
Belasan pasukan guild Nort Dragon bergerak dengan cepat mengendarai kuda menuju Dungeon tengkorak. Pemimpin dari pasukan itu adalah salah satu petinggi guild itu sendiri yaitu Caracus.
“Tck, padahal aku baru saja mendapatkan misi tingkat Rare, tapi tiba-tiba keadaan menjadi seperti ini.” Caracus begitu marah saat mendapatkan kabar jika Dungeon tengkorak yang sangat penting untuknya saat ini telah diserang oleh kelompok tidak dikenal.
“Aku sangat penasaran dengan orang bodoh yang berani menyerang Dungeon kita. Apa mereka tidak tahu jika Dungeon itu merupakan tempat khusus tuan Caracus?.” kata Salah satu anak buah Caracus. Perkataannya membuat Caracus bertambah marah.
“Sialan, jika sampai Dungeon itu menghilang maka tidak ada satupun yang bisa selamat. Akan aku bantai mereka di game maupun dunia yang!.”
Mendengar perkataan Caracus membuat semua anggota guild Nort Dragon yang bersama salah satu petinggi guild itu berpikir nasib para penyusup sudah tamat. Mereka yang kenal dengan sifat Caracus pasti mengerti jika memulai masalah dengannya akan berakhir secara mengenaskan.
“Mereka menutupi identitas, apakah mungkin jika para penyusup ternyata merupakan anggota dari guild top lainnya?.” kata player lainnya.
“Itu mungkin saja, tapi aku tidak yakin karena saat ini setiap guild top sedang fokus pada pengembangan diri setiap anggota untuk persiapan event yang akan datang. Mencari masalah dengan memulai sebuah perang besar itu hanya akan menyebabkan kemunduran.” balas anggota lainnya.
“Itulah kenapa mereka hanya sekumpulan orang idiot.” kata Caracus.
Dungeon tengkorak ditemukan pertama kali oleh Caracus karena mengikuti sebuah misi. Caracus diharuskan mengalahkan bos Dungeon untuk menyelesaikan misi tersebut.
Tapi karena merasa lebih menguntungkan jika Dungeon tetap ada karena berbagai material dan kotak harta yang bisa diperoleh, Caracus pun memilih untuk menunda penaklukan Dungeon.
Tapi saat ini Dungeon tengkorak yang telah memberikan banyak Exp dan material berharga untuk guild Nort Dragon kini terancam dihapus. Jika itu terjadi bukan hanya guild yang merugi tapi Caracus pun akan sangat marah karena misi yang dia jalani bisa terancam mengalami kegagalan.
***
Di dalam ruangan bos Dungeon tengkorak.
Sosok skeleton dengan jubah penyihir hitam tengah duduk menghadap kearah pintu masuk. Di sisi lain tujuan player berjubah menatap balik kearahnya.
“Kalian siap?.” tanya topeng merah, semua rekannya pun menjawab dengan anggukan kepala. “Tidak ada jalan keluar lagi sekarang.” kata topeng merah sambil melangkah kedepan memasuki lingkaran sihir yang merupakan batas wilayah Dungeon master.
Saat seseorang memasuki lingkaran sihir itu maka jalan keluar akan tertutup, semua player tidak bisa meninggalkan ruangan sebelum mengalahkan bos Dungeon.
Lubang mata tengkorak itu bersinar merah seakan sesosok iblis telah bersarang pada kerangka itu. Bos Dungeon bangkit lalu memukul tanah dengan ujung tongkatnya, kemudian dari dalam tanah belasan tengkorak Warrior dan tengkorak penyihir dibangkitkan.
“Kereeeen!.” teriak kegirangan topeng tengkorak karena mengaggap bos Dungeon sangat mengagumkan ketika menghidupkan pasukannya.
“Kelinci gunakan penilaian!.” kata topeng merah.
“Oke serahkan padaku!.” kelinci segera menggunakan sihir Apprisal.
Ding!
___________________________________________
__ADS_1
[Dark Mage Nizrik LV 10]
Gelar: penguasa Dungeon tengkorak
Job: Necromancer
Keterangan: Seorang penyihir hitam yang terbunuh oleh penghianatan keluarganya sendiri. Dendam dan kemarahan dari jiwa penyihir hitam melahirkan Dungeon di tempat ia dimakamkan.
___________________________________________
“Seperti informasi yang kita dapatkan, dia terlalu lemah.” kata burung hantu.
Walaupun mengaggap lemah bos Dungeon dengan level 10, sebenarnya setiap level dari pasukan berjubah adalah level 7 dan yang tertinggi adalah level 9 yang dipegang oleh topeng merah.
Mereka mengaggap musuh dengan level lebih tinggi sebagai lawan mudah dikarenakan kemampuan bertarung dan perlengkapan yang mereka miliki. Jika ingin membuat kelompok ini berkeringat dalam pertempuran setidak lawan mereka memiliki lebih di atas 11, atau seorang player veteran.
Kreaaaaaak!
Master Dungeon memberi perintah penyerang, dengan segera pasukan kerangka menyerbu kearah tujuh player.
“Lakukan secepat mungkin.” kata topeng merah yang langsung melesat cepat diikuti oleh rekan-rekannya.
Bentrokan antar kedua kubu terjadi. Skeleton warrior hendak menyerang namun topeng merah dengan mudah menghindar. Rapier sebuah pedang tips dengan serangan utama berupa tusukan menjadi senjata topeng merah, hanya dengan tiga serangan cepat membuat satu skeleton tumbang.
“Aku pikir kau menggunakan katana.” kata Banteng setelah dia melihat topeng merah bertarung.
“Kau seorang Hunter?.” Banteng kembali bertanya.
“Apa itu penting untuk dipertanyakan?.” balas topeng merah dengan tatapan tajam.
Banteng tidak bertanya lebih jauh karena dia mengerti jika informasi tentang skill dan job adalah hal yang sangat krusial untuk semua player, terutama jika player itu tengah membidik puncak.
Akan sangat berbahaya jika musuh tahu kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, karena itulah setiap player veteran selalu menyembunyikan informasi diri mereka sendiri bahkan dengan teman sekalipun.
Tujuh bola api menyerang mereka, tapi tidak ada satupun yang mengenai targetnya karena serangan bergerak begitu lambat sehingga mudah di hindari.
“Earth Shaker!.”
Banteng memukul palu besarnya ketanah membuat gelombang kejut yang menyebar, setiap kali pasukan kerangka itu terkena golongan kejut mereka akan terpental ke udara.
Topeng sedih mengambil kesempatan itu untuk membidik pasukan tengkorak yang terpental di udara. Kesehatan pasukan tengkorak yang berkurang oleh serangan banteng, membuat mereka terbunuh hanya dengan satu serangan anak panah dari topeng Sedih.
Topeng merah beserta kucing hitam dan topeng tengkorak maju bersiap melawan Dungeon master, namun tembok api dari penyihir tengkorak menghadang mereka. Menggunakan kemampuan sihir angin topeng kelinci menciptakan topan kecil yang menghisap semua api di jalannya.
__ADS_1
Jalan telah terbuka, pasukan berjubah segera menyerang. Penyihir kerangka berusaha menahan tapi mereka yang miliki kesehatan rendah dan tanpa kemampuan bertarung jarak dekat hancur dalam beberapa kali serangan.
“Fire in the Hole!.”
Burung hantu melempar dua bola ke arah pasukan bertahan yang melindungi master Dungeon. Ledakan api membakar pasukan kerangka tapi tidak cukup untuk membunuh mereka.
“Shield Dash!.”
Topeng tengkorak berlari cepat dengan dorongan dari skill knight, tameng yang dia bawa menjadikannya seperti buldozer tidak terhentikan. semua pasukan kerangka yang terkena kobaran api oleh serangan Burung Hantu dengan mudah dia hancurkan.
“Ske Chan sekarang giliran mu!.”
Topeng skeleton memangil peti mati dimana kerangka black mage tersimpan. Keluar dari peti mati kerangka segera melempar bola api kearah musuh, namun itu tidak terlalu berpengaruh. Mendapat serangan balik tengkorak itu hampir hangus terbakar oleh serangan lawan.
“Uwaaaaa.... Ske Chan!.” topeng tengkorak panik melihat melihat budaknya hampir terbunuh.
“Tengkorak jangan main-main!.” kata kucing hitam memberi peringatan.
Topeng merah dan kucing hitam berlari di atas kepala pasukan tengkorak, mereka berniat untuk segera menghabisi Dungeon master karena jika berlama-lama ruangan akan dibanjiri oleh monster panggilan Necromancer itu.
Semakin mendekat dengan Dungeon master, pasukan tengkorak pun semakin kuat, puluhan anak panah dan bola api menghadang keduanya, tapi bagaikan sepasang kupu-kupu keduanya menari-nari di tempat gempuran serangan lawan.
“Deeemmm... Kapten, dengan Repier itu kau begitu menyengat seperti ratu lebah!.” puji kucing hitam yang begitu kagum melihat topeng merah bertarung.
Perhatian pasukan tengkorak yang kini fokus pada kucing hitam dan topeng merah, memberi kesempatan untuk rekan di belakang menyusul. Dungeon master semakin ditekan hingga kemenangan akhirnya diraih oleh kelompok jubah hitam.
Dari tengkorak Dungeon master keluar asap hitam yang kemudian masuk kedalam monster tengkorak budak dari topeng tengkorak.
Ding!
[Misi pembalasan dendam Dark Mage Nizrik telah dibuat, Apa anda ingin menerima Misi ini?]
“Oh aku mendapatkan quest!.” hanya topeng tengkorak yang mendapat quest setelah mereka bersama-sama mengalahkan Dungeon master, mereka berpikir penyebab pasti karena topeng tengkorak yang saat ini menjadi tuan dari penyihir skeleton.
Ding!
[Selamat atas keberhasilan menaklukkan Dungeon tengkorak]
Setelah notifikasi kedua terdengar sebuah pintu terbuka dari salah satu dinding, pintu yang mengarah pada inti Dungeon. Bersamaan dengan terbukanya pintu itu seluruh Dungeon berguncang hebat dikarenakan kematian Dungeon master menyebabkan kematian pada Dungeon itu sendiri yang akan berakhir dengan keruntuhan.
Tujuh player berjubah hitam segera masuk kedalam ruangan di mana inti Dungeon disembunyikan. Saat mereka mengambil bola bersinar di ruangan ruangan semua orang segera dilempar ke luar Dungeon dengan sihir teleportasi.
Tiba di luar goa yang sebelumnya merupakan sarang Monster, kelompok itu dihadang oleh belasan anggota guild Nort Dragon yang marah terutama pemimpin mereka karena misinya mengalami kegagalan.
__ADS_1
***
Bersambung.