Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 55 Prank Cinta


__ADS_3

R.A.S ... begitu nama itu disebutkan, Kemala langsung tertegun karena nama tersebut merupakan inisial dari gaun yang sekarang ia kenakan. Belum juga Kemala move on dari rasa terkejutnya, sebuah kejutan lagi datang dengan kemunculan seorang pria tampan yang dipanggil Athan. Bukan Richard seperti nama panggilan suaminya.


Mata Kemala semakin tak bisa berkedip kala melihat sang pria, malah berjalan mendekat kearahnya tanpa menolah pada siapapun. Padahal, di pesta ini ada begitu banyak wanita yang sejak dari kapan hari menantikan kedatangan sang pemilik toserba.


Ternyata, isu itu memang benar adanya. Ketampanan pria berinisial RAS itu memiliki paras tampan rupawan. Ciri fisiknya juga berbeda dengan suami Kemala yang bernama Richard meskipun mereka berdua adalah vampir yang sama. Richard hanya sedikit mengubah penampilan dan lebih maskulin dari sebelumnya sehingga ketampanannya yang paripurna, menjadi lebih sempurna.


“Kau sangat cantik, Cagiya? Gaun yang kau kenakan juga pas untukmu,” ujar Richard pada istrinya yang sejak tadi tak bergeming dari tempatnya. Suara tenornya benar-benar menghipnotis Kemala sehingga bibirnya kelu tak bisa mengeluarkan suara.


Semua orang yang ada disekitar mereka juga shock karena pemilik toserba sepertinya sangat mengenal Kemala. Mereka langsung berbisik-bisik iri karena mata Richard hanya menatap wajah cantik sorang bidadari.


Sayangnya, Kemala masih sangat shock untuk mengenali siapa pria tampan yang memanggilnya sama seperti suaminya Richard. Hany Richard yang memanggilnya dengan sebutan ‘Cagiya’ Richard yang selalu berpakaian serba hitam ala raja zaman dahulu dan Richard yang berambut ikal. Wajahnya tampan tapi pucat. Sesekali tampak sangat mengerikan apalagi jika taringnya keluar.


Namun pria didepannya ini berbeda. Dia sangat rapi dan so cool. Pria didepannya ini lebih bersih dan klimis. Wajah pucatnya tertutup make up ala khas pria maskulin pada umumnya. Hanya suara tenor dan bau tubuh khas vampirnya saja yang sama dengan Richard.


Ingin rasanya Kemala memeluk pria tampan yang penampilannya sudah jauh berbeda ini, tapi hati Kemala masih belum bisa melupakan Richard yang lama. Terlalu banyak kenangan indah yang gadis itu alami dengan penampilan lama Richard sekalipun penampilannya yang sekarang memang jauh lebih kece dan tampak keren luar biasa.


“Tidak … ini … tidak mungkin. Aku merindukan Richard, tapi bukan Richard yang sekarang! Siapa kau?” tanya Kemala sambil menangis.

__ADS_1


Perlahan, gadis itu berjalan mundur dan langsung pergi berlari keluar ruangan pesta. Kemala berlari dan terus berlari sambil berlinang air mata keluar dari area toserba lalu menuju rumahnya.


Sementara Richard alias Athan. Hanya tersenyum simpul melihat istrinya pura-pura tak mengenalinya. Vampir tampan yang memutuskan go public itu paham kenapa istrinya bersikap seperti itu. Kemala marah dan juga rindu. Tapi Richard malah datang dengan penampilan yang diluar ekspektasi Kemala. Wajar kalau istrinya tidak bisa terima apalagi kemunculannya ini, mengundang banyak perhatian para wanita.


“Larilah, Cagiya … larilah sejauh mungkin! Dengan begitu … aku bisa menangkapmu ke dalam pelukanku,” gumam Richard sambil tersenyum. Ia sengaja tidak mengejar Kemala karena ada seseorang yang akan menemui istrinya.


Untuk sementara, ia akan membiarkan wanita pujaan hatinya menata hati dan perasaanya untuk menerima Richard yang memulai kehidupan barunya. Matanya mengamati semua wanita yang masih menatapnya dengan sejuta tanda tangan atas tindakannya yang mendekati Kemala tapi malah ditinggal pergi begitu saja. Kalau pria lain pasti marah dan malu, namun berbeda dengan Richard yang malah tampak bahagia.


Untuk mengalihkan perhatian mereka, Richard memperkenalkan diri sebagai pemilik resmi toserba dan mempersilahkan para tamu undangan untuk menikmati pestanya sesuka hati. Namun, disela-sela pidato singkatnya, ada saja yang kepo soal kehidupan Richard serta apa yang ia lakukan barusan terhadap si bunga desa.


“Mister Athan, maaf jika pertanyaan saya ini lancang, tapi … kami semua yang ada di sini sangat penasaran. Bagaimana bisa Anda mengenal Kemala? Apa hubungan Anda dengannya? Gaun yang dipakai Kemala, bukankah Anda yang mengirimnya?” tanya Dewi yang tak lain dan tak bukan adalah teman dekat Kemala. Jelas ia juga tahu bahwa Athanlah yang mengirim gaun indah untuk dikenakan Kemala dalam pesta ini.


“Dia adalah wanita yang akan mendampingiku seumur hidupku. Dan aku memilih dia. Hanya dia yang aku lihat. Tidak ada yang lain. Alasannya ... karena … aku ditakdirkan untuknya.”


“Tapi kenapa?” teriak Kartika tak terima. “Dia hanyalah gadis miskin yang tinggal digubuk ujung desa. Bagaimana bisa pria setampan dirimu memilih wanita sepertinya. Aku jauh lebih sempurna dibandingkan Kemala? Kenapa Anda tidak memilihku?” dengan PD-nya Kartika menawarkan diri.


Richard memiringkan kepalanya menatap benci wanita yang baru saja berteriak padanya. Dengan lantang ia berkata, “Satu-satunya wanita yang pantas bersanding denganku hanyalah Kemala. Ia bagai emas yang terendam dalam lumpur. Tidak sepertimu yang hanya sebongkah perak tapi mengaku-ngaku emas. Mau dipoles seperti apa, perak tetaplah perak. Luarnya memang bisa dilapisi emas, tapi tidak didalamnya. Aku rasa semua orang yang ada di sini tahu, bahwa Kemala tak hanya cantik parasnya, tapi juga cantik hatinya. Dan bagaimana aku bisa mengenalnya? Karena kami bertetangga. Jadi, aku hafal betul seperti apa perangai wanita yang kusukai itu. Untuk itulah … bantu aku mendapatkannya. Sepertinya dia marah padaku.” Richard malah curhat.

__ADS_1


Ucapan Richard mengandung banyak teka-teki bagi semua orang yang hadir di pesta ini. Belakangan semua penduduk desa akhirnya mengerti bahwa istana yang ada disebelah rumah Kemala dan sering mereka kira sebagai rumah angker, ternyata pemiliknya adalah Richard. Tentu saja mereka masih belum tahu identitas asli suami Kemala ini.


***


Sementara itu, Kemala berhenti berlari karena kehabisan napas. Tiba-tiba dihadapannya, berdiri seorang wanita yang tampak sangat familiar bagi Kemala. Gadis itu langsung tahu siapa wanita itu dan kembali berlari memeluknya.


“Ibu!” seru Kemala memeluk wanita yang tak lain dan tak bukan adalah ibu mertuanya sendiri.


“Dasar anak nakal, kau bisa langsung mengenaliku dari kejauhan tapi tak bisa mengenali suamimu dari dekat, hm? Kau balas dendam padanya?” tanya Ratu vampir sambil membelai lembut rambut menantunya.


“Bagaimana bisa aku melupakan wanita tercantik yang pernah kulihat di dunia ini. Hanya Ibu yang bisa menenangkan hatiku disaat aku sedang galau. Dan aku bukan tidak mengenali suamiku Bu, aku hanya ingin dia merasakan apa yang aku rasakan selama 6 bulan ini. Siapa suruh dia meninggalkanku begitu lama hingga membuatku serasa tersiksa.” Ganti Kemala yang curhat pada ibu mertuanya.


Mertua Kemala tersenyum simpul melihat ulah iseng menantunya. “Kau dan suamimu itu sama saja, sama-sama suka nge-prank pasangan masing-masing. Tapi ya sudahlah, terserah kalian berdua saja. Toh ini adalah kisah cinta kalian.”


“Tapi aku senang, Ibu datang kemari untuk menemuiku. Bagaimana kabar Ibu?”


“Baik, semua berkat suamimu yang gigih membantu menyelamatkan kami. Tidak enak bicara di sini, bagaimana kalau bicara di tempat lain saja. semua anggota keluarga sedang menunggumu.” Ibu mertua Kemala membawa menantunya pergi ke suatu tempat dimana seluruh keluar besar Richard sedang berkumpul.

__ADS_1


BERSAMBUNG


***


__ADS_2