PENGHIANATAN DIMALAM PERTAMA

PENGHIANATAN DIMALAM PERTAMA
Bab 22." Perubahan Sifat."


__ADS_3

Seorang wanita berjalan seorang diri tanpa adanya sesosok lelaki yang mendampinginya. Wanita itu terus saja melamun membutuhkan seseorang untuk ia rangkul namun dirinya tidak mungkin membagi penderitaannya pada orang lain, dirinya terus saja berjalan tanpa tujuan yang pasti kemana ia ingin pergi, sesaat dalam benak pikirannya terpikirkan sang Mama, dirinya lantas bergegas pergi untuk menemui sang Mama tercinta.


Sesampainya dikediaman lumayan besar pintu telah terbuka, sesosok wanita yang melihat kehadirannya Bintang tanpa berkata dirinya bergegas memeluknya.


"Mama ...Bintang kangen dengan Mama?"ucapnya yang tak mau melepaskan pelukannya itu.


"Bintang kenapa kamu tidak bilang jika kamu mau kesini masuklah! Oh iya berhubung kamu ada disini Mama ingin menunjukkan sesuatu sama kamu?"


"Sesuatu? Sesuatu apa maksud Mama?"

__ADS_1


"Ayo masuklah nanti kamu juga akan tau!"balas Mamanya yang langsung mengandeng tangannya.


Masuk kedalam kediaman Mamanya, pandangannya sudah dikejutkan dengan pemandangan-pemandangan barang branded yang nominalnya jelas sangatlah luar biasa, tas-tas mahal yang berjejer rapi lan indah telah membuat pandangan mata Bintang melotot tajam. Dengan wajah senyum sumringah yang ditunjukkan Mamanya, dalam hatinya dirinya ingin sekali bertanya-tanya.


"Tunggu ma! Mama dapat semua barang-barang branded itu darimana? Apa ada seseorang baik hati yang sudah memberikan pada Mama?"


"Astaga sayang ya gak mungkinlah Mama bakal mau menerima barang bekas dari orang lain? Berhubung Mama sudah bisa membelinya ya jelas Mama belilah pakai uang? Gimana? Bagus-bagus kan barang ini sayang?"


"Bintang kenapa pertanyaan kamu seperti itu? Harusnya kamu itu suka dan mendukung kesenangan Mama? Tapi kenapa pertanyaan kamu seolah-olah kamu meremehkan Mama jika Mama tidak pantas untuk menerima semua ini. Ingat yang jelas Mama mendapatkan semua ini pakai uang Mama sendiri! Dan yang jelas menantu kebanggaan Mamalah yang telah memberikan ini semua harusnya kamu itu mendukung sudahlah kamu jangan ikut campur lagi sama urusan mama!"

__ADS_1


"Ma! Bintang bukannya ikut campur sama urusan Mama tapi ini terlalu mahal? Jika satu harga paling murah berkisar 3 juta Mama bisa kalikan 10 barang berapa uang yang Mama dapatkan itu sangat banyak Mam! Bintang bukannya egois mau menentang keinginan Mama tapi ini demi kebaikan Mama tolong! Tolong hentikan ini semua Bintang mohon!"


"Kamu tau apa! Ini hidup Mama terserah Mama, Mama ingin apa! Ini kesenangan Mama dan menurut Mama inilah kebahagiaan Mama, Mama tidak menyesal jadi sudah jangan menceramahi Mama seolah-olah kamu benar? Kamu anak Mama bahkan Putri kandung Mama sendiri tapi apa kamu pernah memberikan uang 10 juta dalam satu bulan untuk Mama tidak kan? Jadi sudahlah beruntunglah kamu memiliki suami yang pengertian jadi sudah jangan mencoba untuk menceramahi Mama paham! Dan satu lagi kamu itu sudah jadi Istri pengusaha kaya jangan bikin suami kamu akan ilfil sama kamu hanya gara-gara penampilan kamu yang sederhana ini? hati laki-laki mampu berubah jadi suatu saat nanti kamu jangan menyesal jika Suami kamu akan berpaling dari Wanita lain, paham?"


"Sekarang aku sadar Mama yang terlalu egois memikirkan kebahagiaan Mama sendiri? Mama yang terlalu obsesi dan gengsi makanya Mama jadi seperti ini? Ingat Mam! Tuhan tidak pernah tidur! Jika Tuhan sudah berkehendak dengan sifat gengsi manusia seribu barang branded yang Mama koleksi bisa saja dalam sekejap akan lenyap! Mama harus jadi Mama Bintang yang dulu yang sifatnya anti gengsi dan menjalankan kehidupannya seperti apa jalan yang Tuhan atur? Bintang mohon Ma berubah lah?"


"Tidak Bintang Mama sudah sangat bahagia dengan kebahagiaan Mama sekarang? Inilah yang membuat Mama jadi sebahagia ini jadi sudah hentikan omong kosong kamu jangan bikin kita akan berantem hanya masalah yang sepele?"


"Baiklah jika itu sudah jadi keputusan yang Mama ambil? Bintang tidak mau ikut campur lagi, sadarlah kehidupan hanya sementara jangan buat kesenangan Mama ini akan merubah cara Mama jangan Ma! Awalnya Bintang kesini karena Bintang ingin curhat sama Mama namun ternyata dugaan Bintang salah! Mama bukan malah membuat hati Bintang lega tapi Mama malah menambah luka baru terima kasih Ma! Terima kasih!"

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2