
____________________________________________
[Crafting Tabel]
Resep Beliung Besi:
3 Besi batangan, 2 tongkat
Tipe: Alat
Kelangkaan: Common/Normal
Stat tambahan: 1-10
____________________________________________
Awalnya aku merasa senang karena berpikir mungkin bisa membuat beliung menggunakan skill [Crafting Tabel], tapi kenyataannya tidak semudah itu.
Ding!
[Crafting Tabel: Bijih besi perlu dilebur lebih dahulu agar mendapatkan Iron ingot]
Aku tidak bisa membuat beliung sebelum melebur bijih besi menjadi besi batangan. Itu membuatku sempat meras putus asa dan berpikir untuk kemba keatas karena bagaimanapun aku tidak mungkin mengolah bijih besi tanpa peralatan memadai.
‘Mungkin Grock bisa membantuku melebur besi-besi ini.’ Pikirku.
Tapi langkah kakiku kembali terhenti mengingat jika kondisi Grock sudah sangat buruk. Aku tidak yakin jika dia dapat membantuku melebur bijih besi karena infeksi pembekuan yang kurcaci itu derita akan semakin parah saat terkena panas dari api.
“Aku tidak bisa meminta bantuan pada Grock. Apakah ada cara lain untuk mendapatkan beliung?.” pertanyaan ku bergema di lorong yang sepi, tentu saja tidak ada yang menjawabnya karena saat ini aku berada di kedalaman hampir menyentuh tiga kilometer dari permukaan tanah.
Tapi dugaanku ternyata salah.
Ding!
[Crafting Tabel: Anda bisa membuat Stone Pickaxe]
Mendengar suara yang tiba-tiba membuatku terperanjat kaget. “Gila, aku sempat merasa jantungku berhenti sesaat.” karena takut ada serangan dadakan aku melihat ke belakang dan memastikan tidak ada orang lain. “Yap aku sendirian, susah dipastikan itu adalah suara sistem.”
Setelah memastikan tidak ada ‘sesuatu’ belakangku, perhatianku kembali dialihkan pada stat menu yang tanpa aku sadari telah mengalami perubahan.
Ada beberapa opsi yang ditambahkan.
Sebelumnya saat pertama kali bermain game, Menu sistem hanya memilik empat opsi yaitu Stat Avatar, inventori, Map dan Log out.
Opsi [status Avatar] berfungsi untuk melihat statistik dan menambah stat poin untuk memperkuat Avatar.
[Inventori] berguna untuk melihat semua item yang aku miliki.
[Map] ya untuk lihat peta lah memangnya apalagi.
__ADS_1
Sedangkan opsi [Log out] digunakan untuk keluar dari permainan.
Fun fact, Opsi Log out lebih sering aku perhatikan dari opsi lainnya dan menjadi alasanku membuka Menu sistem tiga menit sekali. Itu karena aku takut jika tiba-tiba opsi Log out menghilang.
Selain empat opsi awal, sekarang terdapat dua opsi baru yaitu [Crafting Tabel] dan [Resep]. Melihat opsi pada Crafting Tabel aku tidak tahu apa yang bisa aku lakukan dengan sistem ini. Terdapat sepuluh kotak kosong dan semua item yang berada di inventori. Tapi pikiranku langsung tercerahkan begitu melihat opsi Resep.
Sistem Resep memungkinkan aku melihat apa saja item yang bisa aku buat menggunakan semua barang yang berada didalam inventori. Perhatianku langsung terpaku pada sebuah beliung baru yang bisa dibuat dengan tiga stone block dan dua stick.
“Tapi bagaimana aku mendapatkan [Stick] ?.”
Ding!
[Crafting Tabel: Saran! Gunakan keahlian (pembongkaran) pada ‘Anak panah’ untuk mendapatkan ‘Tongkat’]
“Oh.... Okey...” aku menganggukan kepala mendengar saran dari suara yang datang entah darimana.
“Entah kenapa aku mulai merasa jika geme ini mulai terasa horor.” aku merasa seperti itu karena suara yang barusan aku dengar sangat berbeda dengan suara notifikasi yang biasanya.
Mengikuti arahan dari suara tanpa wujud, aku membongkar sepuluh anak panah dari 25 yang Sania berikan padaku. Dari satu anak panah aku mendapatkan tongkat, bulu dan batu obsidian yang digunakan sebagai mata anak panah.
Ding!
[Crafting Tabel: bahan yang dibutuhkan untuk membuat (Stone Pickaxe) telah terkumpul. Apakah anda ingin membuat beliung batu?]
Dari sepuluh anak panah yang telah aku bongkar, aku mendapatkan bahan yang bisa digunakan untuk membuat lima beliung batu. Sadar jika beliung batu akan lebih lemah dari beliung Besi, aku pun memilih untuk membuat sebanyak yang aku bisa.
Ding!
[Mendapat 50 Exp]
Aku langsung mengambil salah satu beliung batu yang baru aku buat. Benda itu lebih berat dan saat aku gunakan pun efektivitas menggalijauh di bawah beliung besi. Tapi menggunakan beliung batu jauh lebih baik daripada menggunakan kapak untuk menggali
“Baiklah mari kita lanjutkan.” tanganku kembali mengayunkan beliung, perjalanan menuju sun flower kembali berjalan.
Menggunakan beliung batu membuat penggalian semakin berat, selain durabilitas beliung batu yang lebih sedikit sehingga membuatnya lebih mudah hancur, masalah lain pun datang manakala ada beberapa material yang tidak bisa dihancurkan menggunakan beliung batu.
“Sungguh merepotkan,” aku terpaksa mencari jalan lain untuk melewati material yang tidak bisa dihancurkan oleh beliung batu.
Seratus meter selanjutnya aku lewati dengan lebih berat, walaupun tidak ada stat stamina tapi aku merasa lelah secara mental. Mungkin lebih baik aku log out untuk beristirahat, tapi masalahnya tidur di terowongan ini tidaklah aman.
Brak!
“Oh f4ck you!.” aku mengumpat keras saat untuk kesekian kalinya beliung batu yang aku gunakan hancur. Itu adalah beliung batu ke empat yang aku hancurkan demi mencapai jarak seratus meter.
Hanya tersisa tiga puluh meter.
Terimakasih untuk sistem Map yang sangat besar jasa membuatku bisa bertahan sejauh ini. Jika saja aku tidak mengetahui jarak yang tersisa dan melakukan penggalian secara membabi-buta mungkin sudah berjam-jam lalu aku menyerah mencari Sun flower.
Kembali melanjutkan penggalian, aku menggunakan satu beliung di masing-masing tangan kemudian mengaktifkan kemarahan Viking untuk meningkatkan kerusakan. Walaupun cara menggali seperti ini memang lebih cepat tapi juga membuat durabilitas beliung lebih cepat berkurang.
__ADS_1
Brak! Beliung lainnya hancur, tersisa satu yang sebentar lagi juga bernasib sama seperti rekannya.
Beliung batu dengan sisa satu durabilitas aku ayunkan, begitu menghantam batu, beliung pun pecah, tapi aku tidak marah melihat itu justru senyumku melebar melihat celah pada batu yang memancarkan cahaya.
“Akhirnya setelah perjalanan panjang!.” dua anak panah aku bongkar untuk membuat satu beliung batu.
Dengan penuh harapan aku mengayunkan beliung, berharap menemukan hasil dan sebuah akhir. Walaupun kulit telapak tangan telah terkelupas dan berdarah-darah aku tetap menggali.
Mengingat saat melawan Thunder Rooster rasa sakit yang aku alami saat itu begitu mengerikan. Penderita yang saat ini aku rasakan bukanlah apa-apa.
Dring!
Lubang itu semakin melebar membuat cahaya yang lebih terang dari Rune menerpa wajahku. Itu sangat menyilaukan seperti sinar matahari.
Begitu masuk ke dalam sumber cahaya, aku langsung disambut oleh hamparan bunga yang memancarkan cahaya begitu terang. Aku terus berjalan ke tengah ladang bunga, namun kakiku tidak kuat hingga berakhir jatuh bersujud. Satu bunga di depanku aku petik untuk memastikan jika itu adalah matahari yang aku cari.
____________________________________________
[Lunar Tear]
Rank: Epik
Keterangan: Sebuah herbal yang sangat langka, dapat digunakan sebagai bahan bermacam-macam obat tingkat tinggi. Para penambang sering menyebut bunga ini dengan nama ‘Sun Flower’ dikarenakan cahaya dari kelopak bunga bisa secerah matahari jika dalam jumlah besar.
____________________________________________
[Membuka skill Botanis]
Air mata perlahan jatuh membasahi pipiku, ini terasa begitu melegakan sekaligus mengharukan. Tubuhku terasa begitu lemas hingga akhirnya aku berbaring ditengah ladang bunga.
Kelelahan yang aku tumpuk selama penggalian membuatku tidak dapat menggerakkan Avatar, aku hanya bisa diam menatap langit-langit Goa yang berkelap-kelip seperti bintang.
Mataku terasa begitu berat, kantuk datang memaksaku untuk beristirahat. Pada akhirnya aku tertidur dalam kedamaian.
Ding!
[Selamat anda menjadi yang pertama menemukan makam tersembunyi Ratu Valkyrie]
***
Bersambung.
Author: Rencana awal makam tersembunyi yang ditemukan oleh Estrid bukan ratu Valkyrie tapi ‘Ratu ular’.
Tapi setelah pemikiran mendalam dan juga takut nih novel bernasib sama seperti novel author yang lainnya, jadi author memutuskan untuk tidak melibatkan Nove yang lainnya.
Setidaknya belum untuk saat ini.
__ADS_1