Penyihir Hitam Log-in

Penyihir Hitam Log-in
44. Perisai


__ADS_3

Setelah meninggalkan pondok penempa aku kembali kerumah kepala desa. Dwarf bernama Grock itu meminjamkan aku kapak kayu, walaupun itu bukan kapak yang difungsikan untuk pertarungan tapi dengan kuatan dari job Viking, senjata itu akan menjadi jauh lebih baik daripada pedang.


Selain kapak, Grock juga memberiku beliung yang biasa digunakan untuk menambang, item yang sangat aku butuhkan untuk mencari Sun flower.


“Kau ingin mencari sun flower!.” Herka terlihat begitu terkejut saat aku memberitahunya akan mencari herbal penyembuh untuk pembekuan.


“Benar, jika penempa Grock itu mati itu akan sangat menyulitkan.” Dwarf itu adalah harapanku satu-satunya untuk mendapatkan senjata.


“Kau benar, jika dia mati maka kita tidak akan bisa melindungi desa. Senjata yang dia buat sangat penting. Juga kami berniat untuk membangun kembali jembatan, keahlian Grock akan sangat dibutuhkan.”


Sepertinya Herka berpikir jika aku melakukan ini untuk penduduk desa. Itu jelas sebuah kesalahpahaman, aku ingin Grock sembuh karena membutuhkan senjata. Tapi terserahlah, biarkan saja wanita tua ini berpikir jika aku orang baik.


“Kalau begitu ambillah ini.” Herka memberiku perlengkapan yang terbuat dari kulit serigala salju.


Ding!.


[Menerima Topi kulit serigala salju]


[Menerima Jubah kulit serigala salju]


____________________________________________


[Snow Wolf Pelt Head Dress] :


Rank: Langka


Keterangan: Penutup kepala yang terbuat dari kulit serigala salju. Sangat hangat dan meningkatkan teknik bersembunyi di wilayah bersalju.


Efek Item:


(1) Pertahanan +5, Kecepatan +15.


(2) White Invisible: Menjadi tidak terlihat selama 5 detik, cooldown 1 menit. (Hanya aktif di wilayah bersalju).


____________________________________________


____________________________________________


[White Wolf Cloak]


Rank: Langka


Keterangan: Jubah hangat terbuat dari kulit serigala salju. Dapat menahan serangan dengan cukup baik dan menyamarkan kehadiran pengguna ketika berada di wilayah bersalju.


Efek Item:


(1) Pertahanan+15, Kecerdasan+5


(2) Snow Kamuflase: meningkatkan kemampuan Stealth. Tidak mudah terdeteksi saat berada di wilayah bersalju.


____________________________________________

__ADS_1


“Woah, apa ini terbuat dari kulit para serigala yang kemarin?.”


“Itu benar, bagaimana menurutmu?.”


“Ini sangat keren!.” aku segera mengenakan dua item pemberian Herka. Itu terasa sangat nyaman dan hangat, walaupun aku sudah terbiasa dengan suhu dingin tapi lebih baik jika lebih hangat karena terasa nyaman.


“Terimakasih Master!.” karena terlalu bahagia aku sampai memeluk wanita tua itu. “Aku senang jika kau menyukainya.”. Terakhir sebelum aku pergi Herka mengajariku cara membuat Rune cahaya karena dia tahu tidak mungkin aku menggunakan api saat di dalam goa.


Pada akhirnya aku meninggalkan rumah Herka menuju area pertambangan. Alasan dan Pluto ikut bersamaku karena kami akan sekalian berburu. “Mungkin aku akan mencoba untuk menaikan level.”


Di jalan aku melihat Hektor dan para warga yang masih bisa bekerja sedang berjalan ke arah berlawanan dengan arah yang aku tuju. Banyak anak-anak yang mengikuti rombongan itu dari belakang.


“Nona Estrid?, Woah aku pikir kau ratu serigala salju dengan penampilan baru itu dan dua serigala di sampingmu.” ucap Hektor.


“Maaf aku harap tidak membuat kalian ketakutan.”


“Ketakutan? Tidak mungkin.” Hektor kemudian bertanya kemana aku akan pergi, “Apa itu berburu? Jika iya aku menyarankan untuk ke timur laut, di sana tempat kambing liar mencari makanan. Tapi hati-hati karena serigala salju suka menyergap.”


“Terimakasih untuk informasinya, tapi sebenarnya aku ingin pergi ke pertambangan.”


“Pertambangan?.” Hektor terlihat bingung mendengar jawabanku, aku pun menjelaskan jika ingin mencari sun flower. Mendengar itu semua warga terkejut termasuk Hektor.


“Kau benar-benar wanita yang sangat mulia nona estrid.” Hektor mengatakan itu dengan mata berkaca-kaca, begitu juga dengan para penduduk yang beberapa diantaranya mulai menangis. Sedangkan para anak-anak menatapku dengan wajah yang berbinar-binar seakan mereka telah melihat seorang pahlawan.


Ding!


[Kepercayaan penduduk desa telah naik, kau sudah dianggap sebagai teman oleh semua penduduk]


Kami pun berpisah, pertambangan ada di sisi Utara melalui jalur menuju gunung Frieg. Sementara jembatan yang rusak berada di selatan desa.


***


Berjalan lima belas menit aku melawati tempat dimana Thunder Rooster tewas, tempat itu sekarang dipenuhi oleh monster berjenis humanoid seperti zombie yang membeku.


____________________________________________


[Draugher]


Level: 10


Keterangan: Di benua Jotun, para prajurit yang mati secara tidak terhormat tidak akan tenang jiwanya. Mereka akan terus terjebak dalam jasad yang telah mati.


____________________________________________


Walaupun Draugher memiliki level lebih rendah dari serigala salju tapi jumlah mereka jauh lebih banyak. Lewat mini map aku menghitung ada 30 Draugher di sekitar.


“Itu akan sangat menyulitkan. Bagaimana dengan kalian?.” aku bertanya pada Alaska dan Pluto tapi keduanya hanya duduk diam sambil menjulurkan lidan menatap ke arahku. Itu terlihat lucu.


Sebenernya abisa saja aku melewati gerombolan Draugher, tapi sangat disayangkan jika harus meninggalkan semua Exp yang mereka berikan begitu saja. “Andai saja aku memiliki senjata lebih baik,” aku tidak ingin kapak kayu yang aku pinjam dari Grock cepat rusak.


Ketika aku berpikir untuk mereka para Draugher, tiba-tiba aku teringat dengan satu hadiah yang belum sempat aku buka. “Benar juga, aku belum membuka kotak emas hadiah penaklukan Thunder Rooster.” aku segera membuka inventori lalu secepatnya mengeluarkan kotak emas.

__ADS_1


Woof woof woof....


“Ssss... jangan berisik!.”


Nguing.....


Alaska dan Pluto terkejut karena tiba-tiba sebuah kotak berukuran satu meter persegi muncul di depanku. Aku merasa beruntung tidak ada Draugher yang menyadari posisi persembunyian kami.


“Aky mohon beri aku senjata!.” dengan penuh harapan mendapatkan sesuatu yang bisa aku gunakan untuk bertarung, aku mulai membuka kotak emas. Cahaya bersinar dari dalam celah kotak, itu membuatku agak khawatir. Lalu....


Ding!


[Selamat anda mendapatkan Guardian Shield Gauntlet dari kotak harta emas]


“Perisai?.” aku merasa kecewa setelah harapanku tidak terkabul. Walaupun perisai memang sangat berguna dalam pertempuran, sejujurnya tapi aku lebih mengharapkan mendapatkan sebuah senjata.


“Bahkan ada pribahasa yang mengatakan ‘Pertahanan terbaik adalah Serangan’... yang berarti mengalahkan lawan adalah hal yang terbaik daripada terus bertahan.”


Dua serigala salju memiringkan kepalanya seakan tidak mengerti apa yang aku katakan. Jangankan mereka, aku sendiri tidak mengerti apa yang barusan keluar dari mulutku.


“Ya pada intinya seperti itu...” aku mengenakan gelang pelindung tangan dari besi saat mengaktifkannya muncul perisai bundar selebar selebar 45 cm.


____________________________________________


[Guardian Shield Gauntlet]


Rank: Epik


Keterangan: Sebuah perisai lipat otomatis yang mudah dan praktis.


Efek Item:


(1) Counter: Dapat memantulkan proyektil fisik maupun sihir.


(2) Akumulasi kerusakan: menyimpan 10% dari total kerusakan yang berhasil ditahan perisai. (Bertahan selama satu menit)


(2) Knock back: Mendorong mundur lawan dengan hantaman perisai (Kekuatan bertambah besar dengan akumulasi kerusakan)


____________________________________________


“Tidak buruk.” aku pikir perisai lengan yang baru aku dapatkan cukup keren.


Kembali menatap para Draugher, aku pun mulai menyusun rencana penyerangan. Aku tidak akan lari meninggalkan semua XP itu.


“Aku juga khawatir dengan para pembaca yang mungkin sudah mulai bosan.” dengan seluruh perlengkapan dan gelar yang aku miliki, tidak ada keraguan jika semua monster akan aku bantai.


[Di chapter berikutnya]



***

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2