
Keluarga Richard dan Kemala kini tengah berbahagia setelah mereka tahu bahwa Kemala sedang berbadan dua. Meski kehamilan Kemala ini berbeda dengan ibu ibu pada umumnya, sebisa mungkin Richard dan keluarganya menjaga Kemala dengan sangat baik jangan sampai ayah Kemala dan para penduduk desa tahu tentang identitas asli Richard dan keluarganya.
Baik ayah dan ibu Richard meyakinkan Daries agar mengizinkan Kemala tinggal di sini dengan berbagai alasan dan pertimbangan. Untungnya pria paruh baya itu paham dan mengerti kondisi putrinya yang tak ingin jauh dari suami tercinta karena ia lagi pengen dimanja-manja. Daries akhirnya mengesampingkan segala macam aturan serta adat istiadat ritual dari seseorang hendak menikah.
Hal itu sudah tidak penting lagi bagi Daries. Toh Kemala sebenarnya juga sudah menikah lebih dulu dengan Richard secara adat keluarga Richard. Pernikahan di sini hanya untuk memberitahu semua orang kalau Kemala sudah bukan wanita single lagi.
2 hari menjelang hari H pernikahan. Setiap hari Richard menemani Kemala dimanapun istrinya berada. Mulai dari bangun tidur sampai Kemala tidur lagi di malam hari, keduanya sama sekali tak terpisahkan bak sehidup semati.
Keberadaan Kemala di istana Richard, ternyata membuat si Kembar Ryan dan Rayen jadi keki karena tinggal mereka saja yang jadi ‘jones’ alias jomblo ngenes di istana ini. Rexi yang jutek itu punya tambatan hati meskipun cintanya masih bertepuk sebelah tangan. Richard sudah menemukan belahan jiwanya dan kini mereka berdua hidup bahagia. Tinggal mereka saja yang hingga detik ini tidak punya pasangan.
“Menyebalkan, siapa yang jadi vampir, siapa juga yang harus minum banyak darah. Sudah gitu, kenapa kita yang disuruh ayah untuk mengumpulkan kantung-kantung darah ini dan dikemas dalam kardus minuman jus,” gerutu Rayen sambil menatap dongkol Kemala yang sedang dibukakan Richard kotak jus berisi darah segar yang langsung diberikan pada Kemala agar istrinya itu tidak lapar.
“Apa boleh buat, perintah ayah itu mutlak. Tidak bisa dibantah ataupun ditolak. Sudahlah jangan ngedumel terus, kerjakan saja apa yang ayah suruh!” cetus Ryan. “Hadeuh, harusnya semua darah ini adalah milikku, ini bisa buat makan kita selama setahun. Kenapa malah si manusia itu yang meminumnya.”
“Nggak usah banyak cincong, kemasin aja itu darah lalu berikan pada Richard, daripada kau kena omel ayah dan ibu tujuh turunan tujuh tanjakan tujuh tikungan, mau kau ha!” ganti Rayen yang jadi jutek pada saudara kembarnya. “Ngenes amat nasib kita, semasa hidup masih berstatus jomblo, matipun masih jadi jones juga! Abadi pula! Kayaknya kita ganti nama saja. Kau Ryan Jones Salvataro, aku Rayen Jones Salvataro, kita berdua adalah duo RJ.” Rayen membuat istilah untuk dirinya sendiri dan kembarannya.
“Bisa nggak kau nggak mengada-ngada? Dasar vampir!”
“Kau sendiri juga ngedumel? Pakai ngatain orang lain? Memang kenapa kalau aku vampir? Kau kan juga vampir? Dasar vampir tak sadar diri!” balas Rayen.
“Kau yang duluan mulai!” sengal Ryan.
“Kenapa kau ikut-ikutan!” keduanya ngotot adu mulut dan sama-sama tidak ada yang mau mengalah.
Keributan yang disebabkan oleh si vampir kembar duo RJ membuat Kemala jadi tidak nyaman. Suasana mesra yang terjalin antara dirinya dan suaminya harus terganggu gara-gara Ryan dan Rayen yang bertengkar hanya karena sesuatu hal yang tidak jelas.
Mendadak, mata Kemala menyala terang dan ia langsung berjalan cepat menuju kakak ipar kembarnya berada. Tentu saja Ryan dan Rayen heran melihat mata merahnya Kemala yang sangat menakutkan saat menatap mereka.
Tanpa peringatan, tangan Kemala terulur dan mencekik leher kakak-kakak iparnya. Tentu saja si vampir kembar itu tak terima dan mereka melawan serangan adik iparnya dengan mencekal kuat tangan Kemala. tapi anehnya. Kemala malah balik memelintir tubuh vampir kembar itu dengan mudah hingga keduanya tergulung-gulung di udara, setelah itu Kemala mendorong tubuh mereka hingga keduanya menabrak dinding sampai terjatuh.
__ADS_1
Tanpa dijelaskanpun, semua tampak sangat jelas bahwa kekuatan Kemala semakin lama semakin kuat saja sampai si vampir kembar itu kewalahan. Tak hanya sampai di situ, begitu 2 kakak ipar Kemala bangkit berdiri kembali, lagi-lagi Kemala menekan kuat leher Rayen dan Ryan sampai dinding di belakang mereka retak saking kuatnya tekanan Kemala.
“Cagiya … sudah hentikan! Kau bisa menyakiti mereka!” seru Richard dari balik punggung istrinya.
Richard langsung memeluk tubuh Kemala dan memberi kode pada kedua kakaknya untuk segera pergi dari sini ketika sang istri melepaskan cekalannya. Dan benar saja, mata Kemala kembali seperti sedia kala sehingga Rayen dan Ryan selamat. Duo RJ itupun langsung melesat cepat menyingkir sejauh mungkin dari Kemala. Mata mereka menatap ngeri wajah Kemala yang seperti mirip dengan vampir.
“Kau lihat apa yang kulihat barusan?” tanya Rayen pada Ryan saat bertengger disalah sudut ruangan istana Richard. Kini mereka hanya melihat punggung adiknya yang mencoba menenangkan Kemala.
“Iya, aku melihatnya. Kita punya adik ipar yang ternyata jauh lebih menyeramkan daripada amukan Richard saat sedang marah. Sebaiknya kita cari aman. Manusia kalau sedang hamil anak vampir ternyata bisa berubah menyeramkan. Apa aku berburu manusia saja ya? Supaya anakku kuat seperti anaknya Richard nanti,” usul Ryan pada saudaranya.
“Memangnya manusia mana yang mau denganmu, ha? Yang ada mereka malah takut padamu. Vampir wanita saja nggak doyan sama kamu apalagi manusia. Apa kau sungguh tidak merasakannya?” tanya Rayen.
“Merasakan apa?”
“Aura jiwa vampir dalam tubuh istri Richard begitu kuat. Aku punya firasat. Kalau kita bakal dibuat repot olehnya.”
“Kau ini bagaimana? Sekarang saja kita sudah kerepotan, masa kau tidak sadar? Siapa yang menyiapkan pernikahan Richard dan Kemala kalau bukan kita padahal kita saja belum menikah. Jangankan menikah, pacar saja tidak punya. Siapa yang jadi penunggu catering saat mereka lamaran. Mau ditaruh dimana harga diri seorang vampir seperti kita, ha? Mana ada vampir tampan sepertiku jadi penjaga catering dan membungkusi darah dalam kotak minuman jus jambu?” Ryan agak sedikit emosi, tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa selain menerima nasib dan takdirnya.
“Richard … kali ini … apalagi yang sudah kulakukan?” tanya Kemala pada suaminya karena Richard memeluknya dengan sangat erat sampai rasanya ia sesak napas.
“Kau hampir saja, melenyapkan kakak kembarku, tapi mereka berdua memang layak mendapatkannya agar tidak terus berghibah ria dan meratapi nasib mereka yang jadi jomblo ngenes.” Richard tersenyum dan enggan melepaskan pelukannya. Ia menyentuh perut Kemala sambil berkata, “Kau pasti marah pada pamanmu yang terus membicarakan ibumu. Makanya kau menyerang mereka. Iya, kan?” tanyanya pada sang calon buah hati tercinta.
Satu tendangan kecil mulai terasa di tempat tangan Richard mendaratkan tangannya di atas perut Kemala. Baik Richard dan Kemala jadi tertawa bersama saking bahagianya karena anak mereka bisa merespons apa yang dibicarakan.
“Jangan lakukan itu lagi ya Sayang,” ganti Kemala yang bicara. “Bagaimanapun juga mereka adalah pamanmu yang sudah banyak membantu kita. Kasihan mereka jika kau membuat mereka kerepotan.” Kemala mengusap lembut perutnya dengan penuh kasih sayang.
“Aku harus minta maaf pada mereka Richard. Pasti mereka semakin tidak suka padaku.” Kemala langsung sedih karena ia masih belum bisa mengendalikan jiwa vampir buah hatinya sendiri.
“Tidak perlu Cagiya, mereka paham dan mengerti, justru ini bagus untukmu. Dengan begini, mereka tidak akan lagi berani macam-macam padamu. Ayo aku antar kau ke kamar. Kau harus banyak istirahat. Lusa adalah hari pernikahan kita dan kau harus minum jus jambu ini sebanyak-banyaknya agar ketika penduduk desa datang, kau tahan dengan bau darah mereka.”
__ADS_1
Kemala mengangguk setuju dan Refald langsung menggendong Kemala melayang di udara menuju kamar mereka. Dengan penuh perhatian, Richard juga menunggui Kemala tidur sambil mengelus kepalanya dengan pelan.
“Badai apapun yang menghantam, aku pasti akan selalu melindungimu Cagiya. Takkan ada yang bisa memisahkan kita siapapun itu,” ujar Richard pelan sambil mencium lembut kening Kemala.
***
Akhirnya, hari H pernikahan Kemala dan Richard pun tiba. Semua penduduk desa yang diundang datang berbondong-bondong untuk ikut memeriahkan acara pernikahan fenomenal si Cinderella dengan pangerannya. Semua orang menggunakan tampilan terbaik mereka agar tak kalah cetar dengan sang pengantin.
Namun, begitu mereka tiba di lokasi, semuanya hanya bisa tertegun setelah melihat betapa cantiknya Kemala dengan balutan gaun biru muda layaknya Cinderella sungguhan dalam dunia nyata. Ia semakin bersinar ketika Richard juga tampak terlihat sangat tampan dengan jas hitamnya. Mereka berdua adalah pasangan paling serasi di desa ini. Satunya cantik, dan satunya lagi tampan. Semua orang jadi tampak tidak ada apa-apanya bila sudah berhadapan dengan Richard dan Kemala.
Belum lagi dekorasi ruangan indoornya yang memukau ala pernikahan di negeri dongeng. Semakin menambah takjub mata semua orang yang terpukau akan kemegahan pestanya. Acara pesta semakin meriah ketika tamu undangan keluarga vampir Salvataro mulai datang satu persatu.
Siapa lagi kalau bukan Refald dan Fey serta seluruh pasukan demit mereka yang berpenampilan layaknya manusia. Semua penduduk desa menganga melihat kedatangan tamu VVIP pernikahan Richard dan Kemala.
“Wuah, pestanya lumayan megah juga. Ini mirip seperti pesta pernikahan Bella dan Edward yang digelar di tengah hutan,” ujar Fey mengagumi dekorasi pesta pernikahan Richard dan Kemala.
“Kau mau menikah lagi denganmu Honey, akan kubuatkan pesta pernikahan yang lebih megah dari ini kalau kau mau.”
“Apa kau sudah gila Refald? Aku sudah menikah denganmu, untuk apa aku menikah denganmu lagi, ha? Kau tidak ingat? Kita juga pernah menikah di dunia ghaib di mana pesta pernikahan itu juga merupakan perta terindah sepanjang dunia perdemitanmu. Kita menikah 2 kali sama seperti Richard dan Kemala. Dasar kau ini!”
“Tentu saja aku ingat Honey. Tapi tidak ada salahnya jika kita mengulang sejarah cinta kita berdua. Bagaimana? Kau mau menikah denganku lagi?”
“Dasar sarap! Kau lebih gila dibandingkan pak Po. Pantas saja dia jadi anak buahmu, kau tidak ada bedanya dengannya.” Fey menepis tangan suaminya dengan kasar dan berjalan lebih dulu meninggalkan Refald dibelakangnya.
Iba-tiba saja, Dari atas udara, terdengar suara Helikopter mendekat dan tepat berhenti tepat di atas lokasi pesta pernikahan Richard dan Kemala. Tentu saja semua orang yang hadir di pesta itu mendongakkan kepalanya ke atas untuk mencari tahu siapakah orang yang ada di dalam helicopter tersebut.
Seorang pria tampan turun menggunakan tangga tali dari atas helikopter sambil menggendong seorang wanta di punggungnya. “Oey Biksu Tong! Dan Kakak ipar, aku dataaanggg!” seru seseorang itu sambil mengedipkan satu matanya untuk Refald dan Fey.
“Astaga, ada pengacau si nggak ada akhlak datang!” gumam Fey.
__ADS_1
BERSAMBUNG
***