
Ayu menatap Romi dengan rasa tidak percaya.
"Mas, kamu membentak ku dan lebih membela dia?" Ayu menunjuk Alma, yang hanya diam saja menyaksikan dirinya dan Romi bertengkar.
"Tentu saja aku lebih membela dia. Karena Alma adalah istri sah ku!" Romi berbicara dengan nada tinggi.
Ayu menggeleng.
"Kamu jahat Mas, KAMU JAHAT!" Ayu memukul dada Romi.
"Berarti, selama ini kamu hanya memanfaatkan ku saja? IYA!" sambungnya.
Romi tertawa.
"Aku hanya butuh rahim mu! Selain itu tidak ada lagi!!" bentak Romi menatap Ayu dengan tatapan sengit.
"TAPI KENAPA KAMU MAU MEMBERIKAN UANG KEPADA BENI DENGAN JUMLAH YANG BANYAK?" protes Ayu tidak terima.
"Karena aku butuh anak darimu! Uang itu tidak ada apa-apanya dengan anak yang akan kamu lahir kan nanti!"
Ayu menatap tajam ke arah Romi.
"Kamu bener-bener tega Mas! Aku gak nyangka ternyata kamu sejahat ini!" buliran bening jatuh di pipi Ayu.
Alma bertepuk tangan lagi.
"Wow... Kalian berdua sudah menikah, dan juga ingin mempunyai anak?? Hebat sekali! Selamat ya?" ejek Alma dengan senyum sinis.
"Al! Ini juga demi kebaikan kamu sayang.."
__ADS_1
"Kebaikan ku? Oh ya? Mas.. Aku tidak se- egois dirimu. Jujur aku sangat menginginkan anak, wanita mana yang tidak ingin mempunyai anak setelah menikah? Tapi aku bisa sabar Mas, aku selalu berdoa dan percaya akan keajaiban dari Allah.."
"Al! Maafkan aku, aku pikir setelah mendapatkan anak nanti, kamu akan bahagia, dan kehidupan kita lengkap.."
"Ucapan bodoh apa itu Mas? Bahagia? Aku tidak akan sudi menerima anak dari hasil perselingkuhan kamu!" ujar Alma penuh penekanan.
"Al! Aku mencintai kamu, aku mohon maafkan aku.." Romi menyesali perbuatannya.
"Aku salah karena sudah sangat mempercayai kamu Mas! Penyesalan mu tidak akan ada gunanya. Ini kehidupan nyata, bukan sinetron yang mana jika suami menikah ataupun berselingkuh seorang istri hanya bisa menangis dan memaafkan! Aku ALMAIDA, aku bukanlah wanita yang lemah dan mudah ditindas!" Alma langsung melangkahkan kaki pergi dari rumah Ayu. Namun baru sampai di ambang pintu, Alma berbalik menghadap Ayu dan Romi.
"Aku akan mengurus perceraian kita Mas!" setelah mengatakan itu, Alma langsung pergi meninggalkan tempat yang membuat hatinya terluka sangat dalam.
"Al! Alma tunggu!!" teriak Romi ingin melangkah mengejar Alma, tetapi Ayu dengan cepat menarik tangannya.
"Mas! Alma sudah mengetahui hubungan kita, dan dia juga ingin bercerai dari kamu. Masih ada aku Mas, aku sangat mencintai kamu.."
Romi menghempaskan tangan Ayu.
"Sudah hampir satu tahun kita berhubungan, tetapi kamu belum juga hamil. Aku menyesal sudah memilihmu menjadi istri siri ku!"
Ayu melotot.
"Menyesal? Kamu bilang menyesal Mas?" Ayu menggeleng. "Oh.. Atau jangan-jangan bukan Alma yang tidak bisa memberimu keturunan, tetapi malah kamu yang tidak bisa punya anak. Kamu mandul Mas! Kamu yang Mandul!" teriak Ayu tepat di wajah Romi.
Plak!
Romi menampar pipi Ayu.
"Berani sekali kau berkata seperti itu?" Romi mencengkram dagu Ayu kuat.
__ADS_1
Ayu meringis kesakitan.
"Le-paskan aku Mas.." ujar Ayu terbata-bata
Romi melepaskan cengkraman nya di dagu Ayu, hingga Ayu terhuyung kebelakang.
"MULAI HARI INI AKU MENALAK MU! DAN KITA BUKAN SUAMI-ISTRI LAGI!!" Romi langsung melangkahkan kaki keluar dari rumah Ayu.
"MAS! MAS ROMI!! AKU GAK TERIMA DIPERLAKUKAN SEPERTI INI!! MAS KEMBALI!!" Ayu berteriak memanggil Romi, tetapi Romi tidak memperdulikannya.
"ARGH!!!" Ayu melemparkan vas bunga yang berada di meja hingga pecah, dia juga menggulingkan guci besar yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri, hingga guci itu hancur berantakan.
•
•
•
•
**TBC.
*******
HAPPY READING..
SEE YOU BYE BYE..
JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGANNYA..
__ADS_1
TERIMAKASIH 🙏🏻❤**