Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 29 Preman Vampir Richard


__ADS_3

Selesai menyuapi istrinya makan, Richard membawa Kemala mengelilingi istana keluarganya yang luasnya 3 kali lipat luas lapangan sepakbola terkenal di dunia. Kalau mengelilingi istana selebar dan semegah ini dengan berjalan kaki, sebulan saja belum tentu bisa melihat semuanya. Berhubung Richard adalah vampir, maka ia tinggal sat set sat set melesat ke sana kemari sambil menggendong Kemala untuk memperkenalkan seperti apa kediaman keluarga besar vampirnya.


Suasana hati Richard Nampak bahagia setelah keluarganya merestui pernikahannya dengan Kemala. Vampir tampan itu tak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya. Saking bahagianya, Richard sampai tidak sadar kalau istrinya sejak tadi menatapnya dengan tajam seolah ikut merasakan betapa bahagianya si vampir tampan saat menggendongnya berkeliling.


“Aku sangat suka saat kau menatapku seperti itu,” ujar Richard di sela-sela ia melesat cepat menuju Menara tertinggi istananya.


“Aku senang saat wajahmu sumringah begitu. Kau tampak seperti bukan vampir saja.”


Richard menurunkan Kemala pelan dan memeluk pinggang istrinya erat-erat. “Ini kebahagiaan pertamaku sejak aku menjadi vampir. Sudah berabad-abad lamanya aku tak pernah merasakan bahagia sebesar ini Cagiya. Aku bahkan tak tahu bagaimana caranya menjelaskan padamu … intinya … aku sangat bahagia memilikimu dalam kegelapan hidupku. Aku bahkan bukan makhluk hidup sekarang, tapi kau hadir seolah menciptakan kehidupan baru untukku.”


“Aku juga tidak pernah menyangka bahwa pasangan hidupku adalah seorang pangeran vampir tampan yang sangat luar biasa. Orang akan menganggapku gila jika aku mengatakan bahwa kau punya suami vampir ajir melintir. Awalnya aku mengira hidup ini tidak adil untukku, tapi kehadiranmu disisiku … adalah suatu anugrah terindah yang diberikan Sang pencipta untukku.” Kemala menunduk sambil tertawa kecil.


“Kenapa kau tertawa? Apanya yang lucu?” tanya Richard.


“Aku hanya tidak tahu … bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu. Setiap detik, bisa saja kau membunuhku dan kau juga berkali-kali mengingatkanku akan hal itu. Namun, semakin aku menyangkal, hatiku … tak ingin menjauh darimu. Aku benar-benar tenggelam … ehm … tenggelam …”


“Lautan cinta seorang vampir tampan tajir melintir.” Richard yang meneruskan kalimat Kemala.


“Iya … betul, itu maksudku. Aku tidak pandai merangkai kata jadi aku bingung.”

__ADS_1


Richard tersenyum manis, dan langsung mencium mesra istrinya tepat dibawah sinar bulan purnama. Posisi keduanya begitu sempurna karena berada di puncak teratas Menara istana yang pastinya bakal membuat iri siapa saja yang melihat betapa mesranya pasangan suami istri beda alam ini.


Selsai berciuman mesra, Richard meraih tangan Kemala dan meletakkannya di dadanya. Kepala Richard menunduk dan menempelkan keningnya di kening istrinya. “Kau tahu aku tidak punya jantung, paru dan hati. Semua organ vitalku membeku karena pada dasarnya aku telah mati dari duniamu. Namun, saat kau menyentuh bagian ini, saat itu juga kau kuberi nama ‘hati’. Hatiku adalah kau dan kau adalah hatiku. Ingatlah Cagiya, kau adalah hatiku. Apapun yang terjadi diantara kita. Sebesar dan sekuat apapun badai yang menerjang cinta kita. Kau … adalah hatiku. Kau paham?” tanya Richard dengan tulus.


“Iya … aku paham. Aku tahu. Jadi … apa … kita akan terpisah?” tanya Kemala mulai mencemaskan hubungannya dengan Richard.


Richard tidak segera menjawab, ia menggenggam kedua tangan Kemala lalu mencium punggung tangan tersebut. “Tidak akan lama, aku dan keluargaku … harus menyelesaikan permasalahan yang telah kuciptakan. Dan aku … tidak bisa membawamu bersamaku karena itu terlalu berbahaya.”


Mendengar kata perpisahan, hati Kemala jadi kalut. Baru juga mendapat restu untuk bersama masa iya sekarang ia harus berpisah.


“Tidak, kenapa kau harus pergi, masalahmu adalah masalahku juga. Kita harus menghadapinya bersama. Aku akan tetap ikut denganmu kemanapun kau pergi. Aku mohon Richard. Jangan tinggalkan aku sendiri. Ku mohon ….”


“Sebenarnya apa yang terjadi? Jelaskan padaku? Apa yang kau dan keluargamu sembunyikan dariku? Kakakmu sangat menentang kehadiranku dan pasti itu ada alasannya. Jangan sembunyikan apapun Richard, sepahit apapun kenyataan itu, aku pasti bisa menerimanya. Dan aku menolak kau tinggal sendirian. Aku tetap akan ikut dengan karena jika kau pergi, bahaya besar akan semakin mengancamku.”


Lagi-lagi, Richard terdiam sebab yang dikatakan istrinya memang benar. Vampir tampan itu jelas tidak mungkin memanggil Gilberto kemari untuk melindungi istrinya sementara ia juga sedang melaksanakan tugas melindungi ayah Kemala.


“Ayo kita temui ayah … aku akan membawamu bersamaku.” Richard menggendong Kemala melesat cepat menuju ruangan ayahnya.


***

__ADS_1


Begitu Richard datang di mana ayahnya berada, ternyata di ruangannya sedang ada pertemuan besar dan dijaga sangat ketat. Sepertinya, pertemuan tersebut adalah pertemuan rahasia yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Bahkan Richard yang putra kandung Salvataro saja dilarang masuk ke dalam.


“Maaf Pangeran Richard, Anda dilarang masuk karena Raja sedang ada rapat darurat. Jika ada kepentingan mendesak yang harus disampaikan, mohon tunggu sampai pertemuan ini selesai,"”terang salah satu pengawal kepercayaan raja vampir Salvataro.


“Bagaimana bisa ada pertemuan dadakan dalam waktu sekejap begini dan aku tidak tahu? Bahkan aku tidak diundang dan tidak diizinkan masuk? Apa yang sedang kalian bahas di dalam sana? Jika ini menyangkut diriku dan Kemala maka aku ber hak terlibat.” Richard tetap memaksa masuk dan menerobos penjagaan.


Para penjaga itupun tetap menghalangi niat Richard sehingga terjadilah perkelahian. Sebagai seorang pangeran vampir yang diberkahi dengan kekuatan luar biasa, Richard dengan mudah mengalahkan para pasukan ayahnya meski tidak sampai melenyapkan mereka semua.


Ini kali pertama Kemala menyaksikan kehebatan berkelahi seorang vampir yang sat set sat set lempar sana lempar sini bak permainan pimping dan badminton. Awalnya ia takut dan juga tegang, tapi ia bisa memahami apa yang dipikirkan suaminya. Kemala sendiri juga ingin tahu ada apakah gerangan sampai keluarga mertuanya harus mengadakan pertemuan rahasia setelah memberikan restu pernikahannya dengan Richard.


Semua pengawal Salvataro berhasil dilibas Richard hingga semuanya membatu tak bergerak. Richard mendobrak pintu masuk dengan kasar diikuti Kemala dari belakang.


Tidak ada yang terkejut dengan kedatangan Richard yang bak preman vampir itu. Sebab, ini bukan kali pertama putra bungsu Salvataro membuat kekacauan ditengah-tengah rapat atau pertemuan darurat.


“Ayah! Aku akan membawa Kemala bersamaku saat kita pergi nanti. Itu keputusanku! Kami baru saja menikah dan mendapat restu dari kalian semua, bagaimana bisa aku berpisah dengan istriku sementara aku harus menciptakan banyak cucu untuk ayah Kemala dan untuk Ayah sendiri! Setidaknya dalam perjalanan nanti, kami bisa menikmati bulan madu syahdu kami!” teriak Richard tanpa peduli pada siapa saja yang ada di ruangan ini. Ia bahkan membicarakan hal yang tak seharusnya ia bicarakan di tempat umum seperti ini.


Mata Richard langsung terbelalak karena para dewan delegasi vampir ternyata ada di ruangan ini juga yang artinya, bukan hanya keluarga Richard saja yang hadir dalam pertemuan rahasia, melainkan para vampir lain dari seluruh penjuru dunia. Dan sekarang mereka semua tahu, betapa mesumnya putra bungsu dari Raja Salvatro Salvataro.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


__ADS_2