Pengantin Pangeran Vampir

Pengantin Pangeran Vampir
BAB 94 Akhir yang Mengejutkan


__ADS_3

Diluar dugaan, Richard berlutut dihadapan ayah mertuanya sebagai tanda bahwa dirinya tulus mencintai Kemala melebihi Richard sendiri. Tidak ada vampir manapun di dunia ini rela merendahkan harga dirinya pada manusia demi bisa mendapat restu dari ayah wanita yang amat sangat dicintai. Hanya Richard saja yang bisa melakukannya.


Kemala terkejut, ia tak pernah menyangka ataupun membayangkan kalau suaminya yang seorang vampir dan harusnya ditakuti oleh manusia sebagai mangsa vampir, rela melakukan hal itu demi dirinya. Manusia sungguhan saja, belum tentu mau bertekuk lutut di hadapan pria tua biasa seperti ayah Kemala yang selama ini direndahkan karena tak punya apa-apa.


Tapi Richard … vampir tampan itu tidak peduli siapa dia dan siapa ayah Kemala. Yang ia pedulikan hanyalah restu, dan sang pengeran vampir ini rela melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan restu dari sang mertua. Jangankan hanya berlutut, mati untuk kedua kalinyapun Richard rela asalkan ia direstui menjadi pendamping hidup seorang Kemala.


Daries sendiri juga terkejut sampai ia refleks mundur ke belakang melihat Richard tiba-tiba berlutut di depannya. Dari sini saja sudah terlihat kalau tidak ada pria manapun yang mencintai Kemala lebih besar daripada Richard. Bahkan cinta kasihnya untuk Kemala sangat jauh bila dibandingkan cinta yang di miliki Richard.


“Aku tidak pandai merangkai kata, Ayah … tidak ada kata yang bisa aku ucapkan untuk meyakinkan Ayah agar merestui hubunganku dengan Kemala. Tapi yang harus Ayah tahu, aku tidak akan pernah meninggalkan Kemala sekalipun maut memisahkanku dan Kemala. Akan kutemukan cara untuk kami berdua, agar bisa bersatu kembali. Cintaku, hanya untuk Kemala Ayah … sampai akhir dari dunia ini, rasa cinta itu tidak akan pernah berubah.” Nada suara Richard benar-benar menggetarkan hati siapa saja yang mendengar sumpah dan janjinya dihadapan Daries.


Agar ayah Kemala juga tersentuh hatinya, Kemala juga ikut berlutut di depan ayahnya. Bumil cantik itu ingin sama seperti Richard. Ia ingin hubungan keduanya direstui ayah tercintanya yang berkat rasa kasih Kemala terhadap sang ayah telah mempertemukannya dengan vampir tampan Richard.


“Cagiya, apa yang kau lakukan? Bangunlah, kau bisa sakit,” ucap Richard mencemaskan istrinya. Iapun melepaskan jas yang ia kenakan dan ia taruh di bawah lutut istrinya sebagai alas agar lututnya tidak sakit terantuk batu kerikil di sekeliling mereka.


“Aku tidak akan berdiri, sebelum ayah merestui kita Suamiku. Aku juga tidak akan goyah, sama sepertimu, aku tidak peduli bila semua orang membenciku atas cinta terlarang kita. Yang terpenting bagiku, asala kau bersamaku. Itu sudah lebih dari cukup,” tandas Kemala sehingga Richard tak tahu harus berkata apalagi.

__ADS_1


Daries memejamkan mata melihat kemantapan hati putri kesayangannya yang ingin hidup berdampingan dengan seorang vampir. Sebagai ayah, ia tak bisa berbuat apa-apa bila Kemala sudah menentukan keputusannya yang artinya, putrinya ini bisa mati kapan saja.


“Baik! Anggap saja kalian berdua memang takkan terpisahkan lagi. Kalaupun hubungan kalian kutentang sekarang, itu juga tidak ada gunanya. Nasi sudah menjadi bubur. Di tambah kalian berdua sudah resmi menikah. Seluruh dunia sudah mengakui pernikahan kalian. Tapi … bagaimana dengan bayi yang ada dalam kandungan putriku? Bagaimana masa depan cucuku? Bagaimana kalau ia lahir sebagai setengah manusia dan setengah vampir? Apa aku harus mengatakan pada dunia bahwa cucuku tidak hanya makan nasi, tapi juga darah? Kau bisa jawab pertanyaanku ini Richard?” tanya Dries pada menantunya yang masih berlutut didepannya.


Richard terdiam begitupula dengan Kemala. Sejak awal ia memang keberatan jika Kemala mempertahankan buah hati mereka karena ia takut akan masa depan anaknya nanti bakal seperti apa. Baik Richard ataupun Kemala tidak bisa memberikan jawaban pasti sebab mereka memang belum memikirkan hal ini.


“Biar aku yang jawab tuan Daries!” seru Refald yang baru saja datang bersama istrinya. Refald meminta istrinya Fey untuk membantu Kemala bangun berdiri karena yang dilakukan Kemala sangat tidak baik untuk kandungannya.


“Aku tidak apa-apa Ratu, aku ingin menemani suamiku,” tolak Kemala saat Fey mengulurkan tangannya.


Kemala tak punya pilihan, ia bangun dan mundur ke belakang suaminya. Tubuhnya tiba-tiba lemah dan Fey segera memberikan jus buang manga berisi darah segar yang sudah disiapkan sejak awal untuk menjaga vampir kecil yang ada dalam kandungan kemala tetap stabil dan menunjukkan kekuatannya kepada siapapun.


“Cucumu akan tetap bisa hidup seperti manusia normal lainnya. Ia bisa sekolah dan bekerja bahkan bisa menikah bila sudah tiba waktunya. Itupun jika Richard dan keluarganya mendidik dan melatih cucumu dengan sangat baik agar bisa membaur sebagai manusia normal biasa seperti ayahnya selama ini. Sekalipun ia manusia atau vampir, ia tetap cucumu Tuan Daries. Hanya saja … ia takkan pernah bisa di batas usia sebagai vampir setengah manusia. Di usia tertentu, ia takkan bisa menua lagi. Aku rasa … itu bukan masalah besar. Dan akan sangat menyenangkan bila kau pun … bisa melihat cucumu tumbuh dewasa.” Refald tersenyum seolah di dalam kalimatnya terdapat makna yang begitu besar dan dalam.


Awalnya, Daries tidak percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan Refald. Ia tidak tahu siapa Refald ini, tapi bila melihat apa yang terjadi sekarang, pria tampan yang berdiri di samping Richard pastilah bukan orang sembarangan. Masa depan yang dikatakan seorang raja demit Refald tidak pernah salah. Karena ia diberkahi kekuatan istimewa, yaitu dapat melihat masa depan orang yang ia kehendaki.

__ADS_1


Daries tak bicara apa-apa. Ia terdiam dan mendekat kearah Richard yang terus berlutut dihadapannya. Dua tangan renta itu terulur dan memegang bahu si vampir tampan.


“Bangunlah, dan mendekatlah padaku,” ujar Daries dan seketika membuat Kemala berlinang air mata karena bahagia. Richardpun merasa senang dan menundukkan kepalanya dekat ke wajah mertuanya.


Tak disangka, Daries membisikkan sesuatu yang membuat mata Richard terbelalak saking terkejutnya. Ayah Kemala itu tersenyum melihat ekspresi Richard yang tak bergeming ditempatnya.


Tanpa bicara sepatah katapun, ayah Kemala pergi meninggalkan mereka semua entah ke mana. Ia melarang siapapun mengikutinya. Sementara Richard langsung menoleh ke Refald dan suami Fey itu hanya menganggukkan kepalanya karena ia tahu apa yang dibisikkan Daries pada Richard sekalipun ia tidak diberi tahu.


“Ikuti saja kemauannya, akan kubereskan kekacauan ini secepat mungkin.” Usai bicara seperti itu Refald kembali menggendong Fey menuju tempat dewan vampir berada bertepatan dengan Pak Po datang beserta rombongannya.


“Yang mulia raja Mirza Bataaaa … saya datangggg!” teriak pak Po dengan lantang sambil bergaya sok pahlawan kesiangan di tengah-tengah pesta pernikahan Richard dan Kemala.


“Satu lagi si pengacau datang,” ucap Fey, Shena, Leo, Rey, Dewa. Yeon dan Bima bebarengan.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


__ADS_2