Penyihir Hitam Log-in

Penyihir Hitam Log-in
92(Arc2): AFK Berkumpul


__ADS_3

Meninggalkan kerumunan, aku segera mencari tempat yang aman untuk mengganti baju. Guild Wanderers terkenal dengan banyaknya player yang mereka miliki. Karena tindakanku sebelumnya telah menyebabkan mereka kehilangan tempat berdagang, tentu guild itu pastinya akan memburuku.



Karena itulah aku perlu melakukan sedikit 'penyamaran', yah hitung-hitungan ini demi menghindari masalah dari para player yang suka membully player yang terlihat lemah karena Equipment.



Memasuki sebuah restoran yang dikelola oleh Npc, aku segera memesan ruangan VIP. Harga yang ditawarkan sangat fantastis tapi aku tidak khawatir karena penjualan pedang, armor, potions dan megic scroll membuatku cukup kaya.



Semua benda itu aku buat saat melakukan pelatihah membuat kapak Jarnbjorn. Walaupun sebagian besar hanyalah item produksi masal \[Furnace\], tapi kualitasnya tidak perlu ditanyakan.



Permintaan akan item Itu selalu tersedia, itu karena anggota AFK melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam bisnis pemasaran. Sebagian besar produk dengan kualitas terbaik masih disimpan dalam gudang, sementara yang biasa-biasa saja akan dijual di toko.



‘Lagipula tanpa berdagang pun aku bisa mendapatkan banyak uang dengan menjual emas yang aku gali.’



Entah kenapa aku merasa bisa merusak perekonomian dunia ini dengan menjual emas yang aku tambang.



Aku merasa tatapan beberapa player yang sudah lebih dulu berada di restoran ini, mereka melihatku dengan sinis. Beberapa diantaranya tidak senang karena kehadiranku menggangu mereka, itu dipastikan karena penampilanku yang terlihat seperti orang barbar.



“Cih, apa-apaan penampilan itu, sungguh tidak elegan.”



“Nafsu makanku hilang karena kedatangan wanita tidak beradab ini.”



“Apa dia tersesat? Apa dia lupa tempatnya yang seharusnya?.”



“Tunggu saja, keamanan restoran ini pasti akan mengusir player miskin itu!.”



Sebagian player mulai membicarakan aku, sepertinya mereka ingin segera keluar dari tempat ini.



‘Tapi maaf saja, uangku berbicara sebaliknya.’



Aku tersenyum saat memberikan setumpuk koin emas pada petugas restoran yang kemudian langsung mengantarku ke ruangan terbaik. Sementara itu semua player yang sebelumnya membicarakan aku hanya diam, entah apa yang mereka pikirkan.



“Ini mengesankan.”



Aku dibawa ke lantai teratas dimana aku dapat melihat dengan jelas seluruh area kota Fastaland. Sebelum pelayan restoran pergi aku berpesan untuk menahan hidangan utama sebelum teman-teman ku datang.



Setelah mendapatkan tempat, aku segera menghubungi Hanna yang sepertinya belum masuk ke dalam peta event, adikku itu mengatakan jika akan segera datang setelah berkumpul dengan yang lain.



Selagi menunggu Hanna dan yang lainnya datang, aku bermaksud untuk mengganti penampilanku. Melihat ke dalam gudang inventori aku mencoba memilih armor yang cocok untuk aku kenakan.


__ADS_1


Tapi hasilnya aku sungguh kebingungan , tidak ada satupun armor yang membuatku puas.



“Terlalu berat,”



Aku singkirkan armor full body seorang knight. Armor full body memang akan memperkuat pertahanan, tapi sebagai imbalannya Kelincahan dan kecepatan gerak akan berkurang.



“Terlalu terbuka. Entah darimana datangnya baju ini.”



Sebuah pakaian tipis yang digunakan oleh penari perut aku singkirkan. Entah bagaimana ada pakaian seperti itu ada di dalam inventori, karena aku merasa tidak pernah membuatnya.



Selanjutnya adalah sebuah Ghillie suit berwarna putih yang aku gunakan untuk main petak umpet bersama anak-anak. Sebenarnya itu adalah bagian pelatihah pencarian jejak yang kami lakukan, itu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.



“Ya tapi tentu saja aku tidak akan memakainya di tempat ini.” aku kembali memasukkan Ghillie suit kedalam inventori.



Memilih baju yang akan digunakan untuk menghadiri sebuah acara menang sangat sulit bukan?. Mungkin karena aku seorang wanita, dan wanita juga dikenal sebagai makhluk yang loyal terhadap penampilan mereka.



“Ya sudahlah, nanti aku akan meminta bantuan pada Hanna dan Kiana untuk memilihkan equipment yang cocok untukku.”



Pada akhirnya aku hanya mengenakan Strapless bra menutupi bagian dada, sementara ikat pinggang dengan kain panjang untuk menutupi bagian bawah. Kedua equipment tidak memiliki efek apapun, hanya menaikkan sedikit ketahanan.




Kulit beruang yang keras tidak bisa ditembus oleh panah, serta memiliki resistansi segala macam elemen sihir. Tapi sayangnya resistensi dan pertahanan akan berkurang jika kulit itu dijadikan armor ringan, karena itulah aku menggunakannya sebagai jaket bulu.



Tidak lama kemudian tujuh player bertopeng dengan jubah hitam memasuki restoran. Aku melihat meraka dari lantai atas, dan terus memperhatikan.



Lantai dasar restoran menjadi begitu hening, tidak ada satupun player yang begitu cerewet melihat kedatangan mereka. Perlakuan mereka terhadap padaku sangat berbeda dengan yang mereka tunjukkan pada tujuan orang bertopeng.



Sebagian besar player di lantai dasar mengetahui identitas ketujuh player yang memperkenalkan diri sebagai Black Company, sebuah kelompok player misterius yang telah menyebabkan banyak kerugian bagi guid North dragon. Mereka sangat terkenal di kerajaan Jayakarta karena berani melawan guild terbaik di sana.



Ketujuh player Black Company diantar oleh pelayan ke lantai atas dimana aku telah menunggu mereka. Begitu mereka menghilang seketika lantai dasar dipenuhi oleh kericuhan.



Beberapa diantaranya ingin berkenalan dengan anggota Black Company dengan maksud menjalin kerjasama, sementara yang lainnya mulai menyebarkan berita ini pada pihak North dragon dengan harapan mendapatkan keuntungan dari guild besar yang sedang terpuruk itu.



“Aku harap tidak membuat kakak menunggu lama.” kaya Hanna.



“Jangan khawatir, aku menikmati pemandangan kota ini dan keramaiannya.” balasku yang duduk dipinggiran pembatas. Aku kemudian mengalihkan perhatian dari pemandangan kota lalu tertuju pada tujuh player bertopeng yang datang.



“Tempat ini aman, jadi kalian bisa melepas topeng kalian.” ucapku sambil melepas topeng serigala yang sku kenakan, begitu juga ketujuh anggota guild AFK, mereka segera melepas topeng dan jubah.

__ADS_1



Kami kemudian duduk didepan meja besar dengan Hanna di sampingku lalu Kuneko di sisi lainnya. Kuneko adalah nama Avatar yang digunakan oleh Kiana. Sebelumnya gadis itu menggunakan nama Hilda pada game Minvers versi lama. Tapi dia memilih menggantinya di game ini.



Setelah semua anggota guild AFK berkumpul, beberapa pelayan restoran pun datang membawa makanan yang telah disiapkan. Selama perjamuan tiga anggota baru terus memperhatikanku, sepertinya banyak hal yang ingin mereka bicarakan.



“Sepertinya ada beberapa anggota baru yang datang, jadi mari saling memperkenalkan diri.” aku yang pertama kali memulai perkenal diri pada tiga anggota baru.



“Nama Avatar yang aku gunakan adalah Estrid Lunarfrey, aku tidak akan mengatakan pekerjaan atau ras karena itu adalah informasi rahasia.” ucapku memperkenalkan diri.



Sebuah hal wajar untuk menyembunyikan job dan ras bahkan dengan teman sendiri.



“Dia benar-benar si nomor satu!.” player dengan Avatar lizardman menatapku dengan kagum.



“Apa... apa kau yang membuat alat terbang ini?.” Seorang gadis dengan penampilan Steampunk sangat bersemangat ketika bertanya tentang prototipe Valkyrie wings yang aku buat.



“Jadi anda yang memberikan pasokan bunga Lunar Tear. Bisakah bunga itu dibudidayakan ditempat lain selain benua Es?.” Yang terakhir adalah seorang peri, sepertinya dia adalah seorang ahli Botanis dan Alkemis.



“Kalian semua hentikan!.” Hanna menggeber meja hingga membuat semua orang termasuk aku tersentak kaget. “Di mana sopan santun kalian?, Perkenalkan diri lebih dahulu baru kalian boleh bertanya!.”



“Maafkan kami ini benar-benar sebuah kesalahan yang sangat menarik.” kata lizardman.



“Aku sudah menanti bertemu dengan mu sejak bergabung dengan guild. Itu membuatku lupa akan posisiku sendiri. Mohon maafkan kami.” Gadis Steampunk juga meminta maaf, begitu pula dengan gadis Peri yang permintaan maafnya Kuang lebih sama.



Kemudian ketiga pun memperkenalkan diri.



Lizardman bernama Kadalodon. Sebagian seorang Blacksmith dia berharap bisa berguru padaku dan mempelajari teknik membuat senjata dengan Rune sihir.



Kemudian gadis Steampunk memperkenalkan diri sebagai Arika. Dia adalah seorang Cyborg yang sebagian tubuhnya merupakan robot. Keahliannya adalah desainer dan menciptakan item sihir.



Lalu yang terakhir adalah gadis Peri. Memperkenalkan diri sebagai Lilian, dia seorang peri alam yang memiliki afiliasi baik dengan tumbuhan dan sihir pemilihan. Dalam guild Lilian adalah player yang paling pandai membuat ramuan dan Rune.



Setelah ketiganya Secara resmi memperkenalkan diri, kami pun mulai menikmati makanan bersama. Tapi kemudian suara drum terdengar di telinga kami, itu adalah suara dari marching band yang baru saja muncul dari tempat teleportasi menuju Colosseum.



Kedatangan parade yang begitu meriah membuat suasana festival begitu terasa. Di sepanjang jalan dipenuhi oleh player dan NPC yang menonton, begitu juga kami yang menikmati keseruan festival dari atap restoran.



\*\*\*



Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2