
Satu minggu kemudian.
Lisa masih berada di kota J karena dia memang masih rindu dengan kota tersebut. Sudah lama Lisa tidak pulang ke kampung halaman, karena bingung harus menjelaskan apa jika keluarganya bertanya tentang anak yang bersamanya.
Saat ini Lisa sedang di Mall bersama dengan Rio.
"Ma, Ma.. Es.." ujar Rio cadel
"Rio mau es? Nanti tenggorokan kamu sakit sayang.. Kita beli mainan aja yuk? Mobil-mobilan atau bola," Lisa merayu Rio.
Rio terus menatap penjual Ice Cream. "Ma, Ma.. rengek Rio sembari menunjuk ke arah penjual ice cream.
"Huft! Sayang, kamu—" ucapan Lisa terpotong karena seseorang berbicara dari belakang tubuh Lisa.
"Biarkan dia menyicip sedikit rasa Ice cream itu," ujar seorang pria itu.
Lisa terpaku, perlahan kepalanya menoleh ke belakang. "Mas Romi," gumam Lisa pelan.
Romi tersenyum dan mendekat ke Lisa. "Halo ganteng.." Romi melambaikan tangan kepada Rio.
Rio yang berada di dalam gendongan Lisa hanya tertawa.
"Kamu ada disini?" Lisa bertanya tanpa menatap Romi.
"Hm, seperti yang kamu lihat, aku ada di depan mu." ucap Romi dengan senyum.
"Permisi, kami harus pergi." Lisa melangkahkan kakinya, namun kaki Lisa mengambang di udara karena Romi mencekal tangan Lisa.
Lisa melotot tak percaya. "Lepas, Mas." Lisa mencoba melepaskan cekalan tangan Romi.
"Lis, tolong dengarkan aku dulu. Jika kamu tidak ingin kembali padaku tidak masalah. Tetapi aku mohon, ijinkan aku untuk melihat Rio dan ikut merawatnya.. Aku adalah Ayah kandungnya.."
__ADS_1
Lisa terdiam. "Huft.." hembusan nafas berat terdengar keluar dari mulut Lisa. "Baiklah, Mas. Aku akan mengijinkan kamu bertemu dengan Rio, dan merawat Rio. Tetapi aku mohon, jangan pernah menghasut Rio agar kamu bisa kembali padaku. Aku belum siap untuk menjalani hubungan rumah tangga lagi. Terlebih lagi dengan kamu," setelah berpikir, akhirnya Lisa memperbolehkan Romi untuk ikut campur tangan dalam merawat Rio.
"Aku berjanji, Lis. Aku hanya ingin bersama dengan Rio, anakku" Romi menatap dan tersenyum ke arah Rio. 'Dan bersama denganmu, Lisa. Meskipun kita tidak terikat dalam hubungan suami-istri, yang penting aku bisa bersama denganmu..'. batin Romi.
Rio tersenyum dan tangannya di rentangkan guna meminta Romi agar menggendongnya. Dengan senang hati Romi menggendong sang putra.
"Halo anak Papa.. Unch, ganteng banget sih.." Romi mencium kedua pipi Rio.
Rio tertawa karena pipinya terkena bulu kumis Romi yang tidak terlalu panjang.
"Rio mau apa? Ice cream? Lets go kita beli.." Romi berjalan sembari menggendong Rio ke arah penjual ice cream.
"Mas Romi! Rio—" Lisa hanya menghela nafas ketika Romi sudah membeli ice cream untuk Rio.
Lisa tersenyum tipis dan berjalan ke arah mantan suami dan anak nya itu.
Beberapa jam kemudian.
"Terimakasih karena sudah mau mengajak Rio bermain,"
"Sama-sama. Rio itu anakku juga, jadi kamu tidak perlu berterimakasih.." Romi mencium lagi pipi Rio. "Aku akan mengantarmu dan Rio pulang, tapi menggunakan sepeda motor. Tidak pa-pa ya? Karena aku sekarang gak punya mobil lagi.."
Lisa terdiam, lalu sejenak kemudian dia mengangguk. Mereka berjalan menuju motor milik Romi.
"Mas, aku ingin kamu mengurus surat cerai kita ke pengadilan." ucap Lisa
Romi menghentikan langkahnya. "Surat cerai?"
Lisa mengangguk. "Kita kan belum bercerai secara resmi."
"Baiklah jika itu mau kamu. Aku akan segera mengurus surat cerai kita," Romi hanya bisa pasrah. Dia tidak ingin memaksakan kehendak nya untuk tetap bersama dengan Lisa.
__ADS_1
"Apa kamu tidak kembali ke Malaysia lagi?"
Lisa menggelengkan kepala. "Sepertinya tidak. Aku akan menjual kios yang ada di Malaysia, dan aku akan membuka usaha di kota ini aja." ucap Lisa sembari melanjutkan langkah kakinya menuju motor Romi.
"Baguslah. Jadi aku bisa setiap hari bermain dengan jagoan ku. Ya kan sayang?" Romi mencubit gemas pipi gembul Rio.
Rio hanya terkekeh.
Mereka mengobrol kembali hingga saat sudah tiba di motor Romi, Lisa menghentikan langkahnya.
"Mas, tunggu dulu. Itu bukannya??" Lisa menunjuk ke suatu arah.
Romi pun mengikuti arah jari telunjuk Lisa, betapa terkejutnya dia saat melihat...
•
•
•
•
**TBC.
HAPPY READING..
SEE YOU NEXT PART..
JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA..
TERIMAKASIH 😘**
__ADS_1