
...66...
Setelah dokter melakukan
visite untuk pertama kalinya keruangan Daffin, barulah Keysa, papa Adam dan tante
Lydia beranjak pergi pulang kerumah. Sedangkan Kenzo dan Olivia masih tinggal
dirumah sakit untuk menjaga Daffin.
Sesampainya dirumah Keysa
langsung masuk kedalam kamar mandi untuk melakukan aktivitas paginya dan
setelah itu dia memilih untuk mengisitirahatkan tubuhnya sebentar. Niat awalnya
hanya tidur sebentar, Keysa malah tertidur hingga siang hari. Jika ponselnya
tidak berbunyi bisa saja Keysa akan tertidur hingga malam menjelang.
Keysa meraba-raba samping
kasurnya untuk mencari ponselnya yang berbunyi, setelah mendapatkannya Keysa
langsung mengusap layar ponselnya tanpa membuka matanya.
“Halo…” ucap Keysa dengan
suaranya yang masih serak
“Kamu sakit Key?” tanya
Nathan dari seberang sana.
Mendengar suara Nathan
dari ponselnya, mata Keysa langsung terbuka tiba-tiba saja dia teringat dengan
janjinya untuk datang kerumah Nathan pagi ini. Keysa masih diam dan belum
menjawab pertanyaan Nathan, Keysa memutar kepalanya untuk melihat jam dinding.
Saat melihat jam sudah menunjukkan pukul 12.00 wib, Keysa menutup matanya
sambil merutuki dirinya sendiri.
“Mck…kok bisa ketiduran
sih Key” ucap Keysa dalam hati.
“Key…kamu
baik-baik aja kan?”
“Ah..iya Nat. Maaf ya aku
ketiduran tadi, soalnya habis pulang dari rumah sakit tadi” jelas Keysa
"Rumah sakit?
Siapa yang sakit?” tanya Nathan khawatir
“Daffin sakit Nat, kena
DBD”
“Terus keadaan
Daffin gimana? Ga kenapa-napa kan?”
“Udah mendingan kok Nat”
“Oh syukurlah
kalau begitu”
“Maaf ya Nat, sepertinya
acara tunangan kita bakalan ditunda deh”
“Iya gapapa Key,
yang penting Daffin sehat dulu”
“Kamu gimana ? Udah
enakan?” tanya Keysa
“Udah kok, cuma
tinggal pusing dikit aja”
“Sudah minum obat?”
“Udah Key”
Kemudian pembicaraan
mereka berhenti begitu saja dan hening pun mulai menyelimuti perbicangan mereka
berdua.
“Nat, udah dulu ya, aku
dipanggil papa nih” ucap Keysa ketika mendengar suara pintu kamarnya diketuk
oleh papa Adam.
__ADS_1
Setelah panggilan
berakhir Keysa pun segera turun dari kasur dan berjalan menuju pintu kamar
untuk membukanya.
“Eh…papa. Ada apa apa?”
“Papa boleh minta tolong
sama kamu”
“Minta tolong apa pa?”
“Begini, hari ini kan
Kenzo tidak masuk kantor dan ada rapat mendadak dengan kepala perusahaan jadi. Kebetulan
juga hari ini mobil sekolah yang antar jemput Bobby tidak beroperasi dan supir
kita yang satu lagi sedang tidak masuk. Apa kamu bisa menjemput Bobby bersama
tente Lydia? Soalnya papa harus buru-buru pergi ke kantor dan tante Lydia tidak
bisa mengendarai mobil”
Keysa diam sejenak sambil
berfikir.
“Yaudah sebentar lagi aku
turun pa, aku mau siap-siap dulu” ujar Keysa.
Setelah selesai bersiap,
Keysa pun langsung turun ke bawah sambil menyandang tas selempangnya. Di bawah
sudah ada tante Lydia yang menunggu Keysa di ruang tamu.
“Kamu sudah siap nak?”
tanya tante Lydia ketika melihat Keysa datang.
“Emm…” ucap Keysa sambil
menanggukkan kepalanya.
Di dalam mobil, tidak ada
sepatah kata pun yang terlontar dari keduanya, hanya suara musik yang menemani
perjalanan mereka menuju ke sekolah Bobby. Sebenarnya tante Lydia ingin membuka
pembicaraan namun dia urungkan karena takut akan membuat Keysa merasa tidak
nyaman.
Bobby dan Keysa sudah memarkirkan mobilnya. Tante Lydia pun pamit turun untuk
menjemput Bobby kedalam ruangan. Dari mobil Keysa dapat melihat tante Lydia dan
Bobby yang tengah berjalan bersama menuju mobil, Bobby terlihat begitu girang
dan senang sambil memegangi mainan ditangannya.
“Holee kakak jemput Oby”
teriak Bobby kegirangan dan hal itu didengar oleh Keysa sehingga tanpa sadar
ujur bibir Keysa menampilkan seutas senyuman.
“Hallo Oby…seru
sekolahnya?” sapa Keysa ketika Bobby sudah masuk kedalam mobil dan sedang
dipakaikan seat belt oleh tante Lydia di bangku belakang.
“Seyruu kaka, Oby tadi
belajar nyanyi lagu baru sama ibu guru”
“Oh iya? Kakak boleh
dengar lagunya?” ujar Keysa
Bobby pun kemudian
langsung menyanyikan lagu yang baru dia pelajari disekolah dengan semangat.
Prok…prok…prok…prok
Keysa dan tante Lydia
kemudian bertepuk tangan dengan serempak setelah Bobby selesai menyanyikan
lagunya.
“Wahhh…bagus sekali
lagunya Oby. Oby pintar banget” ujar Keysa memuji Bobby
“Anak mama pintar sekali
nyanyi” ujar tante Lydia sambil mengusap kepala Bobby.
“Yasudah nanti dirumah
__ADS_1
kita nyanyi lagi ya, Oby duduk tenang ya dibelakang” lanjut tante Lydia
Perkataan tante Lydia
mendapat respon anggukan kepala dari Bobby. Melihat itu tante Lydia kembali
memastikan seat beltnya sudah terpasang dangan baik lalu menutup pintu belakang
dan masuk kedalam mobil memalui pintu depan.
“Nak…” panggil tante
Lydia ketika Keysa baru saja menyalakan mesin mobilnya.
“Emm…iiya?”
“Boleh kita mampir
sebentar ke supermarket nak? Tante mau belanja bahan makanan untuk dirumah”
Keysa tidak langsung
menjawab permintaan tante Lydia, dan terdiam selama beberapa detik.
“Tapi kalau kamu capek,
gapapa kita pulang aja yuk. Nanti tante naik taksi saja”
“Supermarketnya jauh?”
Tante Lydia sedikit kaget
mendengar ucapan Keysa.
“Enggak kok nak, dekat
kok supermarketnya”
“Ketik alamatnya
disini…tan” ucapan Keysa sedikit tejeda
Melihat respon baik yang
diberikan oleh Keysa, membuat tante Lydia langsung menekan layar gps yang ada
dimobil dan mengetikkan alamatnya.
Setelah 10 menit dalam
perjalan, akhirnya mereka pun sampai di supermarket. Tante Lydia berjalan
memasuki supermarket sambil menggandeng Bobby sedangkan Keysa berjalan
dibelakang mereka. Melihat tante Lydia yang sedikit kesusahan mendorong troly
belanjaan sambil menggandeng Bobby, apalagi Bobby yang sangat aktif bergerak
kemana yang dia mau apabila tidak dipegangi, hal itu membuat hati kecil Keysa
tergerak untuk membantu tante Lydia.
“Biar aku aja yang dorong
trolynya”
“Tan..” lanjut Keysa yang
masih sedikit kaku memanggil sebutan tante yang sudah sangat lama tidak dia
ucapkan.
“Makasih banyak ya nak”
ujar tante Lydia dengan tersenyum kearah Keysa.
Keysa mengikuti tante
Lydia dan Bobby dari belakang sambil mendorong troly, kemana tante Lydia pergi
maka kesitu juga lah Keysa akan pergi.
“Nak, kamu ambil saja
dulu apa yang kamu butuhkan. Tante mau ke toilet dulu nemenin Bobby ya”
Dan Keysa pun
menganggukkan kepalanya, lalu mendorong trolynya ke lorong yang berisi berbagai
macam snack dan minuman. Saat Keysa tengah mengambil beberapa jenis minuman
vitamin C yang biasa dia konsumsi, tiba-tiba saja dia teringat dengan Nathan
dan memutuskan untuk membelikan Nathan beberapa kotak minuman yang sama
dengannya. Tak hanya itu Keysa juga membelikan beberapa jenis buah-buahan untuk
Nathan.
Setelah selesai
berbelanja mereka pun pulang kerumah. Sesampainya dirumah dan sudah menurunkan
tante Lydia juga Bobby serta barang belanjaan Keysa kembali mengendari mobil ke
rumah Nathan yang terletak di samping rumahnya. Dikarena kan cuaca hari ini
__ADS_1
sangat terik dan panas, membuat Keysa malas untuk berjalan kaki.
......................