
Karena takut terjadi longsor aku segera menyuruh Herka untuk membawa semua warga meninggalkan goa. Sementara dari mini map aku melihat titik merah yang berarti entitas bermusuhan sedang bergerak menuju tempat aku berada.
“Estrid, apa yang sebenarnya terjadi. Apa Dewi itu marah?.” Herka bertanya dengan kebingungan. Tempat ini sangat dibutuhkan oleh penduduk desa, mereka merasa enggan jika harus meninggalkan ladang bunga.
“Bukan, ini hanya sebuah ujian.” balas Estrid.
“Ujian?.”
“Benar, sebentar lagi akan datang monster yang harus aku lawan.” tatapanku tertuju pada bagian atas goa. “Dia datang!.” Langit-langit goa runtuh saat sebuah alat hitam mulai merangsek masuk. Melihat monster telah sang membuat semua warga segera menjauh dari altar.
Akar hitam tumbuh semakin banyak lalu berkumpul menyatu membentuk sebuah wujud naga hitam.
Kreeeek!
Auman naga itu melengking begitu menyakitkan untuk di dengar. “Hey, sungguhan aku disuruh melawan monster ini?.” aku sangat ingin komplain pada Dewi yang memberiku lawan tidak masuk akal ini sebagai latihan.
____________________________________________
[Akar busuk pohon dunia]
Level: 28
Keterangan: Monster yang dihasilkan dari mutasi akar pohon dunia.
____________________________________________
“Itu dua kali dari levelku. Apa aku benar-benar bisa mengalahkannya?.”
Akar hitam semakin menjalar keluar dari langit-langit goa, semula akar hitam hanya membentuk sebuah kepala naga tapi kini sudah ada tangannya. Sadar jika akan semakin berbahaya jika dibiarkan aku pun hendak menyerang sebelum akar hitam sepenuhnya membentuk tubuh naga.
“Aku harap ini cukup.” hanya kapak kayu yang aku miliki sebagai senjata. Aku bisa membuat kapak batu melalui skill Crafting Tabel, tapi tentu kekuatan kapak batu jauh di bawah kapak dari besi yang aku pinjam dari Grock.
“Tapi untuk berjaga-jaga sebaiknya aku membuat beberapa kapak batu.”
Kreeeek!
Tangan naga memanjang mencoba untuk menyerang ku, dengan mudah aku menghindar karena serangan yang terlalu lamban, setidaknya dalam penglihatanku.
“Terima ini!.” mencoba menyerang balik aku mengayunkan kapak sekuat tenaga bersama dengan kemarahan Viking.
Jraasss! Darah hitam menyembur deras dari luka sayatan kapak. Naga hitam menjerit kesakitan lalu segera menarik lengannya kembali. Senyumku melebar melihat kesehatan Naga hitam yang berkurang sekitar lima persen.
Ding!
__ADS_1
[Memulai pertarungan dengan lawan level lebih tinggi, efek Gelar (Giant Killer) diaktifkan]
Aku merasakan kekuatanku meningkat dari efek Gelar Giant Killer yang bisa menaikan stat hingga sepuluh persen selama sepuluh menit, aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.
Keaarrrk!
Untuk kesekian kalinya naga hitam mengaum ke arahku, dari mulutnya naga hitam menyemburkan partikel Es yang begitu begitu tajam. Melihat itu aku hanya tersenyum sinis. Elemen Es tidak berpengaruh padaku, tapi aku tidak tahu dengan kerusakan fisik akibat serangan jarum Es.
Berniat menguji ketahanan tubuh, aku dengan sukarela membiarkan satu jarum Es mengenai tubuhku.
Jraasss! Bahu tertusuk, kesehatan langsung menurun sebesar lima belas persen. Walaupun ketahanan stat telah dinaikkan begitu tinggi oleh efek Gelar, tapi tetap saja kerusakannya masih sangat besar.
Guk guk guk! Alaska dan Pluto menyalak pada naga hitam, sepertinya mereka marah karena aku terluka.
“Calm down boys, im fine.” aku menyuruh kedua serigala itu untuk tenang dan tetap melindungi para warga yang masih bersikeras bertahan di sekitar makam.
[Terkena efek Frost bite]
[Ketahanan mutlak pada elemen Es, efek Frost bite gagal]
“Aku pasti akan langsung tewas jika tidak memiliki semua gelar itu.” Aku bersyukur karena berhasil menangkal abnormal status Frost bite.
Frost bite adalah status yang sangat merugikan dari sihir elemen Es. Jika seorang player terkena abnormal status ini maka kecepatan gerak akan menurun, lalu jika Frost bite semakin parah player tersebut akan berakhir menjadi bongkahan Es.
Aku mencabut jarum Es di bahuku, bongkahan Es berbentuk kerucut itu dengan cepat mencair karena efek kemarahan Viking membuat suhu tubuhku meningkat. Auman lainnya datang, serangan nafas Es menghujani tubuhku.
“Seharusnya kau sadar jika elemen Es tidak akan berpengaruh padaku.” ucapku yang tidak berniat menyingkir dari serangan nafas naga. Kemudian tubuhku pun tertelan oleh serangan naga hitam.
Ribuan teks kekebalan muncul diata kepalaku saat aku sedang menikmati angin beku yang bertiup kearah ku. Walaupun tanah sekitarku telah menjadi Es tapi tidak ada sedikitpun kesehatanku yang berkurang.
Sadar jika serangannya tidak berdampak, naga hitam kemudian mengganti serangan nafasnya kembali pada jarum Es. Puluhan jarum Es seperti sebelumnya berterbangan kerahku, dengan cepat aku mengaktifkan perisai lengan untuk berlindung.
[Guardian Shield menyimpan 10% kerusakan yang diterima]
[Guardian Shield menyimpan 10% kerusakan yang diterima]
[Guardian Shield menyimpan 10% kerusakan yang diterima]
Rentetan notifikasi terus bermunculan saat perisai di lenganku menahan serangan. Cahaya pada perisai bersinar semakin terang ketika semakin banyak mendapatkan serangan, itu adalah efek dari akumulasi kerusakan.
“Itu cukup menyakitkan.” tidak semua serangan jarum Es bisa aku tahan dengan prisai. Beberapa jarum mengenai kaki yang tidak terlindungi perisai, tapi tidak masalah karena Es yang melukai ku justru membuat luka yang aku derita dapat di sembuhkan.
[Efek Darah dingin dari Gelar Zub Zero aktif, memulihkan kesehatan dengan elemen Es]
Setelah efek Gelar aktif dengan cepat Es di sekitar terserap kedalam tubuhku lalu dengan cepat kesehatanku kembali pulih.
__ADS_1
Kreeeek! Naga hitam berteriak keras seakan dia ingin protes karena efek dari Gelar yang aku milik terasa begitu curang. “Ya aku tahu perasaan penindasan itu, perasaan tidak berdaya saat melawan musuh yang mustahil kau kalahkan.”
Doong!
Dengan kuat aku memukul prisai guardian membuat kerusakan terkumpul sebelumnya berubah menjadi shock wave yang terarah pada naga hitam. Monster itu memekik saat terkena serangan shock wave dari perisai ku.
Kesehatan Naga hitam tersisa delapan puluh sekarang, seakan tahu jika kekuatan elemen Es justru akan membuatku memiliki keunggulan dalam pertarungan, naga hitam pun tidak lagi menggunakan kekuatan nafas Es yang merupakan serangan andalan. Sebagai gantinya Naga hitam lebih sering menggunakan serangan fisik
Grawuur! Naga hitam semakin berusaha keluar dari lubang sempit di langit-langit, aku berusaha membuatnya tidak mengeluarkan seluruh tubuhnya ke ladang bunga.
Menggunakan block batu dan tanah aku membuat tiang yang aku gunakan untuk mendekati naga hitam. Serangan berulang-ulang mengikis kesehatan kami berdua.
Braak!
“Gawat.” ketakutanku selama ini akhirnya menjadi kenyataan, kapak milik Grock yang aku pinjam akhirnya hancur.
Kreeeek! Pekikan suara naga hitam kembali terdengar ketik Monster itu berhasil mengeluarkan tangan keduanya dari dalam lubang. Dengan cepat tangan itu menuju ke arahku yang tidak sempat menghindar.
Tubuhku tertangkap oleh tangan naga hitam yang langsung membantingnya ke tanah. Kesehatanku menurun dengan drastis sementara rasa sakit yang luar biasa kembali aku rasakan.
“Sial...” ucapku dengan mulut penuh darah. Tubuhku tidak bisa digerakkan karena ditekan oleh tangan yang menangkap ku.
Naga hitam memanjangkan lehernya mendekat kearah ku, mulutnya terbuka lebar memperlihatkan taring tajam dari kayu. Dia hendak memakanku, aku tidak bisa melepaskan cengkraman tangannya yang begitu kuat.
Apa kah aku akan mati?
Apakah ini akhir dari rekor tanpa kematian ku yang hanya bertahan selama tiga hari?.
“Tentu tidak, masih ada satu kartu yang bisa aku gunakan.” gumamku yang mulai menggambar Senyum di bibir.
Aku hendak mengaktifkan skill yang barusan aku dapat, tapi tiba-tiba....
Jdaarrr!
Sebuah kilatan petir menyambar tangan naga hitam yang mencengkram tubuhku, membuat naga hitam langsung melepas cengkraman tangannya.
“Kau butuh bantuan?.” tanya orang yang melakukan serangan barusan, dia tidak lain adalah penjaga gerbang Hektor.
“Terimakasih untuk bantuannya.” ucapku saat mulai bangkit dari tanah. “Tapi tidak, aku bisa mengalahkannya sendiri.”
“Valhalla!.”
Cahaya menyilaukan bersinar dari tubuhku, sayap emas mengembang beserta armor berkilau menutupi seluruh tubuh. Kekuatan terasa meluap-luap, Pertarungan ku dengan naga hitam akan berakhir dengan cepat.
***
__ADS_1
Bersambung