Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 31 Asal Muasal Keluarga Vampir Salvataro


__ADS_3

Karena marah dan agak sedikit kecewa dengan keputusan yang diambil Kemala, Richard pergi meninggalkan istrinya begitu saja. Sementara Rexi, hanya memasang wajah acuh melihat perdebatan adik dan adik iparnya. Padahal pemicu pertengkaran pasangan suami istri itu adalah karena dirinya masih belum bisa menerima Kemala sebagai bagian dari keluarganya. Vampir es batu itupun ikut pergi juga tanpa merasa berdosa sedikitpun.


Ucapan Richard bagai pukulan telak untuk Kemala. Gadis itu begitu shock dan terkejut mendengar kata-kata suaminya yang tak terduga. Ia tidak pernah menyangka kalau Richard tidak suka bila dirinya ikut menjadi vampir. Padahal itu adalah pengorbanan besar dari Kemala untuk Richard.


Gadis itu tertegun dan tak tahu harus berkata apa, ia bahkan tak bisa mengejar kepergian Richard dari ruangan ini. Semua anggota keluarga Richard satu per satu meninggalkan Kemala sendirian kecuali ibu Richard. Bukan berarti keluarga Richard senang akan pertengkaran kecil yang terjadi diantara Kemala dan sang pangeran vampir, tapi mereka lebih memilih tidak ingin ikut campur urusan rumah tangga Kemala.


Sedangkan Ibu Richard, ia punya kewajiban menjelaskan pada menantunya alasan kuat kenapa putra bungsunya tidak suka Kemala menjadi monster seperti mereka. Wanita cantik nan anggun itu setia menemani Kemala yang menangis dalam diam.


“Kemala,” ujar ibu Richard lirih dan Kemala buru-buru mengusap air matanya.


“Maafkan aku, Ibu. Maaf sudah membuat kekacauan di keluarga ini. Aku sungguh minta maaf.” Kemala menangis sesenggukan dan ibu Richard langsung memeluknya.


“Tidak apa-apa, harusnya akulah yang minta maaf padamu karena Richard telah membuatmu menangis. Tapi mengertilah … ada hal yang memang sangat tidak disukai suamimu. Ia bahagia menikah denganmu, tapi bukan berarti kau harus menjadi sama sepertinya.”


“Memang … apa salahnya jika aku jadi sama seperti Ibu dan yang lainnya? Bukankah dengan begitu Kak Rexi tidak akan membenciku dan kami berdua bisa hidup bahagia?” tanya Kemala sambil terisak.


“Sepertinya, kau belum mengenal betul seperti apa suamimu. Kenapa ia tidak berkumpul dengan kami semua dan kenapa ia memilih tinggal di desa tempatmu tinggal dulu. Si bodoh itu terlalu menyimpan banyak rahasia darimu dan tidak memberitahumu apa-apa. Dasar bodoh! Tapi kau jangan khawatir Kemala, aku akan menjelaskannya padamu setelah kau merasa tenang.” Jiwa keibuan ibu mertua Kemala benar-benar membuat Kemala merasakan sesuatu yang sudah lama tidak pernah ia rasakan.


Semakin pecahlah tangis Kemala karena ia sangat merindukan pelukan hangat dari seorang ibu terlepas dari pertengkarannya dengan Richard. Dengan sabar, Ibu mertua Kemala menunggui menantunya menangis tersedu-sedu dipelukannya dalam diam.

__ADS_1


***


Setelah Kemala tenang, ibu Richard membawa menantunya ke suatu tempat di mana hanya ada mereka berdua. Senang rasanya bisa akrab dengan keluarga suami walau situasinya ini sedang kacau.


“Minumlah.” Ibu Richard menyerahkan segelas air untuk menantunya yang tampak jauh lebih tenang setelah hampir berjam-jam lamanya menumpahkan air mata. Saat ini, keduanya ada di sebuah taman megah yang menjadi tempat favorit istri dari raja Salvataro ini.


“Terimakasih Ibu.” Kemala menikmati pemandangan taman bunga indah ini karena suasana hatinya mulai sedikit tenang dari sebelumnya. “Tempatnya indah sekali, dari semua tempat yang pernah Richard beritahukan padaku, tempat inilah yang paling indah di sini.”


“Oh iya? Sayangnya … si bodoh itu tidak suka tempat ini makanya dia tidak membawamu kemari,” terang ibu Richard sambil menikmati indahnya panorama alam dan bunga-bunga bermekaran dihamparan yang entah berapa ratus hektar luasnya ini.


Kemala mengernyitkan alisnya karena ia tak mengerti maksud ucapan ibu mertuanya. “Ibu … Kenapa Richard tidak suka tempat seindah ini?” tanya Kemala hati-hati takut menyinggung perasaan ibu mertuanya.


Kemala menelan salivanya mendengar ucapan ibu mertuanya yang sedikit terdengar mengerikan. Sejak dulu, ia memang ingin sekali menanyakan hal ini. Hanya saja ia tidak berani sampai akhirnya ibu mertuanya sendiri yang bersedia menjelaskannya.


“Apakah aku diperbolehkan tahu Ibu? Sebab, kemarahan Richard padaku menandakan bahwa aku memang tidak tahu apapun tentangnya.” Kemala jadi merasa egois sendiri karena sama sekali tidak tahu apa yang disukai dan yang tidak disukai Richard.


“Kau memang harus tahu. Aku agak terkejut karena si bodoh itu masih belum memberitahumu banyak hal tentang dunia kelam kami. Tempat ini memang indah dimataku dan dimata yang lainnya, tapi tidak dimata Richard. Baginya … tempat ini adalah kenangan buruk untuknya. Dia benci menjadi vampir, tapi aku dan suamiku tak punya pilihan lain.” Ibu mertua Kemala mulai bercerita asal mula keluarganya tercipta menjadi vampir dan bahkan ayah Richard dinobatkan menjadi Raja vampir paling disegani didunianya.


“Awalnya, kami berdua adalah pasangan yang sempurna. Aku memiliki 5 putra. Si sulung Rexi, Robert, si kembar Rayen dan Ryan. Serta si bungsu Richard. Mereka semua tumbuh menjadi pria remaja yang banyak dikagumi wanita. Terutama Richard. Dari kecil hingga dewasa, ia selalu mendapat banyak sekali surat cinta tapi semua wanita yang mendekatinya ia tolak semua. Aku sempat khawatir jangan-jangan ada kelainan dengan anak itu, tapi ternyata tidak. Buktinya, ia jatuh cinta padamu dan nekat menikahimu sekalipun kalian berbeda alam.”

__ADS_1


Kemala langsung tersipu mendengar kalimat terakhir yang dikatakan ibu mertuanya. Tanpa terasa, kesedihannya menghilang dan berganti dengan rasa penasaran hebat akan sejarah terciptanya keluarga vampir sempurna ini.


“Suatu hari,” lanjut ibu Richard, “kami semua pergi hiking ke gunung. Dan tak sengaja, aku serta beberapa putraku digigit laba-laba beracun. Sekelompok rombongan sirkus datang menyelamatkan kami dengan satu syarat, suamiku … harus bersedia menjadi vampir seperti pemimpin rombongan sirkus aneh itu. Melihat diriku dan anak-anakku sekarat, ayah Richard menyetujui persyaratan itu. Kami pun selamat tapi tidak dengan suamiku. Ia terpaksa harus pergi meninggalkan kami berkelana ikut rombongan sirkus tersebut karena aku dan suamiku sudah tak bisa hidup berdampingan bersama. Berat memang, tapi mau bagaimana lagi, alam dan dunia kami berbeda. Dan aku harus tetap hidup demi ke-5 buah hati kami.


“Sampai akhirnya, wabah penyakit menyerang tempat tinggal kami dan hanya Richard yang tak terjangkit karena pada saat itu, ia menempuh pendidikan di luar kota yang jauh dari tempat kami berada. Suamiku datang dan disaat kami semua hampir mati, dia mengubah kami menjadi sepertinya dan meninggalkan Richard sebatang kara. Anak itu hidup sendirian di kota besar tapi kami masih berusaha untuk menjaganya sampai akhirnya iapun tahu siapakah keluarganya yang sekarang.


“Aku dan suamiku memutuskan memaksa Richard menjadi seperti kami agar kami semua bisa terus bersama-sama. Sayangnya, Richard menolak, tapi karena ayahnya telah menjadi pemimpin sirkus ternama dan harus berkelana keliling dunia, tidak mungkin ia meninggalkan Richard sendirian sebatang kara. Kamipun memaksanya menjadi vampir di tempat ini. Di sinilah proses perubahan diri Richard yang semula adalah seorang manusia, berubah menjadi monster penghisap darah.


“Selebihnya, kau tahu apa yang terjadi. Kau bisa tanyakan sendiri pada suamimu kelanjutan dari kisah asal muasal kami sekeluarga hingga menjadi keluarga vampir sedarah.”


Ibu mertua Kemala mengakhiri ceritanya tentang sejarah keluarga vampirnya yang memang lain dari yang lain. Biasanya kelompok vampir tidak ada hubungan darah sama sekali dan hanya terikat pada simpati dan empati untuk tergabung bersama. Rasa saling membutuhkan untuk menjadi keluarga. Namun tidak dengan keluarga Richard yang memang asli tulen berasal dari 1 keluarga.


“Muy genial,” ujar Kemala spontan yang artinya ‘sangat keren’.


Mulut Kemala bahkan masih menganga meski ibu mertuanya telah selesai menceritakan sejarah kelam tentang keluarga vampirnya.


BERSAMBUNG


***

__ADS_1


__ADS_2