Penyihir Hitam Log-in

Penyihir Hitam Log-in
31. Gurun Salju


__ADS_3


Aku terus berjalan ditengah gurun salju. Hampir dua jam aku menggerakkan kakiku tapi tidak juga menemukan hal lain selain debu putih yang begitu dingin.


“Aku ingin tahu kenapa para developer game sekarang senang sekali menyiksa player mereka di awal game.” kesialan yang aku alami membuat ku mempertanyakan tentang isi kepala para developer game Minvers.


Badai salju yang sedang terjadi membuatku tidak dapat melihat dengan jelas. Jarak pandang yang begitu terbatas membuatku merasa sedang tersesat.


“Ini semakin buruk.” aku berhenti karena setengah badanku telah tertutup salju yang membuat kakiku sulit untuk digerakkan. Tempat aku pijak saat ini seperti kubangan lumpur namun terasa sangat dingin.


Aku mencoba memaksa untuk terus berjalan tapi hal itu justru membuatku semakin terperosok lebih dalam. Keadaan semakin buruk manakala tubuhku dari kaki hingga dada telah terkubur dalam salju.


“Sekarang apa?.” tanyaku pada diri sendiri.


Tidak ingin menyerah di awal permainan, aku kemudian mencari apa ada sesuatu yang bisa aku gunakan di dalam inventori, sekalian juga melihat stat menu yang telah diperbaharui.


“Aku mendapatkan kotak peringkat Emas, semoga ada sesuatu yang berguna di dalamnya.”


Kotak yang cukup besar muncul di depanku setelah aku mengeluarkannya dari inventori, aku memiliki harapan besar dengan apa yang ada di dalam kotak berlapis emas tersebut saat melihat ukurannya.


Cukup sulit untuk membuka kotak emas dengan keadaan sebagian besar bagian tubuhku terbenam di dalam salju, tapi setelah berjuang keras pada akhirnya aku dapat membukanya. Kembali setelah melihat isi dalam kotak aku pun mendapatkan...


“Kekecewaan...” gumamku melihat kotak besar itu kosong. Perasaanku seketika menjadi kesal karena merasa tertipu.


Sebenarnya idi kotak itu tidak sepenuhnya kosong karena terdapat sebuah gulungan didalamnya. Tapi tetap saja kotak sebesar itu hanya berisi satu gulungan kertas yang terlihat begitu tua dan mudah sobek apa para developer sedang membuat lelucon?.


_____________________________________________


[Rune Mastery]


Tipe: Scroll Skill


Rank: Epic


Keterangan: gulungan sihir berisi pengetahuan salah satu teknik sihir tertua. Jumlah penggunaan 1×.


_____________________________________________


Melihat rincian item aku langsung merasa gulungan itu tidak akan berguna.


Di dunia nyata aku sudah memiliki pengetahuan tentang rune. Dari sihir peradaban kuno hingga sihir terlarang sudah pernah aku pelajari.


Tapi kebanyakan dari sihir yang aku pelajari tidak pernah aku praktekkan karena berbagai hal, misalnya proses ritual yang membutuhkan item pendukung yang sangat langka atau sihir hitam yang memerlukan pengorbanan manusia.


Tatapanku kembali tertuju pada gulungan sihir di dalam kotak. “Mungkin ini akan berguna.” setelah aku mengambil gulungan sihir, kotak emas dalam sekejap menghilang.


“Payah, padahal aku bermaksud menggunakan kotak itu sebagai karet salju.” kekesalanku berubah menjadi kemarahan karena benda yang paling berguna justru menghilang dan hanya menyisakan gulungan tidak berguna.


Kemarahan dalam diriku melenyapkan hawa dingin yang menyiksa, bahkan membuat salju di sekitarku mencair perlahan.


Tunggu, mencair?


Bagaimana itu mungkin. Sudah dari awal aku merasakan ada yang aneh dengan kondisi tubuhku. Jika manusia biasa mungkin sudah mati karena hawa dingin yang bisa menyebabkan hipotermia.


Tapi sudah dua jam aku berjalan ditengah gurun salju dengan pakaian tipis para pemula, namun tidak ada masalah yang aku alami selain udara dingin yang menggangu.

__ADS_1


“Mungkin ini adalah efek ras Giant atau bisa juga pekerjaan Viking.”


Udara finu kembali aku rasakan setelah kemarahanku reda. Gulungan sihir yang baru aku dapat segera ku sobek karena begitulah cara menggunakan magic scroll.


Ding!


[Mempelajari Keahlian (Rune Mastery)]


_____________________________________________


[Rune Mastery]


Tipe: Crafting


Rank: Epik


Keterangan: Kemampuan untuk menciptakan simbol sihir dan pengetahuan tentang bahasa magus.


_____________________________________________


“Seperti sebelumnya, informasi yang terdapat pada keterangan skill maupun item sangat terbatas bahkan bisa dikatakan tidak berguna. Seakan pembuat game ini begitu malas untuk memasukan informasi lebih rinci.”


Badai bertiup semakin kencang setelah aku mengatakan apa yang ada di dalam pikiranku. Seakan ada seseorang yang mendengarku dan marah atas apa yang aku katakan.


'Apa saat ini developer sedang mengawasi ku?'. Aku menatap sekitar dan tidak menemukan apapun selain salju.


Ding!


[Player berhasil mempelajari teknik sihir. Membuka status Mana poin]


Seperti stat kesehatan, mana poin terukur dalam persentase. Tidak dapat ditambahkan namun terpengaruh oleh stat kecerdasan. Semakin tinggi kecerdasan player maka mana poin akan bertahan lama.


***


Masih di tempat yang sama aku berdiri diam karena tingginya salju membuatku sudah tidak bisa berjalan.


Jika saja aku bisa mengeluarkan hawa panas seperti yang sebelumnya aku lakukan dengan tidak sengaja, mungkin aku bisa melelehkan salju di sekitarku.


“Mari lihat rincian dari Ras Gian dan Job Viking.”


Ding!


_____________________________________________


[Giant]


Keterangan: Ras kuat dengan ciri fisik bertubuh besar. Memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap elemen membuatnya bisa hidup di lingkungan yang begitu ekstrim. Kelemahan dari ras ini adalah kecerdasannya yang begitu rendah.


Efek Ras Giant:


(1) Tubuh kuat: Menambahkan 2 poin pada stat Pertahanan dan 1 poin Kekuatan setiap naik level.


(2) Menentang Alam: Mudah beradaptasi dengan lingkungan paling ekstrim sekalipun. (Resistansi elemen tinggi).


_____________________________________________

__ADS_1


Efek dari ras Giant membuatku tahu kenapa bar kesehatan tidak berkurang walaupun kondisi alam sekitar sangat berbahaya.


Setelah melihat rincian ras Giant, sekarang giliran rincian pekerjaan seorang Viking.


_____________________________________________


[Viking]


Keterangan: Raksasa dengan kecerdasan berlayar ke lautan untuk menaklukkan tujuh samudera.


Efek Job Viking:


(1) Menambahkan 2 poin kekuatan setiap naik level.


(2) Kemarahan Viking: Api kemarahan berkobar dalam jiwa para Viking, aktif ketika kondisi mental player memuncak. Meningkatkan kekuatan fisik sebesar 30-100%.


(3) Perompak: meningkatkan kekuatan dan moral ketika bertempur di area laut. Keahlian berenang meningkat.


_____________________________________________


Ras dan pekerjaan saling terhubung satu sama lain. Dilihat dari rincian pekerjaan Viking, aku berasumsi bahwa hanya ras Giant yang bisa menggunakan job Viking.


“Mungkin jika itu adalah manusia akan disebut sebagai bajak laut.”


Setelah melihat efek Job Viking aku pun mengetahui cara untuk mengatasi salju tebal yang menahan tubuhku.


“Kau berpikir bisa menghentikan aku!.” aku dapat merasakan suhu tubuhku mulai meningkat saat kemarahan menguasai diriku.


“Menyingkir, uap beku tidak berguna seperti kalian tidak pantas berada di depanku!.” salju dengan cepat mencair hingga tubuhku kembali dapat digerakkan.


Lepas dari perangkap salju aku kembali berjalan ditengah gurun salju, namun beberapa kali aku terjebak seperti sebelumnya dimana tubuhku hampir tertimbun sepenuhnya oleh salju.


Berhasil keluar dengan api kemarahan Viking, aku pun menyadari jika Padang salju yang saat ini aku jelajahi dipenuhi oleh perangkap mematikan.


Itu terbukti saat aku terperosok untuk kesekian kalinya, aku menemukan mayat di dasar salju. Sepertinya mayat itu terjebak dan tidak dapat keluar hingga akhirnya mati kedinginan.


“Apa dia tersesat?.” tidak ingin menyia-nyiakan penemuan itu, aku melakukan penjarahan terhadap mayat. Darinya aku mendapatkan baju tebal, celana panjang, penutup kepala dan sebuah sepatu yang semuanya terbuat dari kulit hewan. Barang-barang itu membuatku nyaman karena mengurangi hawa dingin.


Lalu benda terakhir yang aku dapatkan dari mayat itu adalah sebuah pedang, aku pikir mayat itu adalah seorang prajurit. Melihat kantung kecil diikat pinggang mayat membuatku berharap mendapatkan sesuatu yang lebih berharga, tapi sayangnya kantung itu hanya berisi kacang-kacangan yang mungkin merupakan bekal dari orang malang ini.


“Aku pikir tidak terlalu buruk...” beberapa kacang aku lempar kedalam mulut, tapi bukan rasa kacang yang aku dapatkan melainkan sakit gigi yang aku rasakan.


“Gila ini kacang atau batu?.” aku memuntahkan kembali kacang yang didapat dari mayat beku. Berpikir jika kacang itu sangat keras karena terlalu lama beku aku pun memasukan kedalam inventori.


“Baiklah mari lanjutkan perjalanan.”


Aku kembali menatap arah yang akan aku lalui, terlihat seperti hamparan putih biasa tapi sebenarnya sangat berbahaya.


Penemuan mayat di dasar salju membuatku bersemangat karena merasa ujung dari gurun putih ini sudah dekat. Teori itu diperkuat dengan semakin seringnya aku menemukan mayat di dalam salju.


Itu seperti sebuah tanda jika aku menempuh jalan yang benar. Hingga akhirnya setelah menemukan 40 mayat selama perjalanan, aku akhirnya melihat batas dari gurun salju.


***


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2