
Ani turun dari ranjang. Dia bergegas keluar kamar menuju ke pintu rumah.
"Sebentar!!!" teriak Ani karena mendengar pintu rumahnya yang terus di ketuk.
Cklek!
Pintu rumah terbuka, dan Ani terkejut karena melihat Alma yang tengah berdiri di hadapannya.
"Sayang!" seru Ani mendekat ke arah Alma.
Tanpa berkata apapun lagi, Alma langsung menghambur ke dalam pelukan sang Mama.
"Ma..." lirih Alma dengan terisak.
Ani mengelus lembut punggung Alma.
"Kamu kenapa sayang? Kok malam-malam datang kesini?" Ani terus mengelus punggung Alma, hingga matanya terhenti di dua koper yang berada di dekat Alma.
'Apa Alma dan Romi ada masalah?' batin Ani.
"Ayo masuk!" mereka berdua masuk ke dalam, dengan Alma yang menggeret dua kopernya.
Ani dan Alma duduk di sofa ruang tamu.
"Ada apa nak? Apa kamu dan Romi bertengkar?" Ani menatap wajah Alma yang sudah sembab.
Alma hanya terdiam dan mengangguk pelan.
Dia memeluk sang Mama lagi, hanya pelukan dari Ani lah yang mampu menenangkan Alma.
"Ceritakan pada Mama, nak.. Ada apa?" Ani mengusap wajah Alma dengan lembut.
"Hiks.. Mas Romi Ma.." Alma terisak.
"Pelan-pelan saja. Jika kamu belum siap untuk bercerita, tidak masalah." Ani pun memeluk tubuh Alma. Dia sangat mengerti bagaimana sifat putri sematawayang nya itu.
__ADS_1
Setelah beberapa menit menangis, akhirnya Alma sedikit tenang. Pelukan pun sudah terlepas.
"Ma.. Mas Romi berselingkuh.." lirih Alma pelan.
"Selingkuh? Masyaallah... Apa-apaan suamimu itu? Dia sangat tidak bersyukur karena mendapatkan istri seperti mu. Dasar laki-laki kurang ajar!" Ani emosi sendiri. Dia menatap Alma kembali dengan nafas yang memburu, menandakan dia sangat emosi.
"Katakan dengan siapa suamimu itu berselingkuh?"
"Dengan Art ku sendiri, Ma.." Alma menunduk.
Mata Ani semakin membulat.
"Lisa?"
Alma mengangguk.
"Kurang ajar, dasar manusia tidak tahu diri. Sudah di tolong, di beri tempat tinggal dan pekerjaan malah ngelunjak! Besok Mama akan mendatangi gadis ulet keket itu. Berani sekali dia menganggu rumah tangga anak Ani!" ujar Ani dengan emosi yang menggebu.
"Percuma Ma! Percuma jika Mama ingin mendatangi perempuan ulet itu. Karena dia saat ini tengah berada di rumah sakit. Sudah lah Ma, Al gak mau memperpanjang masalah.."
"Rumah sakit?" ulang Ani.
"Keguguran? Berarti gadis itu sedang hamil? Jangan katakan bahwa suami kamu yang menghamili nya!."
"Benar, Ma! Mas Romi yang sudah membuat Lisa hamil. Dan Mas Romi bukanlah suami Al, sebentar lagi dia akan menjadi mantan suami Al.." ujar Alma dengan penuh kebencian.
"Kamu ingin bercerai dengannya?"
Alma mengangguk.
"Benar, Ma! Untuk apa Al hidup bersama dengan seorang pengkhianatan seperti Romi. Bukan hanya satu kali dia menyakiti hati Al, Ma! Sudah dua kali, dua kali Romi bermain gila dibelakang Al."
"Dua kali? Kenapa kamu baru bercerita dengan Mama sekarang! Siapa memangnya wanita yang dulu pernah menjadi selingkuhan Romi?"
"Ayu." sahut Alma
__ADS_1
"Sahabat kamu itu? Astaga Alma... Kenapa orang terdekat kamu yang malah menusuk mu dari belakang?" ujar Ani bersedih.
"Al juga gak tau, Ma. Intinya, kali ini Al gak akan mau memaafkan Romi. Dulu memang Al memberinya kesempatan, siapa tahu dia bisa berubah. Dan ternyata pikiran Al salah, Romi tetaplah laki-laki mata keranjang. Karena alasan anak, dia tega mengkhianati dan memberikan noda di dalam pernikahan suci ini, Ma."
"Sudah Mama bilang bahwa anak adalah rezeki dari Allah, titipan dari Allah. Tapi-" Ani tidak bisa berkata apapun lagi. Dia hanya menghela nafas kasar.
"Mama setuju jika kamu bercerai dengan laki-laki tukang selingkuh, egois, dan lemah iman seperti Romi." Ani seratus persen mendukung keputusan Alma. Dia tidak akan membiarkan putri satu-satunya harus tersakiti dan menangis jika terus bersama dengan Romi.
"Al mau ke kamar, Ma."
Ani mengangguk.
"Tidurlah. Lupakan laki-laki brengsek itu," Ani mengelus kepala Alma yang terbungkus hijab.
Alma berdiri dari duduknya, dan dia berjalan ke arah kamar dengan menggeret kedua koper miliknya. Keputusan Alma sudah bulat, apapun yang terjadi dia akan tetap menggugat cerai Romi.
•
•
•
TBC.
Almaida..
•
•
HAPPY READING..
SEE YOU NEXT PART, BYEE..
__ADS_1
JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA ..
TERIMAKASIH _😘