Perhaps To Love

Perhaps To Love
Bab 47


__ADS_3

...47...


“Oh soal itu, kakek minta maaf ya ga bisa datang soalnya kakek, om Riko dan tante


Lulu lagi sibuk sayang jadi belum bisa datang kesana” ucap kakek berbohong


“Yahh kakek...” rengek Keysa


“Bagaimana kalau kamu yang datang kesini?”


“Wahh ide yang bagus tuh kek, udah lama juga aku ga datang kerumah kakek. Entar aku


bilangin ke papa dulu ya kek”


“Jangan sayang, jangan bilang ke papa kamu entar takutnya ganggu. Lagipula kan


keluarganya mama kamu lagi ada disana kan ga mungkin papa kamu ninggalin


mereka, lebih baik kamu sendiri saja yang datang kesini supaya tidak mengganggu


siapa pun”


“Oh ya benar juga ya kek,yaudah entar Keysa kabarin kakek lagi ya”


“Iya sayang, kakek tunggu kedatangan kamu ya”


“Iya kek, yaudah kalo gitu Keysa mau mandi dulu ya kek udah gerah banget soalnya. Bye bye kakek I miss you”


Setelah selesai menelepon kakeknya, Keysa pun langsung pergi ke kamar mandi untuk


membersihkan dirinya.


“Segarnya” ucap Keysa sambil mengusap-ngusapkan rambutnya dengan handuk.


Keysa berjalan ke arah balkon kamarnya untuk menghirup udara segar dan dari


balkon kamarnya Keysa dapat melihat beberapa anggota keluarganya sudah berada di taman


dan bersiap untuk barbequean.


“Andai aja mama masih ada, pasti mama senang banget bisa kumpul keluarga seperti ini”


ucap Keysa.


Saat Keysa tengah asik melihat-lihat dari balkon kamarnya, tiba-tiba saja Keysa


melihat sosok Nathan yang baru saja datang dan sedang berjalan menuju gazebo taman dimana ada papa dan kak Kenzo disana.


“Nathan? Kenapa dia ada disini juga” benak Keysa


“Ah yasudahlah, lagipula Nathan juga sudah akrab dengan papa dan kak Kenzo” ucap Keysa kemudian kembali masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar, Keysa memutuskan untuk rebahan lebih dulu sambil memainkan ponselnya


sebelum dia turun ke bawah dan bergabung dengan keluarganya.


Saat sedang asik memainkan ponselnya, Keysa tiba-tiba saja terpikir untuk iseng-iseng membuka kembali akun sosmed yang sudah bertahun-tahun tidak dia


buka. Dan betapa terkejutnya Keysa saat melihat ribuan pesan yang masuk dari

__ADS_1


Axel, Keysa tidak menyangka jika Axel masih berusaha mencoba menghubungi


dirinya. Keysa membaca pesan yang dikirim Axel namun baru tiga pesan teratas yang dia


baca Keysa sudah meneteskan air matanya mengingat kenangannya dulu bersama Axel.


“Axel hiks...hiks” ucap Keysa lirih.


Keysa kembali menangis sambil menutupi wajahnya dengan bantal agar suara isakannya


tidak terdengar oleh keluarganya. Walaupun sudah 3 tahun berlalu, entah mengapa


Keysa masih saja menangis bila mengingat kejadian waktu itu hatinya seperti


belum bisa melupakan sosok Axel sepenuhnya. Dan jauh dari dalam lubuk hati


kecilnya sebenarnya Keysa menyimpan perasaan rindu dengan kenangannya dulu


bersama dengan Axel.


Setelah merasa sedikit lega, Keysa beranjak dari kasurnya dan pergi menuju kamar mandi


untuk mencuci wajahnya agar tidak terlihat kalau baru menangis.


Tok...tok...tok


“Dek...” panggil Olivia dari balik pintu


“Iya kak, tunggu sebentar” jawab Keysa sambil berteriak dari dalam kamar mandi.


Setelah selesai mencuci wajahnya tanpa mengeringkannya lebih dulu, Keysa langsung


berlari untuk membukakan pintunya.


“Ah eh enggak kok kak, ini tadi aku ketiduran jadi cuci muka dulu biar balik segar lagi kak”


“Oohw emm oh ya kamu udah di panggil papa tuh, dan Nathan juga udah nungguin kamu di


taman dek”


“Iyaiya kak, rencananya tadi ini juga aku mau turun kok. Oh ya kak sini deh ikut aku


masuk bentar ke dalam” ucap Keysa sambil menarik lengan kakak iparnya itu dan


menuntunnya masuk ke dalam kamar.


“Ada apa dek?”


“Aku punya sesuatu buat kakak, tapi ini rahasia ya kak jangan sampai yang lain tau” bisik Keysa


“Emang kamu bawa apa buat kakak dan kak Kenzo?”


Kemudian Keysa memberikan sebuah paperbag kepada Olivia


“Waahh ini kan pakaiannya belum dipasarkan dek. Dan kakak dengar-dengar hanya


diproduksi beberapa buah saja.Kok kamu bisa dapat sih?”


Olivia terkagum-kagum saat melihat pakaian dari salah satu produk artis favoritnya ada dihadapannya sekarang ini.

__ADS_1


 “Coba deh kak liat ini” ucap Keysa sambil


menunjukkan di bagian belakang pakaiannya.


“Ini beneran dek, tanda tangannya?Kakak ga mimpikan”


Keysa menggelengkan kepalanya


“Oh My God. Kamu kok bisa dapat si dek? Padahal kakak kamu aja sudah preorder pakaian ini selalu aja gagal”


“Haha iya kak, kebetulan waktu itu dia hadir disalah satu acara sosial yang aku


datangi. Nah...kebetulan salah satu teman aku di organisasi itu ternyata temannya


si artis ini kak, yaudah deh aku bilang ke teman aku mau foto bareng sama tuh artis. Pas selesai foto bareng tiba-tiba aja aku teringat sama kakak dan kak Kenzo yang tergila-gila sama dia, aku ceritain aja ke dia eh tiba-tiba dia suruh asistennya buat ngambilin hadiah untuk kakak dan kak Kenzo”


“Waaahhh makasih banget ya dek. Kakak kamu pasti senang banget bisa dapat pakaian ini”


ucap Olivia bersemangat lalu memeluk Keysa.


“Oh ya aku juga ada foto bareng dia loh kak. Kakak mau lihat?”


“Mau..mau”


Keysa membuka ponselnya dan menunjukkan fotonya dengan artis itu kepada Olivia.


“Aaaaaaaa beruntung banget si kamu dek, bisa foto sama dia. Malah dirangkul lagi ihh


kakak juga jadi kepingin foto bareng dia”


“Haha entar kita suruh kak Kenzo buat ngundang dia kerumah ya kak haha” canda Keysa.


Selesai memberikan hadiah kepada kakak iparnya, Keysa pun turun ke bawah dan menuju


taman belakang. Saat sampai di taman aroma daging-dagingan yang dipanggang pun langsung tercium di hidung Keysa yang membuat perutnya menjadi keroncongan dan minta diisi.


“Wahh kelihatannya enak nih om, boleh Keysa cicipi?” Keysa datang menghampiri salah


satu om nya sedang memanggang khusus sosis dan sate.


“Boleh dong nak, ayo diambil aja bagian itu uda pada mateng kok”


Mendengar itu tanpa aba-aba Keysa langsung mengambil satu tusuk sosis bakar dan langsung


mencicipinya.


“Waww masakan om Satria emang ga ada tandingannya” puji Keysa


“Haha, kamu bisa aja nak”


“Seriusan om, ini benaran enak kayaknya sebentar lagi udah bisa buka toko nih om haha”


“Hahaha boleh-boleh entar kamu om angkat jadi asisten chefnya. Gimana ?”


“Setuju om haha tapi gaji aku agak di naikin ya om dari karyawan yang lain”


“Hahaha dasar kamu” om Satria mengacak-acak rambut keponakannya itu.


“Yaudah om, aku bawa beberapa tusuk sosisnya dan sate ya ke papa”

__ADS_1


Keysa kemudian mengambil piring dan meletakkan beberapa tusuk sosis juga sate dipiring serta tak lupa juga Keysa menambahkan saus cabe diatas piringnya.


......................


__ADS_2