
(Komunitas gamer.)
[Ordinary Adventurer: Utas ini dibuat untuk membahas tentang game virtual terbaru. Harap patuhi peraturan dan jaga kolam komentar dari para seller(dilarang promosi dalam bentuk apapun)]
[Broken Shield: Apa ini nyata jika Ningrat corp mengeluarkan game virtual terbaru?.]
[Rusty Sword: bukankah mereka sudah mengeluarkan trailer nya, dan akan segera di rilis Minggu depan.]
[Im noBudy: Ah sial karena berpikir tidak ada lagi game virtual yang akan sebaik Minvers, aku pun menjual Vgear milik ayahku]
[Megic Wand: @Im noBudy, Ahahaha bagaimana kau bisa berpikir seperti itu. Tapi pertanyaannya kenapa kau menjual Vgear ayahmu bukan milikmu sendiri?.]
[Im noBudy: @Megic Wand, itu adalah sebuah kesalahan yang membingungkan]
[Megic Wand: @Im noBudy, lah?.]
[Broken Shield: aku pun sama telah menjual Vgear milikku. Sekarang aku tidak tahu bagaimana mendapatkan yang baru, harga Vgear langsung meroket hanya dalam beberapa jam setelah video itu beredar]
[Puncline: benar ini terlalu heboh, bahkan saat Metaworld merilis Minvers tidak segempar sekarang.]
[Rusty Sword: @Puchline, itu mudah dipahami dikarenakan developer kali ini adalah Ningrat corp. Siapa yang tidak tahu tentang perusahaan besar itu.]
[Ordinary Adventurer: @Rusty Sword. Benar semua orang tahu tentang corporasi itu, bahkan dikatakan bayi yang beru keluar dari perut ibunya pun tahu siapa mereka yang berada di balik layar]
[Rusty Sword: @Ordinary Adventurer, itu terlalu berlebihan]
[Puncline: nama besar tidak akan menjamin mereka bisa membuka Minvers, seperti yang dilakukan oleh perusahaan game besar lainnya. Semuanya berujung pada kegagalan]
[Im noBudy: tapi melihat dari trailer bukankah terlihat begitu meyakinkan?.]
[Ordinary Adventurer: dan perlu digarisbawahi bahwa game terbaru akan melanjutkan Minvers dari Metaworld, hanya saja ada beberapa perubahan dan fitur baru]
[Broken Shield: bukankah ini sangat menarik, aku tidak sabar menunggu open Beta game itu]
[Im noBudy: ah sial aku harus secepatnya mendapatkan Vgear baru!.]
[Megic Wand: @im noBudy, sungguh sial dirimu, harga Vgear saat ini sudah naik hampir 3 kali lipat. Tiga kali, tiga kali, tiga kali lipat hahaha]
[Im noBudy: @Megic Wand, sialan aku dapat mendengar suara dari komentarmu yang bergema di kepalaku]
[Black Witch: @noBudy, kau ingin Vgear, aku bisa menjual milikku yang lama padamu]
[Im noBudy: @Black Witch. Sungguh?]
__ADS_1
[Black Witch: ya kau bisa mendapatkannya dengan harga 15 juta]
[Im noBudy: Sialan itu sepuluh kali lipat dari harga Vgear yang aku jual]
[Ordinary Adventurer: Sudah diberitahu jika dilarang jualan di Utas ini!, Tapi @Black Witch bisa nego nggak?.]
[Im noBudy: @Ordinary adventuret, Yaelah]
[Black Witch: @Ordinary Adventurer, bisa bang]
***
Di kebun belakang sambil menyirami tanaman Erina menatap ponselnya, melihat sebuah obrolan antara pengguna media sosial yang membicarakan game Minvers terbaru. Tapi perhatiannya teralihkan ketika banyak pesan masuk.
Senyum Erina mengembang ketika melihat banyaknya pesan yang dia terima. “Money rain....” ucapnya. Sudah lima hari sejak video perilisan game Minvers terbaru beredar, sejak hari itu juga Erina selalu disibukkan oleh bisnisnya menjual Vgear.
Bahkan karena tidak ingin kesibukan bisnis ini dapat mengganggu sekolah Hanna, Erina pun mengambil alih sebagian pekerjaan anggota guild AFK untuk meringankan pekerjaan adiknya.
“Ya lagipula aku memiliki banyak waktu luang.” ucap Erina pada dirinya sendiri.
Dia terus menatap ponsel dari pagi hingga sore hari, banyaknya pembeli yang menghubunginya membuat Erina sangat sibuk, tapi tidak sekalipun dia merasa lelah akan pekerjaan itu.
Di malam hari keempat anggota AFK studio termasuk Hanna berkumpul bersama Erina membahas apa yang akan mereka lakukan ketika Minvers kembali rilis.
***
[Erina POV]
Jam menunjukkan pukul sebelas lebih lima puluh menit, hanya tersisa sepuluh menit untuk pembukaan server Minvers.
Aku mematikan ponsel yang terus mendapatkan pesan dari pembeli. Sidah saatnya melihat seperti apa dunia baru yang dijanjikan oleh Gilang sebelumnya.
“Game yang akan merubah dunia katanya,” aku hanya mengaggap perkataan sepupuku itu sebagai omong kosong, “Ya terserahlah, biarkan aku memainkan game ini dengan damai.” memasuki kapsul pemberian Hanna, akhirnya aku kembali memasuki dunia virtual.
Begitu mataku terpejam Clcahaya bersinar terang lalu...
Ding!
[Selamat datang di Minvers: the Lost Civilization]
Dering bel yang begitu khas diikuti oleh suara wanita yang terdengar begitu mekanik menyambutku. Sura itu masih tetap sama seperti Minvers versi sebelumnya, apakah mereka masih menggunakan pengisi suara yang sama?.
[Player teridentifikasi memiliki akun di game Minvers sebelumnya. Hadiah khusus diberikan untuk para petualang veteran]
__ADS_1
[Mendapatkan 1 kotak harta peringkat Emas]
[Mendapat 500 Rft]
Sebuah hadiah yang lumayan untuk para player Minvers versi lama. Walaupunaku hanya bermain versi lama kurang dari tiga hari, aku tetap dianggap sebagai veteran dan mendapatkan hadiah ini.
Sementara itu banyak player lama yang mengelu tentang pelitnya developer memberi hadiah untuk mengganti semua progres yang mereka capai selama dua tahun bermain Minvers.
Bahkan Hanna pun cukup kesal karena harus kembali dari awal lagi.
“Ya mau bagaimana lagi, game ini sudah pindah tangan. Mereka mau memberi hadiah kompensasi saja sudah cukup bagus, bukankah itu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.” Pikirku yang tidak memperdulikan penderitaan player lama.
Ding!
[Apakah anda in menggunakan avatar lama?]
Pertanyaan dari sistem membuatku kembali kedalam permainan. Aku menatap perwujudan dari Avatar yang aku buat dahulu. Aku mengingat telah menghabiskan waktu selama tiga jam untuk membuat wajah yang begitu mirip dengan ibuku.
“Tidak, aku akan membuat yang baru.” balasku.
[Di mengerti]
Walaupun aku mengatakan demikian tapi tidak ada yang benar-benar berubah dari Avatar milikku yang lama. Aku hanya melakukan beberapa modifikasi seperti warna rambut yang dirubah menjadi putih agak keemasan serta lebih panjang, lalu warna mata juga diganti menjadi biru.
Walaupun hanya gaya rambut dan warna mata yang dirubah, tapi itu terlihat begitu berbeda. “Itulah sebabnya banyak mata-mata yang hanya menggunakan wig dan lensa kontak untuk menyamar.”
Setelah selesai membuat ulang Avatar, sistem mintaku untuk memberikan nama. Aku menekan kolam nama Avatar lalu segera menghapus nama Emira Emerald dan menggantinya dengan nama baru.
Cukup sulit mencari nama yang cocok karena itu samasekali bukan keahlianku. Kemudian seakan mengerti kesulitan ku, sistem pun memberikan saran.
Sistem memberikan saran nama secara acak. tapi karena terlalu banyak dan sulit diucapkan karena nama yang muncul diambil dari berbagi negara, hal itu justru membuatku semakin kebingungan.
[Anda bisa menyelesaikan lebih dahulu pemilihan job dan ras untuk mempermudah penamaan]
Mendengar saran dari sistem aku pun terdiam sejenak, “Kau tahu jika kau sangat cerdas karena selalu memiliki solusi untuk memecah sebuah masalah?.” kataku sambil membuka rincian status.
[Terimakasih untuk pujiannya player]
Suara sistem terdengar agak berbeda, aku merasa ada sebuah emosi dari intonasi suara yang sebelumnya terlalu kaku. Tapi mungkin itu hanya perasaanku saja.
***
Bersambung.
__ADS_1