemari dengan bau darahmu. Harusnya, kami yang bertanya, siapa kau?” tanya salah satu vampir yang berjalan paling depan dan hampir mencapai tempat Kemala mendekat.
Kedatangan para vampir ini memang diluar dugaan, tapi sudah pernah diprediksi oleh keluarga Richard. Meskipun begitu, Kemala tetap ketakutan sampai ia tidak bisa bersuara apalagi berteriak untuk meminta bantuan suaminya agar cepat datang kemari. Gadis itu sungguh sangat ketakutan melihat vampir-vampir yang tampak mengerikan ini. Sangat berbeda jauh dengan vampir Richard dan semua anggota keluarganya yang jauh lebih sopan dan ramah bahkan tak tampak menakutkan seperti yang dilihat Kemala sekarang.
Vampir-vampir itu semakin senang karena mereka merasa mendapatkan mangsa yang menggiurkan tanpa perlu bersusah payah. Darah Kemala memang sangat harum dan lezat dimata para vampir. Bahkan mereka bisa mencium bau darah Kemala dalam jarak 5 mil. Merekapun tak mau buang waktu lebih lama. Vampir paling depan langsung melesat cepat dan hendak menyerang Kemala.
Sayangnya, usaha vampir tersebut gagal karena tubuh Kemala yang terbujur kaku disambar Richard lebih dulu menjauh ke tempat yang lebih aman. Gadis itu benar-benar shock dan gemetar, tapi ia langsung lega karena telah berada dipelukan suaminya.
Aksi Richard yang menyelamatkan Kemala tepat pada waktunya memancing kemarahan para vampir dan mereka semua hendak menyerang Richard bersamaan. Namun, belum juga vampir itu sampai pada Kemala dan Richard berada, saudara-saudara Richard datang dan menyerang ketiga vampir tak di kenal dan mendorong mereka semua menjauh dari pasangan suami istri itu.
Perkelahian antar vampir tak terelakkan lagi. Mereka sama-sama kuat karena merupakan spesies yang sama. Namun, keluarga Richardlah yang lebih unggul karena sebelum bertarung mereka sudah mengisi tenaga mereka sehingga dengan mudah kakak-kakak ipar Kemala melumpuhkan para vampir-vampir jahat tersebut. Tak tanggung-tanggung, vampir yang sudah dikalahkan Robert, dan si kembar Rayen-Ryan, langsung dibakar agar mereka tak bangkit kembali untuk menyakiti manusia lagi.
Ini namanya sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Yang mereka incar adalah Vinot tapi mereka semua bisa memusnahkan vampir jahat lain yang selama ini sering menculik manusia untuk dijadikan mangsa.
__ADS_1
“Kau tidak apa-apa Cagiya?” tanya Richard masih mengkhawatirkan keadaan istrinya yang gemetar. Richard menggenggam erat kedua tangan Kemala yang berkeringat dingin.
Sebenarnya tadi Richard ingin sekali ikut bertarung dengan kakak-kakaknya memusnahkan para vampir yang mencoba menyakiti istrinya. Tapi tidak jadi karena kondisi Kemala lebih membutuhkannya.
Vampir tampan itu membukakan botol minuman untuk Kemala yang entah ia dapatkan darimana dan membantu meminumkannya. “Minumlah ini pelan-pelan agar kau sedikit tenang.”
“Darimana kau dapat minuman ini?” tanya Kemala heran, setidaknya ia lebih baik setelah meneguk air. Sempat-sempatnya juga gadis itu penasaran tentang botol minuman yang dibawakan suami vampirnya.
“Tadi aku beli, untuk jaga-jaga kalau kau butuh. Dan ternyata benar.” Richard memegang kedua pipi istrinya yang panas karena masih gemetar ketakutan. “Jangan takut, kau aman. Kau tidak sendirian di sini. Ada aku dan seluruh keluargaku. Lihatlah, mereka sangat gesit dan tak akan membiarkan vampir jahat itu menyentuh kita.” Richard berusaha keras membuat Kemala kembali nyaman. Ia sangat paham bagaimana perasaan istrinya saat ini. Sebagai manusia biasa yang lemah dan tak berdaya, bertarung dengan maut pasti akan sangat menakutkan bagi Kemala.
“Siapa mereka? Kenapa bukan Vinot yang datang?” tanya Kemala.
Baru juga Richard selesai bicara, tiba-tiba dari belakang seseorang langsung menyerang Richard. Beruntung dia sangat gesit sehingga sang vampir dan istrinya bisa menghindar dari serangan dadakan.
“Akhirnya … kau datang juga,” seru Richard dari atas pohon.
Mata Kemala terbelalak melihat penampilan baru Vinot yang sama mengerikannya dengan vampir jahat yang pernah dimusnahkan oleh kakak iparnya.
“Di-dia … Vinot?” tanya Kemala belum yakin dan hampir tidak percaya.
__ADS_1
“Benar, dialah Vinot yang berubah menjadi vampir jahat karena keteledoranku. Tetaplah di sini Cagiya, biar kuurus dia.” Richard melepaskan pelukannya dan membiarkan Kemala berpegangan pada batang pohon kuat-kuat.
Secepat kilat, suami Kemala itu melesat cepat menyerang Vinot tanpa ampun. Keduanya saling bergulat gesit di udara dan pertarungan mereka tak bisa dilihat hanya dengan mata telanjangg saking cepatnya. Berkali-kali Richard melempar Vinot hingga jatuh tersungkur di tanah tapi vampir baru tersebut kembali bangkit dan menyerang Richard secara brutal.
“Kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku! Akan kujadikan Kemala milikku!” seru Vinot menantang Richard. Sepertinya, Vinot sengaja memancing emosi suami Kemala agar masuk dalam perangkapnya.
“Kau pikir aku bakal masuk dalam jebakanmu? Kau belum tahu siapa aku. Kau hanya vampir baru yang tak tahu apa-apa. Kau bahkan takkan bisa bertahan lama menjadi vampir!” Richard meluncurkan dengan menekan kuat leher Vinot kuat-kuat lalu membantingnya ke tanah sampai tanah itu retak layaknya gempa bumi.
Namun, Vinot memang sangat kuat, ia balas mendorong Richard sampai vampir itu melesat ke belakang. Saudara-saudara Richard tak tinggal diam, mereka ikut mengepung Vinot yang ternyata memang sangat gesit dari mereka. Di tengah-tengah pertarungan ada beberapa serangan yang sepertinya sengaja Vinot tujukan ke tempat Kemala berada sehingga pohon yang di tempati istri Richard itu tumbang.
Otomatis, tubuh Kemala terhempas dan jatuh ke tanah tampan ampun. Richard yang mengetahui hal itu langsung melesat cepat ke tempat Kemala untuk menangkap tubuh istrinya yang hampir saja menyentuh tanah. Dan disaat bersamaan Vinot menyerang tubuh Richard dari belakang sehingga vampir tampan itu kehilangan konsentrasinya dan menjatuhkan Kemala lagi.
Naasnya, tempat Kemala jatuh, ternyata tepat berada di tepi jurang dan tubuh gadis itu terlempar masuk ke dalamnya gara-gara dorongan kuat dari Vinot. “Tidak Kemalaaa!” teriak Richard dan ia menyusul tubuh istrinya yang tertarik gravitasi bumi.
Diluar dugaan, Vinotpun ikut menyusul juga dan di belakang mereka ada saudara-saudara Richard.
“Aku akan mendapatkannya lebih dulu darimu!” teriak Vinot sambil tertawa lantang dan ia memang jauh lebih cepat dari Richard.
BERSAMBUNG
__ADS_1
***