Perjalanan Cinta Almaida

Perjalanan Cinta Almaida
Bab 82. PCA


__ADS_3

Dua minggu kemudian.


"Apa? Baik, aku akan segera pulang," ujar Tiara seperti tengah khawatir setelah dirinya menerima telepon dari seseorang.


Alma yang kala itu melihat raut kekhawatiran di wajah Tiara langsung bertanya. "Ra, ada apa?"


"Ini, Mbak. Tadi tetangga Mama ngabarin, Mama pingsan karena telat makan. Mungkin asam lambung nya naik.."


"Baru aja kejadiannya?"


Tiara mengangguk. "Sepertinya Tiara harus pulang, Mbak. Kasihan Mama, disaat sakit begini pasti gak ada yang ngurusin. Padahal Tiara udah bilang, kalau Mama jangan pernah telat makan karena punya riwayat penyakit lambung."


"Mungkin Bibi juga kangen sama kamu, Ra. Tapi Bibi gak pernah menghubungi Budhe ataupun Mbak." ucap Alma.


"Huft! Ra juga gak tau, Mbak."


"Ya sudah, kamu pulang ke rumah Budhe dulu untuk bersiap."


Tiara mengangguk dan langsung pamit untuk pulang ke rumah.


Alma saat ini masih menyibukkan diri dengan membuka usaha roti nya. Rendra tidak melarang Alma, tetapi Alma juga membatasi penjualan roti dan dia menutup toko juga tidak terlalu sore. Karena ada keluarga kecil yang menginginkan perhatiannya.


Ponsel Alma yang berada di atas meja kasir bergetar. Alma segera mengambil ponselnya.


Drtt Drtt!


Panggilan tersambung.


"Halo, assalamualaikum Mas. Ada apa?"


📲"Waalaikumsalam. Kamu lagi dimana Al? Boleh gak aku main ke toko kamu? Lagi suntuk nih, libur kerja.." ucap Akmal dari seberang telepon.


"Boleh. Kebetulan aku lagi di toko,"


📲"Ya sudah, aku meluncur ke sana. Aku tutup teleponnya, assalamualaikum.."

__ADS_1


"Waalaikumsalam.." sahut Alma.


Panggilan terputus.


Alma menatap ponsel yang layarnya sudah berubah menjadi hitam. Alma tersenyum memikirkan sebuah rencana yang terlintas di benaknya.


"Apa aku jodohkan aja Mas Akmal dengan Tiara ya? Sepertinya mereka cocok." gumam Alma sambil memikirkan rencana selanjutnya.


•


•


•


•


Di sebuah perusahaan.


Tepatnya di ruangan Direktur Utama.


Sang Direktur melemparkan kertas-kertas ke hadapan Romi.


"Maafkan saya, Pak. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," Romi tertunduk pasrah.


"Huft! Saya akan memberi kamu satu kesempatan lagi, jika hasil kerja kamu masih berantakan seperti ini, maka saya akan memecat kamu dari perusahaan ini!" gertak sang Direktur.


"Saya mengerti, Pak. Sekali lagi maafkan saya. Saya sedang ada masalah keluarga, Pak."


"Masalah pribadi seharusnya jangan kamu bawa-bawa ke kantor dong Romi... Lihat! Imbasnya jadi di saya, rugi." Direktur itu duduk di kursi kebesarannya.


Romi hanya diam saja, karena dia memang salah.


"Sudah! Kamu bisa keluar dari ruangan saya."


"Saya permisi, Pak." Romi segera keluar dari ruangan bosnya.

__ADS_1


Dia masuk ke dalam ruangannya dengan hati yang menahan emosi karena Leni. Sesampainya di dalam ruangan, Romi langsung mendudukkan diri di kursinya.


"Ini semua karena Leni. Dia sangat boros sekali, sehingga tabungan di atm ku hampir habis." Romi memijit pelipisnya.


Drtt drtt!


Ponsel Romi berdering. Dia langsung menjawab panggilan dari Leni.


"Ada apa?" tanya Romi cuek.


📲"Mas! Hari ini aku mau ke salon, aku mau perawatan, dan setelah itu jalan bareng teman-teman sosialita ku." ucap Leni enteng.


"Leni! Seharusnya kamu jangan terlalu boros seperti ini dong. Kamu mau kita jatuh miskin karena keroyalan kamu ini?" bentak Romi emosi.


📲"Kamu kenapa sih? Katanya janji mau bahagiain aku. Masa baru perawatan dan jalan-jalan aja kamu marah."


"Leni!!! Bukan baru kali ini kamu perawatan, kamu jalan-jalan. Sudah sering kamu melakukan itu semua, sesekali stop dan diam di rumah."


📲"Aku gak suka jika di kekang seperti ini ya, Mas. Terserah kamu mau ngizinin atau enggak. Intinya aku mau pergi! Atm kamu kan aku yang pegang."


"Tapi-" ucapan Romi terpotong. "Halo! Halo Leni!" Romi melihat layar ponselnya, dan ternyata sambungan sudah di putus oleh Leni. "Ck! Sial! Lama-lama aku bisa kurus kering dibuat Leni. Arghh!" Romi mengebrak meja dengan kasar.


•


•


•


•


**TBC.


HAPPY READING..


SAMPAI JUMPA NANTI MALAM GUYS.

__ADS_1


JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK SERTA KOMENTARNYA....


TERIMAKASIH 😘**


__ADS_2