
“Kau ingin mengambil alih toko milikku!.” Sania begitu terkejut saat aku mengutarakan niat untuk membeli tokonya. Dia seakan tidak pernah mengira aku akan mengatakan itu.
“Ya.. ummm...” aku merasa kesulitan untuk mengatakan alasanku, aku takut Sania menolak dan mulai memusuhiku.
“Begini aku bisa...”
“Oke kau bisa memiliki toko ini.” ucap Sania dengan entengnya.
“Eh?.” aku pikir kupingku salah mendengar. ‘Apa telingaku mengalami masalah. Perasaan aku sudah membersihkannya tadi pagi’
Ding!
[Npc Sania bersedia untuk memberikan toko miliknya pada anda]
Notifikasi menegaskan jika telingaku masih baik-baik saja dan tidak salah mendengar.
“Semudah itu?.”
“Kenapa kau justru merasa tidak yakin?.”
“Bukankah itu wajar?, kau sudah bertahun-tahun mengelola toko ini. aku pikir kau akan memperlakukan toko seperti harta yang tidak ternilai harganya.”
“Kau memang benar akan hal itu, aku merasa sedikit berat meninggalkan toko ini. Tapi karena itu kau yang meminta aku tidak keberatan menyerah toko ini.” senyum wanita ini begitu cerah.
Karena itu aku? Kenapa wanita ini begitu percaya padaku, bahkan saat aku menatap Hektor pun dia terlihat memakluminya. ‘Apa ini karena efek dari tingkat hubungan dengan para warga desa yang sudah begitu tinggi?.’
Tidak ingin membuat kepalaku pusing karena memikirkan hal-hal mendetail, aku pun secara resmi mengambil alih toko Sania. Walaupun dikatakan mengambil alih, Sania masih memiliki 10% saham toko dan dia berkerja untukku sekarang.
Ding!
[Anda berhasil memiliki sebuah toko]
[Membuka skill pedagang]
____________________________________________
[Pedagang]
Rank: Langka
Keterangan: Skill yang didapat setelah player berhasil mendirikan sebuah toko. (Skill akan menghilang jika player tidak berdagang selama satu bulan atau toko mengalami kebangkrutan)
Efek skill:
(1) stat poin +2
(2) Mata pedagang: Mengetahui secara kasar harga dari suatu item.
(3) Online Shop: Fitur tambahan yang bisa digunakan untuk menjual item secara online.
____________________________________________
__ADS_1
Aku pikir pedagang itu sebuah pekerjaan, tapi setelah aku mencari informasi dari situs resmi developer aku menemukan jika memang ada job pedagang yang tentu saja memberikan banyak manfaat daripada sekedar skill.
‘Pengurangan harga saat membeli item dari NPC, Itu skill yang cukup berguna.’ aku melihat statistik job pedagang di situ resmi. Setelah berhasil mendapatkan skil pedagang aku sekarang bisa melakukan perdagangan secara online. Tapi sebelum itu...
Ding!
[Mohon masukan data mengenai toko anda]
“Ada yang seperti ini juga?.”
Sistem meminta data toko untuk keamanan pembelian. Sepertinya sudah banyak player nakal yang menggunakan fitur online shop untuk penipuan.
Karena ini adalah prosedur wajib aku pun terpaksa membuang lebih banyak waktu untuk mengisi semua data yang diperlukan.
“Sania!.” aku memanggil satu-satunya karyawan toko.
“Ya bos?.” dia menjawab dengan penuh hormat seakan kami sudah bertahun-tahun berkerja sama.
“Hey panggil aku seperti biasanya saja.”
“Baik bos!.” balas Sania dengan wajah menahan tawa.
“...... Terserah kau saja lah, aku merasa sedang dipermainkan tadi.” aku pun bertanya tentang nama toko pada Sania.
“Toko ini tidak memiliki nama.”
“Tidak ada?. Tapi bukankah tujuh tahun lalu toko ini begitu besar?.”
“Bos benar, waktu itu memang sebuah masa kejayaan. Tapi karena tidak ada toko lain di desa ini membuat aku berpikir toko tidak memerlukan nama untuk memberikan identitas.”
jika dipikir-pikir lagi aku juga tidak tahu nama desa ini, yang aku tahu jika desa berada di gunung Frieg. Saat aku bertanya mengenai nama desa pada Sania, wanita pirang itu menjawab.
“Tidak ada!.” jawaban yang begitu singkat.
"Coba katakan sekali lagi." Aku mengulangi pertanyaan yang sama.
"Tidak ada!."
“Bisakah kau katakan sesuatu yang lain selain 'tidak ada'?.”
“Ya, tidak ada?.”
“Puja kerang ajaib, ululululu....”
Kami berdua tertawa terbahak-bahak sementara semua orang di sekitar kebingungan tidak mengerti apa yang sedang kami bicarakan.
Ya begitulah, aku tidak tahu bagaimana karakter npc seperti Sania mengetahui lawakan dari film kartun itu. Tapi yang jelas aku saat ini perlu mencari nama untuk toko baru ku.
“Bagaimana jika menggunakan nama Viking?.” Sania memberikan saran.
“Kenapa harus Viking?.”
__ADS_1
“Ya karena bos adalah seorang Viking, bukan?.” balas Sania, aku heran bagaimana Sania tahu job milikku, apa mungkin tuan Grock memberitahunya?.
“Viking, mudah dipahami. Jadi ayo beri nama toko ini dengan nama toko Viking.” Sekali lagi aku mengabaikan hal-hal kecil, itu terasa begitu aneh bahkan untuk ku.
Ding!
[Berhasil memberi nama Viking pada toko]
Selanjutnya aku kembali mengisi data yang diperlukan untuk mendaftarkan toko online milikku. Pertanyaan kecil seperti letak toko, berapa npc yang dipekerjakan, gaji NPC dan warna ****** ***** para NPC....
“Sungguh apa aku perlu mengisi semua ini?.” karena kesal diajukan pertanyaan yang tidak berguna, aku melewati beberapa pertanyaan tanpa menjawabnya dan langsung menuju pertanyaan akhir.
[Untuk apa anda membangun toko.]
Bibirku tersenyum melihat pertanyaan itu, “Untuk mengendalikan dunia dari bayangan.” aku menggunakan alasan yang sama seperti yang ibu lakukan di dunia nyata.
Ding!
[Selamat anda berhasil melalui semua tes]
“Tes?.”
[Mendapatkan skor 95 dari tes]
“Itu kurang lima poin dari sempurna, apa aku melakukan kesalahan?.”
[5 poin dikurangi karena nama toko anda terlalu.... Meh biasa]
“Meh biasa, apa-apaan itu!.” rambutku seketika berubah warna menjadi merah karena kemarahan Viking aktif dengan sendirinya.
“Bagaimana bisa sebuah sistem menjadi begitu provokatif seperti ini?.” aku segera mengajukan komplain pada pihak perlindungan konsumen.
[Poin bisa ditukar dengan berbagai item menarik di toko khusus. Anda bisa mendapatkan poin setiap kali melakukan transaksi antar pemain sebesar 10.000 Rft dengan batas 10 poin setiap harinya]
Melihat ke toko khusus aku merasa biasa saja, tidak ada item yang menarik perhatianku. “Semua item yang terlihat kuat membutuhkan ribuan poin untuk membelinya. mungkin hanya player pedagang sejati yang bisa membeli item-item itu."
[Baiklah itu semuanya. Semoga berhasil dalam menjalankan toko anda, Paypay....]
Suara notifikasi terdengar seperti seorang wanita yang sedang menjaga toko besar dan dipenuhi oleh pelanggan, begitu terburu-buru. Itu membuatku ingin tahu siapa pemilik suara asli dari sistem perdagangan ini.
“Seakan aku memilih waktu untuk itu.” aku kembali menyingkirkan hal yang tidak penting, “Sekarang waktunya untuk berdagang.”
Aku menaruh beberapa material dalam slot perdagangan. Aku tidak membutuhkan uang saat ini jadi sebagai bayaran semua barang yang aku jual aku menginginkan barter.
“Untuk saat ini aku butuh gandum dan.....” tatapanku beralih pada para npc yang sudah bosan memakan daging bakar... “Sayuran, bumbu dan jangan lupakan bir?.”
Begitu selesai aku segera menekan konfirmasi kemudian semua material yang aku jual dapat dilihat oleh semua player dengan job atau skill pedagang.
Hanya butuh beberapa menit hingga notifikasi bermunculan, aku kembali tersenyum setelah melihat semua item yang aku jual sudah habis. Inventori milikku penuh dengan bahan makanan sekarang.
“Saatnya untuk berpesta.”
__ADS_1
***
Bersambung.