
Malam pun tiba. Alma sedang berada di kamar, saat ini dia sama sekali tidak memasak makan malam apapun.
Suara deru mobil terdengar dari halaman rumah. Alma segera mengintip dari balik tirai jendela kamar.
"Mas Romi udah pulang.." Alma segera bergegas menuju ke ranjang.
Cklek!
Pintu kamar terbuka, dan terlihatlah Romi yang pakaian dan wajah nya sangat kusut.
"Baru pulang Mas? Ini udah hampir jam 10 loh," Alma berdiri dari duduknya, sambil membawa ponsel miliknya.
"Namanya juga lembur Al. Maklum lah," sahut Romi sambil melepaskan dasinya.
"Lembur? Kamu yakin? Kamu gak lagi bohong dan menyembunyikan sesuatu dari ku kan Mas?" Alma menatap mata Romi.
Romi menatap Alma sekilas, lalu dia mengalihkan pandangannya.
"Maksud kamu apa? Aku sama sekali tidak menyembunyikan apapun," ujar Romi sedikit gugup.
Alma menarik lengan kemeja Romi, agar Romi menatapnya.
"Lihat aku Mas! Lihatlah aku saat sedang berbicara, jangan mengalihkan pandangan. Atau jangan-jangan.." Alma tidak meneruskan ucapannya.
"Jangan ngaco deh Al. Aku capek, baru pulang kerja," Romi duduk di pinggiran ranjang sambil membuka sepatu kerjanya.
"Mas.. Aku ingin menanyakan sesuatu ke kamu," Alma duduk di samping Romi.
"Apalagi sih?" Romi terlihat malas berbicara dengan Alma.
"Ini apa Mas!" Alma menunjukkan foto kiriman dari seseorang tadi sore.
Romi terbelalak.
"Apanya yang apa??" Romi terlihat gugup.
"Kamu malah balik bertanya ini apa? Kamu benar-benar gak tahu Mas?? Ini itu adalah foto seorang wanita yang masuk ke dalam mobil seorang pria beristri.. Benarkan?" Alma menatap wajah Romi yang mulai berubah.
__ADS_1
"Maksud kamu apa sih Al?" Romi berdiri dari duduknya.
"Mas jangan pura-pura bodoh.. Sungguh kamu tidak tahu ini mobil siapa? Bukankah ini mobil kamu?? JAWAB AKU MAS JAWAB!" Alma membentak Romi.
"CUKUP ALMA!" Romi bergantian membentak Alma. "Aku baru pulang kerja dan kamu bilang aku bersama dengan wanita lain? Apa-apaan ini Alma!!"
"Mas.. Hanya satu keinginan ku, jujur dan jangan menodai ikatan sakral kita ini Mas.." air mata menetes di pipi Alma.
"Menodai? Kamu semakin ke sini makin ngaco. Argh!! Capek aku!" Romi berjalan keluar dari kamar.
"Mas Romi.. MAS!" tubuh Alma merosot ke lantai. Sungguh hatinya sangat sakit, selama dua tahun lebih menikah, baru kali ini Romi membentaknya.
"Ya allah,, Cobaan apa ini?? Kenapa Mas Romi berubah.." Alma terus menangis dan terduduk di lantai.
Di luar kamar.
Romi mengambil mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah Ayu.
"Sial! Siapa yang mengirim foto itu ke Alma? Apa jangan-jangan ada seseorang yang sudah mencurigai hubungan ku dengan Ayu??'' Romi memukul stir mobil. "Sial sial sial!!" Romi kesal sendiri.
Beberapa menit kemudian.
Tok
Tok
Tok
Romi mengetuk pintu.
Cklek!
Pintu langsung terbuka.
"Mas Romi?" seru Ayu heran.
Tanpa menjawab, Romi langsung masuk ke dalam rumah istri sirinya itu. Dia mendudukkan diri di sofa ruang tamu.
__ADS_1
Ayu.langsung menutup pintu kembali, dia berjalan menghampiri Romi.
"Mas.. Kamu kenapa? Kok muka nya kusut gini?? Apa ada yang ketinggalan kok kamu balik ke sini lagi??" Ayu mengelus lembut kepala Romi.
Romi yang kala itu sedang memijit pelipisnya, langsung menoleh ke arah Ayu.
"Aku lagi pusing Yu,"
"Pusing? Ada apa?" Ayu menatap intens wajah suaminya.
"Alma sepertinya sudah mulai curiga terhadap ku. Ada seseorang yang mengirimkan foto saat kamu masuk ke dalam mobilku.. Aku bertengkar dengan Alma," jelas Romi.
"Apa? Siapa Mas? Siapa yang udah mencurigai hubungan kita ini?" Ayu terkejut.
"Aku juga gak tau.. Maka dari itu, malam ini aku tidur di sini ya??" Romi menggenggam kedua tangan Ayu.
Ayu mengangguk dan tersenyum manis.
"Mas.. Setiap malam kamu mau tidur di sini juga gak papa,"
Romi mengecup bibir Ayu.
"Aku makin cinta deh sama kamu," Romi mengelus pucuk kepala Ayu.
"Jadi mulai sekarang kita harus berhati-hati. Sepertinya memang ada orang yang sengaja ingin membongkar kebohonganku kepada Alma.."
"Kamu benar Mas.." Ayu menatap wajah Romi. "Kamu lapar gak? Aku masakin makan malam ya? Biar kamu kuat, dan kita lanjut buat dede lagi," Ayu semangat empat lima.
Romi tersenyum dan mengangguk.
Ayu segera bergegas menuju dapur, guna membuatkan makan malam untuk Romi.
HAPPY READING .
SEE YOU NEXT PART BYE..
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA ❤❤
__ADS_1
TERIMAKASIH..